Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


The Bean Garden Coffee & Eatery Cicipi Sensasi Cozy di Taman Kopi

    The Bean Garden Coffee & Eatery
    The Bean Garden Coffee & Eatery
    The Bean Garden Coffee & Eatery
    The Bean Garden Coffee & Eatery
    The Bean Garden Coffee & Eatery

    Sebuah tempat makan saat ini dinilai tidak hanya harus menyajikan makanan yang lezat namun juga desain tempat baik eksterior dan interior yang terbilang unik dan cantik. Persaingan yang ketat antara tempat makan terlihat sekali tidak hanya melalui promo-promo yang dilakukan namun juga menghias ruangan mereka sehingga dapat menarik pengunjung.

    Saat ini kafe sangat mudah ditemukan di setiap kota. Masing-masing dari mereka menawarkan citarasa khas dengan cara yang berbeda untuk menyeduh bahannya. Bagi kaum milenial saat ini, berkumpul bersama kerabat dan keluarga kerap disandingkan dengan kopi. Untuk kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar tentunya ini menjadi salah satu persaingan yang cukup menarik antar tempat makan. Pasalnya anak muda zaman sekarang tidak hanya sekedar mencari tempat makan yang enak, namun juga tempat yang bisa digunakan untuk update foto terbarunya di media sosial. Sehingga beberapa tempat makan sendiri sudah mulai menerapkan berbagai desain unik di eksterior dan interiornya. Dengan ramainya spot ngopi yang menarik, Jogja seakan tidak pernah kehabisan tempat untuk bercengkrama.

    Pada 14 April 2018, The Bean Garden Coffee and Eatery hadir diantara tempat penyedia kopi di Jogja. Berlokasi di Jalan Ring Road Utara, Pugeran, Maguwoharjo, Depok, Sleman, The Bean Garden muncul dengan konsep taman kopi. Berbeda dengan tempat ngopi kebanyakan, kafe tersebut menawarkan tempat bersantai dengan tempat yang luas serta pilihan varian biji kopi yang beragam. Bukan hanya varian biji kopi unggulan dari pelosok Nusantara yang disediakan di sini, namun ada juga beberapa jenis kopi unggulan yang diimpor langsung dari berbagai negara di dunia. Nama The Bean Garden sendiri mengacu pada kata bean yang berarti biji kopi. Hal tersebut tidak lepas dari keinginan awal owner untuk membangun coffeeshop. “Passion saya di bidang kopi dimulai pada waktu suami yang memang pecinta kopi mengajak untuk belajar bagaimana membuat kopi yang enak. Waktu itu di Bandung sekitar satu tahun yang lalu. Kemudian dulu memang inginnya hanya membuat kafe kopi saja. Kebetulan di sekitar sini kan banyak kampus-kampus, jadi banyak juga mahasiswa-mahasiswa biasanya mencari tempat untuk nongkrong sekaligus mengerjakan tugas kuliahnya. Namun dengan pertimbangan tempat yang luas, akhirnya sekalian saja dibikin resto juga. Jadi segmen pengunjungnya juga semakin luas,” tutur Avi Sariantina, owner The Bean Garden Coffee and Eatery.

    Cafe and resto yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 500 m² tersebut terbagi menjadi beberapa area, yaitu area lobby yang difungsikan sebagai coffee shop, area ground, mezzanine, serta area roof top. Lobby yang yang digunakan sebagai coffee shop sengaja dibuat tertutup. Hal tersebut dimaksudkan agar di area tersebut tidak terkontaminasi aroma-aroma dari resto, sehingga suasana layaknya sebuah coffee shop akan tetap terjaga. Dengan konsep industrial minimalis, nuansa cozy dan tenang di area coffee shop semakin menambah kenyamanan saat menikmati sajian kopi yang dihidangkan oleh barista-barista handal The Bean Garden. Pada sisi dindingnya lebih banyak mengaplikasikan kaca dengan steel frame yang semakin memperkuat konsep industrial yang diusung, sekaligus memaksimalkan pencahayaan alami pada saat siang hari. Pada sisi bar tempat para barista meracik kopi, unsur kayu nampak mendominasi pada material bar table serta dekorasi dinding sisi belakang bar.

    Konsep rustic pada material kayu di area ini memberikan nuansa unik tersendiri. Selain mesin espresso limited edition yang dimiliki The Bean Garden, di sini pengunjung dapat menyeduh kopi sendiri. “Bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman menjadi barista, di sini kami membuka kesempatan bagi mereka yang ingin menyeduh kopinya sendiri. Mereka juga dapat bergaya layaknya seorang barista dengan mengenakan apron yang kami sediakan. Tentu saja barista kami akan mendampingi dan memberikan arahan bagaimana meracik kopi yang benar. Selain itu sebagai wujud keseriusan kami menyediakan sajian kopi terbaik bagi pengunjung, The Bean Garden memiliki mesin espresso La Marzocco Leva Limited Edition. Mesin kopi tersebut dibuat spesial karena hanya ada 90 unit di dunia, untuk di daerah Jogja hanya kami satu-satunya yang punya. Kebetulan mesin espresso yang kami miliki bernomor 36 dari 90 unit yang beredar di seluruh dunia,” papar Avis.

    Memasuki area ground, pengunjung akan melalui sebuah lorong kecil dimana terdapat sebuah meja resepsionis dan seorang waitress yang akan menyambut dengan senyum ramahnya. Masih terbilang baru, The Bean Garden ini memiliki konsep unik yaitu Taman Kopi. Pada area ground tersebut, nuansa ala taman terasa begitu kental meskipun berada dalam sebuah ruangan. Kehadiran pohon buatan di ruangnya semakin membuat pengunjung seolah-olah berada di taman. Memiliki tempat yang luas, The Bean Garden menawarkan tempat nyaman dengan banyak spot-spot menarik. Hal cukup menarik terdapat pada penggunaan table set yang disediakan sebagai tempat makan pengunjung. Beberapa meja makan sengaja dibuat dari sepeda onthel yang direkayasa sehingga menjadi sebuah meja. Pada sudut area ground juga terdapat sebuah sofa yang dibentuk layaknya sebuah becak. Maka tidak mengherankan apabila beberapa spot tersebut sering digunakan pengunjung untuk berfoto.

    Beralih menuju area mezzanine, di sini juga menjadi tempat yang menarik bagi pengunjung untuk menikmati sajian The Bean Garden. Pada area tersebut juga terdapat sebuah spot favorit pengunjung untuk berfoto, yaitu sebuah dinding bertuliskan “Coffee” dimana pada huruf O dipresentasikan lewat roda dari sebuah sepeda antik yang tergantung pada dinding tersebut. “Khusus untuk area mezzanine ini memang tidak setiap saat kami buka untuk umum. Kalau area lain sudah full semisal pada saat weekend baru kami buka. Biasanya area ini sering juga digunakan untuk reservasi acara seperti private party dan lainnya,” ujar Avis.

    Bagi pengunjung yang bosan berada di dalam ruangan indoor dapat memilih area roof top untuk bersantai sekaligus menikmati hidangan The Bean Garden. Pada area tersebut, nuansa santai dihadirkan dengan aplikasi sofa set berbahan rotan sintetis sebagai tempat makan. Beberapa dekorasi minimalis seperti lukisan-lukisan bertema urban serta dinding bata ekspos bernuansa putih semakin memperkuat konsep awal yang diusung. Sebuah wastafel berbentuk sepeda menjadi sesuatu yang cukup unik di area roof top. Beberapa tanaman hias pada sudut-sudut area ini memberikan nuansa alami di dalamnya.

    Untuk pilihan kopi, cafe and resto yang beroperasi mulai dari pukul 07.00 hingga 24.00 tersebut lebih banyak menyediakan varian kopi Arabica. Mulai dari single origin hingga house blend. Avis menyatakan bahwa perbandingan antara Arabica dan Robusta sekitar 70:30. Salah satu sajian kopi yang menjadi favorit sekaligus signature dari The Bean Garden adalah Es Kopi Keraton. Kopi yang digunakan adalah jenis kopi house blend dari The Bean Garden sendiri. Ditambah dengan racikan ala dapur lokal dan campuran madu yang mempermanis serta kaya rasa kopi, minuman ini tidak diragukan lagi menjadi best seller di The Bean Garden. “Biji kopi kami langsung dari petani dan kami juga punya roasting sendiri. Awalnya ingin full Arabica, tapi ternyata masih banyak juga pecinta kopi jenis Robusta, jadi kami available untuk jenis kopi tersebut di sini,” jelasnya lebih lanjut.

    Selain menawarkan berbagai pilihan kopi, The Bean Garden juga menyediakan makanan sebagai pengganjal perut. Menu yang ditawarkan tak hanya menu western, tapi juga makanan khas Indonesia. Untuk menu western yang ditawarkan misalnya Mac and Cheese, Fish and Chips, dan Bean Garden Egg Benedict. Sementara makanan khas Indonesia yang ditawarkan di sini berupa Nasi Goreng Kampung yang menjadi salah satu menu favorit. “Kami juga memiliki beberapa paket menu hidangan diantaranya Street Experience dengan menu seperti Nasi Goreng, Bakmi Rebus, Mie Goreng dan Kwetiau Goreng atau Rebus dengan harga mulai 35 ribuan saja. Kemudian Steak Sensation dengan varian berbagai menu steak dengan harga mulai 125 ribu dan paket Family Sharing yang dapat dinikmati bersama keluarga dengan harga mulai 180 ribuan saja,” pungkas Avis. Farhan-red

    The Bean Garden
    Coffee & Eatery
    Jl. Ringroad Utara Pugeran Maguwoharjo
    Depok Sleman Jogjakarta
    Reservasi : 082 116 1616 99
    Ig : thebeangardencoffee
    www.thebeangarden.com

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain