Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Harapan New Normal, Properti Klaten Makin Bersinar – bagian 1

    Taman Anggrek Trunuh tipe 45-spesial hook
    Perspektif rumah tipe 60 Ambara Citra
    Perspektif rumah tipe 45 Graha Mulya Ketandan Klaten
    Rumah tipe 50 Nayara Citra

    Industri properti menjadi salah satu lokomotif untuk perkembangan ekonomi di suatu daerah, khususnya sektor ekonomi riil. Jika properti tumbuh maka akan banyak sektor ekonomi terkait akan ikut berkembang. Hampir di berbagai daerah telah mengalami pertumbuhan properti ke arah yang lebih positif, Klaten menjadi salah satu yang cukup signifikan berkembang.

    Klaten yang terletak di antara kota Jogja dan Solo menawarkan kemudahan akses untuk menjangkau kedua kota tersebut. Terlebih ke depan semakin terdukung dengan infrastruktur moda transportasi seperti KRL Jogja – Klaten – Solo serta mulai dibangunnya trase tol Jogja – Solo yang mempunyai pintunya di wilayah Klaten.

    Bagi mereka yang asli Jogja namun bekerja di Solo, akan lebih memilih Klaten sebagai tempat tinggal atau sebaliknya. Klaten merupakan daerah penyangga bagi kedua kota tersebut. Klaten memiliki letak yang strategis. Luas wilayah kabupatennya mencapai 665,56 km2. Di sebelah Timur berbatasan dengan kabupaten Sukoharjo. Sisi Selatan berbatasan dengan kabupaten Gunungkidul (DIY). Sisi Barat berbatasan dengan kabupaten Sleman (DIY) dan di sebelah utara berbatasan dengan kabupaten Boyolali. Di liputan utama kali ini, kami berikan informasi update perkembangan beberapa lokasi perumahan di Klaten.

    Taman Anggrek Trunuh Klaten menunjukkan progress pembangunan kawasan hunian yang sangat signifikan. Memasuki semester kedua tahun 2020 ini sudah memasuki tahap penyelesaian unit-unit rumah yang sudah laku. “Saat ini kami sudah berhasil menjual 28 unit rumah dari total keseluruhan 52 unit. Sudah banyak unit yang diserahterimakan dan mulai ditinggali karena kawasan kami siap untuk segera dihuni, sampai saat ini total sudah terbangun 22 unit rumah. Untuk fasilitas umum di awal proyek sudah kami bangun terlebih dahulu, seperti maingate kawasan, pos keamanan, tembok keliling, area boulevard dan taman lingkungan serta jalan utama sebagi mainroad sudah selesai dibangun. Sekarang sudah di lengkapi satpam yang bertugas 24 jam yang akan dilengkapi dengan dukungan CCTV untuk makin memberi rasa aman dan nyaman bagi seluruh penghuni,” ungkap Joko Martono, Marketing Staff PT. Indah Pratama Grida yang ditemui di lokasi perumahan.

    Taman Anggrek Trunuh secara geografis terletak di pintu masuk kota Klaten yang berada 100 meter yang terhubung dengan akses Jalan Provinsi Klaten – Jogjakarta. Secara lokasi, sangatlah strategis, karena berada tak jauh, yakni 5 menit dari pusat kota Klaten yang sudah terdukung infrastruktur sarana-sarana pendukung kehidupan, seperti fasilitas kesehatan yang dekat dengan rumah sakit Dr. Soeradji Tirtonegoro serta 10 menit menuju pusat Kota Klaten.

    Taman Anggrek Trunuh yang berada di atas lahan 9800 m2 ini, mendapat respon yang sangat positif dari pasar. “Walaupun saat awal pandemi covid-19 (Maret-Mei 2020-red) mengalami penurunan penjualan, namun mulai Juni 2020 sudah menunjukkan sinyal positif. Walaupun masih di masa pandemi, kami berhasil menjual 5 unit rumah, sebuah fakta yang melegakan, karena kebutuhan akan rumah tinggal memang tetap menjadi prioritas utama masyarakat. Calon konsumen sudah survey dan saving dana terlebih dahulu, dan dominan konsumen tersebut memakai cara bayar secara cash bertahap di masa pandemi ini,” terang Joko.

    Taman Anggrek Trunuh menawarkan kawasan hunian satu lantai berlokasi strategis dengan konsep arsitektur modern dinamis dengan fasad bergaya atap tropis berupa limasan. Menghadirkan unit hunian dengan luas bangunan yang mampu mengakomodir segmen middle, yakni tipe 45 serta tipe 45 special-hook garden yang punya kelebihan yaitu posisi kavling berdampingan dengan area taman lingkungan, sehingga akan memberi kesan lebih luas. Dengan pilihan variabel luasan tanah kavlingnya yang beragam, yakni mulai luas tanah 80 m²- 90 m².

    “Kami juga memberikan regulasi yakni kawasan dikonsep menjadi hunian tanpa pagar dan tidak diperkenankan meng-upgrade bangun menjadi rumah 2 lantai,” papar Joko tegas. Kerapian dan estetika kawasan menjadi faktor pendukung yang vital untuk meningkatkan kenaikan investasi properti pada sebuah kawasan. Bisa dikatakan kenaikan investasi di perumahan kami mengalami kenaikan 20 – 30 % per tahunnya. Sebagai contoh, dahulu di awal penjualan 2018, harga kami di kisaran 370 jutaan, saat 2020 ini kami bisa jual dikisaran 490 jutaan,” lanjut Joko.

    Untuk menggenjot kembali penjualan, pihak developer memberikan beberapa program promo, yakni cashback 30 juta atau opsi lain berupa bonus canopy, AC, atau kitchen set senilai 30 juta. Sekarang unit rumah di Taman Anggrek Trunuh di kisaran harga mulai 459 jutaan, harga tersebut sudah termasuk PPN, BPHTB, dan biaya Notaris. “Untuk cash keras, konsumen bisa melakukan pelunasan pembayaran dalam waktu 1 bulan, yang akan diberikan discount harga 2 %. Sedangkan untuk cash bertahap terdapat 2 pilihan, yakni cicilan selama 2 bulan dan cicilan selama 3 bulan dengan DP 30%. Untuk cicilan 2 bulan akan mendapatkan diskon 1%, sedangkan cicilan 3 bulan akan diberikan diskon 0,5%. Kemudian kami juga berikan opsi cash bertahap selama pembangunan, atau 3 kali angsuran selama progress pembangunan yang rata-rata selama 5 – 6 bulan, dan untuk KPR, Insya Allah masih bisa hanya dengan DP 10 % saja,” pungkas Joko Martono.

    Ambara Citra Prambanan Klaten menunjukkan progress yang semakin signifikan, baik di pembangunan kawasan maupun penjualannya. Mahakarya terbaru yang mulai di pasarkan akhir 2019 lalu ini persembahan developer Citra Kedaton yang sangat berpengalaman menghadirkan kawasan hunian baik di Jogja dan Klaten. Setelah sukses menghadirkan kawasan Nayara Citra Klaten, maka di awal November 2019 kembali membuka lahan perumahan, yang secara administratif masuk ke wilayah kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

    PT Citra Kedaton merupakan developer jogja pertama yang mempunyai visi pengembangan area perumahan ke arah timur yang dekat dengan pintu tol trase Jogja-Solo bagian tol trans Jawa, yang rencana berada di wilayah sisi Barat Laut kabupaten Klaten. “Ambara Citra merupakan salah satu perumahan yang kami kembangkan dan sesuai dengan visi tersebut. Berkonsep one gate system berlokasi di Utara Candi Prambanan dan dicapai dalam jangka waktu 5 menit menuju Stasiun Prambanan yang merupakan jalur proyek moda transportasi modern KRL Jogja – Solo yang ditargetkan bisa beroperasi akhir tahun 2020 ini,” ungkap Jusan Jauhari selaku Marketing Executive PT. Citra Kedaton yang akrab dipanggil Jusan ini.

    Ambara Citra berada di desa Kokosan, kecamatan Prambanan kabupaten Klaten Jawa Tengah, atau berada 1 km di sisi Utara kawasan cagar budaya komplek wisata Candi Sewu & Candi Prambanan. “Rencana tahap awal ini,akan dihadirkan 67 unit. Berada di lahan seluas 1,1 hektar, dihadirkan beberapa tipe rumah berkonsep 1 lantai, yakni tipe 45/84, tipe 50/96, dan tipe 60/112 dengan kisaran harga mulai 425 jutaan, include PPN,” papar Jusan.

    Lebih lanjut Jusan menerangkan, “Sasaran kami memang segmen middle ya, jadi range harga di Ambara Citra masih sangat kompetitif dan relatif lebih rendah dibandingkan dengan perumahan di kawasan Sleman Timur. Banyak calon konsumen yang menyatakan minat adalah mereka yang pernah membeli perumahan yang dibangun oleh PT. Citra Kedaton, atau mereka yang tidak kebagian unit di perumahan yang kami kembangkan di sekitar Bandara Internasional Adi Sutjipto, serta beberapa orang yang mobilitasnya berada di sekitar wilayah Klaten – Jogja.” Untuk harga yang ditawarkan tersebut dirasa masih sangat terjangkau untuk segmen pasar lokal.

    Skema harga kami adalah adanya kenaikan harga unit rumah setelah 5 - 6 unit terjual, pembeli awal tersebut akan mendapat harga terbaik dibanding pembeli setelahnya. Artinya tujuan investasi properti akan dirasakan sangat positif dan menguntungkan. Saat ini harga unit rumah di Ambara Citra sudah naik 3 – 5 %,”lanjutnya semangat.

    Saat ini progress pembangunan kawasan perumahan Ambara Citra secara bertahap mulai terlihat. Mulai dari maingate kawasan, pembangunan jalan lingkungan kawasan, serta pembangunan beberapa unit yang sudah laku. “Ambara Citra sampai pertengahan 2020 ini sudah terjual sekitar 15 %. Masa pandemi covid-19 memang memberikan dampak psikologis bagi calon konsumen untuk memutuskan bertransaksi. Namun Alhamdulilah, setelah momentum Lebaran Mei 2020, masih ada transaksi dan respon positif kembali berangsur normal. Kebutuhan akan tempat tinggal menjadi faktor penguat dan pilihan logis calon konsumen yang tetap mengambil unit rumah di Ambara Citra walupun masih di masa pandemi,” terangnya.

    Bagi calon konsumen yang tertarik mengambil unit rumah di Ambara Citra, diberikan opsi metode pembayaran KPR bisa mulai DP 5% dengan jangka waktu kreditnya hingga 25 tahun. “Untuk cara bayar cash bertahap, bisa diangsur tanpa bunga sampai 12 kali atau maksimal 12 bulan. Bahkan saat ini kami masih berikan promo free biaya (peningkatan) ke SHM (Sertipikat Hak Milik). Untuk kelengkapan legalitasnya, kami jamin aman dan lengkap, baik Sertipikat dan IMB-nya,” pungkasnya serius.

    Graha Mulya Ketandan Klaten menjadi kawasan hunian terbaru yang bisa menjadi opsi bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya. Lokasinya berada 400 meter dari poros jalan Utama Klaten – Solo, tepatnya di Dukuh Cantelan Desa Ketandan Klaten Utara Klaten. Menawarkan investasi karena dekat dengan Ponpes Ibnu Abbas, RS Islam Klaten dan hanya 7 menit dari Alun-Alun sebagai pusat kota Klaten.

    Dengan luasan lahan total 4200 m² dengan menghadirkan 36 unit rumah tinggal ini merupakan garapan developer PT Rajawali Putra Nusantara yang berpengalaman menghadirkan lebih dari 10 kawasan hunian di wilayah Solo Raya yakni Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan bahkan mulai merambah area Jogja.

    Kawasan Graha Mulya Ketandan akan dikonsep sebagai perumahan yang strategis, eksklusif, modern, serta mengusung hunian smart home concept. Seperti disampaikan Nayaka Shodeq Saputra, selaku Direktur Utama-nya, “Kami yakin dan optimis dengan konsep kawasan yang akan dihadirkan di Graha Mulya Ketandan ini. Kawasan akan di tata secara cantik dan estetik, selaras dengan target pasar kami yakni kaum sub urban kelas middle serta keluarga muda yang notabene tergolong generasi milenial yang modern dan dinamis. Kami secara resmi mulai melakukan launching sejak Maret 2020 lalu.”

    Dengan standar rumahnya yakni tipe 45 yang memiliki luasan tanah variabel mulai 78 sampai yang terbesar ukuran 94 m². “Kawasan kami one gate system, dengan fasilitas maingate yang eksklusif, lebar mainroad selebar 6,5 meter. Untuk unit rumahnya, kami setting mundur dari ROW jalan sejauh 5 meter dengan tiap kavling mempunyai lebar depan mulai 7 – 8 meter. Dirancang sebagai kawasan hunian tanpa pagar sehingga atmosfer kawasan akan terasa lebih lega dan nyaman. Kami juga akan hadirkan fasilitas garden area dan playground yang tergolong luas, berfungsi sebagai fungsi ruang terbuka hijau dengan posisi di blok tengah kawasan. Kami mengusung gaya arsitek modern tropis dengan konsep atap limasan, dengan tinggi plafon utama 3,75 meter yang membuat udara dalam ruangan lebih segar sehingga hemat penggunaan AC. Sesuai konsep green living dan hemat energi, sesuai tren minat pasar properti sekarang ini.”

    Harga yang ditawarkan untuk hunian Graha Mulya Ketandan yaitu mulai dari 340 jutaan. Cara bayar yang ditawarkan pihak pengembang juga variatif, mulai dari cara bayar dengan sistem cash bertahap atau cash keras atau dengan sistem KPR. “Sampai saat ini, walaupun masih di masa pandemi, Alhamdulilah kami masih diberikan rejeki dengan masih adanya transaksi pembelian unit rumah. Sampai akhir Juli 2020 ini, kami berhasil menjual 9 unit rumah, dan banyak konsumen mendominasi dengan cara bayar cash bertahap,” tambah Nayaka, sapaan akrabnya.

    “Pembangunan unit-unit terjual saat ini sedang kami kerjakan. Untuk fasilitas umumnya kami bangun secara paralel dan bertahap. Hal tersebut untuk membuktikan komitmen kami terhadap pembangunan perumahan ini. Untuk unit yang telah jadi, ditargetkan akan kami serah terimakan kepada konsumen sekitar 2 bulan lagi, dan bisa langsung ditempati sehingga kawasan Graha Mulya Ketandan terlihat lebih hidup kawasannya,” terang Nayaka semangat.

    Untuk meningkatkan penjualan khususnya di masa pandemic covid-19 ini, developer terus memberikan promo menarik. “Kami berikan program Cashback up to 20 juta, bonus free canopy, dan AC. Untuk memudahkan pembayaran, kami berikan promo bagi cara cash bertahap bisa dicicil sampai 12 X tanpa bunga, dengan DP sebesar 50%. Dan terkait hal paling mendasar dan vital yakni legalitas, perumahan Graha Mulya Ketandan ini Sertipikat nya sudah pecah per kavling dan IMB nya seluruhnya sudah kami proses di dinas terkait,” tutup Nayaka tegas.

    Nayara Citra Klaten menunjukkan progress penjualan yang cukup signifikan di tahun 2020 ini. Kawasan garapan PT Citra Kedaton, developer ternama di DIY dengan segudang pengalamannya, tercatat telah menghadirkan lebih dari 10 perumahan atau total lebih dari 500 unit hunian, yang dominan berada di sisi Timur kota Jogja. Lokasi geografis yang masih alami dan tenang akan disesuaikan dalam membentuk kondisi lingkungan yang masih asri dan belum begitu padat, sehingga udaranya masih segar akan memberikan nuansa hunian yang sangat cocok untuk istirahat bagi penghuninya.

    Lokasi perumahan seluas 7000 m² ini, yang terhubung dengan poros jalan Klaten – Karanganom, Kelurahan Tempursari Kecamatan Ngawen Klaten. Lokasi yang hanya berjarak tempuh 10 menit menuju Alun-Alun sebagai pusat kota dan dekat dengan berbagai sarana dan fasilitas pendukung kehidupan. Dan ke depan sangat dekat dengan salah satu pintu tol trase Jogja – Solo, yang sudah ditentukan titiknya oleh Pemerintah Pusat via Kementerian PUPR, berada di wilayah kecamatan Ngawen Klaten. Fakta ini akan makin memperkuat nilai tambah investasi yang sangat tinggi prospek ke depannya.

    “Nayara Citra menjadi pengalaman pertama kami membuka lahan di wilayah Klaten, kami mencoba membangun peluang dengan menghadirkan konsep hunian dalam cluster yang tertata rapi kawasannya. Sasaran kami, ialah segmen middle class masyarakat Klaten dan sekitarnya. Dikemas dalam atmosfer dan nuansa muslim ini, akan dihadirkan 52 unit rumah berkonsep 1 lantai. Akan menyajikan landscape kawasan perumahan yang mengedepankan green living, seperti perumahan terdahulu hasil garapan PT. Citra Kedaton,” terang Jusan Jauhari, sebagai Marketing Executive-nya.

    PT Citra Kedaton yakin mampu bersaing dengan perumahan yang ada di sekitarnya. Konsep hunian yang dirancang sebagai rumah pertama ini, rumah akan dikemas dengan jaminan kualitas real estate, apalagi kawasan Nayara Citra akan dihadirkan fasilitas penunjang kenyamanan dan keamanan saat tinggal di dalamnya. Dengan konsep one gate system (akses satu pintu) didukung lebar jalan utama 6,5 meter. Seluruh fasilitas pendukung saat ini sudah selesai dibangun, mulai tembok keliling kawasan, beroperasinya Pos security dijaga 24 jam dilengkapi CCTV, fasilitas tempat ibadah berupa Mushola yang sudah bisa digunakan oleh seluruh penghuni Nayara Citra.

    “Kami optimis, dengan harga yang sangat terjangkau ini, akan mampu diserap pasar properti secara maksimal dan harapannya makin diminati oleh masyarakat lokal Klaten maupun para investor properti. Sekarang harga yang ditawarkan untuk hunian Nayara Citra yaitu mulai dari 288 – 392 jutaan dan harga sudah include PPN. Diberikan standar tipe dengan 3 opsi luasannya yakni tipe 24/72, tipe 38/72, serta tipe 50/84. Rumah di Nayara Citra sendiri memiliki lebar depan 6 – 8 meter berkonsep hunian tanpa pagar yang mengusung langgam arsitektur modern minimalis,” lanjut Jusan.

    Untuk lebih meningkatkan penjualan, khususnya di masa pandemi covid-19 ini, pihak developer memberikan program promo, salah satunya yakni free biaya peningkatan SHM (Sertipikat Hak Milik). Untuk cara bayarnya, konsumen bisa memilih cara bayar dengan metode cash keras, cash bertahap, maupun KPR.

    “Di masa pandemi ini, kami terus berkreasi untuk terus memberikan stimulus bagi calon konsumen yang masih wait and see dengan kondisi pandemi. Menurut kami, inilah sebenarnya saat yang tepat memutuskan mengambil unit rumah, karena ke depannya disaat kondisi berangsur normal di pasca pandemi, percepatan kenaikan nilai sebuah rumah diyakini tumbuh signifikan yang selaras dengan teori investasi properti, “ tutup Jusan Jauhari mengakhiri perbincangan. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain