Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Gaya Modern Tropis Hunian Sesungguhnya Budi Setjahusada

    Ir. Budi Setjahusada bersama istri, Christine Lanny Singgih
    Fasad rumah gaya modern tropis
    Kehangatan ruang utama dengan fasilitas hiburan  & Sudut area makan dengan view
    Kenyamanan ruang kerja pada lantai atas dengan balkon dan view danau
    Taman doa yang berada disisi samping dengan konsep semi outdoor & Area bersantai

    Rumah merupakan tempat layaknya surga bagi penghuninya. Di dalam rumah, seseorang dapat melakukan berbagai aktifitas demi menghilangkan kepenatan karena berbagai hal setelah seharian bergelut dengan dunia kerja yang tentu saja menyita waktu, tenaga, maupun pikiran. Hal tersebut tentu saja dapat diwujudkan apabila suasana rumah mampu menghadirkan suasana yang nyaman dan tentram. Membawa suasana alam ke dalam area rumah dapat menjadi solusi demi memberikan nuansa yang nyaman, hal tersebut tentu yang selalu diupayakan setiap orang sejak lama. Suasana alam diyakini memiliki daya tarik tersendiri. Selain itu, suasana natural diklaim mampu memberikan rasa tenang, damai, dan kesejukan di dalam area rumah.

    Rupanya hal tersebut juga menjadi impian dari Ir. Budi Setjahusada untuk menghadirkan nuansa alam di area rumahnya yang berlokasi di kawasan perumahan Grha Candi Golf Semarang. Pada tahun 2007, Budi memutuskan untuk memiliki hunian di kawasan perumahan seluas 360 Ha tersebut. Dengan bantuan architecture designer dari pihak developer, pria 77 tahun tersebut mulai mewujudkan rumah impiannya di atas lahan seluas kurang lebih 700 m². Beruntung bagi Budi karena Ia mendapatkan lahan di kawasan Grha Candi Golf yang sesuai dengan konsep rumah kebun yang diinginkannya, yaitu tepat di tepi danau buatan yang sengaja dibangun developer sebagai fasilitas perumahan tersebut. “Dulunya memilih untuk tinggal di kawasan perumahan ini (Grha Candi Golf –red) karena melihat perkembangan dan nilai investasinya yang baik. Hati saya semakin mantap saat ditawari lokasi oleh pihak pengembang yang letaknya tepat di tepi danau buatan ini, karena dari awal saya ingin membangun rumah dengan nuansa alami,” cerita pria dengan hobi bermusik tersebut.

    Konsep rumah kebun sudah begitu nampak sejak dari bangunan rumah dua lantai seluas 320 m² tersebut. Berbagai tanaman hijau menghiasi sudut-sudut area halaman depan rumah, ditambah sebuah pohon Ketapang berukuran cukup besar menghadirkan nuansa alami yang menyejukkan. Desain arsitektur rumah bergaya tropis modern terlihat begitu serasi dengan konsep awal yang diusung oleh owner. Dinding depan mengaplikasikan unsur batuan alam bermotif khas yang didominasi warna cream, yang semakin memperkuat sisi natural di dalamnya. “Sebenarnya untuk arsitektur bangunannya sendiri tidak ada desain khusus. Pokoknya saya hanya minta desain rumah yang nyaman untuk ditinggali dan memiliki penghawaan serta pencahayaan yang baik, hingga akhirnya terwujudlah dalam bentuk bangunan rumah seperti ini dan saya sangat menyukainya,” ungkap Budi.

    Melangkah menuju area dalam rumah, kita akan melewati sebuah entrance room sebelum memasuki ruang utama. Begitu memasuki area ruang utama, kesan luas dan lega akan langsung terasa dengan desain interior yang meminimalkan adanya sekat ruang. Kesan terbuka semakin terasa maksimal dengan konsep mezzanine yang diaplikasikan untuk lantai atas rumah tersebut, sehingga sisi atap ruangan semakin tinggi dan membuat sirkulasi udara menjadi sejuk walaupun tanpa bantuan air conditioner. Pada sisi dinding yang menghadap ke area garasi mengaplikasikan dinding kaca sehingga pencahayaan alami saat siang hari dapat maksimal, karena desain area yang menjadi satu dengan gym (garasi –red) tersebut dibuat semi outdoor. ”Memang untuk sisi interior, saya ingin rumah ini terasa luas dan lega dengan banyak ruang terbukanya. Beberapa dinding menggunakan aplikasi kaca agar cahaya dapat masuk ke dalam ruangan. Ya pokoknya interiornya dibuat senyaman mungkin untuk bersantai,” tambah pria asli Solo itu.

    Pada sudut ruang utama terdapat sebuah pintu menuju area gym yang menjadi satu dengan garasi mobil. Yang menarik dari desain area ini adalah dari konsep semi outdoor yang diaplikasikan. Berada di dalam area dalam rumah namun pada tengah area terdapat sebuah taman berukuran kecil tanpa atap, lengkap dengan sebuah pohon perindang yang tumbuh menjulang tinggi. Desain ruang seperti ini akan memberikan sirkulasi udara yang lebih fresh pada saat menghabiskan waktu untuk berolah raga di gym. Beberapa peralatan gym nampak pada salah satu sudut ruangan, bersanding dengan table set rotan bernuansa putih yang serasi dengan warna dinding yang senada.

    Beranjak kembali menuju ruang utama, terdapat sebuah sudut bermusik dengan fasilitas berupa electric piano dan satu set sound system yang sering digunakan pria yang pernah bekerja di bidang Construction Management itu bersama rekannya pada saat waktu senggang. Tepat di sebelahnya terdapat sebuah cabinets kayu bernuansa coklat tempat menaruh pernak-pernik souvenir dan beberapa foto keluarga. Tepat pada tengan ruang utama, tertata rapi sebuah sofa set bergaya modern sebagai area bersantai dan menonton televisi bersama keluarga tercinta. Television and entertainment cabinets bernuansa coklat terletak tepat di depan sofa set sebagai sarana hiburan dengan beberapa dekorasi pemanis berupa foto-foto keluarga. “Sisi entertainment di rumah ini memang sengaja saya perhatikan. Dapat dilihat dari perangkat sound system yang tersebar di berbagai sudut ruang rumah ini, karena memang saya sangat suka dengan musik,” ujar suami dari Christine Lanny Singgih sembari instalasi perangkat audio yang ada di rumahnya.

    Pada sisi lain ruang utama terdapat sebuah area yang difungsikan sebagai ruang makan dan dapur. Sebuah dinning set bergaya minimalis modern dengan sentuhan material kulit pada kursinya menjadi area berkumpul keluarga sembari menikmati hidangan yang tersaji. Area dapur bersih dan wastafel berada di dua sisi berseberangan yang mengapit ruang makan tersebut dengan desain yang modern namun tetap mempertahankan sentuhan unsur kayu. Menariknya, area ruang makan tersebut mempunyai view langsung menuju halaman belakang yang berbatasan dengan danau, sehingga momen makan bersama menjadi saat yang menyenangkan.

    Menuju ruangan lantai atas dari rumah ini dihubungkan dengan sebuah tangga minimalis berbahan stainless steel yang menonjolkan kesan modern dari lantai mezzanine yang diaplikasikan. Untuk area lantai atas sendiri khusus difungsikan sebagai area tempat kerja pria yang telah memiliki 4 orang cucu dari 2 orang anaknya itu. Satu set komputer dan berkas-berkas nampak tertata rapi pada area ini. Lantai kayu memberikan sentuhan natural di area dengan konstruksi utama menggunakan material baja tersebut. Ruang kerja yang terletak di lantai atas memiliki akses langsung menuju balkon dengan view danau yang menawan. Budi menceritakan tentang alasannya menonjolkan material baja pada desain lantai mezzanine-nya itu. “Ada alasan mengapa saya menampilkan unsur baja pada area ruang kerja di lantai atas ini. Itu karena basic pendidikan saya adalah teknik sipil yang identik dengan konstruksi. Jadi sengaja untuk tangga dan railing ditonjolkan tampilan konstruksi bajanya, agar terlihat identitas anak sipilnya,” lanjut Budi.

    Sebuah area yang menjadi favorit pemilik rumah yaitu pada area halaman belakang yang berbatasan langsung dengan tepi danau. Konsep kebun dengan beberapa tanaman hias dan pepohonan buah yang rindang menjadikan area ini begitu sejuk dan asri. Satu set meja dan kursi santai berbahan rotan sintetis bergaya minimalis ditempatkan tepat di area bawah pohon mangga yang rindang sebagai tempat bersantai maupun menerima tamu sembari menikmati pemandangan kawasan danau. Suara gemericik air yang dihasilkan dari bendungan danau semakin membuat siapa saja betah berlama-lama duduk bersantai di sini. “Ya di sinilah area favorit saya dan istri, bahkan jika ada rekan dan saudara yang datang, mereka lebih memilih duduk di sini dibandingkan di dalam rumah. Bisa dibilang rumah dengan lokasi dan view seperti ini sangat jarang ada, maka dari itu kalau rumah ini ditawar orang untuk dibeli seharga 15 milyar pun tidak akan saya jual,” gurau Budi mengakhiri perbincangan. Farhan – red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain