Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Kayu Apung Resto Solo Harmoni Atmosfer Bali, Sajian Khas Nusantara

    Kayu Apung Resto Solo
    Koleksi foto antik menjadi spot foto & Material kayu lawasan memperkuat nuansa v
    Area makan lantai  dan area makan “kandang kerbau” yang menyatu dengan garden
    Wawan Louis Owner Kayu Apung Resto
    Aneka menu Kayu Apung Resto Solo

    Berwisata kuliner sekaligus menikmati suasana resto yang nyaman adalah dambaan setiap orang. Selain tujuan bersantap adalah untuk mengenyangkan perut, kenyamanan tempat pun turut menjadi pertimbangan yang tidak boleh ditinggalkan. Salah satu destinasi tempat di kawasan Solo yang tepat untuk persoalan di atas adalah Kayu Apung Resto. Resto yang mulai beroperasi sejak 6 bulan yang lalu tersebut hadir dengan menyajikan makanan tradisional dari berbagai penjuru nusantara dengan mengusung tagline "Sajian Khas Nusantara". Resto ini mengangkat tema ala Balinese garden yang sarat akan unsur kayu dan tanaman hijau pada dekorasinya. Restoran tersebut berada di Jalan Mangesti No. 4, Gentan, Baki, Kabupaten Sukoharjo, Solo ini hadir bagi Anda yang ingin bersantap sembari menikmati suasana teduh yang nyaman dan menenangkan, membuat betah untuk berlama-lama di tempat ini.

    Nama Kayu Apung sendiri diambil dari nama tanaman air yang mungkin saja orang tidak mengira bahwa nama tanaman air tersebut namanya adalah Kayu Apu. Banyak orang mungkin tidak memperhatikannya , serasa hampir tak terlihat. Sebenarnya tanaman ini mudah ditemukan di areal persawahan ataupun kolam. Kayu Apu ini sangat bermanfaat, tanaman air ini punya manfaat bisa membantu penjernihan air, selain itu pertumbuhan kayu apu sendiri sangat cepat. Bagi Wawan Louis, inilah yang menginspirasinya dan membawa filosofi ini kedalam kedai miliknya dan menjadikan Kayu Apung sebagai nama kedai / usaha kuliner. Sang pemilik berharap Kayu Apung Resto sebagai usaha kulinernya bisa mempunyai pertumbuhan yang cepat seperti Kayu Apu. Owner resto tersebut melihat potensi yang ada yakni banyak kuliner yang bisa diangkat, salah satunya adalah kuliner nusantara, dan dengan mengangkat kuliner nusantara ini harus bangga. Benar-benar sangat menarik dan jadi satu hal bernilai tinggi. “Awalnya dulu resto ini berlokasi di Manahan dan sudah mulai buka sejak tahun 2016 dengan nama Kayu Apu Resto. Kemudian pada pertengahan tahun ini (2018 –red) berpindah lokasi di daerah Gentan ini dengan nama Kayu Apung Resto. Sebenarnya artinya masih tetap sama, hanya beda dalam sebutannya saja. Tanaman tersebut biasa disebut Kayu Apu oleh masyarakat Bali, karena lokasi restonya di Solo jadi diganti dengan Kayu Apung, “ujar Wawan.

    Suasana di Kayu Apung yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 500 m2 ini begitu menarik dan menentramkan dengan nuansa hijau pada area garden. Landscape tidak begitu luas , eksterior dan interiornya serasa memiliki karakternya sendiri. Sang pemilik sangat menyukai hal yang berbau dengan custom recycle, jadi tidak heran ketika memasuki Kayu Apung kesan antik dan uniknya begitu kuat namun semua itu sebenarnya lebih kepada barang recycle kreasi owner. Jadi hampir semua recycle, memanfaatkan barang bekas namun tetap fungsional dan lebih bernilai tinggi. ”Kebetulan saya juga punya usaha produksi di bidang custom furniture lawasan. Jadi untuk furnitur dan pernak-pernik dekorasinya saya produksi sendiri. Sebagian besar barang-barang yang ada di resto ini merupakan barang dari lokasi sebelumnya, termasuk bangunan besi 2 lantai yang merupakan cikal bakal berdirinya Kayu Apung Resto, ujar Wawan.

    Kayu Apung Resto mengangkat konsep interior rustic recycled design dengan sentuhan unsur Jawa kuno. Gaya rustic menghadirkan kesan yang apa adanya, nampak begitu saja ketika dipandang. Namun jangan salah, konsep rustic saat ini justru menjadi tren desain interior yang kekinian dan banyak diaplikasikan. Gaya rustic sebenarnya fokus pada kesan alami, dari material yang tidak dihaluskan, seperti kayu, batu, logam, dan masih banyak lainnya. Rustic di Kayu Apung dihadirkan untuk memperkuat kesan dari aneka barang recycle pilihan dan telah disesuaikan. Selain itu konsep yang diusung resto tersebut terlihat dari penerapan penataan ruang berdasar filosofi Jawa. Ketika memasuki Kayu Apung akan melalui sebuah taman kecil, sehingga menghadirkan suasana layaknya di rumah sendiri. Selain itu nuansa dan kesan vintage atau tempo dulu dari beberapa perabot dan hiasan dinding seperti lampu gantung tua, ada pula iklan tempo dulu dalam bentuk lukisan didalam bingkai yang disusun sedemikian rupa. Sebuah area makan dengan bangunan yang berbentuk layaknya sebuah kandang kerbau menjadi sisi penguat nuansa Jawa pada Kayu Apung Resto. Table set kayu bergaya minimalis berpadu dengan hiasan dinding berupa jendela kayu lawas yang tertata rapi bersama beberapa foto berbingkai kayu rustic semakin mempercantik dekorasi ruang. Penataan di Kayu Apung begitu menarik dan rapi, namun dengan ruang gerak yang masih cukup luas membuatnya menjadi lebih leluasa dan nyaman bagi pengunjung yang datang.

    Konsep yang cukup berbeda hadir pada area taman yang bernuansa Balinese garden dengan kesan tropis yang cukup kuat. Berbagai jenis tanaman hias seperti pohon Kamboja turut dihadirkan sebagai penguat konsep tropis Bali yang ingin dihadirkan di resto tersebut. Area makan pada garden menggunakan table set kayu rustic berukuran besar dengan bentuk natural. Dikelilingi berbagai macam tanaman hijau, area garden cukup menjadi favorit pengunjung untuk menikmati hidangan dari Kayu Apung resto karena nuansanya yang begitu sejuk. “Memang sebenarnya saya begitu jatuh cinta dengan nuansa Bali. Oleh karena itu saya juga berusaha menghadirkan sentuhan Bali di sini. Untuk backsound di resto ini juga bernuansa musik-musik ala Bali. Bahkan bukan hanya dari sisi tempatnya, menu makanan yang tersedia di sini kurang lebih 60% merupakan hidangan khas dari Bali yang kaya akan rempah,” tambah Wawan.

    Sesuai dengan tagline yang diusung yaitu “Sajian Khas Nusantara” , Kayu Apung menyajikan aneka menu masakan khas dari berbagai penjuru nusantara. Kayu Apung mengangkat menu masakan khas dari berbagai daerah di Indonesia. Olahan menu nusantara ini diolah dan diracik oleh 3 chef dari daerah berbeda. Salah satu keunikan yang menarik dari resto yang memiliki 22 karyawan tersebut. Salah satu menu yang tidak boleh terlewatkan ketika berada di Kayu Apung Resto yaitu menu Nasi Liwet Rempah. Diolah dengan berbagai macam rempah dilengkapi dengan potongan ikan Jambal di dalamnya, menu tersebut mempunyai cita rasa yang gurih walaupun diolah tanpa santan. Untuk menu Nasi Liwet Rempah dapat dinikmati dalam porsi single maupun dalam kendhil yang dapat dinikmati bersama 2 hingga 4 orang. Sebagai pendamping sajian Nasi Liwet Rempah, terdapat menu Ayam Kemangi dengan cita rasa khas yang begitu nikmat. Menu lain yang menjadi favorit pengunjung yaitu Cumi Bakar Jimbaran khas Bali. Bagi penggemar ikan asin, restoran ini juga menyediakan berbagai jenis, salah satunya ikan Pari Asin yang cocok jika dinikmati bersama sambal buatan Kayu Apung Resto. Beberapa menu sambal yang dapat dipilih, diantaranya Sambal Cibiuk, Sambal Cumi Lombok Ijo, hingga Sambal Matah.

    Setelah menikmati berbagai menu makanan dengan cita rasa pedas yang nikmat, saatnya membahas minuman yang menyegarkan dan tentunya khas nusantara. Kayu Apung Resto memiliki beberapa menu minuman yang tentunya wajib dicoba, diantaranya Es Tape Ketan, Wedang Jahe Gepuk, dan Teh Poci Gula Batu. Untuk dapat menikmati berbagai hidangan menggugah selera di Kayu Apung Resto, harga yang ditawarkan juga terbilang terjangkau. Mulai dari 6 ribuan hingga 25 ribuan rupiah untuk menu makanan, serta berbagai menu minuman yang dihargai tidak lebih dari belasan ribu rupiah saja. “Untuk menu makanan sendiri lebih banyak dari calon istri saya yang juga hobi memasak. Kebetulan dia asli Jambi, jadi sudah familiar dengan berbagai menu makanan yang sarat akan rempah-rempah. Walaupun banyak menu makanan khas dari Bali, namun untuk makanan yang dijual di Kayu Apung Resto kami jamin semuanya halal, sehingga dapat dinikmati oleh segmen masyarakat yang lebih luas,” pungkas Wawan. Farhan-red

    Kayu Apung
    Jl. Mangesti Raya No.4, Gentan,
    Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah.
    Telp : (0271) 7788544 – Hotline : 081393335088
    https://kayu-apu-solo.business.site/
    FB : KayuApung.id
    Ig : @Kayuapung.id

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain