Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Volume VI | Edisi 68 | Januari 2018

Potensi & Inovasi Baru Properti Jogja 2018-bagian 2

Kawasan rumah tipe 100, Graha Nuansa Citra
Rumah tipe 107, Arsita Regency Titibumi
Perspektif rumah tipe 72, Mutiara Gading Residence
Perspektif rumah tipe 85-Alexa, Imperia Piazza
Kawasan Vasana Residence
[block:views=similarterms-block_1]

Graha Nuansa Citra terus digenjot oleh pengembang PT. Diamor Karya Abadi. Ferry Amora, sebagai Owner sekaligus Direktur Utamanya mengatakan banyak hunian yang saat ini sudah dalam proses bangun, bahkan sudah ada yang serah terima kepada konsumen dan ditempati. “Sebanyak 50% rumah kami sudah terjual, tahun 2017 ini kami banyak melakukan proses bangun, dan tahap finishing,”,ujarnya. Graha Nuansa Citra sendiri menyediakan 2 model bangunan, yakni tipe 55, tipe 100, dan ruko tipe 105 dengan luasan lahan rata-rata 125 m² dan untuk ruko diluasan lahan 60 m². “Saat ini, rumah 1 lantai kami menyisakan 1 unit terakhir, dan untuk rukonya masih menyisakan 4 unit dari total 8 rukonya,” imbuh Anton, Pimpinan Proyek Graha Nuansa Citra.

Dari segi aksesibilitas lokasi, Graha Nuansa Citra menawarkan sebuah kemudahan untuk dijangkau. Kedekatan dengan kawasan pendidikan dan sarana pembangkit lingkungan di Barat Jogja menjadi nilai plus perumahan Graha Nuansa Citra. Perumahan yang berdiri di atas lahan 5151 m² ini lebih tepatnya berada di wilayah Ambarketawang, Gamping, Sleman begitu dekat dengan sentra perdagangan pasar buah Gamping. Selain itu perumahan tersebut menawarkan kedekatan dengan Rumah Sakit PKU, tepatnya di sebelah Utara rumah sakit, dan berbagai kampus yang berada di sepanjang Ringroad barat – Ringroad Selatan yang berada di wilayah kecamatan Gamping, Sleman, maupun kecamatan Kasihan, Bantul. Berbagai universitas seperti, Universitas Muhamadiyah Yogyakarta ( UMY), Bina Sarana Informatika (BSI), STIKES A. YANI, dan STIKES ALMA ATA membuat wilayah ini cukup menarik bagi konsumen.

Potensi & Inovasi Baru Properti Jogja 2018-bagian 1

Perspektif kawasan hunian tipe 70, The Orchid Premium Residence
Perspektif tipe 60 (hook), Pondok Permai Taman Tirta 2, Cluster 3
Perspektif area Cornell Apartment Barsa City
Perspektif area Apartemen Tamansari Amarta
Perspektif maingate area Apartemen Puri Notoprojo
[block:views=similarterms-block_1]

Keyakinan dunia properti memang tak ada matinya. Kebutuhan manusia akan rumah akan selalu ada. Potensi pasar Jogja masih cukup besar untuk dipenuhi. Banyak pelaku investasi properti di kota pariwisata ini berkeyakinan, menanamkan uangnya di kota Jogja tak ada ruginya. Ikon kota Jogja, dan keadaan sosial ekonomi masyarakatnya menjadi salah satu pertimbangannya. Hampir disemua segmentasi harga, properti Jogja memang menarik untuk sebuah hunian dan investasi. Awal tahun 2018 banyak diprediksi dunia properti secara nasional akan semakin membaik. Begitu pula area Jogjakarta dan daerah sekitarnya.

Kondisi pasar yang semakin bergairah ditandai dengan berbagai produk kawasan baru yang coba dihadirkan maupun kawasan yang di setting ulang dan tumbuhnya wilayah area ring-2 Jogjakarta, yang akan didominasi ke sisi Barat kota Jogja. Model kawasan hunian pun diyakini akan semakin beragam, dari kawasan landed maupun vertical housing. Semakin terbatasnya lahan, dan kembali percayanya investor, membuat pergeseran wilayah target pengadaan kawasan untuk segmen landed house dan memberi ruang segmen pasar vertical housing untuk kembali dilirik dan menjadi alternatif pasar Jogjakarta untuk mereka jadikan hunian maupun sarana berinvestasi. Dengan berbagai strateginya pengembang terus menggenjot penjualannya. Berbagai terobosan inovasi cara pemasaran banyak modelnya.

Juklak Regulasi Apartemen & Ketinggian Bangunan Pemkot Jogjakarta

Juklak Regulasi Apartemen & Ketinggian Bangunan Pemkot Jogjakarta
[block:views=similarterms-block_1]

Setelah sebelumnya mereview perihal mekanisme regulasi rumah susun dan apartemen komersial kota Jogjakarta, diperlukan petunjuk pelaksanaan untuk mengaplikasikannya di masyarakat. Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 46 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2016, Tentang Rumah Susun. Hal ini digunakan untuk memberikan kejelasan bagi masyarakat maupun pemkot sebagai pihak regulatornya. Berbagai pengertiannya sebagai petunjuk pelaksanaan Perwal tersebut, khususnya sebagai acuan untuk menegakkan koridor legalitas di bisnis rumah susun komersial atau sering disebut Apartemen.

Omah Pitutur Karya Penebusan Muji HW

Muji HW beserta istri, Ni Putu Novy Avianti
Rangka utama Joglo limasan berbahan kayu lawasan
Bangunan utama sebagai pusat aktifitas keluarga
Selasar sekaligus teras, penghubung antar bangunan
Area dapur minimalis menyatu dengan nuansa klasik
[block:views=similarterms-block_1]

Memiliki sebuah hunian tentu menjadi dambaan untuk siapa saja, termasuk masyarakat yang tinggal di kampung atau pedesaan. Suasana kampung yang cenderung masih asri rasanya sayang bila tidak memaksimalkan sisi pembangunan rumah dengan baik. Pembangunan memang tengah marak terjadi di masyarakat saat ini, terutama dalam pembangunan bangunan rumah untuk tempat tinggal. Ada begitu banyak orang berlomba menciptakan bangunan dengan inovasi yang menarik. Semua ini dilakukan semata demi menciptakan hunian yang nyaman dan indah sebagai rumah idaman. Kecantikan serta estetika dari sebuah bangunan rumah perlu diperhatikan dengan baik. Hal ini tentu semata dilakukan demi menciptakan hunian yang nyaman dan terlihat lebih elegan. Termasuk bagi anda yang saat ini memutuskan untuk tinggal di pedesaan dengan suasana yang lebih nyaman dan tentram. Kondisi perkampungan yang hangat dan nyaman akan lebih terasa menyenangkan bila menghadirkan suasana yang sederhana dan asri untuk sebuah tempat tinggal.

Sensasi Urban Boutique Resort di YATS.COLONY

Yats Colony Boutique Resort
Receptionist room sekaligus mini butik
Konsep Mezzanine tipe Ha
Nuansa simple nan nyaman pada kamar tipe Na
Kamar tipe Ca dengan fasilitas twin bed
[block:views=similarterms-block_1]

Semua orang pasti suka jalan-jalan dan melancong keluar kota ketika liburan tiba. Salah satu kota yang menjadi favorit untuk disinggahi adalah kota Yogyakarta. Tidak hanya wisata alamnya, budaya, dan kuliner menjadi daya tarik tersendiri ketika kita berlibur di kota ini. Banyaknya tempat wisata tidak menjadi hal yang aneh lagi ketika kita menemukan hotel-hotel berjajar di sepanjang jalan kota Jogja. Menjamurnya boutique hotel terutama di kota Jogja dewasa ini mengharuskan setiap hotel untuk memililki ciri khasnya masing-masing. Begitu pula dengan YATS Colony yang mengusung tema urban boutique resort di sebelah barat kota Yogyakarta. Ari Respati dan Lalitia Apsari, kakak beradik dan co-founders dari YATS Colony memusatkan perhatian mereka untuk membangun memori yang menyenangkan bagi para pengunjung yang bermalam di penginapan ini. YATS Colony merupakan hotel baru yang hype di Yogyakarta meskipun masih terbilang baru karena bulan November 2016 yang lalu diresmikan. Di kalangan anak-anak muda Jogja hotel ini sudah tidak asing lagi karena hotel ini instagramable dan cukup hits di media sosial. YATS Colony mengusung tema urban dan minimalis juga dengan berbagai pepohonan dan tanaman di sekitar menjadikan hotel ini fresh dan terasa seperti di Bali.

Kreatifitas dari Barang Bekas T Vintage & Recycled Iron

James Silalahi, Owner T Vintage and Recycle Iron
Berbagai produk T Vintage yang bernilai seni tinggi
Table set ruang tamu
Produk unik T Vintage
Pengerjaan produk secara handmade
[block:views=similarterms-block_1]

Di tangan-tangan orang kreatif, barang bekas yang selama ini menjadi limbah yang merusak pemandangan, mampu menjelma menjadi barang-barang indah yang mempercantik pemandangan. Tidak hanya itu, barang-barang indah yang dihasilkan pun memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan. Proses kreatif yang menghasilkan barang indah dan bernilai ekonomi menjanjikan itu, dilakoni James Silalahi dengan brand T Vintage and Recycled Iron sejak tahun 2011 yang lalu.

Di tangan pria asli Batak ini drum-drum bekas wadah oli dan pelumas yang selama ini hanya menjadi sampah dan tidak dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat, disulap menjadi sejumlah perangkat furnitur indah dan memiliki nilai ekonomi serta art yang tinggi. Pria yang akrab disapa James itu mengatakan, usahanya saat ini berawal dari keprihatinannya melihat limbah drum-drum bekas yang hanya menumpuk dan kurang dimanfaatkan. "Semula hanya kepikiran untuk memanfaatkan drum-drum bekas limbah dari pabrik-pabrik di daerahnya yang banyak dan kurang dimanfaatkan oleh warga, biasanya hanya dijual kiloan saja ke pengepul. Saya pun berselancar di dunia maya untuk mencari ide memanfaatkan drum bekas, dan kemudian mendapati ada banyak kreasi yang bisa dihasilkan, diantaranya furnitur. Saya kemudian coba-coba membuat satu set kursi untuk dipakai sendiri. Ternyata saat melihat hasilnya, banyak teman dan kerabat yang tertarik dan minta dibuatkan," ujar pria yang sudah cukup lama tinggal di Jogja tersebut.

Cita Rasa Hommy Dan Cozy Racikan Simetri Coffee Roasters

Simetri Coffee Roasters
Area Living room dengan sentuhan klasik industrial
Ruang tengah sebagai area bar
Study room
Aneka menu Simetri Coffee Roasters
[block:views=similarterms-block_1]

Bisnis kuliner di kawasan Yogyakarta semakin semarak dengan hadirnya berbagai macam resto maupun kafe yang menawarkan berbagai variasi konsep bangunan maupun menu hidangan yang menarik. Persaingan di dunia kuliner khususnya di kota Jogja menuntut inovasi para pelakunya untuk menghadirkan konsep yang berbeda, unik, serta segar untuk dapat diterima oleh berbagai kalangan terutama segmen anak muda yang menjadi salah satu segmentasi pasar paling potensial saat ini. Tak hanya menu yang menarik, namun penataan interior yang nyaman untuk bersantap dan berinteraksi saat ini menjadi hal yang dicari oleh penikmat kuliner di Jogja.

Salah satu resto yang menawarkan konsep tata interior menarik dan nyaman adalah Simetri Coffee Roasters. Resto & Coffee yang beralamat di Jalan Sabirin No. 20, Kotabaru, Yogyakarta mencoba mengusung konsep klasik minimalis dengan sentuhan industrial yang juga nampak pada pemilihan furniturnya. “Di Simetri sendiri sebenarnya yang ingin kita kedepankan yaitu pengunjung dapat menikmati sajian di sini terutama kopi, dengan kenyamanan layaknya berada di rumah sendiri. Dengan perpaduan bangunan kuno dengan konsep interior yang modern, diharapkan dapat menghadirkan suasana yang membuat pengunjung betah untuk berlama-lama,” ungkap Rendi, Operational Manager Simetri Coffee Roasters. Dikatakannya lebih lanjut, nama Simetri sendiri mempunyai arti sebuah bangun datar (hexagon) yang memiliki sisi yang sama persis. Hal tersebut berarti bahwa resto ini senantiasa menjaga kualitas serta cita rasa hidangan menunya akan sama persis antara satu cabang dengan cabang lainnya. “Awal berdirinya Simetri sebenarnya adalah berada di daerah Jakarta sekitar setahun yang lalu. Kemudian berlanjut di Jogja ini 4 bulan setelahnya,” tambah Rendi.

Gaya Hidup Maksimalis di Hunian Berkonsep Rumah Tumbuh

Gaya Hidup Maksimalis di Hunian Berkonsep Rumah Tumbuh
Taman Kering di Belakang Carport
Taman Kering pada Bangunan
Interior Ruang Keluarga yang Menyatu dengan Ruang Makan dan Dapur
Interior Dapur
[block:views=similarterms-block_1]

Memiliki hunian nyaman dan fasilitas penunjang yang mendukung merupakan sebuah lingkungan tempat tinggal ideal yang diinginkan keluarga secara umum untuk memaksimalkan gaya hidup modern saat ini. Namun, kriteria hunian ideal tersebut dapat diraih dengan memilih hunian di komplek permukiman real estate. Banyak masyarakat yang rela menginvestasikan uang yang lebih pada unit hunian di real estate karena ada tingkat kepuasaan dan kenyamanan yang ingin dicapai yaitu proteksi keamanan lingkungan, kebersihan dan lingkungan yang lebih tertata, fasilitas club house yang tidak harus dibangun secara pribadi namun dapat dinikmati secara komunal.

Tahun Baru, Rumah Baru dengan BNI Griya Suku Bunga 6,75%

BNI Griya
Tim marketing BNI Griya KCP UGM
Suryo Wikanthomo
[block:views=similarterms-block_1]

Iklim bisnis properti secara keseluruhan ditahun 2017 kemarin sudah bergerak membaik. Beberapa indikatornya sudah menunjukkan pergerakan yang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Salah satu indikatornya, berasal dari sektor perbankan, sebagai salah satu unsur yang memegang peranan cukup strategis dalam hal pertumbuhan bisnis properti. Salah satu perbankan nasional yang mempunyai program pembiayaan rumah dan jenis properti lainnya, ialah Bank BNI dengan program andalannya yakni BNI Griya.

Kunjungan Industri SMK N 6 Malang ke Green Kuantan Residence

Kunjungan Industri SMK N 6 Malang ke Green Kuantan Residence #1
Kunjungan Industri SMK N 6 Malang ke Green Kuantan Residence #2
Kunjungan Industri SMK N 6 Malang ke Green Kuantan Residence #3
Kunjungan Industri SMK N 6 Malang ke Green Kuantan Residence #4
Kunjungan Industri SMK N 6 Malang ke Green Kuantan Residence #5
[block:views=similarterms-block_1]

Senin 11 Desember 2017, sebanyak 120 siswa-siswi melakukan audiens dengan pihak pengembang PT. Merapi Arsita Graha di salah satu lokasi perumahannya, yakni Green Kuantan Residence. Sebagai salah satu developer berpengalaman dengan puluhan proyek perumahannya, PT. Merapi Arsita Graha dijadikan rujukan sekaligus sarana studi lokasi bagi siswa siswi SMK N 6 Malang, khususnya Jurusan Gambar Bangunan dan Jurusan Listrik.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain