Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Gaya Modern Di Lereng Alam Rancangan Anendagustiar Putra

    Anendagustiar Putra bersama istri da kedua anaknya
    Sofa set bergaya modern pada ruang tamu dan Gazebo depan dengan aksen ukiran
    Area ruang tengah sebagai ruang keluarga
    Kamar tidur utama bernuansa minimalis modern
    Area balkon lantai dua dengan view persawahan

    Faktor kenyamanan selalu menjadi prioritas utama dan tentu saja hal terpenting bagi setiap orang di segala segi kehidupan. Semua orang ingin agar dirinya dan keluarganya bisa merasa nyaman, baik di rumah, kantor, ataupun sedang dalam perjalanan. Sudah bukan rahasia lagi jika kenyamanan selalu menjadi parameter utama dalam menentukan atau memilih suatu hal. Seperti kita ketahui, rumah merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan setiap manusia, bukan hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga sebagai tempat dimana sebuah keluarga bisa berinteraksi, tumbuh, dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu faktor kenyamanan dari sebuah rumah pasti akan selalu menjadi perhatian guna mendapatkan ketenangan batin sang penghuni rumah.

    Perkembangan desain-desain rumah tinggal saat ini mau tidak mau harus diakui seperti mengacu pada desain yang minimalis dan modern. Hal tersebut rupanya yang mendasari seorang Anendagustiar Putra dalam membangun rumah bagi keluarga tercinta yang berlokasi di Dusun Temon, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta. Konsep rumah dua lantai plus rooftop yang berdiri di atas lahan seluas 125 m² tersebut sengaja mengusung desain bergaya simple modern yang kental dengan memaksimalkan pencahayaan dan juga sirkulasi udara yang alami. Lokasi rumah yang masih dikelilingi area persawahan membuat hawanya masih terasa sejuk. Aliran air pada sungai-sungai kecil di depan rumah menghadirkan nuansa alam yang menentramkan. “Secara fasad memang sengaja dibuat lebih simpel dengan tidak banyak ornamen-ornamen di dalamnya. Hanya ada sedikit sentuhan motif batu alam pada dinding depan dan aplikasi pintu gerbang beraksen motif kayu sebagai pemanis,” papar Putra panggilan akrabnya.

    Sisi teras depan difungsikan sebagai carport yang tampak minimalis dengan minimnya penggunaan aksen dekorasi. Pada sudut teras depan terdapat sebuah gazebo kayu yang memberikan nuansa klasik pada rumah tersebut. Tepat di samping bangunan kayu sebagai tempat bersantai di depan rumah tersebut terdapat sebuah kolam ikan berukuran kecil, menghadirkan nuansa alam dengan suara gemericik air yang dihasilkan.

    Suasana interior minimalis modern sudah terasa sejak di ruang tamu rumah yang telah ditempati selama kurang lebih 5 tahun tersebut. Pemilihan furnitur bergaya simpel modern dengan material kayu berwarna kecoklatan tampak serasi dengan dinding bernuansa putih lembut. Pada dinding ditambahkan beberapa hiasan diorama dan foto keluarga yang diletakkan dalam bingkai kaca, mempercantik dekorasi interiornya. Meskipun ruang tamu terbilang tidak terlalu luas, namun Putra mencoba membuatnya tampak lapang dengan meminimalisasi adanya sekat ruangan. Area ruang tamu dan ruang bersantai keluarga nampak tidak ada batasan, mencerminkan karakter terbuka dari pemilik rumah. Ruang keluarga masih mempertahankan konsep minimalis dengan penggunaan sofa set berwarna senada dengan furnitur ruang tamu. Sebuah televisi layar datar terpajang manis di atas sebuah cabinets kayu berkelir coklat. Sepasang perangkat audio terpasang pada sebuah wall blocking kayu dengan sentuhan warna coklat dan beberapa cermin yang diletakkan tepat di belakang televisi, menjadi pelengkap entertainment di area ruang keluarga. Pada sisi kanan kiri televisi terdapat sepasang accent cabinets kayu berwarna senada dimana di dalamnya tertata rapi koleksi miniatur mobil dari pria asli Muntilan tersebut. Beberapa foto keluarga nampak menjadi penghias dinding ruang keluarga.

    Pada sudut ruangan lantai bawah, terdapat sebuah area kitchen berkonsep minimalis modern dengan sentuhan unsur kayu pada kitchen set. Perabotan dapur modern yang tertata rapi pada area dapur menjadi pelengkap fasilitas di dalamnya. Pada area lantai bawah tersebut juga terdapat sebuah kamar tidur tamu yang digunakan apabila ada saudara atau kerabat yang menginap. Kamar tidur tamu didesain berkonsep minimalis dengan king size bed dan sebuah almari pakaian bernuansa senada. “Sebenarnya lantai bawah ini tidak banyak digunakan untuk aktifitas keluarga. Kalau sedang di rumah lebih banyak menghabiskan waktu di lantai atas. Ketika ada saudara atau kerabat yang datang baru berkumpulnya di sini (area lantai bawah –red),” ujar pria yang telah dikarunia 2 orang anak tersebut.

    Menapaki anak tangga dengan railing minimalis berwarna putih dan pijakan bermotif kayu, akan langsung menuju area ruangan lantai atas yang bersifat lebih private. Pada ruang tengah lantai atas yang berbentuk memanjang tersebut lebih banyak digunakan sebagai ruang aktifitas keluarga tersebut. Terdapat sebuah sofa memanjang pada sisi ruangan bernuansa putih dengan sentuhan unsur kayu pada beberapa furnitur dan dekorasinya. Di depan sofa terdapat sebuah televisi dengan sebuah kabinet kayu minimalis yang juga difungsikan sebagai storage.

    Melangkah menuju kamar tidur utama yang terletak di lantai atas bangunan rumah yang baru selesai direnovasi 3 bulan yang lalu tersebut, nuansa elegan begitu mendominasi ruang kamar tidur utama, dengan dominasi warna-warna netral seperti coklat, krem, dan juga putih. Ranjang tidur king size bernuansa minimalis modern berbahan kayu dengan warna natural kayu, berpadu dengan bed cover berwarna biru yang nampak begitu nyaman sebagai tempat beristirahat. Latar dinding tempat tidur menggunakan mirror wall sehingga menghasilkan kesan ruangan yang lapang. Furnitur pelengkap ruang kamar seperti almari pakaian, cabinets table, dan rak kayu memiliki desain minimalis yang semakin mempertegas dekorasi interior yang diaplikasikan. Pada sudut kamar tidur terdapat sebuah meja kerja minimalis lengkap dengan perangkat pendukungnya. Lebih spesial, meja kerja tersebut mempunyai view langsung menuju area persawahan hijau. “Kalau sedang ada waktu di rumah biasanya saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak istri. Alhamdulillah juga belum lama kemarin diberi rejeki anak kedua kami. Ruangan kerja juga saya lebih memilih di area kamar supaya tetap dekat dengan anak-anak,” imbuh Putra.

    Terdapat sebuah balkon kecil pada lantai atas tersebut yang memiliki pemandangan berupa hamparan persawahan hijau yang memberikan nuansa asri nan sejuk. Sebuah sofa gantung rotan berwarna putih menjadi fasilitas untuk bersantai di area balkon. Sebuah area yang menjadi favorit di rumah ini yaitu rooftop yang memiliki view mempesona, yaitu gagahnya gunung Merapi dan Merbabu yang seolah-olah berada tepat di depan mata terutama ketika cuaca cerah. Dibutuhkan sedikit pengorbanan untuk mencapai rooftop tersebut, yaitu dengan menapaki sebuah tangga putar yang berada tersembunyi di salah satu sudut ruangan lantai atas. Pada area rooftop ini terdapat sebuah bangunan gazebo kayu yang dapat digunakan sebagai tempat untuk mengobrol dan menikmati pemandangan alam dengan hembusan udara nan sejuk. Gazebo tersebut langsung menghadap ke arah Utara dimana nampak kedua gunung tersebut tanpa ada halangan berupa bangunan-bangunan rumah. ”Kalau area ini biasanya saya sering menghabiskan waktu untuk ngobrol bersama saudara dan kerabat dekat. Namun karena tempatnya yang cukup beresiko, jadi untuk anak-anak terpaksa tidak saya perbolehkan ke rooftop. Biasanya kan anak-anak sukanya lari-larian, jadi agak berbahaya untuk berada di sini,” pungkas Putra mengakhiri perbincangan. Farhan-red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain