Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


BNI Syariah Optimis 2017 Serapan Maksimal

    BNI Syariah
    A. Pitra Ardiati

    Bank BNI Syariah cabang Yogyakarta memasuki awal tahun 2017 dengan optimisme tinggi untuk dapat menyalurkan produk pembiayaan konsumer, Kredit Pemilikan Rumah, lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut didasarkan pada kondisi ekonomi yang semakin membaik, dan berbagai kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia terkait penyaluran KPR. Branch Manager, PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, A. Pitra Ardiati, menuturkan pihaknya cukup yakin dengan kondisi properti Jogja dan sekitarnya.

    “Pengalaman kami di akhir tahun 2016 cukup baik, serapan kami terus mengalami kenaikan. Produk pembiayaan konsumer di tahun lalu cukup mendominasi, kurang lebih 70% dan sebagian besar untuk kepemilikan rumah. Sehingga tahun depan (2017-red) kami masih cukup yakin serapan kami akan kembali meningkat,” tuturnya yakin.

    Hal tersebut dikatakannya dikarenakan produk KPR yang ditawarkan dapat digunakan untuk pembiayaan rumah baru, indent, second, dan pembiayaan tanah dengan maksimal luasan 1000 meter persegi. “Manfaatnya cukup banyak, ada juga kredit Multiguna. Selain itu di tempat kami konsumen tidak dikenakan biaya-biaya seperti administrasi, provisi, dan apraisal. Yang dikenakan hanya biaya notaris dan asuransi,” tegas Pipit.

    Untuk saat ini, BNI Syariah menawarkan produk KPR dengan skema Murabahah. Skema tersebut memberi keuntungan bagi nasabah karena mendapatkan fasilitas besarnya angsuran tetap dan tidak berubah hingga lunas. Bagi konsumen yang ingin membeli rumah pertamanya, uang muka yang ditawarkan pun cukup menarik. Sedangkan untuk jangka waktu yang ditawarkan BNI Syariah untuk pembiayaan maksimal hingga 15 tahun.

    Skema ini cukup menentramkan, karena jika nasabah sudah akad angsurannya akan tetap. Misal perbulannya 1 juta ya sama sampai akhir angsuran. Mau BI rate naik angsuran tidak terpengaruh. Dengan skema murabahah debitur akan mendapatkan berbagai keuntungan. Rasa tentram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah debitur akan terhindar dari transaksi yang ribawi. Debitur akan mendapatkan kepastian angsuran sampai dengan waktu yang disepakati bersama.

    Jadi, dicontohkannya apabila nasabah mengajukan KPR dengan harga rumah 250 juta, asumsi uang muka 10%, maksimum pembiayaan (90%) = 225 juta. Margin berlaku : asumsi 10% (flat), jangka waktu : 15 tahun. Maka angsuran perbulannya sampai dengan 15 tahun sebesar Rp 3.125.000,-

    Pokok pembiayaan + margin
    = Rp 225 jt + (Rp 225 jt x 10% x 15 tahun)
    = Rp 225 jt + Rp 337,5 jt
    = Rp 562,5 jt
    Angsuran per bulan
    = Rp 562,5 jt : (12 bulan x 15 tahun)
    = Rp 3. 125.000,-

    Yang cukup menarik disampaikan Pipit, dari penyaluran pembiayaan Griya iB Hasanah adalah dapat digunakan untuk rumah indent bagi nasabah yang belum memiliki fasilitas pembiayaan griya atau multiguna beragun properti. Dengan syarat pihak pengembang telah bekerjasama dengan pihak bank. Selain itu nasabah yang membeli produk pada pengembang yang telah bekerjasama juga dapat memiliki keringanan uang muka hanya 5%, dengan syarat harus rumah pertama dan tipe dibawah 70.

    “Di Jogja kami sudah bekerjasama dengan 70 pengembang. 30 pengembang PT, dan 40 pengembang perorangan. Bahkan di tahun 2016 serapan kami didominasi oleh pengembang perorangan,” ucapnya. Ditambahkannya, Bank BNI Syariah juga memiliki produk yang dikhususkan bagi developer untuk mengembangkan produk perumahannya. Hadir dengan produk Griya Konstruksi. “Griya konstruksi ini memberikan keunggulan kepada developer apabila belum terjadi penjualan maka developer belum melakukan pembayaran kepada kami dalam jangka waktu maksimum satu tahun. Baik perorangan maupun PT, yang dibiayai adalah fasum dan rumah contoh. Jangka waktu pembiayaan maksimum 2 tahun. Kami berharap dengan bantuan pembangunan fasum, akan semakin menarik dan mempercepat penjualan,” terangnya.

    Untuk Griya Konstruksi tersebut pihaknya bisa menyalurkan sampai dengan plafon 5 miliar. Namun, dikatakannya semua tergantung dari RAB yang diajukan pihak developer kepada bank. Penyaluran bisa sampai 70% dari RAB. Dengan syarat legalitas minimal sudah jadi sertipikat induk.

    “Bahkan bagi developer perorangan kami juga bisa memfasilitasi dengan bermitra. Misalnya developer perorangan punya kemampuan untuk mengolah lahan menggandeng pemilik lahan, kemudian maju ke BNI Syariah untuk mengajukan pembiayaan. Jadi bisa kerjasama berdasarkan nota riil, dan pembagiannya jelas, sehingga sama-sama diuntungkan,” paparnya saat ditemui di kantor Bank Syariah Cabang Yogyakarta, Jalan Kusumanegara No 112, Yogyakarta.

    Keyakinan akan serapan kredit yang baik tersebut berkaca dari data yang dimilikinya hingga akhir tahun 2016. “Sampai dengan November kami sudah berhasil menyalurkan hingga 70 miliar, kalau kondisi ekonomi semakin baik kami yakin hingga Desember bisa menyalurkan hingga 80-90 miliar (Desember-05-2016). Tahun ini serapan kami mengalami kenaikan hingga kurang lebih 150% jika dibandingkan tahun 2015,” paparnya semangat.

    Dikatakannya lebih lanjut, kecepatan proses dan kepastian pengajuan KPR disetujui atau tidak menjadi salah satu nilai plus yang ditawarkannya. Untuk nasabah dengan background pegawai atau fix income pihaknya dapat memberikan surat keputusan pembiayaan dalam waktu 3 hari, sedangkan untuk nasabah non fix income 6 hari kerja. Surat keputusan pembiayaan adalah surat yang menyatakan apakah pengajuan kredit nasabah di setujui atau tidak.

    Dalam perjalanannya pun ditegaskan Pipit pihaknya juga mengedepankan proses dan flesibilitas apabila nasabah mengalami kendala. Angsuran bisa dijadwalkan ulang sesuai kemampuan nasabah dengan tidak menambah margin yang disepakati pada awal.

    “Sepanjang dikomunikasikan kami sebenarnya cukup fleksibel apabila nasabah mengalami kesulitan. Misalnya nasabah non fix income mengalami kesulitan dalam angsuran, kami bisa menjadwalkan ulang angsuran tanpa menambah margin yang sudah disepakati sesuai nilai jual bank kepada nasabah, sehingga angsuran membesar di belakang, dengan asumsi dua tiga tahun kedepan usahanya akan membaik. Kami juga tidak mencantumkan denda jika nasabah melakukan keterlambatan angsuran,” tegas Pipit. Greg-red

    BNI SYARIAH
    PT. Bank BNI Syariah
    Cabang Yogyakarta
    Jl. Kusumanegara No. 112
    Yogyakarta 55165, Indonesia
    Telp. (0274) 417222
    Fax (0274) 417 111

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain