Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


BCA Bunga Spesial 6,88 % Kpr Untuk Generasi Milenial

    BCA Bunga Spesial 6,88 % Kpr Untuk Generasi Milenial
    Tabel Suku Bunga BCA KPR
    Saswito, Kepala BCA Cabang Utama Yogyakarta

    Sejak bulan Oktober 2018 lalu, terdapat beberapa bank nasional maupun swasta yang menawarkan suku bunga KPR relatif rendah. Bagi nasabah yang berencana membeli rumah dengan KPR, kesempatan bagus ini tentu sayang jika dilewatkan begitu saja, khususnya sebelum masuk ke tahun 2019, yang notabene menjadi tahun politik yang cukup menguras energi dan perhatian semua sektor penggerak kehidupan. Perbankan besar terus menawarkan promo menarik kredit pemilikan rumah dari mulai bunga rendah, angsuran ringan, hingga bebas uang muka(down payment).

    PT. Bank Central Asia Tbk (BCA), sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia senantiasa memberikan solusi terbaik untuk nasabahnya. Berbagai produk BCA hadir sebagai solusi dari kebutuhan masyarakat. Seperti diungkapkan Saswito, selaku Kepala Kantor Bank Central Asia Cabang Utama Yogyakarta, pihaknya tetap optimis pasar properti di Jogjakarta akan terus tumbuh. Dengan magnet sektor pendidikan dan kota tujuan wisata akan terus memberikan ruang terhadap serapan kredit konsumer kami, baik KPR (Kredit Pemilikan Rumah) maupun KKB (Kredit Kendaraan Bermotor). Kami terus berupaya mengejar target pertumbuhan KPR hingga 10 % hingga 12 % year on year. Saswito mengatakan hingga September 2018, KPR BCA tumbuh 10 % year to date,” paparnya saat ditemui di kantornya.

    “Bank BCA saat ini menerapkan suku bunga KPR yang ringan dan sangat terjangkau. Kami tertantang untuk mewujudkan impian masyarakat, khususnya nasabah muda generasi milenial BCA yang ingin memiliki rumah. Memiliki rumah idaman adalah salah satu kegelisahan utama generasi muda saat ini, terlebih dengan tuntutan gaya hidup milenial yang semakin up to date. Ketidakseimbangan antara pendapatan dengan harga hunian di pasaran disinyalir sebagai kendala milenial dalam membeli rumah. Meski begitu, kalangan milenial mengaku tetap optimistis bisa memiliki hunian sendiri asalkan didukung oleh stakeholder dan pelaku pasar. Kami sadar betul akan hal tersebut, khusus untuk generasi muda atau milenial, BCA telah meluncurkan fitur angsuran terencana dengan biaya angsuran yang lebih rendah. Tenor angsuran juga bisa dipercepat disesuaikan dengan pendapatan nasabah yang meningkat.

    Fenomena tersebut harus di ikuti oleh penyedia hunian, yakni pengembang. Saat ini, beberapa pengembang pun mulai berperan aktif membantu generasi muda untuk bisa mewujudkan hunian idaman. Strategi yang paling sering dilakukan yaitu uang muka (down payment) yang bisa dicicil langsung ke pengembang. Cara ini tentu dinilai sangat meringankan, sebab konsumen tak lagi terbentur pada masalah pembayaran DP secara tunai. Artinya, DP tetap harus dibayar, hanya saja dialihkan dalam bentuk cicilan atau angsuran, misalnya selama 12 bulan atau 18 bulan. “Selain lebih ringan, mencicil uang muka juga sekaligus membantu milenial dalam mengunci harga propertinya. Mengingat harga properti baik rumah maupun apartemen terkadang mudah naik dalam kurun waktu tiga bulan saja. Sehingga dengan mencicil DP, mereka tidak perlu khawatir akan kesulitan mengejar kenaikan harga hunian,” lanjut Saswito menjelaskan.

    Untuk mengakomodir kebutuhan nasabahnya, BCA memperlakukan suku bunga yang kompetitif dalam setiap produk dan layanannya. BCA memahami bahwa di tengah kondisi fluktuasi ekonomi serta berbagai faktor pengaruh lainnya, ternyata setiap nasabah membutuhkan jaminan kepastian suku bunga baik pada masa fixed, maupun pada masa floating. BCA memberikan layanan lebih, salah satunya dengan memberikan fleksibilitas bunga sehingga nasabah diberi kebebasan untuk memilih skema bunga yang sesuai dengan rencana dan kemampuan nasabah selama ketentuan LTV (Loan To Value).

    Selain itu, Saswito mengatakan BCA sudah mengimplementasikan aturan relaksasi LTV sebesar 85%. Sehingga BCA bisa melayani KPR dengan Down Payment bisa sebesar 15%. Sejak diberlakukan pada Agustus 2018, Saswito menyatakan relaksasi LTV sudah memberikan dampak kepada kinerja KPR BCA, walau belum signifikan. BCA juga sudah menyesuaikan bunga KPR menjadi 6,88% fixed 3 tahun, mulai awal Oktober 2018. “Hal ini kami lakukan guna merespon kenaikan suku bunga acuan bank sentral. Sebelumnya BCA sudah menaikan bunga KPR sebesar 6,58%, padahal awal tahun bunga KPR BCA hanya 5,88%.”

    Sebagai alternatif pembiayaan, BCA juga memiliki produk KPR Refinancing. KPR Refinancing ini merupakan sarana bagi nasabah untuk menjaminkan harta propertinya, misalnya rumah, ruko, apartemen. Keuntungan lain dari KPR Refinancing ini adalah bebas pinalti untuk pelunasan baik sebagian atau keseluruhan (kecuali untuk suku bunga fixed 3 dan 5 tahun serta bunga fixed and cap). ”KPR Refinancing adalah solusi bagi nasabah yang ingin memperoleh tambahan dana untuk berbagai kebutuhan konsumtif lainnya, seperti biaya renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya pernikahan, atau biaya kesehatan dan lainnya. Keunggulan yang dimiliki program ini jangka waktu sampai 15 tahun, pencairan dana dalam waktu maksimal 2 minggu dari data lengkap, dengan suku bunga dari 7,38 % fixed 3 tahun,” imbuh Saswito.

    “Untuk pasar Yogyakarta, KPR BCA terbukti memiliki potensi serapan kredit yang cukup signifikan. BCA sudah melakukan PKS dengan beberapa developer papan atas Jogjakarta. Diantaranya kami sudah bekerja sama dengan Ciputra Group, Sumber Baru Land, Sumber Baru Residence, Darsana Tempa Internasional, dan Catur Sapta yang meliputi penjualan kavling, rumah tinggal, ruko, dan apartemen. Kami juga memberikan jaminan bahwa sertipikat yang dijadikan jaminan disimpan dengan aman di kantor cabang utama Jogjakarta ini sehingga secara psikologis memberikan ketenangan lebih bagi nasabah KPR BCA di DIY ini,” terang Saswito.

    Kesimpulannya nasabah akan mendapatkan keuntungan mengajukan KPR BCA, yakni nasabah tidak perlu menyiapkan pengendapan dana, minimal tenor hanya 3 tahun sesusai masa fix, dan bebas biaya penalti untuk pelunasan dipercepat setelah masa fix berakhir. Wahyu Pras – red

    Bank Central Asia
    KCU Yogyakarta
    Jl.Jend Sudirman No.49-51
    Yogyakarta 55223

    Telp : (0274) 517281 ext. 1205
    Fax : (0274) 564272

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain