Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Hunian Kelas Menengah Jogja-Klaten-Magelang – bagian 1

    Perspektif kawasan Apartemen Dhika Universe Yogyakarta Sardjito
    Perspektif rumah tipe 70 (Camelia) Griya Taman Srago
    Perspektif maingate Taman Anggrek Trunuh Klaten
    Tipe 45-special hook Taman Anggrek Ketandan Klaten

    Fenomena Jogjakarta menjadi tujuan investasi properti bukan isapan jempol semata. Makin hari makin diminati potensi propertinya namun ketersediaan lahan semakin terbatas untuk diperuntukkan sebagai kawasan hunian. Hal ini makin membuat ketersediaan akan kawasan rumah tinggal bagi kelas middle dan middle low semakin terbatas ketersediannya. Hal ini terbukti dengan semakin tinggi harga yang ditawarkan disegmen pasar menengah, terlebih bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

    Alternatifnya, membuat kota penyangga Jogja seperti Klaten dan Magelang menjadi salah satu pilihan logisnya. Banyak pengembang tersebut mengakui bahwa mereka menerima limpahan konsumen yang awalnya berminat di Jogja Utara ataupun Timur Laut kota Jogja. Secara geografis area Utara berada di area kabupaten Magelang dan kotamadya Magelang serta sisi Timur masuk area kabupaten Klaten. Konsumen akhirnya membandingkan beberapa lokasi perumahan tersebut dari harga, tipe rumah, maupun luasan lahan yang bisa mereka peroleh.

    Kali ini dihadirkan informasi kawasan hunian yang bisa dijadikan alternatif bagi konsumen, khususnya yang menginginkan mempunyai rumah baik di wilayah Jogja, Magelang, dan Klaten. Kami berikan kawasan hunian yang menghadirkan beragam lokasi, luasan bangunan dengan range harga mulai 200 jutaan sampai dengan yang perumahan kelas middle up yang sudah mendekati harga Miliaran.

    Dhika Universe Yogyakarta Sardjito merupakan persembahan kawasan hunian modern strategis terbaru dari developer PT. Adhi Persada Properti, anak perusahaan salah satu BUMN, yakni PT. Adhi Karya Persero Tbk yang berdiri di atas lahan seluas 4934 m² ini. Setelah sukses dengan menghadirkan 899 hunian di Apartemen Taman Melati Sinduadi Yogyakarta @Sinduadi, yang hampir sold out dalam tempo 2 tahun pemasaran dan menjadikan kawasannya paling besar dan megah didaerah tersebut.

    Kawasan hunian vertikal modern ini berada di wilayah administratif kotamadya Jogjakarta, tepatnya persis di seberang fakultas Fisipol atau sisi Barat Daya kampus UGM. Terletak di tengah jantung Kota Jogja tepatnya di Jl. Prof. Dr. Sardjito, dengan hanya berjarak kurang dari 900 m ke Tugu Yogyakarta, 1.6 km menuju tempat wisata Malioboro dan selangkah untuk menuju UGM. Selain itu Dhika Universe Yogyakarta Sardjito ini juga dikelilingi beberapa kampus ternama diantaranya UNY, UKDW, UPN, STIE YKPN, USD, UAJY, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Mercu Buana dan sekolah-sekolah favorit di Jogja serta dikelilingi oleh berbagai tempat fasilitas umum terdekat seperti RS. Dr. Sardjito, RS. Panti Rapih, Stasiun Tugu Yogyakarta dan pusat perbelanjaan Jogja City Mall, Lippo Plaza, dan Ambarrukmo Plaza.

    Project ke 2 kami ini, merupakan wujud komitmen dan eksistensi kami untuk menghadirkan sebuah tempat tinggal yang tepat untuk investasi maupun bagi para pelajar untuk tinggal dan melanjutkan studinya di lokasi strategis pada jantung Kota Pelajar di Jogjakarta. Sesuai tagline “Spesialis Apartemen Kampus Terbaik”, kami telah terbukti berpengalaman menghadirkan hunian modern strategis yang berada di ring-1 kampus ternama di kota besar nasional, misalnya sangat dekat dengan kampus UI di Jakarta, kampus ITS dan Unair di Surabaya, kampus Unibraw di Malang, dan kampus Unpad di kota Bandung,” papar Damar Yanda Pawitan, selaku Project Director PT. Adhi Persada Properti.

    Apartemen ini rencana akan dibangun dengan konsep full unit apartemen yang memiliki luasan bangunan keseluruhan 33.830 m² dalam satu tower yang terdiri atas 10 lantai termasuk 2 basement untuk fasilitas parkirnya. “Kami akan hadirkan 564 unit hunian, terbagi 3 tipe ruang hunian, yakni tipe deluxe (semigross area : 35,1 m²), tipe 1 BedRoom (SGA : 49,63 m²), dan tipe 2 BedRoom (SGA : 69,1 m²) dengan beberapa pilihan view yang menawan di tiap lantainya, yakni Merapi view, City view (area Tugu Jogja), UGM view, dan River view (kawasan Code). Layout pada tiap unit itu sendiri telah didesain dengan baik dan maksimal sehingga menciptakan kesan nyata akan konsep "truly living" yang akan membuat penghuninya nyaman dan merasa bangga akan menjadi bagian dari kota Jogja yang istimewa ini,” papar Damar, sapaan akrabnya.

    Respon pasar properti Jogjakarta terhadap konsep vertical housing ini terlihat semakin positif. Semakin terbatasnya porsi lahan untuk landed house membuka kesempatan bagi para pengembang properti untuk menawarkan konsep hunian vertikal di Jogjakarta. “Pada 3 tahun terakhir ini pertumbuhan hunian vertikal baik apartemen maupun kondotel di Jogjakarta cukup menggembirakan. Respon sangat antusias dan positif, bahkan saat membuka NUP sekaligus pre launching di akhir bulan April 2018 lalu, rata-rata konsumen mengambil lebih dari 1 unit kamar, bahkan tak sedikit yang mengambil 3 kamar, bahkan ada yang mengambil sampai 20 unit kamar.

    “Saat pre launching tersebut, kami buka harga dikisaran 790 jutaan. Saat NUP April 2018 dibuka untuk di sisi Timur dan Utara yakni di lantai 5, 6, dan 7, yang didominasi sisi Merapi view. Kebanyakan investor dan konsumen berasal dari beberapa kota besar skala nasional, misalnya dari Jakarta, Surabaya, Medan, dan lainnya serta beberapa orang konsumen lokal Jogjakarta. Dominasi konsumen, yang repeat order setelah sebelumnya mengambil unit apartemen di Taman Melati Sinduadi, bahkan data kami menunjukkan hampir 50% yang melakukan pembelian kembali unitnya. Sampai akhir Agustus 2018 ini, sudah laku 20% nya atau sekitar 130-an unit kamar,” terang Damar.

    “Apartemen kami ini juga mengadopsi konsep desain mengusung elemen lokal DIY yaitu Motif Batik Kawung pada facade nya serta memberikan fasilitas - fasilitas untuk menunjang para penghuni seperti, swimming pool, jogging track, meeting hall, grand lobby, gym, shuttle car, bycycle, dan access card. Selain itu terdapat juga fasilitas yang tidak disediakan oleh apartemen lain di Kota Jogjakarta yaitu library dan student centre yang sangat baik untuk menunjang proses belajar para mahasiswa yang tinggal di apartemen ini. Setiap kamar akan dilengkapi dengan AC ,jaringan TV satelit, high speed internet access, dan lift. Kami ingin penghuni nantinya merasakan kenyamanan dan keamanan,” lanjut Damar.

    “Saat ini kami akan lakukan launching di September 2018 ini, sekaligus membuka penawaran kembali di lantai 5, 6, dan 7 untuk view sisi Selatan dan Barat (City view dan River view), dengan harga mulai kisaran 850 jutaan. Adapun untuk program promo launching tersebut, untuk pembelian 2 unit diberikan bonus furnished dengan tipe berapapun yang dipilih. Disediakan pula pilihan cara bayar melalui program soft cash sampai dengan 36 X. Disediakan pula opsi lainnya, yakni cara bayar yakni hard cash 3 X, soft cash 12 X atau 24 X, serta cara Kredit Pemilikan Properti (KPP) dengan perbankan yang sudah PKS dengan kami sebelumnya, antara lain Bank Mandiri, BTN, BNI, dan Maybank,” ungkap Damar berpromosi.

    Selain fasilitas-fasilitas tersebut Dhika Universe Yogyakarta Sardjito juga memberikan jaminan pelayanan terbaik. “Kami juga membuka diri kepada para pemilik unit di Dhika Universe Yogyakarta Sardjito apabila berminat menitipkan aset properti apartemennya ke pihak kami untuk dikelola nantinya”. Untuk operator dan building management pastinya kami percayakan kepada operator berpengalaman,” tandas Damar. Segala keunggulan yang dimilik oleh Dhika Universe Yogyakarta Sardjito tersebut didukung dengan sisi legalitas yang dijamin oleh pihak pengembang.”Untuk legalitasnya dipastikan aman dan terjamin, saat ini, kami sudah mengantongi IMB No. 0373/GK20184172/01 tanggal 9 Agustus 2018, dengan status kepemilikan lahan HGB atas nama Adhi Persada Properti, dan akan bermuara pasti akan diberikan hak status Kepemilikan adalah SHM Sarusun atau populer disebut strata title. Semua project properti kami merupakan wujud moto perusahaan kami yakni “Pasti bangun, pasti untung,” pungkas Damar Yanda Pawitan tegas.

    Griya Taman Srago Klaten merupakan salah satu perumahan dengan kawasan terbesar di Kota Klaten garapan PT. Sarana Anugrah Pratama. Perumahan yang terletak di desa Gumulan,Kecamatan Klaten Tengah tersebut saat ini tengah membuka penawaran di kelas konsumen menengah dan middle up. Tahun 2018 ini, kembali membuka cluster terbarunya, yang diberi nama cluster Paradise. Lokasi perumahan ini memiliki aksesibilitas yang baik untuk menjangkau berbagai sarana pembangkit lingkungan, seperti, 5 menit dari kota, pusat perbelanjaan Matahari Departemen Store, dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Klaten, dan Polres Klaten hanya sekitar 3 menit. “Selain itu lokasinya yang terletak di akses Jalan Yogya – Solo yaitu jalur by pass Klaten dengan jarak tempuh Ke Jogja sekitar 30 menit dan ke Solo sekitar 45 menit, “ papar Anto Pujiatmojo selaku Koordinator Marketing PT. Sarana Anugrah Pratama.

    Cluster paling baru yang berada persis di area depan mainroad kawasan dengan lebar 8 meter, yang akan menghadirkan 105 unit rumah tinggal. “Kami membuka hunian berlanggam minimalis tropis dengan berbagai tipe pilihan, yakni tipe 45/70 (Tulip) untuk pilihan rumah 1 lantai serta konsep rumah 2 lantai dengan pilihan tipe 70/88 (Camelia 1) dan tipe 70/108 (Camelia 2). “Kami mencoba memberikan 2 pilihan rumah bagi konsumen yang ingin memiliki hunian di kota Klaten. Hal tersebut dikarenakan harga jual yang ditawarkan Griya Taman Srago masih relatif masih sangat terjangkau konsumen Klaten. “Tipe 45 kami buka dikisaran harga 346 jutaan untuk rumah 1 lantai, dan 556 jutaan untuk rumah model 2 lantai tipe 70. Karena potensi pasar properti Klaten ialah orang-orang asli Klaten yang bekerja di luar kota, dan mempunyai motivasi memiliki rumah untuk bisa dipergunakan saat mereka kembali pulang ke kota ini.” papar Anto, sapaan akrabnya.

    Kawasan perumahan tersebut sudah tampak hidup dengan banyaknya rumah yang digunakan sebagai hunian. “Semua infrastruktur baik fasos maupun fasum sudah kami bangun semua untuk menunjang kebutuhan serta kenyamanan penghuni antara lain fasilitas ibadah berupa Masjid. Tidak lama lagi kami juga akan segera bangun fasilitas umum lainnya, yakni kolam renang dan taman lingkungan,” lanjut Anto menerangkan. Secara konsep arsitektur dan tata ruang, rumah di Griya Taman Srago mengkombinasikan konsep minimalis dan tropis dengan banyaknya ruang terbuka hijau di setiap hunian. Banyak dari konsumen yang langsung menggunakan sebagai tempat tinggal, ini jaminan kawasan perumahan akan semakin hidup dan berkembang.

    Selain cluster Paradise, Griya Taman Srago juga masih mempunyai beberapa kavling yang berada di cluster lainnya, yakni cluster C. “Kami juga sediakan stok unit rumah siap huni, yang berada di seberang cluster Paradise dengan luasan standar bangunan tipe 45, yang kami tawarkan di kisaran harga spesial 403 jutaan. Untuk konsumen yang ingin memiliki ruang usaha di area depan kawasan Griya Taman Srago ini, kami juga masih sediakan beberapa unit ruko 2 lantai tipe 70 dengan luas kavling tanahnya 75 m² dan ruki 1 lantai tipe 57 dengan luasan tanah 120 m² yang dibuka dikisaran harga 500 jutaan. Perlu diketahui, harga yang kami tawarkan sudah termasuk biaya sertipikat, IMB, maupun penyambungan listrik dan air bersih.

    “Saat ini, cluster Paradise sudah terjual 13 unit. Dan bagi calon konsumen yang tertarik mengambil unit di Griya Taman Srago, saat ini sedang ada program promo, untuk cara bayar cash bertahap, yakni angsuran 8 X tanpa bunga dengan uang muka sebesar 40%. Kami juga berikan garansi bangunan selama 90 hari setelah serah terima rumah,” pungkas Anto.

    Taman Anggrek Trunuh Klaten menjadi salah satu perumahan terbaru berkonsep modern di Klaten Selatan, garapan PT. Indah Pratama Grida yang mengusung brand company Kota Baru Land. “Lokasi terbaru kami ini, merupakan project ke sekian dari keseluruhan project perumahan kami yang tersebar dibeberapa kota, yakni Banjarnegara, Solo Raya, Boyolali, dan Kota Klaten ini. Kami mengusung nama “Taman Anggrek” sejak 2009 sebagai identitas brand product kami, dan Taman Anggrek Trunuh ini menjadi project ke 10 di kota Klaten,” papar Joko Martono, Marketing Staff PT. Indah Pratama Grida.

    Taman Anggrek Trunuh menawarkan kawasan hunian satu lantai berlokasi strategis dengan konsep arsitektur modern dinamis dengan fasad bergaya atap tropis berupa limasan. Taman Anggrek Trunuh yang terletak di pintu masuk kota Klaten yang berada 100 meter yang terhubung dengan akses Jalan Provinsi Klaten – Jogjakarta. Secara lokasi, sangat strategis, karena berada tak jauh, yakni 5 menit dari pusat kota Klaten sehingga sudah terdukung infrastruktur sarana-sarana pendukung kehidupan.

    “Saat ini Taman Anggrek Trunuh masih dalam masa pre launching, namun respon pasar ternyata cukup menggembirakan terhadap kehadiran kawasan seluas 9800 m² ini. Secara pengalaman, banyak konsumen kami terdahulu melakukan repeat order, dengan membeli kembali unit rumah di lokasi Taman Anggrek yang terbaru. Hal ini menunjukkan potensi investasi semua produk properti kami terbukti menguntungkan. Secara data, bisa dikatakan kenaikan investasi di perumahan kami mengalami kenaikan 20 – 30% per tahunnya. Terbukti di lokasi terbaru kami ini, walaupun masih pre launching, kami sudah berhasil menjual 7 unit hunian,” terang Joko, sapaan sehari-harinya.

    Sesuai perencanaan, kami akan hadirkan 54 unit rumah tinggal, dengan view menghadap Utara dan Selatan. Seperti halnya proyek terdahulu, yakni Taman Anggrek Ketandan dan Taman Anggrek Jebugan 4, developer masih menyasar segmen pasar middle yang terbukti memiliki potensi yang makin besar. “Kami hadirkan unit hunian dengan luas bangunan yang mampu mengakomodir segmen middle, yakni tipe 45. Dengan pilihan variabel luasan tanah kavlingnya yang beragam, yakni mulai luas tanah 80 m² sampai 90 m² serta tipe spesial yakni tipe 45 hook garden, yang mempunyai kelebihan yaitu posisi kavling berdampingan dengan area taman lingkungan, sehingga akan memberi kesan lebih luas dan lebih private. Bahkan kami juga memberikan regulasi kawasan, yakni kawasan dikonsep menjadi hunian tanpa pagar dan tidak diperkenankan meng-upgrade bangun menjadi rumah berkonsep 2 lantai,” imbuh Joko. Untuk masa pre launching ini, konsumen diberikan penawaran di kisaran harga mulai 380 jutaan. Harga yang masih tergolong terjangkau bagi konsumen kelas menengah di Klaten. Harga tersebut sudah termasuk PPN, BPHTB, dan biaya Notaris.

    Progress di Taman Anggrek Trunuh sudah memasuki tahap penyelesaian berbagai infrastruktur pendukung kawasan. “Untuk fasilitas umum yang kami tawarkan di awal sudah kami bangun terlebih dahulu, seperti maingate kawasan, tembok keliling, area boulevard dan taman lingkungan serta jalan utama sebagi mainroad sudah selesai dibangun. Hal tersebut untuk membuktikan komitmen kami terhadap kepastian pembangunan perumahan ini, serta makin memberikan keyakinan kepada calon konsumen. Ke depannya, kami akan segera lengkapi dengan keberadaan pos keamanan yang dijaga satpam 24 jam dan dilengkapi dengan dukungan CCTV untuk makin memberi rasa aman dan nyaman bagi seluruh penghuninya kelak,” ungkap Joko tegas.

    Selanjutnya developer juga memberikan alternatif kawasan hunian yang kurang lebih sama konsep kawasannya, yakni Taman Anggrek Ketandan. Lokasinya berada 200 meter dari poros jalan Utama Klaten – Solo, dengan luasan lahan total 5600 m² dengan menghadirkan 33 unit rumah tinggal dengan pilihan tipe 45 yang memiliki luasan tanah variabel serta tipe 45 special hook yang berdampingan dengan area garden. Dengan fasilitas one gate system, security 24 jam, dan jalan lingkungan selebar 7 meter akan disediakan pihak pengembang untuk kenyamanan konsumennya. Area taman yang cukup luas dengan kolam dan gazebo yang berada tepat di tengah kawasan perumahan semakin memperkuat konsep yang diusung oleh pengembang.

    Harga yang ditawarkan untuk hunian Taman Anggrek Ketandan yaitu mulai dari 306 jutaan untuk tipe 40 dengan luasan tanah 70 m², lalu 330 jutaan untuk rumah tipe 45 dengan luas tanah 79 m². Cara bayar yang ditawarkan pihak pengembang juga bervariatif, mulai dari cara bayar dengan sistem cash bertahap atau cash keras hingga metode pembayaran dengan sistem KPR. “Hampir 80 % konsumen kami di Taman Anggrek Ketandan melakukan pembayaran dengan sistem KPR,” tambahnya.

    Saat ini Taman Anggrek Ketandan sudah terjual 16 unit, dan tipe 45 special hook-nya tinggal menyisakan 1 unit saja. “Pembangunan unit-unit terjual saat ini sedang kami kerjakan. Untuk fasilitas umum yang kami tawarkan di awal pemasaran sudah kami bangun terlebih dahulu. Hal tersebut untuk membuktikan komitmen kami terhadap pembangunan perumahan ini. Untuk unit yang telah jadi, beberapa diantaranya sudah kami serah terimakan kepada konsumen dan banyak yang sudah ditempati, sehingga kawasan Taman Anggrek Ketandan terlihat hidup,” terang Joko semangat.

    Lokasi lainnya garapan Kota Baru Land yakni Taman Anggrek Jebugan 4. Sejak awal dipasarkan, produk perumahan tersebut berhasil menyita perhatian konsumen perumahan di daerah Utara kota Klaten. Dikembangkan di atas lahan seluas 1,6 Ha, Taman Anggrek Jebugan 4 akan menyajikan landscape kawasan perumahan yang menarik layaknya sebuah taman. Hal tersebut tentu juga di dukung dengan kondisi lingkungan yang masih cukup asri dan belum begitu padat, sehingga udaranya masih segar seperti halnya kondisi yang ada pada sebuah taman, selain itu juga disesuaikan dengan konsep perumahan yang ditawarkan yakni konsep taman yang hijau.

    Menyasar segmen pasar menengah ke atas, developer yakin mampu bersaing dengan perumahan yang ada di sekitarnya. Konsep hunian exclusive dengan mengunggulkan kenyamanan dan kawasan asri tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Harga yang ditawarkan untuk hunian Taman Anggrek Jebugan 4 yaitu mulai dari 480 jutaan untuk tipe 40 dengan luas tanah 88 m², lalu 537 jutaan untuk rumah tipe 45 dengan luas tanah 98 m², dan 625 jutaan untuk rumah tipe 50 dengan luas tanah 110 m², untuk tipe taman special hook-nya sudah sold out.

    Untuk pembayarannya juga beragam, baik tunai keras, tunai bertahap, maupun KPR. “Untuk cash keras, konsumen bisa melakukan pelunasan pembayaran dalam waktu 1 bulan, yang akan diberikan discount harga 2 %. Sedangkan untuk cash bertahap terdapat 2 pilihan, yakni cicilan selama 2 bulan dan cicilan selama 3 bulan dengan DP 30%. Untuk cicilan 2 bulan akan mendapatkan diskon 1%, sedangkan cicilan 3 bulan akan diberikan diskon 0,5%. Juga diberikan opsi cash bertahap selama pembangunan, atau 3 kali angsuran sesuai progress pembangunan selama 5 – 6 bulan,” pungkas Joko Martono. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain