Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Goresan Seni Warisan Jawa dalam Rupa Bedhots Homestay

    Bedhots Homestay
    Keramahan Bedhot bersama tamu mancanegara
    Pendopo sebagai area lobby
    Interior kamar tipe Family dengan konsep rumah Jawa
    Interior kamar tipe Standard

    Malioboro, Kraton, Taman Sari, deretan obyek wisata ini biasanya selalu jadi jujukan wisatawan yang datang ke Jogjakarta. Jangan lupa, daerah kabupatennya juga tidak kalah menawan. Sebut saja Gunung Kidul yang mempesona dengan pantainya, Kulon Progo yang sedang naik daun dengan wisata alamnya. Atau boleh sejenak menjauh dari kepadatan kota dan bermain di daerah Bantul. Tak perlu khawatir dalam mencari tempat untuk singgah dan beristirahat karena penginapan di sana juga telah tersedia dengan pilihan yang cukup beragam. Apakah anda satu dari sekian banyak orang yang lebih memilih untuk menginap di sebuah tempat yang jauh dari kebisingan? Menginap di sebuah tempat yang tenang dan nyaman dengan suasana pedesaan yang indah dan asri? Jika memang hal tersebut yang menjadi pilihan, maka akan sangat tepat apabila Anda menjatuhkan pilihan ke Bedhots Homestay.

    Bedhot Homestay adalah sebuah penginapan di tengah kawasan pedesaan yang memberikan pengalaman menginap dengan ketenangan dan kenyamanannya. Bedhot Homestay sendiri terletak di Jalan KH. Ali Maksum, Panggungharjo, Pelem Sewu, Sewon, Bantul. Bedhot Homestay menawarkan tempat singgah yang nyaman dan asri. Ketika tamu masuk ke area penginapan ini, mereka akan mendapati suasana desa Jawa yang sangat khas. Dekorasi interior beberapa pendopo dengan susunan lukisan dan furniture bergaya klasik semakin menambah keindahan yang dimiliki oleh Bedhot Homestay. Penginapan tersebut berada cukup dekat dengan berbagai destinasi wisata yang ada di Bantul. Beberapa destinasi wisata yang berdekatan dengan Bedhot Homestay antara lain ada Kasongan, Gabusan, dan tentunya pantai paling melegenda se-Yogyakarta, yakni Parangtritis.

    Berdiri sejak awal tahun 2017, homestay ini mengusung konsep penginapan Jawa dengan paduan sentuhan alam di dalamnya. Berada di daerah yang masih cukup asri dengan hamparan persawahan di sekeliling penginapan menambah suasana sejuk. Udara yang masih segar dan lingkungan pedesaan yang khas menjadikan tamu semakin betah untuk menikmati waktu menginap di Bedhot Homestay. Owner Bedhot Homestay, Sutadi Sanjaya mengungkapkan bahwa tujuan awal didirikannya penginapan tersebut merupakan cita-cita sejak lama. “Dulu sempat mengurus bisnis serupa milik keluarga, tapi lama-lama jadi ingin mempunyai bisnis homestay sendiri. Untuk konsep bangunan di sini mengarah pada tema back to natural Jawa. Sebagian besar material yang digunakan juga dari Jogja dan saya sendiri yang memilihnya. Karena memang saya asli Jogja dan menyukai hal yang berbau tradisional Jawa, jadi saya ingin memperkenalkan warisan Jawa tersebut kepada masyarakat luas melalui tata arsitektur bangunan Bedhot Homestay,” ujarnya.

    Banyak muncul pertanyaan mengenai nama homestay tersebut. Bedhot sendiri merupakan sapaan akrab dari Sutadi Sanjaya. “Jadi memang Bedhot itu adalah nama panggilan saya yang sampai sekarang masih melekat. Dulu awalnya merupakan nama panggilan dari nenek saya, katanya dari kecil saya itu sudah hobi melukis, makanya dipanggil Bedhot. Lha ternyata nama itu malah keterusan sampai sekarang,” cerita pria yang juga berprofesi sebagai seniman lukis tersebut.

    Rumah tinggal sang pemilik menjadi satu komplek dengan penginapan sebagai bentuk pelayanan juga penyambutan para tamu secara kekeluargaan dan terbuka. “Kebetulan tempat tinggal saya juga di sini, bahkan tak jarang juga saya menyambut tamu layaknya saudara sendiri saat mereka datang. Karena menurut saya, dalam sebuah homestay harus ada interaksi antara tamu dan pemilik, karena dengan begitu tamu akan merasa lebih puas apabila sang pemilik sendirilah yang menjamu kedatangan mereka, sehingga suasana kekeluargaan yang hangat akan tercipta,” tambah Bedhot.

    Bedhot Homestay yang berdiri di atas lahan seluas ±1600 m² ini menyediakan 8 kamar yang masing-masing diberi nama tokoh-tokoh pewayangan Jawa, yaitu sebuah kamar tipe family room, 5 unit kamar tipe deluxe room, dan 2 unit kamar dengan tipe standard room. Tipe kamar yang disediakan menyesuaikan dengan kebutuhan tamu yang akan menginap dengan rate mulai dari Rp 250.000 untuk tipe kamar standard, Rp 350.000 untuk tipe kamar deluxe, dan Rp 700.000 untuk tipe kamar family room, sudah termasuk breakfast. Fasilitas kamar yang diberikan juga cukup lengkap diantaranya televisi dengan saluran berbayar, air conditioner, shower, dan wifi. Sedangkan untuk fasilitas di luar kamar berupa room service, lounge area, serta free wifi di seluruh area penginapan.

    Begitu memasuki area penginapan yang memakan waktu hingga 3 tahun untuk proses pembangunannya tersebut, sentuhan arsitektur Jawa klasik langsung terasa dengan adanya sebuah bangunan Joglo pada sisi depan yang juga berfungsi sebagai lobby area untuk para tamu yang datang. Penginapan ini berusaha menampilkan sisi tradisional Jawa kepada para tamu, sehingga atmosfer Jogja tetap terasa. Beberapa sofa set bergaya klasik nampak tertata rapi di setiap sudut area lobby depan. Tidak lupa beberapa pernak-pernik bernuansa vintage turut menambah kesan tradisional area ini, seperti lampu gantung dan beberapa patung berbentuk wayang Jawa. Tepat di samping lobby area terdapat area bar yang juga bersebelahan dengan receiptionist area.

    Terletak di sisi Selatan area lobby, terdapat sebuah bangunan limasan kayu namun dengan ukuran sedikit lebih kecil yang digunakan sebagai lounge area. Tempat ini dapat digunakan tamu untuk bersantai menikmati suasana sembari membaca buku, karena memang di sini sengaja disediakan berbagai macam buku bacaan. Beberapa gebyok kayu klasik lengkap dengan ukiran-ukiran nampak di sisi area ini, semakin menambah nuansa Jawa yang diusung. Dua buah hammock tradisional dengan material kain lurik dapat digunakan tamu untuk bermalas-malasan dan menghabiskan waktu di sini.

    Dua buah kamar tipe standard yang diberi nama Shinta dan Srikandi terletak di area homestay paling depan, tidak jauh dari lobby dan lounge area. Nuansa klasik khas Jawa sudah nampak sejak di teras depan kamar. Sebuah pintu dan jendela kayu kuno, berpadu dengan nuansa batu bata ekspos pada dinding kamar membuat kesan Jawa terasa semakin kental. Begitu juga saat memasuki ruang kamar tidur dimana dekorasi ruangan yang digunakan mempunyai nuansa Jawa yang khas, seperti ranjang tidur kayu kuno king size dan juga bed cover dengan motif batik serta lantai kamar yang mengaplikasikan tegel bermotif klasik. Beberapa pernak-pernik pelengkap seperti cermin kuno serta furnitur yang digunakan senada dengan konsep yang diusung. Sedangkan area bathroom mempunyai fasilitas modern dengan sentuhan batuan alam pada dinding dan juga wastafelnya.

    Kamar berikutnya yaitu tipe deluxe sebanyak 5 kamar yang diberi nama Puntadewa, Janoko, Lesmana, Kresna, dan Arjuna. Dekorasi kamar yang disuguhkan kurang lebih mempunyai nuansa yang serupa dengan kamar sebelumnya. Yang membedakan kamar tipe deluxe dengan tipe standard hanya pada luasan kamarnya, dimana kamar tipe deluxe mempunyai luas yang lebih besar daripada kamar tipe standard. Begitu juga pada kamar tipe family yang mempunyai luasan kamar paling besar dibanding kedua tipe kamar yang lain. Kamar tipe family tersebut berkapasitas standar 4 orang dan kapasitas maksimal 6 orang dengan extra bed. Tipe kamar yang diberi nama Semar tersebut terletak di area paling dalam penginapan dan jauh dari lalu-lalang tamu yang lain, sehingga area kamar tersebut memiliki suasana yang paling tenang. Ditambah dengan area lounge dalam yang dapat digunakan untuk bersantai, mengobrol, maupun menerima tamu yang datang. Dengan adanya berbagai fasilitas tersebut tentu saja akan menjamin kenyamanan siapa saja yang menginap di Bedhot Homestay. “Ke depannya nanti saya sudah berencana untuk melakukan pengembangan area homestay. Nantinya ada dibangun fasilitas berupa swimming pool dan juga penambahan kamar, mungkin 2 atau 3 kamar lagi. Ya semoga fasilitas yang ada di sini nantinya akan semakin lengkap sehingga dapat semakin memuaskan tamu yang menginap,” pungkas Bedhot. Farhan-red

    Bedhots Homestay
    Jl. KH. Ali Maksum,
    Panggungharjo,
    Pelem Sewu, Sewon, Bantul
    Yogyakarta
    Telp. (0274) 386012, 08122738963

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah