Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Bangun Surga Kecil Dengan KPR BNI Griya iB Hasanah

    Bangun Surga Kecil Dengan KPR BNI Griya iB Hasanah
    Zulfahmi AR, Branch Manager BNI Syariah Cabang Yogyakarta

    Bank BNI Syariah cabang Yogyakarta memasuki akhir tahun 2018 dengan optimisme tinggi untuk dapat menyalurkan produk pembiayaan konsumer, Pembiayaan Pemilikan Rumah (Griya iB Hasanah), lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut didasarkan pada kondisi ekonomi yang semakin membaik, dan berbagai kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia terkait penyaluran KPR. Branch Manager, PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, Zulfahmi AR, menuturkan pihaknya cukup yakin dengan kondisi properti Jogja dan sekitarnya. “Pengalaman kami di akhir tahun 2018 ini cukup baik, serapan kami terus mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Produk pembiayaan konsumer di tahun lalu cukup mendominasi, kurang lebih 75% dan sebagian besar untuk kepemilikan rumah. Sehingga tahun depan (2019 –red) kami masih cukup yakin serapan kami akan kembali meningkat,” tuturnya yakin.

    Hal tersebut dikatakannya dikarenakan produk KPR yang ditawarkan dapat digunakan untuk pembiayaan rumah baru, indent, second, dan pembiayaan tanah dengan maksimal luasan 1000 meter persegi. “Manfaatnya cukup banyak, ada juga pembiayaan Multiguna. Selain itu di tempat kami konsumen tidak dikenakan biaya-biaya seperti administrasi, provisi, dan apraisal. Yang dikenakan hanya biaya notaris dan asuransi,” tegas Fahmi.

    Untuk saat ini, BNI Syariah menawarkan produk Griya iB Hasanah dengan skema murabahah. Skema tersebut memberi keuntungan bagi nasabah karena mendapatkan fasilitas besarnya angsuran tetap dan tidak berubah hingga lunas. Bagi konsumen yang ingin membeli rumah pertamanya, uang muka yang ditawarkan pun cukup menarik. Sedangkan untuk jangka waktu yang ditawarkan BNI Syariah untuk pembiayaan maksimal hingga 15 tahun dan 20 tahun untuk nasabah fixed income. Skema ini cukup menentramkan, karena jika nasabah sudah akad angsurannya akan tetap. Misalkan perbulannya 1 juta, maka angsurannya akan sama sampai akhir. Walaupun BI rate mengalami kenaikan, angsuran tidak akan terpengaruh. Dengan skema murabahah, debitur akan mendapatkan berbagai keuntungan. Rasa tentram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah debitur akan terhindar dari transaksi yang ribawi. Debitur akan mendapatkan kepastian angsuran sampai dengan waktu yang telah disepakati bersama.

    Jadi, dicontohkannya apabila nasabah berkeinginan membeli rumah seharga Rp. 100 juta, maka bank akan membeli rumah tersebut terlebih dahulu dari developer seharga Rp. 120 juta. Kemudian setelah bank memiliki hak milik terhadap rumah tersebut, barulah bank akan menjual kepada nasabah dengan harga yang disepakati, sehingga tidak ada lagi perubahan harga hingga pembiayaan lunas.

    Contoh perhitungan:
    Harga pokok rumah : Rp. 120 juta
    Margin/keuntungan bank : Rp. 80 juta
    Harga jual dari bank : Rp. 200 juta
    Uang muka : Rp. 20 juta
    Sisa hutang : Rp. 180 juta
    Jika jangka waktu disepakati 10 tahun (120 bulan), maka cicilan per bulannya Rp. 1,5 juta.

    Yang cukup menarik disampaikan Fahmi, dari penyaluran pembiayaan Griya iB Hasanah adalah dapat digunakan untuk rumah indent bagi nasabah yang belum memiliki fasilitas pembiayaan griya atau multiguna beragun properti. Dengan syarat pihak pengembang telah bekerjasama dengan pihak bank. Selain itu nasabah yang membeli produk pada pengembang yang telah bekerjasama juga dapat memiliki keringanan uang muka hanya 5%, dengan syarat harus rumah pertama dan tipe dibawah 70. “Di Jogja kami sudah bekerjasama dengan kurang lebih 70 pengembang, diantaranya 30 pengembang PT, dan sisanya merupakan pengembang perorangan. Bahkan di tahun 2016 hingga 2017 serapan kami didominasi oleh pengembang perorangan,” ucapnya.

    Ditambahkan Fahmi, Bank BNI Syariah juga memiliki produk yang dikhususkan bagi developer untuk mengembangkan produk perumahannya. Hadir dengan produk Griya Konstruksi Hasanah. “Griya Konstruksi Hasanah ini memberikan keunggulan kepada developer apabila belum terjadi penjualan maka developer belum melakukan pembayaran kepada kami. Baik perorangan maupun PT, yang dibiayai adalah fasum dan rumah contoh. Jangka waktu pembiayaan maksimum 2 tahun. Kami berharap dengan bantuan pembangunan fasum, akan semakin menarik dan mempercepat penjualan,” terangnya.

    Untuk Griya Konstruksi Hasanah tersebut pihaknya bisa menyalurkan sampai dengan plafon 5 miliar. Namun, dikatakannya semua tergantung dari RAB yang diajukan pihak pengembang kepada bank. Penyaluran bisa sampai 70% dari RAB. Dengan syarat legalitas minimal sudah jadi sertifikat induk. “Bahkan bagi developer perorangan kami juga bisa memfasilitasi dengan bermitra. Misalnya pengembang perorangan tersebut punya kemampuan untuk mengolah lahan menggandeng pemilik lahan, kemudian maju ke BNI Syariah untuk mengajukan pembiayaan. Jadi bisa kerjasama berdasarkan nota riil, dan pembagiannya jelas, sehingga sama-sama diuntungkan,” papar Fahmi saat ditemui di kantor Bank Syariah Cabang Yogyakarta, Jalan Kusumanegara No 112, Yogyakarta.

    Dikatakannya lebih lanjut, kecepatan proses dan kepastian pengajuan pembiayaan rumah disetujui atau tidak menjadi salah satu nilai plus yang ditawarkannya. Untuk nasabah dengan background pegawai atau fixed income, pihaknya dapat memberikan surat keputusan pembiayaan dalam waktu 3 hari, sedangkan untuk nasabah non fixed income membutuhkan waktu 6 hari kerja. Surat keputusan pembiayaan adalah surat yang menyatakan apakah pengajuan kredit nasabah disetujui atau tidak. “Dalam usaha kami memberikan pelayanan prima kepada nasabah, bank BNI Syariah berusaha memberikan proses dan kepastian pengajuan pembiayaan rumah dalam tempo yang cepat. Untuk nasabah dengan pekerjaan sebagai karyawan yang memiliki fixed income prosesnya lebih cepat, maksimal 3 hari kerja sudah keluar surat keputusannya. Akan tetapi untuk nasabah non fixed income, prosesnya memang lebih lama. Maksimal 6 hari kerja baru dapat kami berikan surat keputusan disetujui atau tidaknya. Hal tersebut diharapkan dapat menambah kepercayaan konsumen untuk menggunakan produk pembiayaan dari BNI Syariah,” pungkas Fahmi. Farhan-red

    PT. Bank BNI Syariah
    Kantor Cabang Syariah Yogyakarta

    Jl. Kusumanegara No. 112
    Yogyakarta 55165, Indonesia
    Telp. (0274) 417222
    Fax (0274) 417 111

    www.bnisyariah.co.id

    Hotline Marketing KPR :
    Hendy – 08562937414
    Riyan – 085743041479
    Miftah – 082300002332
    Farah – 08112755580
    Vera – 085201931755
    Rifan – 08562572338
    Aji – 085643430484
    Putra – 085946664446
    Danang – 081390028428

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain