Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Volume V | Edisi 56 | Januari 2017

Properti 2017 Optimis Kembali Manis – bagian 3

Perspektif maingate kawasan hunian Grand Tosca Residence
Perspektif rumah-rumah tipe 47 di Grand Tosca Residence
Perspektif rumah-rumah tipe 36 di Bumi Sedayu
Progress pembangunan rumah-rumah tipe 36 bersubsidi Griya Argatama tahap 1
[block:views=similarterms-block_1]

GRAND TOSCA
Geliat bisnis properti pada tahun 2017 masih menghadirkan berbagai tantangan bagi para produsen atau pengembang perumahan khususnya di lingkup Jogjakarta. Keterbatasan lahan untuk dapat dikembangkan menjadi kawasan hunian khususnya di daerah Jogja Utara yaitu Sleman dan sekitarnya menjadi tantangan yang dihadapi oleh sebagian besar pengembang. Kondisi tersebut tidak menyurutkan PT. Nirmana Utama untuk me-launching produk terbaru mereka dengan label Grand Tosca Residence.

Berlokasi di Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman kawasan perumahan ini menawarkan berbagai tipe hunian dengan disain modern minimalis yang berbeda dengan produk Nirmana Utama sebelumnya. Lokasi pengembangan Grand Tosca Residence memiliki akses yang mudah, dekat dengan pusat pemerintahan Sleman dan memiliki akses ke jalan utama yaitu Ring Road Barat dan Ring Road Utara. Berdekatan dengan berbagai desa wisata yang berkembang di Sleman, salah satunya yaitu Desa Wisata Ketingan yang merupakan Desa Wisata untuk konservasi burung kuntul dapat menjadi nilai tambah lokasi perumahan ini. Suasana pedesaan yang alami dan asri dan dekat dengan berbagai fasilitas pendukung menjadikan perumahan ini memiliki prospek yang sangat baik untuk rumah tinggal maupun untuk berinvestasi.

Properti 2017 Optimis Kembali Manis – bagian 2

Progress pembangunan maingate kawasan Green Land Permata
Progress pembangunan kawasan hunian Green Land Permata
Perspektif rumah tipe 65 (2 lantai) Grand Jasmine
[block:views=similarterms-block_1]

GREEN LAND PERMATA
Wilayah kabupaten Sleman menjadi daerah primadona bagi lokasi properti di Daerah Istimewa Yogyakarta. Segala sudut wilayah Sleman menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengembang maupun konsumen properti di Yogyakarta. Hal tersebut juga tidak lepas dari pandangan PT. Dwi Mitra Intitama. Hunian di kawasan Sleman terutama pada sisi utara menjadi sangat diminati oleh para konsumen. Proyek dari PT. Dwi Mitra Intitama yang berlokasi di wilayah Sleman bagian utara adalah Green Land Permata.

Kawasan perumahan ini berada di wilayah Dusun Banjeng, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Green Land Permata menawarkan sebuah konsep kawasan hunian yang menarik dengan kawasan yang masih asri di sisi Utara Jogja. Konsep yang ditawarkan perumahan ini yaitu sebuah hunian dengan desain yang eksklusif dan berada di lokasi yang cukup strategis. Green Land Permata berdiri di atas lahan seluas 3000 m² dengan one gate system.

Properti 2017 Optimis Kembali Manis – bagian 1

Kawasan Pastika Palagan Residence 1
Perspektif kawasan hunian tipe 100 Pastika Palagan Residence 3
Perspektif maingate kawasan hunian Pondok Permai Tamantirta 3
Perspektif rumah tipe 65 (hook) Pondok Permai Tamantirta 3
[block:views=similarterms-block_1]

Tahun 2017 diyakini banyak pihak sebagai tolak awal bangkitnya bisnis properti baik secara nasional maupun secara daerah khusus Jogjakarta. Berbagai kebijakan yang digulirkan pemerintah pusat maupun pihak perbankan terkait pembiayaan menjadi stimulus baik bagi konsumen maupun produsen. Meskipun implementasinya belum berjalan maksimal namun diprediksi tahun 2017 akan lebih manis dibanding tahun kemarin.

Sektor perbankan misalnya, Bank BNI Syariah dengan produk-produk unggulannya memprediksi pertumbuhan properti Jogja akan membaik. Keyakinan akan serapan kredit yang baik tersebut berkaca dari data yang dimilikinya hingga akhir tahun 2016. “Sampai dengan November kami sudah berhasil menyalurkan hingga 70 miliar, kalau kondisi ekonomi semakin baik kami yakin hingga Desember bisa menyalurkan hingga 80-90 miliar (Desember-05-2016). Tahun ini serapan kami mengalami kenaikan hingga kurang lebih 150% jika dibandingkan tahun 2015,” papar Branch Manager, PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, A. Pitra Ardiati.

Diharapkan ditahun 2017 mendatang urusan tax amnesty sudah selesai, sehingga memberikan efek signifikan terhadap tumbuhnya sektor bisnis properti. Orang-orang diharapkan kembali fokus ke properti sebagai salah satu produk investasi yang menjanjikan. Secara makro, diharapkan pertumbuhan Produk Domestik Brutto (PDB) kembali mengarah ke angka yang lebih baik yakni mencapai 7% - 8%.Tak heran jika pengembang saling berkreasi membangun peluang penjualan produknya. Strategi diskon, fasilitas bunga ringan via KPR, serta gimmick promosi lainnya menjadi salah satu caranya. Dalam edisi yang membuka tahun baru 2017 ini, kami memberikan ulasan developer yang membuka kawasan baru, maupun yang memakai model pengembangan. Dengan terbatasnya lahan di lokasi di Kota dan Sleman, membawa berkah daerah penyangga seperti Bantul.

Mengapa dalam Transaksi Properti Membutuhkan Peran Notaris & PPAT ?

Foto_Ilustrasi
Ilustrasi foto
Natalia Lestari Retno Rahayu, S.H, MKn
[block:views=similarterms-block_1]

Setiap perjanjian yang bermaksud memindahkan hak atas tanah, memberikan sesuatu hak baru atas tanah, atau meminjam uang dengan hak atas tanah sebagai tanggungan, harus dibuktikan dengan suatu akta yang dibuat oleh dan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun, harus dibuat dengan akta otentik yang dibuat dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), yang biasa disebut AKTA PPAT yaitu akta yang dibuat oleh PPAT sebagai bukti telah dilaksanakannya perbuatan hukum mengenai hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun. Dengan ditanda tanganinya akta-akta dihadapan PPAT oleh para pihak, maka telah terjadi peralihan atau pemberian Hak Tanggungan atau Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan atas Hak Atas Tanah atau Hak Milik atas satuan rumah susun. Pendaftaran tanah hanya dapat dilakukan berdasarkan akta otentik yang dibuat oleh PPAT. Notaris dan PPAT dalam transaksi jual – beli adalah suatu yang mutlak khususnya bagi pembeli.

Memeluk Jogja dengan Karya Seni dalam Rumah

Broto Cahyono dan Istri
Fasad depan & Ruangan dengan kombinasi interior modern & klasik
Dapur yang terletak di area ruang terbuka tampil minimalis namun artistik
Nuansa galeri yang kental ditambah meja kursi model kuno
Kamar tidur utama konsep simple & kamar di lantai 2
[block:views=similarterms-block_1]

Daerah Istimewa Yogyakarta memang terkenal akan keramah tamahan masyarakatnya. Lingkungan yang asri dan budaya tegur sapa di kota ini begitu memikat orang untuk bisa tinggal di Jogja. Tidak terkecuali sosok Broto Cahyono yang sejak lama telah jatuh cinta dengan budaya masyarakat Yogyakarta yang begitu ramah bahkan terhadap pendatang yang baru dikenal. “Jadi dulu saya itu pernah tinggal di Jogja waktu masih kuliah. Semakin lama kok rasanya semakin cinta dengan kota ini dan pengennya bisa ngeloni Jogja”, cerita Broto. Pria asli dari kota Muntilan yang lahir pada tahun 1959 ini sejak umur 5 tahun sudah tinggal di Sumatera, sempat berpindah juga ke Lampung dan Palembang.

Dari kecintaannya terhadap kota Jogja itulah akhirnya pada November 2015 setelah pensiun, Broto mulai mewujudkan keinginannya untuk mempunyai rumah tinggal di Jogja. Rumah yang selesai dibangun pada pertengahan tahun 2016 dan mulai ditempati pada sekitar dua bulan yang lalu tersebut terletak di dusun Pete, Sidomulyo, Godean, Sleman dan berdiri di atas lahan seluas ± 115 m².

Berbudaya & Berbudidaya di Omah Kecebong

Omah Kecebong
Jembatan bambu yang menyambut tamu yang datang
Bangunan Omah Bamboe cocok untuk tamu family
Resto Omah Kecebong yang menyuguhkan menu-menu lokal
Bangunan Omah Lawas
[block:views=similarterms-block_1]

Jelajah desa, belajar dengan alam dan melestarikan budaya, itulah tagline yang disematkan pada guesthouse bernuansa alam yang bernama Omah Kecebong. Menurut sang owner Hasan S Prayogo, Omah Kecebong memiliki filosofi bahwa segala sesuatu termasuk manusia berproses menuju kesempurnaan, dan katak dapat menggambarkan serta merepresentasikan proses metamorfosis atau proses perubahan yang sempurna. Kecebong menjadi salah satu tahapan terpenting dalam metamorfosis katak karena telah lolos seleksi alam untuk menjadi seekor katak yang sempurna. Omah kecebong diharapkan dapat menjadi salah satu proses menuju kesempurnaan dalam kehidupan sang owner yang melepaskan karir dibidang Event organizer dengan skala internasional untuk menggeluti dunia bisnis yang menjadi nalurinya.

Terletak di Dusun Sendari, Tirtoadi, Mlati, Sleman, guesthouse ini memiliki suasana pedesaan yang sangat kental. Berbatasan dengan Desa Ketingan sebagai desa konservasi satwa burung kuntul serta lokasi yang dikelilingi persawahan menambah suasana damai bagi para tamunya. Para tamu dapat menikmati pergerakan kawanan ribuan burung kuntul yang hendak mencari makan ketika pagi maupun sore hari. Selain itu hembusan angin persawahan dan suara katak pada malam hari menjadi musik alam yang menemani sepanjang malam. Suara gemricik air dari kolam di sekitar kamar juga dapat menjadi sarana relaksasi bagi para tamu yang menginap di Omah Kecebong.

Ringan namun Kuat Kualitas, Dak Keraton

Besi sebagai penopang konstruksi Dak Keraton
Produk Dak Keraton menggunakan material utama tanah liat
Model Konstruksi Dak Keraton
Proses instalasi Dak Keraton setelah dirangkai
Tampilan artistik Dak Keraton
[block:views=similarterms-block_1]

Pandangan masyarakat tentang estetika sebuah bangunan terus berkembang dan berputar secara periodik. Namun semakin sempitnya lahan dan tingginya harga tanah dewasa ini membuat masyarakat harus memutar otak sebelum membangun hunian yang diinginkan. Hal tersebut mendorong masyarakat untuk membangun huniannya secara vertikal/ ke atas untuk memenuhi kebutuhan ruang. Pembangunan secara vertikal ke atas ini juga harus diimbangi dengan konstruksi pelat lantai atau dak yang kuat dan kokoh agar dapat menopang beban bangunan di atasnya. Prioritas kebutuhan maupun aspek biaya menjadi pertimbangan dalam memilih bahan dan sistem pembuatan lantai dak, akan tetapi tidak dapat dikesampingkan juga faktor keamanannya. Banyak alternatif bahan maupun sistem pembuatan untuk pelat lantai atau lantai dak, salah satunya yaitu Dak Keraton (keramik komposit beton).

Dak Keraton sendiri adalah teknologi pelat lantai yang berasal dari dataran Eropa. Lalu mulai masuk dan dikembangkan di Indonesia pada periode tahun 1990, termasuk juga di kota Jogja. Dak Keraton merupakan pelat rusuk dengan pengisi tanah liat bakar sebagai alternatif pelat lantai yang lebih ekonomis dan efisien. Dalam teknologi plat beton, kekuatan pada dasarnya terletak pada penggunaan slof besi yang terdapat di dalamnya. Sedangkan keramik dari tanah liatnya sendiri hanya sebagai pengganti betonnya, bukan penopang kekuataan utamanya. Fungsi beton sebagai penopang beban tekan sedangkan fungsi besi tulang adalah sebagai penahan beban tariknya.

Nongkrong Asik Bareng Teman di Tap House

Taphouse
Suasana di taman
Main bar & Konsep bar table berbahan cor berpadu furnitur berbahan kayu Jati Bel
Sumur tua sebagai point of interest di area depan
Aneka Menu Taphouse
[block:views=similarterms-block_1]

Pada abad pertengahan di sebagian besar negara Eropa, bir menjadi minuman yang mutlak diperlukan sehari-hari pada saat haus. Sama dengan orang Indonesia abad lalu yang selalu menyediakan air putih di dalam kendi. Hal tersebut tidak lepas dari belum ditemukannya teknologi filtrasi untuk mengolah air tanah menjadi air tawar jernih dan higienis. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi untuk mengolah air tanah menjadi air minum, tradisi minum bir hanya menjadi selingan saja. Semakin lama kebiasaan minum bir terutama saat berkumpul bersama teman juga mulai masuk di masyarakat Indonesia, terlepas dari pro dan kontra keberadaan minuman satu ini.

Berawal dari hobi kedelapan owner Tap House minum bir saat mereka berkumpul, yang akhirnya mereka wujudkan dalam sebuah beer house yang diberi nama Tap House. “Dulu awalnya kami berdelapan yang memang sama-sama punya hobi ngebir bareng. Setelah ngobrol akhirnya kami sepakat untuk bikin sebuah tempat untuk berkumpul dan minum bir bareng, ya akhirnya jadilah Tap House ini”, ujar Pandes yang juga salah satu owner dari Tap House.

Nama Tap House sendiri diambil dari kata tap yang berarti keran yang ada pada drum beer jaman dahulu. Lalu lambang dari Tap House juga berbentuk seperti biji malt atau semacam biji gandum yang merupakan bahan dasar pembuatan beer. Kafe ini mulai beroperasi sekitar 7 bulan yang lalu dan telah memiliki konsumen setia. Banyak pengunjung dari wisatawan asing yang sedang berlibur di Jogja, namun tidak sedikit juga konsumen lokal yang datang untuk menghabiskan waktu di kafe ini.

Pengembangan Fungsi Kolam Renang

Desain Kolam Renang
Kolam rengan tema oase & Kolam renang di teras bangunan
Kolam renang minimalis
Kolam renang sebagai bagian pusat aktivitas
Kolam renang selasar rumah & Kolam renang center of view
[block:views=similarterms-block_1]

Kolam renang pada rumah tinggal, memang bukanlah merupakan kebutuhan utama yang ada pada setiap rumah. Keberadaan kolam renang dalam sebuah rumah memberikan kesan eksklusif dan prestisius bagi rumah tersebut, bagaimana tidak, karena kolam renang sendiri dalam proses pembangunannya membutuhkan dana yang besar ditambah lagi biaya perawatannya yang harus rutin dikeluarkan. Maka tak heran, sebuah kolam renang hanya bisa ditemui pada rumah-rumah yang mewah ataupun pada villa-villa yang menyajikan fasilitas kelas satu.

Merujuk pada fungsi dasar kolam renang tersebut, kolam renang adalah sarana bagi penggunanya untuk bisa berolah raga khususnya berenang di rumahnya sendiri tanpa harus pergi jauh menuju kolam renang umum. Ditambah lagi, kolam renang pada rumah tinggal biasanya digunakan sebagai ruang rekreasi bagi pemilik rumah, adanya taman, penataan cahaya di malam hari serta kursi-kursi yang diletakkan di tepi kolam, serta tak jarang kolam renang digunakan sebagai tempat mengadakan sebuah acara pesta dan berkumpul bagi anggota keluarga.

BNI Syariah Optimis 2017 Serapan Maksimal

BNI Syariah
A. Pitra Ardiati
[block:views=similarterms-block_1]

Bank BNI Syariah cabang Yogyakarta memasuki awal tahun 2017 dengan optimisme tinggi untuk dapat menyalurkan produk pembiayaan konsumer, Kredit Pemilikan Rumah, lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut didasarkan pada kondisi ekonomi yang semakin membaik, dan berbagai kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia terkait penyaluran KPR. Branch Manager, PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, A. Pitra Ardiati, menuturkan pihaknya cukup yakin dengan kondisi properti Jogja dan sekitarnya.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain