Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Johnsto Jogja Horse and Resto Keseruan Wisata Kuliner Ala Koboi

    Johnsto Jogja Horse and Resto
    Feeding menjadi wahana favorit bagi anak-anak
    Area makan outdoor  dengan background camp Indian
    Meja makan bergaya industrial minimalis pada sudut area resto
    Aneka Menu Johnsto

    Berkuda adalah salah satu olahraga tertua di dunia. Bahkan berkuda sudah diperkenalkan sejak berabad-abad tahun yang lalu, pada masa Romawi kuno. Bagi umat muslim, berkuda ini adalah salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah selain olahraga memanah dan berenang. Dibalik keseruan olahraga tersebut, ternyata ada berbagai macam manfaat yang bisa didapatkan dari olahraga berkuda, mulai dari manfaat bugar secara fisik hingga sehat secara mental dan emosional. Berkuda menjadi olahraga populer di banyak belahan dunia, khususnya di benua Amerika, Eropa dan Asia. Maka tak heran di Indonesia pun kini mulai banyak destinasi yang membuka tempat wisata yang mengusung tema berkuda. Dimana di tempat wisata ini wisatawan dapat berwisata menjelajah kawasan berkuda dan mencoba menunggangi kuda. Salah satunya adalah Johnsto, Jogja Horse & Resto.

    Johnsto menawarkan sebuah konsep wisata berkuda dan memanah yang dikombinasikan dengan sebuah resto bernuansa Indian Apache. Di tempat ini pengunjung dapat merasakan sensasi menikmati lezatnya hidangan resto sembari menjadi seorang Koboi. Johnsto dibuat mirip dengan konsep Ranch atau ala ala Koboi yang biasa kita lihat di Film. Dengan konsep bangunan yang sebagian besar dibuat dari kayu dan juga halaman berkuda di bagian belakang, tempat ini memang layak menjadi tujuan wisata keluarga di Jogja. Sebab, selain areanya yang cukup luas, konsep berkuda juga disediakan untuk sekedar fun riding maupun riding class bagi mereka yang ingin serius menekuni olahraga tersebut. Tempat ini cukup luas yakni sekitar 4000 meter persegi secara keseluruhan. Jika ingin masuk ke area berkuda ini gratis, tetapi ada tarif khusus jika pengunjung menghendaki menunggang kuda. Untuk kuda kecil tarif yang berlaku adalah Rp. 30.000 per kuda untuk tiga kali putaran. Begitupun jika menghendaki kuda yang lebih besar, tarifnya Rp. 35.000 juga untuk tiga kali putaran. “Untuk di kawasan Jawa Tengah, bisa dibilang Johnsto merupakan pionir dalam menawarkan konsep resto dengan wisata berkuda. Di tempat ini semua segmen pengunjung dapat menikmati wahana yang ada, mulai dari anak kecil hingga dewasa. Tidak mengherankan kalau pengunjung yang datang ke Johnsto adalah family,” papar Anang Ariyanto Wibowo, Operational Manager Johnsto.

    Resto yang resmi beroperasi sejak 10 Februari 2018 tersebut mulai buka dari pukul 08.00-23.00 WIB. Johnsto juga menetapkan operasional berkuda dalam dua sesi, ialah mulai pukul 08.00-11.00 WIB serta 14.30-17.30 WIB. Hal tersebut dimaksudkan agar kuda tidak kelelahan serta memperoleh waktu istirahat yang cukup. Terdapat delapan kuda di Johnsto, jenisnya juga beragam mulai dari lokal, keturunan, serta kuda asli dari Belanda. Terdapat juga kuda jenis Seatland Ponny atau kuda poni yang sanggup digunakan pengunjung untuk berswafoto. Harga kuda ini mencapai Rp 150 juta. Khusus untuk kuda jenis ini hanya sanggup ditunggangi anak-anak yang berat badannya tidak lebih dari 15 kg lantaran ukuran tubuhnya yang kecil, hanya sebesar kambing. Tidak hanya berkuda, Johnsto juga menawarkan kursus memanah basic. Satu sesi memanah memakan waktu sekitar 10 menit dan dibandrol dengan harga Rp 10.000. Dalam sesi tersebut pengunjung dapat belajar memanah dengan didampingi oleh pelatih. Langit yang cerah, terlebih ketika pagi hari dengan miniatur padang rumput serta beberapa tenda Indian memberikan kesan bahwa foto diambil di luar negeri.

    Konsep ala Ranch pada Johnsto sudah nampak sejak area depan resto yang beralamat di Kutu Patran, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta atau berada tepat di belakang Jogja City Mall (JCM) tersebut. Area parkir kendaraan dibagian depan juga begitu luas, kurang lebih dapat menampung hingga 15 mobil. Dari area parkir, pengunjung akan melalui sebuah pintu masuk bertuliskan “JOHNSTO” dengan aksen kayu lengkap dengan roda dari kereta kuda di sisi kanan kirinya yang memberikan sentuhan Ranch. Memasuki area dalam resto yang menyediakan menu hidangan western dan oriental tersebut, kesan luas dan lapang nampak begitu terasa dengan banyaknya area terbuka. Area resto terletak di sisi kanan setelah pintu masuk, dengan fasad bangunan bernuansa industrial berpadu aksen kayu semakin memperkuat konsep yang diusung. Beberapa tanaman hias yang mengelilingi area resto seakan memberikan nuansa hijau di tengah gersangnya padang Ranch. “Untuk konsep areanya sendiri memang sengaja dibuat dengan lebih banyak ruang terbukanya. Karena pada dasarnya kami ingin menghadirkan nuansa ala kampung Indian yang biasanya berada di tengah padang tandus. Bangunannya pun juga dibuat terbuka, mengaplikasikan material besi ala industrial dipadukan dengan aksen kayu sebagai penguat konsep yang diusung,” ujar Anang.

    Pada sisi seberang area resto terdapat sebuah arena memanah bersebelahan dengan loket yang menjual tiket berbagai wahana yang disediakan oleh Johnsto. Pada arena tersebut disediakan sebuah tempat yang dapat digunakan pengunjung untuk berlatih memanah, lengkap dengan target berupa papan bergambar lingkaran bertingkat. Bagi pemula yang sebelumnya belum pernah mengenal olahraga ini, akan didampingi oleh trainer yang akan memberikan teknik-teknik dasar dalam memanah. Area tersebut dikelilingi oleh dinding tertutup yang dilapisi foam sehingga aman bagi pengunjung lain karena anak panah tidak akan keluar dari area memanah.

    Tepat di tengah area Johnsto, terdapat sebuah miniatur padang rumput yang dikelilingi pagar kayu dan beberapa spot berfoto berupa rumah-rumah tenda ala suku Indian. Area padang rumput tersebut biasa digunakan untuk melepaskan salah satu kuda berjenis Seatland Ponny bernama Mr. Fizzy yang dapat diajak berfoto oleh pengunjung. Di tempat itu juga sering digunakan untuk acara birthday party dan wedding dengan konsep outdoor. Pada sisi paling belakang, terdapat area kandang kuda dan area berkuda yang cukup luas. Di area kandang tersebut pengunjung dapat berkeliling melihat kuda-kuda koleksi Johnsto sembari memberi makan dengan potongan wortel yang telah disediakan pengelola. Wahana feeding ini juga salah satu cara edukasi pengenalan kuda kepada anak-anak. Hal tersebut juga terbukti banyak diminati oleh pengunjung, dari awalnya anak-anak takut dengan kuda kemudian dengan pengenalan dan memberi makan, perlahan mereka mulai tidak takut dengan hewan yang identik dengan tokoh Koboi tersebut.

    Sesuai namanya, Johnsto bukan sekedar wahana berkuda, melainkan juga memiliki sebuah resto yang menyajikan beragam menu, mulai dari Indonesian sampai western food. Soal harga juga tidak mengkhawatirkan kantong. Untuk satu porsi makanan dengan cita rasa yang lezat, kisaran harga belasan ribu hingga tiga puluh ribuan dirasa cukup layak. Untuk menu lokal, Nasi Goreng Seafood menjadi favorit pengunjung yang datang. Kemudian bagi penggemar menu bebakaran juga patut mencoba Iga Bakar Johnsto dengan kenikmatan yang menggugah selera. Menu western food diwakili Original Chicken Steak yang juga banyak dipesan oleh pengunjung. Untuk minuman, beberapa menu dapat pilihan pelepas dahaga bagi pengunjung. Sebut saja Jamaican Layer, Freshmint Lemon, serta Rainbow Squash yang begitu menyegarkan tenggorokan. “Kedepannya pertumbuhan wisata khususnya wisata di Yogyakarta akan semakin besar. Animo masyarakat untuk berkunjung ke Jogja juga semakin tinggi. Sebab, Jogja memiliki beragam potensi wisata mulai dari alam, budaya maupun wisata edukasi. Termasuk juga Johnsto Resto ini juga sangat berpotensi sebagai wisata edukasi. Untuk itu, kami sangat siap untuk menerima kunjungan wisatawan yang bertema edukasi. Semacam fieldtrip atau kegiatan lapangan yang mempelajari segala sesuatu tentang kuda. Mulai dari memegang kuda, menaiki kuda, memasang pelana kuda, memasang dan membersihkan sepatu kuda dan lainnya,” pungkas Anang. Farhan-red

    Johnsto
    Kutu Patran, Sinduadi, Mlati,
    Sleman, Yogyakarta
    Telp. 081263999555
    Instagram : johnstoresto
    Website : www.johnsto.co.id

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain