Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Euforia Bernostalgia di Temu Kangen Vintage Store

    Euforia Bernostalgia di Temu Kangen Vintage Store
    Pearsall Sofa
    Retro Bedframe Queen Size
    Set Brama Armchairs
    Set meja makan Nami

    Menghadirkan furnitur-furnitur penuh kenangan ke dalam rumah, niscaya rumah akan lebih terasa manis dan hangat. Ada rasa nostalgis yang tiba-tiba menyergap dada kala melihat furnitur-furnitur vintage di pertokoan ataupun rumah kerabat. Ingatan tentang masa kecil yang bahagia dan hangatnya pangkuan nenek terputar kembali dalam benak. Tak sadar, pandangan mulai berlama-lama menatapnya, menikmati euforia kenangan yang terpancar dari sebuah kursi ataupun lemari. Daripada hanya menikmatinya sesaat, tak ada salahnya untuk mencoba membawa furnitur lawas itu ke dalam rumah. Dengan membawa sekelumit kenangan ke dalam hunian, rumah akan terasa lebih hangat dan menciptakan rasa rindu untuk selalu pulang ke rumah. Tentu saja tak perlu merasa khawatir ruangan akan terlihat berat dan terkesan kuno. Sebab, lewat beberapa sentuhan cerdas, furniture vintage dapat relevan dengan masa kini. Ide-ide dari Temu Kangen Vintage Store dalam menata showroom mereka dapat menjadi inspirasi yang sempurna.

    Berawal dari kegemarannya mengumpulkan pernak-pernik vintage, Ayu Indriani dan Aldo Setyatama Putra mendirikan Temu Kangen Vintage Store pada April 2014. Hobi mengumpulkan benda-benda vintage tersebut awalnya dilakoni hanya untuk kebutuhan properti prewedding. Namun hobi pasangan suami istri ini kemudian menjadikan koleksinya semakin banyak dan menumpuk. Akhirnya keduanya memutuskan untuk menjual beberapa koleksinya melalui instagram. Barang yang pertama mereka coba jual adalah mesin ketik. Mereka tak menyangka, baru saja diposting dua jam di Instagram, barang tersebut langsung terjual. Pernak-pernik yang ditawarkan pun kian beragam, mulai dari mesin ketik, telepon putar, jam, radio, hingga televisi lawas. Uniknya, hampir semua barang yang ditawarkan masih berfungsi. Setelah sukses menjual pernak-pernik vintage pada 2014, enam bulan kemudian pasangan ini merambah ke produk-produk furnitur ringan contohnya rak majalah maupun stool kafe. Seiring permintaan yang banyak dari pelanggannya, Temu Kangen Vintage Store akhirnya mulai memproduksi furnitur berat untuk mengisi kebutuhan rumah bergaya vintage. Furnitur tersebut mencakup sofa set, dining set, almari, dan masih banyak lagi.

    Dari sisi bahan baku yang digunakan, showroom yang berlokasi di Jalan Kasongan Raya, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta tersebut fokus pada penggunaan material kayu Jati Perhutani untuk membuat produk-produknya. Selain karena kayu Jati memang sudah terbukti akan kekuatan dan keawetannya, hal tersebut juga didasari atas idealisme suami istri tersebut yang begitu mengagumi barang-barang lawas, dimana sebagian besar furniture vintage menggunakan bahan baku kayu Jati. “Kalau dilihat dari kualitas dan daya tahannya, kayu Jati sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun ada satu hal yang membuat kami tetap mempertahankan jenis kayu tersebut sebagai bahan baku pembuatan produk kami, yaitu kecintaan kami terhadap barang-barang vintage dimana sebagian besar berbahan baku kayu Jati. Karena kami juga ingin menjamin kualitas produk kami seperti barang-barang lawas tersebut yang cenderung tidak termakan jaman,” ujar Ayu.

    Dari segi konsep desain produknya, Temu Kangen Vintage Store lebih berfokus ke konsep desain vintage. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa produk yang terpajang di showroom yang letaknya bersebelahan dengan workshop. Namun tidak menutup kemungkinan apabila dari konsumen memiliki desain sendiri, maka workshop tersebut akan mengerjakannya dengan baik sesuai dengan permintaan. “Kalau untuk desain memang kebanyakan dari kami, namun ada juga beberapa konsumen yang mempunyai desainnya sendiri, tentu saja kami akan mengakomodasi permintaannya,” imbuh Aldo.

    Selain berasal dari kalangan rumah tangga, konsumen Temu Kangen Vintage Store juga banyak berasal dari proyek interior kafe, resto, hingga penginapan. Konsumen-konsumen tersebut juga lebih banyak didominasi dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan lainnya. Kemudian untuk produk yang menjadi best seller dari Temu Kangen yaitu produk meja dan kursi klasik. Dari sisi harga yang ditawarkan terbilang bervariasi dan sebanding dengan kualitas produk. Untuk barang dekorasi seperti pot stand dihargai mulai dari 450 ribuan, cabinets mulai dari harga 4 jutaan, almari seharga 7 jutaan, dan table set yang dihargai mulai 7,5 hingga 9 jutaan. “Untuk proses produksi sendiri, kami sengaja mendatangkan pengrajin kayu dari Jepara yang memang sudah ahli di bidangnya. Hal tersebut kami lakukan dalam rangka menjamin kualitas produk yang dihasilkan, sehingga dapat memberi kepuasan bagi konsumen yang membeli produk-produk kami,” pungkas Ayu. Farhan – red

    Temukangen
    Jl. Kasongan Raya, Bangunjiwo, Kasihan,
    Bantul, Yogyakarta

    WhatsApp : 0899 0099 939
    Instagram: temukangen

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain