Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Furnitur Citarasa Milenial Karya Artistik Uwitan

    Uwitan
    Furnitur bernuansa simpel mempercantik dekorasi ruang
    Alana Sofa Set
    Brianna Drawer
    Produk kursi rotan bergaya bohemian

    Aktifitas 'mendandani' rumah memang sangat menyenangkan, terlebih bagi Anda pemilik rumah baru atau rumah yang baru saja direnovasi tentunya Anda butuh mempercantik berbagai sudut rumah Anda salah satunya kamar dengan berbagai furnitur dan pernak-pernik home decor yang bisa membuat tampilan kamar makin cantik. Apalagi ditambah dengan daya beli masyarakat Indonesia juga semakin tinggi sehingga selera terhadap konsumsi produk/jasa pun naik. Mereka menginginkan produk berkualitas tinggi, tetapi dengan harga yang terjangkau. Perkembangan gaya hidup minimalis dan digital yang tengah marak di kalangan anak muda ini sukses dimanfaatkan oleh Uwitan. Kini, dengan keberhasilannya menunggangi gaya hidup minimalis dan digital, Uwitan menjadi salah satu merek furnitur dari Yogyakarta yang cukup diperhitungkan.

    Dengan mengusung tagline “Unique wooden craft, solid material, and fair price”, Uwitan yang memiliki showroom di Jalan Monjali No. 134, Yogyakarta tersebut berdiri sejak Agustus 2015. Adalah seorang Aji Akbar Titimangsa dan sang istri yang merintis usahanya dari garasi rumah kontrakan mereka. Pada awalnya mencoba menggeluti bisnis di bidang jual-beli properti hingga akhirnya bertemu dengan produsen furniture kelas ekspor di Tegal yang menjadi mitra produksinya sampai sekarang. “Jadi para pemilik pabrik produksi mengaku bisnis furniture ekspor itu sulit, sering mengalami penumpukan barang karena gagal jual. Apalagi kalau tidak punya reputasi sebagai eksportir terpercaya, padahal produk yang mereka jual sangatlah berkualitas dan tidak ada cacat karena quality control yang ketat. Dari situ saya melihat masalah tersebut sebagai peluang. Kalau tidak laku di luar negeri, kenapa tidak menjualnya di pasar lokal saja. Toh, kualitas produk telah dilirik pasar internasional dan mempunyai standar mutu tinggi,” ungkap Aji, sapaan akrabnya.

    Desain-desain produk unik dan multifungsi yang diciptakan oleh Uwitan membawa kekhasan tersendiri pada setiap produknya. Dengan mengutamakan nilai guna dan nilai estetika, produk Uwitan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan melalui bentuknya yang minimalis. Mulai dari meja rias, standing mirror, rak terbuka, lemari, hingga aneka kursi hadir dengan begitu minimalis namun tetap cantik, sehingga sangat pas untuk mengisi setiap sudut ruangan. Dan tak hanya itu saja, Uwitan juga menyediakan fasilitas custom, artinya konsumen dapat mendesain sendiri berbagai furnitur yang akan dipesan sesuai dengan keinginannya.

    Bukan tanpa alasan kayu Pinus digunakan sebagai material utama yang digunakan pada produk-produk Uwitan. Kayu Pinus memiliki keunggulan dibandingkan kayu lainnya. Kelebihannya, selain harganya yang relatif lebih murah dibanding kayu Jati, kayu Pinus berwarna coklat muda atau terang sehingga dengan finishing warna natural saja sudah terlihat glowing. Kelebihan lain jenis kayu tersebut anti rayap dan tekstur kayu yang cenderung lunak sehingga mudah dibentuk. Namun tekstur kayu yang lunak tersebut juga membawa kelemahan tersendiri bagi furnitur ini. Jika dikirim jarak jauh, perlu dikemas menggunakan paket kayu agar tidak mudah terkena benturan meski sebenarnya Uwitan juga memberikan garansi tukar baru bagi barang yang rusak selama proses pengiriman. “Selain harganya yang lebih terjangkau, Pinus memiliki keunggulan motif kayunya yang unik dan sejalan dengan konsep desain minimalis yang kami usung. Karena saat ini selera pasar lebih menyukai produk dengan finishing natural, sehingga lebih maksimal dengan kayu Pinus ini,” ujar Aji.

    Aji juga menambahkan bahwa untuk proses produksi dari Uwitan sendiri masih bekerja sama dengan beberapa pabrik pengrajin furnitur yang tersebar di beberapa kota, diantaranya Cirebon, Pemalang, Tegal, dan Surabaya. Uwitan sendiri lebih banyak mengerjakan desain dan prototipe produk untuk diproduksi di pabrik. Namun beberapa proses finishing produk ada yang dikerjakan di gudang yang berada tidak begitu jauh dari showroom Uwitan. Biasanya untuk mengejar kapasitas produksi ketika permintaan yang masuk sedang tinggi. ”Memang untuk produksinya kami masih bekerja sama dengan beberapa pabrik di luar kota. Kebanyakan dulunya merupakan pabrik penyedia furnitur untuk diekspor. Namun dengan berkembangnya Uwitan, saat ini pabrik-pabrik tersebut fokus mengerjakan pesanan-pesanan kami saja,” tambahnya.

    Sejak kelahirannya, Uwitan pun memposisikan sebagai produsen furnitur minimalis dengan corak warna simpel, multifungsi, tampilan serat kayu artistik, dan instagramable. Tak heran Uwitan banyak digemari segmen anak muda yang punya spirit minimalis. Ada banyak produk furniture yang beredar, tetapi pasar selalu mempunyai selera tersendiri. Misalnya saja peningkatan request untuk produk custom furniture termasuk material pembuatan dari rotan. Produk rotan Uwitan mulai diminati sejak akhir 2018 dan selalu terjual habis hingga sekarang. Uwitan setiap bulannya selalu mengusahakan minimal satu produk baru untuk dimunculkan. Inspirasi desain produk bisa berasal dari mana saja seperti Pinterest, permintaan custom pelanggan, atau inspirasi dari lingkungan sekitar. Sekitar 40% produk Uwitan merupakan desain Aji yang kemudian dikembangkan lagi oleh bagian produksi. Bahkan Aji juga tidak memasang logo Uwitan pada paket pembelian atau produknya, hanya pada label pengirimannya. “Saya ingin agar orang langsung tahu itu produk Uwitan dengan gaya minimalisnya, bahkan waktu menerima produk tanpa atribut atau label tambahan,” ujar Aji.

    Dari sisi harga yang ditawarkan untuk produk-produk Uwitan terbilang cukup terjangkau, sesuai dengan kualitas serta nilai estetikanya. Untuk produk-produk home decor berukuran kecil seperti pernak-pernik ditawarkan mulai dari harga 18 hingga 100 ribuan rupiah. Kemudian produk berukuran besar seperti meja minimalis seharga 2 jutaan, lalu sofa ditawarkan mulai dari harga 5 jutaan. Pasar konsumen yang diserap Uwitan sendiri sebagian besar berasal dari daerah Jabodetabek karena strategi pemasaran online yang dilakukan berjalan dengan baik. “Kalau pemasaran produk kami memang 80% dari online terutama instagram dan website. Kami juga secara berkala juga menggunakan jasa endorsment ­artis-artis nasional untuk memperluas pemasaran. Kemudian faktor customer relationship juga salah satu hal yang harus diperhatikan. Pelanggan kan membeli produk dengan harga 500 ribu ke atas. Otomatis mereka merasa perlu mendapatkan informasi lengkap dan jelas tentang barang yang dibeli. Kalau cuman dilayani dengan chatbot, mereka akan merasa sangat tidak puas karena interaksi yang kurang humanis. Percakapan langsung sangat diperlukan dan WhatsApp menjadi media yang cocok,” pungkas Aji. Farhan-red

    UWITAN
    Jalan Monjali 134, Yogyakarta
    Telp : 0274 5304378
    Whatsapp : 0812 2757 7966
    Instagram : uwitan
    Line : uwitan1
    Email : uwitanid@gmail.com
    www.uwitan.com

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain