Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Aplikasi dari Kreakita Homedecor Pertegas Konsep Industrial Maupun Vintage

    Kreakita Homedecor
    Kreakita Homedecor
    Kreakita Homedecor
    Deni Fikri Riza
    Kreakita Homedecor

    Kenyamanan, kiranya hal tersebutlah yang banyak dituju dari setiap orang dalam mendesain ruang. Merencanakan desain interior rumah tentang perencanaan furnitur pengisi dan organisasi antar ruang menjadi hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan kenyamanan tersebut. Pemilihan dan penempatan furnitur atau perabot dalam ruangan sebaiknya memiliki keselarasan dalam warna, bentuk maupun fungsi, agar menghindari kesan berantakan dan bertabrakan atau tidak fungsional. Pemilihan tema dalam satu ruangan dapat dijadikan garis besar untuk mengusung konsep yang diinginkan. Kenyamanan penataan ruang akan terwujud apabila sang pemilik rumah mampu menyeimbangkan komponen-komponen yang ada di dalam rumah sesuai dengan fungsi dan estetikanya.

    Kreakita Homedecor, merupakan salah satu perusahaan industri furnitur yang siap membantu menghadirkan kenyaman ruang sesuai keinginan konsumen. Berawal dari usaha di bidang furnitur kayu lawas seperti jati, mahoni, trembesi, dan lain sebagainya, Deni Fikri Riza, owner Kreakita Homedecor, memilih beralih dan fokus pada furnitur kayu pinus dan jati Belanda (kayu bekas palet). Alasannya lebih kepada perkembangan trend furnitur saat ini yang lebih mengarah pada minimalis modern hingga Scandinavian. Dengan material kayu pinus yang sebagian diimpor langsung dari beberapa negara di kawasan Eropa seperti Swedia, dipadukan dengan kayu bekas palet, Deni merasa lebih leluasa dalam membuat desain furnitur yang mengikuti permintaan pasar saat ini. Selain itu, berdasarkan passion dan keprihatinannya terhadap limbah-limbah kayu bekas palet tersebut, akhirnya Deni melakukan rebranding usahanya menjadi Kreakita Homedecor sejak kurang lebih satu tahun belakangan. “Awal mula dulu usaha saya juga furnitur tapi lebih fokus pada kayu-kayu lawasan. Tapi lama-lama kok saya merasa passion-nya bukan di situ dan lebih tertarik dengan furnitur-furnitur minimalis modern seperti yang sedang berkembang saat ini. Setelah melakukan riset terhadap bahan-bahan furnitur kayu lunak selama hampir setahun, akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada kayu pinus dari Swedia dan kayu bekas palet,” tuturnya.

    Saat ini baik kayu Pinus maupun kayu Jati Belanda (bekas palet) merupakan salah satu material yang banyak digunakan sebagai bahan dasar furnitur. Daya tarik yang paling utama adalah pada harganya yang relatif murah namun memiliki motif, warna, dan alur serat yang berbeda dari kayu solid lain. Dilihat dari tren yang berkembang di masyarakat saat ini menunjukkan bahwa bahan kayu tersebut cukup menjadi pilihan, baik digunakan sebagai dekorasi ruangan, furnitur, maupun pernak-pernik penghias rumah. Keunggulan material kayu bekas palet selain dari kekuatannya terhadap cuaca karena sudah melalui proses heat treatment, juga dari segi corak yang ditampilkan oleh serat kayu ini yang sangat cocok diaplikasikan pada desain industrial maupun vintage.

    Selama kurang lebih satu tahun berjalan, rupanya serapan pasar yang masuk sangat positif. Pada awal beroperasinya Kreakita Homedecor, konsumen yang masuk justru lebih banyak berasal dari pasar ekspor. Namun beberapa bulan belakangan, konsumen lokal juga tidak kalah antusias bahkan dapat melampaui serapan pasar ekspor. Hal tersebut tidak lepas dari kualitas produk buatan workshop yang beralamat di Jalan Ring Road Barat No. 85, Bedog, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta tersebut. Selain itu, desain furnitur yang kekinian dan mengikuti perkembangan jaman juga sangat berpengaruh terhadap animo konsumen Kreakita Homedecor. “Pada awal usaha malah justru banyak melayani pasar ekspor, kebanyakan dari negara di kawasan Timur Tengah dan Asia Selatan. Tapi semakin kesini respon pasar lokal semakin membaik, bahkan sampai sering kewalahan memenuhi permintaan konsumen lokal. Tak khayal sekarang justru orderan dari luar perlahan kami kurangi untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri,” papar Deni.

    Kreakita Homedecor yang memiliki showroom di Jalan Monjali No. 106, Yogyakarta tersebut lebih berfokus mengerjakan berbagai macam furnitur handmade, tentu saja agar hasil karyanya lebih berkesan bagi customer dan juga memiliki eksklusifitas pada tiap sudutnya. Beberapa produk yang dihasilkan oleh workshop Kreakita Homedecor diantaranya table set, rak buku dan sepatu, almari, ranjang tidur, hingga produk-produk seperti lampu tidur dan hanger baju. Selain barang-barang kerajinan tersebut, workshop ini juga dapat melayani custom order untuk finishing produknya apabila konsumen mempunyai pilihan warnanya sendiri. Tersedia berbagai macam warna untuk finishing produknya, namun tidak sedikit konsumen yang justru menginginkan warna natural kayu karena memang jenis kayu yang dipakai memiliki motif khas nan cantik. Proses produksi dari produk Kreakita Homedecor dilakukan oleh tenaga produksi yang terampil sehingga produk yang dihasilkan mempunyai kualitas yang bernilai tinggi. “Untuk saat ini sebagian besar tenaga produksi kami datangkan langsung dari Jepara yang telah berpengalaman di bidang kayu. Kebetulan juga mereka (tenaga produksi) adalah karyawan yang sudah membantu saya sejak bermain kayu lawas dulu, jadi komunikasi di lingkungan kerja lebih enak,” ungkap Deni.

    Hingga saat ini pasar yang terserap cukup luas hingga tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, bahkan hingga luar Jawa dan lebih banyak bersifat retail. Strategi pemasaran melalui situs jual beli online rupanya sangat banyak berpengaruh terhadap serapan produk dari Kreakita Homedecor. Beberapa situs jual beli online seperti Blibli, Lazada, dan Dekoruma menjadi sasaran pemasaran produk dari workshop yang mempunyai 31 orang karyawan tersebut. Kemudian untuk menampung aspirasi dari konsumen terhadap desain-desain produknya, Kreakita Homedecor juga sering melakukan poling terhadap produk yang akan di-release ke pasar di akun Instagramnya. Nantinya desain yang mendapat poling terbanyak dari para followers akan diproduksi secara masal. Dengan metode seperti itu maka desain produk juga akan semakin mengikuti perkembangan pasar dan keinginan dari konsumen dapat terakomodasi dengan baik. “Biasanya kami melakukan survei kecil-kecilan di akun instagram mengenai desain produk yang akan kami release. Beberapa waktu lalu kami juga mengadakan giveaway. Hal tersebut tentu saja agar kami lebih dekat dengan konsumen, dan tidak dipungkiri strategi pemasaran seperti itu juga meningkatkan permintaan produk kami secara signifikan. Terbukti untuk saat ini, kapasitas produksi tiap bulannya dapat mencapai minimal 3 kontainer per bulannya,” pungkas Deni. Farhan-red

    CV. KREAKITA
    Showroom : Jl. Monjali No. 106, Jogjakarta
    Workshop : Jl. Ringroad Barat No. 85,
    Bedog, Trihanggo,
    Gamping, Sleman, Jogjakarta
    WhatApp : 0811 2955 598
    Instagram : Kreakita.homedecor
    Website : www.kreakita.com

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain