Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Harapan New Normal, Properti Klaten Makin Bersinar – bagian 2

    Perspektif kawasan hunian tipe 45, Bale Luhur @Pluneng Klaten
    Perspektif kawasan hunian tipe 45, perumahan Suvarna Raja Klaten
    Perspektif rumah tipe 30 Taman Melati Kurung Klaten

    Bale Luhur @Pluneng Klaten menghadirkan konsep kawasan hunian yang terintegrasi dengan commercial area. Lokasi yang sangat strategis menjadikan nilai investasi yang tinggi sekaligus mampu mewujudkan kenyamanan hidup penghuninya. Perumahan garapan PT Mutiara Karya Properti mulai di pasarkan pertengahan tahun 2019 lalu. Developer PT Mutiara Karya Properti sendiri mempunyai latar belakang pengalaman yang telah bertahun-tahun menggeluti usaha pengembangan perumahan dan pertokoan yang telah melakukan pembangunan beberapa lokasi ternama di dalam maupun di luar Jogja.

    Disampaikan Welly L Pradana, selaku Komisaris PT Mutiara Karya Properti, “Bahwa Bale Luhur @Pluneng menghadirkan sebuah kawasan hunian modern dan sentral bisnis terpadu dalam satu lingkup kawasan. Kami melihat potensi sekaligus peluang, bahwa bisnis properti di kota Klaten kini banyak dilirik orang, menjadi solusi untuk mendapatkan pasif income dimasa yang akan datang. Model bisnis properti yang kami hadirkan ini memiliki banyak peluang terutama di kota Klaten,” papar Welly, sapaan pecinta Ikan Koi ini.

    Dimana masih banyak area yang luas (supply) yang diikuti pertumbuhan penduduknya pun mulai terus meningkat (demand). Dari situ peluang ini dilirik para developer lokal, Jogja, maupun Solo. Didukung dengan kesuburan tanahnya dan udaranya yang cukup sejuk, kota Klaten sangat cocok untuk dijadikan tempat tinggal. Terlebih bagi mereka yang mempunyai aktifitas di sekitar Jogja atau pun di kota Solo (Surakarta). “Mengingat jarak yang tidak terlalu jauh dan berada di tengah-tengah antara Jogja – Solo sekitar 40 menit saja. Di dukung pula dengan kenyamanan lingkungan serta harga properti relatif lebih murah bila di bandingkan dengan kedua kota tersebut,” lanjutnya.

    Dengan lokasi yang super strategis, tepatnya berada persis di tepian Jalan Nila Pluneng atau tepat di depan Kecamatan Kebonarum serta hanya 300 meter dari wahana wisata air Waterboom Umbul Pluneng. Secara aksesibilitas, kawasan seluas 3000 m² ini berada di area perkembangan perkotaan, khususnya Klaten Utara. “Bale Luhur @Pluneng ini menghadirkan 16 unit ruko serta 9 unit rumah tinggal. Untuk ruko mempunyai tipe 47/54 dan untuk rumah menyediakan tipe 45/91. Saat pertengahan 2020 ini kami tawarkan mulai kisaran harga 390 jutaan,” terang Welly.

    Respon pasar cukup positif, terbukti untuk ruko-nya sudah terjual 12 unit dan untuk rumahnya sudah laku 2 unit. “Progress pembangunan infrastruktur di Bale Luhur @Pluneng fasum fasosnya sudah selesai 100%. Untuk ruko-nya sudah kami bangun semua, dan saat ini kami juga sedang menyiapkan show unit rumah untuk semakin meyakinkan calon konsumen terhadap proyek kami ini,” paparnya. Untuk fasilitas di komersial areanya (ruko) mempunyai lahan parkir yang luas, jalan lingkungan kawasan dengan ukuran lebar 6 meter. Untuk unit rumahnya mengusung konsep arsitektur modern minimalis.

    Situasi pandemi covid-19, membuat developer Mutiara Karya Properti memberikan promo sebagai stimulus bagi calon konsumen Bale Luhur @Pluneng. “Saat ini kami berikan opsi cara bayar, yakni cash bertahap dengan cicilan 12 X tanpa bunga. Bagi yang memilih cara cash keras, kami berikan special discount, dan untuk KPR kami juga sudah PKS dengan beberapa perbankan nasional maupun swasta. Dan yang paling penting dan mendasar, yakni kelengkapan legalitas Bale Luhur @Pluneng sertipikatnya sudah pecah semua (SHM) dan IMB nya pun ready,” tutup Welly L Pradana menutup perbincangan.

    Suvarna Raja Klaten menjadi pilihan kawasan hunian terbaru yang sangat potensial bagi masyarakat Klaten. Letak lokasi perumahan Suvarna Raja yang strategis karena sangat dekat dengan pusat kota menjadi kuncinya. Perumahan ini menawarkan sebanyak 32 unit rumah tinggal 1 lantai bagi pasar properti Klaten.

    “Suvarna Raja ini kami harapkan mampu diserap pasar properti Klaten. Secara resmi kami memang baru mulai dipasarkan menjelang Lebaran Idul Fitri 2020,” terang Retnantoro, selaku owner Suvarna Raja Klaten saat ditemui di Marketing Gallery di Ruko Citra Indah No.12 Jalan Kuntowijayandanu yang tak jauh dari lokasi perumahan.

    Keunggulan lokasi Suvarna Raja terletak pada kedekatan dengan berbagai pembangkit lingkungan penunjang kebutuhan hidup masyarakat. Dukungan berbagai infrastruktur seperti pendidikan, transportasi, maupun kesehatan sangat terjangkau di perumahan yang berada persis di tepi Jalan Kuntowijayandanu, Krapyak Merbung Klaten Selatan ini. Secara aksesibilitas, terhubung 300 meter dari Jalan Kartini yang merupakan Jalan Provinsi Jogja - Solo. Persis di Selatan Stasiun Klaten serta sangat dekat dengan Terminal Ir. Sukarno Klaten. Hanya 5 menit menuju Alun-Alun Klaten sebagai pusat kotanya dan fasilitas kesehatan seperti RSUP Dr. Suradji Klaten, RSD Bagas Waras, dan RSIA Aisyiyah. Dan akhir tahun 2020, akan semakin didukung infrastruktur KRL yang ditargetkan sudah beroperasi, sehingga memberi dampak positif yakni semakin memudahkan akses transportasi dari Klaten menuju Jogja maupun Solo.

    Berbagai fasilitas umum lainnya juga sangat terjangkau dari perumahan yang berdiri di atas lahan seluas 4600 m² ini. “Lokasi kami dekat dengan institusi pendidikan, seperti 3 menit menuju Stikes Muhammadiyah Klaten, tak jauh dari Kampus 3 Poltekkes Surakarta hanya 10 menit menuju kawasan wisata alam Rowo Jombor, sentra industri seni Omah Wayang, dekat Polres Klaten maupun Dodiklatpur Kodam IV Diponegoro Klaten,” lanjut Toro, sapaan akrab pria kelahiran Purworejo ini.

    Suvarna Raja didukung fasilitas dengan maingate eksklusif selebar 27 meter ini berkonsep one gate system, pos satpam yang dilengkapi CCTV 24 jam, taman terbuka hijau kawasan, serta mainroad kawasan lebar 7 meter dengan material paving block menjadi magnet kuat bagi konsumen. Kualitas dan gaya bangunan yang modern menjadikan tatanan hunian berkonsep tanpa pagar semakin mendukung kawasan cluster yang estetik, eksklusif, serta berkelas. “Saat ini seluruh infrastruktur kawasan, seperti maingate, tembok keliling kawasan, maupun mainroad dengan paving block sudah selesai kami bangun,” tambah Toro semangat.

    Suvarna Raja Klaten menawarkan tipe standar yakni tipe 45, dengan luas kavling variabel mulai 77 – 131 m². “Kami di tahap soft launching ini, menawarkan rumah tipe 45/77 diharga kisaran mulai 480 jutaan. Konsumen akan mendapatkan unit rumah dengan lebar depan 9 meter yang memiliki 2 kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, ruang makan, dapur, carport, dan masih menyisakan taman di sisi belakang bangunan,” terang Toro. Keunggulan lain terdapat pada kualitas bangunan, karena kami menggunakan spesifikasi teknis dan material unggulan. Dari struktur bangunan menggunakan beton bertulang, dinding batu bata, lantai granit, kusen jendela dan pintu menggunakan kayu jati, rangka atap baja ringan, instalasi air bersih dengan sumur bor, serta listrik 1300 Watt.

    Untuk lebih menggenjot penjualan, dberikan beberapa promo dan kemudahan cara bayar. “Kami berikan special discount harga soft launching, dan bagi konsumen yang menginginkan cara bayar cash bertahap, kami berikan kemudahan dengan cicilan 12 X tanpa bunga dengan DP 20 % saja. Dan yang paling penting, bahwa legalitas Suvarna Raja sudah komplit dan lengkap. Sertipikat sudah pecah per kavling dan IMB nya pun sudah ready,” pungkas Toro tegas.

    Taman Melati Kurung menjadi alternatif hunian garapan Kota Baru Land, yang menyasar masyarakat lokal Klaten kelas middle low atau MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) untuk bisa memiliki rumah tinggal. Berada di tepi 2 poros Jalan Klaten – Karangwuni dan jalan Ceper – Besole, tepatnya masuk di wilayah Kelurahan Kurung Kecamatan Ceper Klaten. Wilayah yang terkenal dengan sentra kuliner gethuk (Kurung) dan sentra industri cor logam (Ceper).

    Joko Martono, selaku Marketing Staff developer PT Indah Pratama Grida mengatakan, “Bahwa kami juga berkomitmen mendukung program pemerintah untuk mewujudkan program Sejuta Rumah Murah. Sebelumnya kami juga telah berhasil membuka lahan perumahan murah subsidi, yakni di wilayah Karanganyar pada rentang tahun 2002 - 2004 sudah berhasil membangun 15.000 unit rumah murah subsidi, dengan total lahan gabungan sekitar 30 hektar. Kemudian diikuti menghadirkan kawasan rumah murah subsidi di wilayah Boyolali dengan lahan 1,8 hektar untuk sekitar 160 unit rumah.”

    Taman Melati Kurung mulai di awal tahun 2020 yang rencana akan menghadirkan sekitar 218 unit rumah murah bersubsidi di atas lahan seluas 2,4 hektar. “Ini menjadi proyek perumahan subsidi pertama kami di wilayah Klaten. Tepatnya bulan Februari 2020 yang lalu, kami resmi melakukan penjualan terhadap masyarakat lokal Klaten. Besar harapan kami, Taman Melati Kurung menjadi solusi bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya yang ingin memanfaatkan program rumah murah subsidi,” lanjut Joko menjelaskan.

    Bagi masyarakat yang tertarik mengambil unit rumah subsidi di Taman Melati Kurung ini memang diperlukan syarat untuk verikasi oleh developer, perbankan, dan dinas terkait. Standar harga rumah pun sudah ditentukan oleh Pemerintah Pusat, bahwa area Pulau Jawa tahun 2020 ini, untuk rumah murah subsidi ditentukan di harga 150 juta. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan), dan yang terbaru akan ada tambahan kuota rumah subsidi ini pemerintah akan menggunakan pola Subsidi Selisih Bunga (SSB), namun, periode subsidi bunga program ini hanya sampai 10 tahun saja. Dan kami berkomitmen untuk hal tersebut, “ terang Joko.

    “Konsumen kami pun beragam, keluarga muda yang baru pertama kali memiliki rumah dengan latar belakang pekerjaan yang beragam, baik PNS maupun pegawai swasta serta wiraswasta. Bagi yang berminat, konsumen bisa menyiapkan DP 5% atau sebesar 7,5 juta saja dan angsuran hanya 900 ribuan per bulan. Kami juga sudah bekerja sama (PKS) dengan perbankan nasional yang sudah ditunjuk Pemerintah untuk penyaluran kreditnya, seperti misalnya BTN, BRI, BNI, dan Mandiri, jadi masyarakat tidak usah khawatir dan was was terhadap status legalitas perumahan kami,” imbuh Joko Martono.

    Meskipun tergolong rumah murah, namun pihaknya tetap mengedepankan kualitas bangunan sebagai syarat mutlak pembangunan rumah. "Untuk spesifikasi teknis bangunan kami pasti mengusahakan kualitas bahan bangunan tak asal-asalan. Struktur beton bertulang dengan dinding bata merah, rangka atap dan kusen kayu lokal, aliran air sumur tancap, serta aliran listrik PLN berdaya 900 W sampai 1300 Watt. Bangunan perumahan Taman Melati Kurung mempunyai tipe standar bangunan yaitu tipe 30 dengan luas kavling 60 m². Masing-masing tipe memiliki 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu sekaligus ruang keluarga dan dapur,” terang Joko.

    Respon masyarakat lokal Klaten, cukup positip dengan kehadiran Taman Melati Kurung. “Sampai pertengahan 2020 ini, kami sudah mampu menjual 60-70 unit rumah. Konsumen dominan memakai cara bayar melalui KPR, untuk yang cash hanya sekitar 10 unit saja. Bagi konsumen dengan cara bayar cash, diperbolehkan memilih unit rumah yang diposisi kavling hook, ” pungkas Joko Martono. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain