Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Kawasan Baru & Pengembangan Kelas Ratusan Juta, Sampai Level Miliaran-bagian 2

    Kuantan Regency Kadipiro
    Pesona Residence
    Jingga Residence
    Orizya Village Sedayu

    Kuantan Regency Kadipiro menjadi salah satu kawasan hunian middle up yang berada di dalam RingRoad, dengan menawarkan hunian 2 lantai. Perumahan ini sangat strategis dan sangat dekat akses ke pusat kota Jogja. Berada di Jalan Wates Km. 2,5 atau persis di samping kawasan kuliner legendaris, Soto Kadipiro. Kuantan Regency Kadipiro ini hanya berjarak 3 menit dari kampus UPY (PGRI), 7 menit ke Malioboro, 10 menit ke kampus UMY Terpadu, 15 menit ke kampus UGM, serta mudah untuk menuju akses fasilitas kesehatan dan pemenuhan kebutuhan hidup lainnya.

    Proyek tersebut berdiri di atas lahan kurang lebih 4200 m2, Kuantan Regency Kadipiro menawarkan dua pilihan tipe hunian, yakni tipe 95 dan tipe 98 dengan luas tanah mulai dari 96 - 144 m². Menurut Marketing Manager PT. Merapi Arsita Graha, Adoram Arthanto, saat ini Kuantan Regency Kadipiro mendapat respon pasar yang cukup baik dari konsumen. “Untuk progres penjualan sangat bagus, karena lingkungannya sudah sangat menjual. Saat ini sudah terjual ±40% dari total 23 unit dalam jangka waktu pemasaran kurang dari satu tahun. Yang lebih mengejutkan konsumen kami rata-rata berasal dari Jogja, namun ada juga berasal dari luar Jogja,” ujar Ado.

    Kuantan Regency Kadipiro sejak awal memang dikonsep sebagai kawasan hunian yang mengusung konsep green building dengan pencahayaan dan penghawaan yang optimal. Ketika konsumen memasuki kawasan perumahan tersebut suasana hijau nan segar sudah dapat dirasakan. Taman terbuka hijau di sepanjang jalan lingkungan tampil cantik bersanding dengan deret hunian yang sudah terbangun. Juga akan dihadirkan beberapa fasilitas guna menambah kenyamanan konsumen saat tinggal di kawasan tersebut, antara lain one gate system, security 24 hours with cctv, entrance maingate lebar 7 meter dan jalan lingkungan lebar 6 meter dengan pola paving tematik, taman lingkungan kawasan yang hijau estetik, dan fasilitas mini club house. “Ini sesuai visi kami yakni menghadirkan kawasan hunian nyaman dan asri sekaligus bernilai investasi tinggi. Kami hadirkan sebuah kawasan hunian kelas premium, berbanding lurus dengan lokasi, kualitas bangunan, serta fasilitas lingkungan yang akan dihadirkan. Dengan gaya arsitektur modern minimalis dengan aksen atap tropis berupa limasan.

    Pilihan tipe yang tersedia dalam kawasan tersebut mulai dari beberapa unit tipe 95 dengan luas tanah 96 -127 m² yang ditawarkan mulai kisaran harga 1,5 miliaran. Tipe 98 dengan luas tanah 132 - 144 m² dipasarkan mulai kisaran 1,9 miliaran. Ado mengungkapkan jika desain yang ditawarkannya pada produk Kuantan Regency Kadipiro masih banyak diminati konsumen. Beliau menjelaskan jika, fasad maupun denah ruangan Kuantan Regency Kadipiro menerapkan sebuah langgam arsitektur yang mengacu pada sebuah konsep modern minimalis dimana penghawaan udara dan cahaya benar-benar dioptimalkan. Penggunaan jendela kaca yang tinggi, bisa mencapai ketinggian 2,4 meter, terasa nyata pada unit hunian yang sudah terbangun, jelas akan memberikan sirkulasi udara dan cahaya yang alami. Denah ruang fungsional, meminimalkan sekat akan menghadirkan terkesan lapang dan nyaman. Untuk menambah kelancaran sirkulasi udara desain rumahnya menerapkan plafon ruangan yang cukup tinggi. Pada ruang utama dan kamar ketinggiannya 3,2 meter. Selain itu konsep rumah yang lebih tinggi dari jalan, sekitar 80 cm dari permukaan jalan akan membuat rumah-rumah di perumahan tersebut terlihat lebih gagah.

    Pesona Residence menjadi pilihan bagi mereka yang mencari hunian dengan akses yang sangat baik. Berlokasi di Blunyahgede Sinduadi Mlati Sleman jelas memiliki kedekatan dengan sarana pembangkit lingkungan yang memadahi. Dekat dengan berbagai sarana penunjang kehidupan, baik pendidikan, kesehatan, hiburan, dan lifestyle. Selain itu berada di antara 2 poros Jalan provinsi, yakni Jalan Magelang dan Jalan Nyi Condrolukito yang dahulu lebih dikenal dengan Jalan Monjali, memiliki pertumbuhan ekonomi sangat pesat. Penghuni Pesona Residence tidak perlu khawatir untuk pemenuhan hidup sehari-hari berada dalam jangkauan jarak dan waktu.

    Lokasi yang strategis tentunya berdampak pada nilai investasi dari tanah dan bangunan suatu kawasan, hingga saat ini telah terjadi kenaikan harga lebih dari 5 kali sejak produk tersebut di-launching pada bulan April tahun 2016. Saat ini harga yang dipatok untuk rumah dengan konsep modern minimalis ini dimulai dikisaran 1,95 Miliaran yang diawal pemasaran masih dikisaran 1,35 Miliaran. Hal tersebut menunjukkan bahwa lokasi Pesona Residence memiliki nilai yang sangat bagus dan menjanjikan untuk dijadikan sebuah investasi.

    Hadir dengan jumlah unit terbatas, Pesona Residence menawarkan kenyamanan dan keamanan kawasan. “ Jumlah unit kami memang terbatas hanya sekitar 25 unit saja dan kini sudah terjual 70 % atau tersisa 9 unit saja. Meski unit terbatas kami tetap komitmen menyajikan pilihan hunian yang nyaman dan aman. Selain itu kami menyadari betapa berharganya waktu bagi sebuah keluarga, dengan lokasi Pesona Residence yang sangat strategis kami yakin waktu yang terbuang untuk menjangkau dan dijangkau semakin sedikit dan waktu konsumen bersama keluarga akan semakin banyak”, papar, Andri Kurniawan, ST, selaku Assistant Manager PT. Cahyo Griya Inti Santosa.

    Hingga saat ini progress pembangunan seluruh infrastruktur kawasan perumahan dengan segmentasi menengah ke atas ini hampir mencapai 100%. “Ada 3 tipe standar yang dibedakan berdasarkan luas bangunan yang ditawarkan bagi konsumen yaitu tipe Jasmine (111 m²), Tipe Lavender (125 m²), dan tipe Edelweis (145 m²). Dari sisi pembangunan, pada akhir tahun ini sebanyak 16 unit rumah telah siap, dan dari yang sudah serah terima, kebanyakan langsung untuk dihuni. Kawasan Pesona Residence bisa kami katakan sudah hidup,” lanjut Andri mantab.

    “ Harga yang ditawarkan tentu masih sangat kompetitif dan berbanding lurus jika dilihat dari aksesibilitas yang kami tawarkan, soal kualitas bangunan konsumen tak perlu ragu, kami komit memberikan kualitas yang prima untuk sebuah hunian”, terang Andri. Untuk memenuhi permintaan pasar pengembang ini relatif fleksibel jika ada konsumen yang ingin mengembangkan tipe rumahnya. Dan soal kualitas menurutnya adalah hal yang selalu dijaga. Pembangunan setiap rumah langsung di tangan pengembang, sehingga kualitas bangunan sesuai aturan yang disepakati. Selama masa pembangunan konsumen diberi kebebasan untuk langsung memantau proses pembangunan.

    Selain nyaman untuk sebuah hunian dua pilihan hunian Pesona Residence ini tentunya juga menyimpan investasi yang sangat baik. Andri menjelaskan, dengan berbagai keunggulannya, kami yakin kenaikan investasinya sangat baik. Aspek legalitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan demi kepastian sebuah investasi khususnya dibidang properti sehingga menjadi perhatian utama para developer dalam memasarkan perumahannya. Saat ini setiap unit rumah per kavling telah memiliki sertifikat dengan kelengkapan IMB yang pastinya sudah siap,” tutupnya.

    Jingga Residence garapan PT. Nirmana Utama hadir sebagai salah satu pilihan hunian di sisi Barat kota Jogja. Sisi Barat saat ini memang menjadi arah perkembangan kawasan hunian di kota pariwisata ini. Jingga Residence menawarkan konsep bangunan bergaya modern minimalis dengan aksen tropis. Langgam ini menjadi pilihan pengembang ini karena masih banyak diminati pasar properti Jogja dan tak lekang oleh waktu. “ Kami menawarkan pilihan hunian disisi barat dengan langgam arsitektur bergaya modern minimalis. Kami merasa gaya ini tak pernah mati, selalu saja diminati pasar, dengan desain yang simpel mengacu pada kebutuhan fungsi dan nyaman, finishing kami mengusung konsep modern, jadi secara kualitas kami benar-benar menjaganya”, papar Adia Rahma Yannisa, Marketing Executive PT. Nirmana Utama.

    Yang lebih menarik dari desain yang ditawarkan Jingga Residence adalah denah ruang dalam compact house dengan lebar muka 6 meter. Menerapkan unsur fungsi sirkulasi udara dan cahaya alami secara maksimal, denah ruang di konsep dengan penataan ruang yang optimal dengan meminimalkan sekat. Diungkapkan Ica, panggilan akrabnya, “Penataan ruang ini mengacu pada fungsi kebutuhan ruang penghuninya. Dengan tipe yang kita tawarkan konsumen yang sebagian besar adalah keluarga muda akan terpenuhi kebutuhan ruangnya, sedangkan untuk menambah kenyamanan, ketinggian plafon ruang utama kita buat tinggi, sehingga akan terasa lebih lega dan membuat udara dalam ruang lebih sejuk”, katanya. Penghawaan alami diterapkan juga pada unsur bukaan yang lebar. Jendela dengan kaca setinggi hingga kurang lebih 3 meter akan menghemat penggunaan listrik di siang hari. Penggunaan material pada fasad bangunan yang mengkombinasikan material kayu, alumunium, dan aksen batu alam, tampil apik menghiasai muka bangunan. Tak hanya mempercantik muka rumah, material ini berfungsi untuk membuat rumah terasa lebih hidup.

    Berdiri di atas lahan seluas kira-kira 6000 m² perumahan Jingga Residence, ditahap I ini menawarkan 32 unit hunian dengan 3 pilihan tipe, yakni tipe 47, tipe 47+ exclusive dengan kavling lebar depan 6 meter, serta tipe 57 dengan lebar depan 8 meter. Sesuai segmen pasar yang ingin diraihnya, tipe-tipe tersebut bisa direspon positif oleh pasar. Konsep rumah tumbuh atau tipe rumah dapat di upgrade juga diterapkan PT. Nirmana Utama. Dituturkan Ica, bahwa tipe rumah yang ditawarkan dapat dinaikan luasannya, tipe 47 dapat dinaikan menjadi tipe 47+ exclusive atau bahkan menjadi tipe 57. “Harga yang ditawarkannya pun relatif terjangkau bagi pasar keluarga muda atau mereka yang baru pertama memiliki rumah, dengan luas kavling rata-rata dari 108 m2 dan kavling spesial yang berada di area terdepan kawasan dengan luasan 112 m².perumahan ini ditawarkan pada harga kisaran mulai dari 400 jutaan. Harga tersebut sudah include pemasangan canopy di atas carport. Jika konsumen melakukan pembelian di bulan April 2018 ini, konsumen akan mendapatkan special price harga soft launching,” terang Ica.

    Secara aksesibilitas Jingga Residence yang berlokasi di poros Jalan Wates Km. 8, tepatnya di Dusun Temuwuh Lor, Balecatur, Ambarketawang, Gamping Sleman Jogjakarta, hanya 15 menit dari Malioboro sebagai pusat kotanya. Mempunyai aksesibilitas yang baik untuk menjangkau berbagai sarana pembangkit lingkungan seperti dengan SD Budi Mulia, SMP/SMA Kesatuan Bangsa, Universitas Mercubuana Yogyakarta, Waterpark CitraGrand Mutiara, RS PKU Muhammadiyah Gamping, UMY Terpadu, dan berbagai swalayan dan pusat oleh-oleh di sepanjang Jalan Wates. Selain kemudahan akses, Jingga Residence ditata dengan konsep kawasan yang estetik dan bernuansa alami. Taman di berbagai sudut kawasan akan dihadirkan sesuai konsep green living. Kenyamanan penghuni akan semakin dirasakan dengan berbagai fasilitas yang dihadirkan seperti, jalan lingkungan yang relatif lebar yakni 6 – 7 meter, taman, one gate system, pos satpam 24 jam, gazebo & garden, dan PDAM.

    Orizya Village Sedayu hadir menjadi salah satu perumahan yang sedang dikembangkan di sisi Barat kota Jogja. Sisi barat dengan poros jalan Wates menjadi daya tarik yang cukup kuat. Terbukti hingga kini banyak pengembang mulai memparkirkan produknya di kawasan tersebut. Masih tersedianya lahan dan harga yang masih relatif terjangkau, serta mengikuti arah perkembangan kota Jogja menjadi alasannya. Hadir dengan nama produk Oryzia Village Sedayu. Perumahan tersebut menawarkan hunian 1 lantai bagi konsumen yang menginginkan hunian dengan nilai investasi menarik.

    Owner Orizya Village Sedayu, FX. Kristanto Utomo memaparkan alasannya membuka lahan di sisi barat Jogja lebih pada potensi permintaan pasar yang masih sangat tinggi. “Lokasi kami berada hanya 200 meter dari Jalan Wates Km. 11 Argosari, Sedayu, Bantul memiliki akses yang mudah untuk dijangkau,” ucapnya. Berdiri di lahan seluas kurang lebih 1880 m2, Orizya Village Sedayu menawarkan kawasan hunian dengan kedekatan dengan berbagai sarana dan prasarana kebutuhan hidup. Sebut saja rumah sakit Mitra Sehat yang berjarak sekitar 6 menit dan rumah sakit PKU Gamping yang dapat ditempuh kurang lebih 15 menit. Beberapa universitas ternama seperti Universitas Mercubuana dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang dapat dijangkau kurang dari 20 menit, pasar tradisional Gamping dan Godean, serta pusat kota Jogja yang dapat ditempuh dengan waktu kurang dari 30 menit. “Selain memiliki akses yang cukup dekat dengan berbagai sarana dan prasarana pemenuhan kebutuhan hidup, lokasi Orizya Village Sedayu juga berada di jalur utama pengembangan bandara baru yang sudah dimulai proses pembangunannya, sehingga untuk investasi jelas cukup menjanjikan,” papar Kristanto meyakinkan.

    Selain dari lokasinya yang strategis, kawasan Orizya Village Sedayu juga didesain menjadi sebuah kawasan hunian yang mewah dengan penataan landscape yang menawan dengan sedikit sentuhan natural di dalamnya. Mengenai konsep bangunan, Kristanto mengatakan bahwa Orizya Village Sedayu memiliki karakter tropis minimalis yang cukup kuat. “Untuk konsep bangunan sendiri, kami memilih tropis minimalis namun dengan sedikit sentuhan natural. Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya ornamen batu alam yang menjadi penghias fasad depan rumah, dipadukan dengan aksen batu bata ekspos memberikan nuansa klasik,” terang Kristanto. Konsep pitch roof yang juga telah diterapkan pada proyek perumahan sebelumnya milik Kristanto, Orizya Village yang berlokasi di Jalan Kaliurang tersebut menjadi menarik karena memang jarang sekali bangunan rumah yang menganut desain arsitektur seperti ini. Hal tersebut menguntungkan bagi konsumen yang ingin mengembangkan rumahnya menjadi 2 lantai, karena titik tertinggi dari atap pitch roof tersebut mencapai ± 6 meter. “Jadi memang kami sudah menyiapkan apabila konsumen ingin menambah ruangannya menjadi 2 lantai, sudah tidak perlu membongkar bangunan lagi. Bahkan desain tata ruang rumah di Orizya Village Sedayu masih menyisakan space di belakang seluas 2-3 m2 untuk pengembangan bangunan juga. Mereka (konsumen – red) tinggal request untuk nantinya kita akomodir sesuai dengan permintaan. Tentu saja dengan tambahan biaya di luar harga rumah,” ujar Kris, sapaan akrabnya.

    Orizya Village menyediakan satu pilihan tipe rumah, yaitu tipe 45 satu lantai dengan luas 84 m² hingga 120 m². Fasilitas hunian tersebut sudah termasuk carport dan juga teras. Harga perdana yang ditawarkan untuk hunian tipe 45 di perumahan Orizya Village Sedayu yaitu mulai dari harga 400 jutaan. Arion Primera selaku agen pemasaran yang ditunjuk untuk memasarkan produk Orizya Village Sedayu memberikan metode pembayaran yang memudahkan calon konsumennya, yaitu berupa cash bertahap dengan 6 X angsuran tanpa bunga, atau bertahap 12 X angsuran dengan bunga KPR. Agen pemasaran yang berlokasi di Jalan Sagan I No. 1 Yogyakarta, juga telah bekerja sama dengan bank BTN untuk konsumen yang ingin pembayaran dengan KPR. Pras&Farhan-red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain