Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Kelas Premium Jogja Terbukti Ada Transaksi Saat Pandemi – bagian 1

    Grand Tlogoadi tahap 2, tipe 100 (hook)
    Pondok Permai Palagan 3, tipe Special-Hook
    Kawasan hunian Bale Mulia tahap 3, tipe Swarna (hook) dan tipe Kirana
    Perspektif tipe New Derry, cluster Abelia perumahan Green Hills Residence

    Bisnis properti di masa pandemi covid-19 mendapat tantangan yang sangat berat. Di awal masa pandemi, tak dipungkiri banyak developer yang di landa kepanikan dengan situasi force majeur yang belum terjadi sebelumnya. Namun, dengan segala daya dan upaya yang terus dilakukan, muncul kreatifitas dengan berbagai solusinya. Nada optimis mulai terdengar dari kalangan developer untuk semakin semangat dan yakin melewati kondisi pandemi.

    Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan akan rumah tinggal merupakan kebutuhan primer manusia. Cepat atau lambat setiap manusia akan mengambil keputusan besar untuk memilikinya. Klasifikasi pasar, baik segmen middle low, middle, maupun middle up tetap terjadi transaksi pembelian properti. Ini menjadi bukti bahwa nilai aset properti mampu bertahan di kondisi paling tidak ideal sekalipun, seperti pandemi covid-19 ini.
    Di edisi Juli 2020 ini, diberikan beberapa referensi lokasi perumahan dengan pasar konsumen kelas premium yang harga unit rumahnya mulai kisaran 1,5 Miliaran ke atas, yang terbukti masih terjadi transaksi properti di periode masa pandemi covid-19 ini, mulai Maret 2020 sampai hari ini.

    Grand Tlogoadi secara kawasan keseluruhan menjelma menjadi salah satu kawasan hunian premium di Sleman Jogja Utara. Perumahan garapan PT. Karya Sehati Utama (KSU) ini berada di daerah yang sangat strategis dan bernilai investasi tinggi karena berada di tepi Jalan Kebon Agung Tlogoadi Mlati Sleman. Tidak terlalu jauh karena terkoneksi dengan akses menuju ringroad Utara dan ringroad Barat. Berjarak tempuh sekitar 5 menit menuju dari pusat perbelanjaan dan hiburan terbaru di Sleman, yakni Sleman City Hall. Berwaktu tempuh 20 menit dari kampus UGM dan Malioboro, 10 menit ke kampus UTY, Rumah Sakit Akademik UGM dan Jogja City Mall, 15 menit menuju kampus terpadu UMY, dan 60 menit menuju Bandara YIA Kulon Progo.

    Saat ini kawasan pengembangan Grand Tlogoadi ini sampai pertengahan Juni 2020 ini sudah terjual lebih dari 75 % unit rumahnya. Fakta ini merupakan bukti tangguhnya aset sebuah properti, walaupun sempat dihantam badai pandemi covid-19. Respon masih positif dari pasar properti kelas premium, yang masih menunjukkan ketertarikan calon konsumen tetap mengambil unit rumah di Grand Tlogoadi. Kami di masa keprihatinan karena adanya pandemi covid-19 ini, masih diberikan rejeki dengan adanya transaksi. Selepas Lebaran Mei 2020 ini, ada peningkatan respon dan menerima beberapa booking kavling, besar harapan kami mereka segera merealisasikan transaksi jual beli dengan kami. Dan kami yakin, pandemi segera berakhir sehingga recovery segera terjadi di dunia properti,” terang Andi D Wahyudi, Marketing Manager KSU.

    “Faktor lokasi Grand Tlogoadi yang berada di wilayah favorit dan sangat strategis dan kepercayaan terhadap kami menjadi faktor utama yang mendongkrak penjualan serta terbukti menjadi pilihan terbaik sebagai sarana yang tepat untuk berinvestasi. Harga yang ditawarkan saat ini sebanding dengan kondisi kawasan yang sudah jadi, tentunya tak lepas dari sisi spesifikasi teknis standar minimal yang kami gunakan,” papar Andi.

    Berdiri di lahan seluas kurang lebih total 4,5 hektar, menghadirkan 40 unit rumah dan terbagi dalam 2 tipe, yakni tipe 90 dan tipe 100 (hook). Saat ini sudah ditawarkan pada kisaran harga mulai dari 1,6 Miliaran untuk bangunan tipe 90 luas tanah 140 m2. Untuk tipe 100 dengan luas tanah mulai dari 153 m² ditawarkan pada kisaran harga 1,8 miliaran. Untuk harga yang ditawarkan saat ini sudah mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. “Hal ini menunjukkan tingkat kenaikan investasi properti di daerah kami masih terus tumbuh pesat. Secara prosentase, kenaikan investasinya per tahun berada di kisaran 20 – 25 % per tahun,” lanjut Andi menjelaskan,” lanjut Andi.

    Di masa pandemi dan menyambut New Normal, developer memberikan beberapa promo menarik. Untuk cara bayar cash bertahap, diberikan opsi cicilan 36 X, 24 X, dan 12 X tanpa bunga dengan opsi DP mulai 30 – 50 %. “Untuk promo KPR, kami sudah PKS dengan beberapa perbankan kenamaan yang memberi fasilitas instant approval untuk membantu calon konsumen memiliki hunian di Grand Tlogoadi dengan cara KPR,” pungkas Andi D Wahyudi.

    Pondok Permai Palagan 3 menjadi salah satu produk kawasan kelas premium yang dimiliki Sumber Baru Land di Utara kota Jogja. Dibangun di lahan seluas 4000 m² dengan total kavling mencapai 20 kavling, berada di kawasan yang nyaman dan berkembang, tepatnya persis di sisi Utara Hotel Hyatt Regency, dan tepian Jalan Palagan Tentara Pelajar dengan kondisi lingkungan yang masih asri, udara masih segar, dan bebas polusi.

    Dengan konsep one gate system dengan keamanan security with cctv 24 jam, jalan lingkungan yang sangat lebar, serta taman kawasan serta tampilan gerbang yang mewah dan eksklusif. Mengalokasikan lahan terbuka hijau yang cukup memadai untuk membuat ruang terbuka hijau, serta optimalisasi greenbelt di sepanjang mainroad kawasan, serta halaman setiap rumah dan di area open space kawasan perumahan.

    “Pondok Permai Palagan 3, sejak kami perkenalkan akhir 2018 lalu sampai pertengahan 2020 ini terbukti mampu diserap pasar kelas highend premium diyakini akan menjadi salah satu lokasi favorit pencari rumah, khususnya yang masih mengidolakan lokasi Jogja Utara, bahkan dimasa pandemi covid-19 ini. Properti Jogja Utara terbukti masih istimewa, di masa pandemi ini (Maret-Juni 2020) kami bersyukur tetap ada transaksi pembelian unit-unit properti. ,” papar Maria, SE, Marketing Manager Sumber Baru Land.

    Dengan konsep bangunan 2 lantai dengan paduan arsitektur minimalis dan modern tropis. Pondok Permai Palagan 3 di rancang bagi mereka kaum urban generasi milenial, sesuai tagline “A tropical home with modern design for young & smart people”. Untuk spesifikasinya, konsumen akan mendapati bangunan megah 2 lantai dengan atap limasan khas bangunan tropis, serta balutan permainan batu alam premium class di fasad depan rumah yang akan memperkuat estetikanya. Sedangkan untuk denah layout ruangannya, akan dikemas ciamik serta mengedepankan optimalisasi ruang dan akan banyak menemui bukaan dalam rupa jendela yang besar serta penggunaan kaca yang lebar di lantai 2 nya dengan aksen kisi-kisi kayu di muka bangunannya.

    “Saat ini masih menyisakan unit-unit terakhirnya, dan sekarang kami tawarkan dengan kisaran harga mulai 1,8 Miliaran untuk tipe standar 115 dengan luas tanah variabel mulai 127 – 133 m². Dengan mengedepankan konsep green design, kawasan Pondok Permai Palagan 3 menjadi salah satu potensi menyimpan aset properti dengan nilai investasi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Lokasi yang strategis masih menjadi kunci utama sebuah kawasan dengan segala daya tariknya,” lanjut Maria.

    Pondok Permai Palagan 3 memiliki lokasi strategis ini, menawarkan kemudahan dan kenyamanan akses ke segala arah. Dikelilingi dengan fasilitas eksklusif menjadikan hunian di Pondok Permai Palagan 3 ini menjadi aset properti komersial bergengsi yang menjanjikan nilai investasi tinggi. Poros Jalan Palagan Tentara Pelajar terbukti menjadi kawasan premium di sisi Utara kota Jogja, memiliki aksesibilitas tinggi ke seluruh penjuru kota Jogja, berada di antara poros kawasan wisata Jalan Kaliurang serta Jalan Magelang sebagai jalan provinsi, serta tak jauh dari akses Ringroad Utara, hanya 15 menit ke pusat kota dan kampus UGM, serta 10 menit ke Bandara Internasional Adisucipto. “Untuk makin menggenjot penjualan di masa pandemi ini, kami berikan special price serta berbagai kemudahan pola pembayaran, baik cash keras, cash bertahap, maupun cara KPR,” terang Maria berpromosi.

    Bale Mulia tahap 3 menjadi fenomena di dunia bisnis properti Jogjakarta. Respon pasar premium terhadap kehadiran Bale Mulia tahap 3 sampai pertengahan 2020 masih antusias, terbukti Bale Mulia tahap 3 masih menjadi pilihan utama konsumen premium Jogja. “Walaupun berada dikondisi pandemi, kami cukup surprise dengan adanya beberapa transaksi penjualan di Bale Mulia 3 selama masa pandemi ini. Sampai semester I tahun 2020 ini, dari 41 unit yang ditawarkan di Bale Mulia tahap 3, sudah terjual 75% dari unit yang tersedia. Dan selama masa pandemi ini, kami berikan promo new normal special price,” papar Susan Wijaya, Marketing Manager Formula Land.

    Apa yang menjadi pertimbangan utama konsumen saat ini (Pandemi Covid-19) yang tetap mengambil hunian di Bale Mulia 3 ? “Tentu kenyamanan, keamanan, dan kebersihan lingkungannya, seperti membatasi tamu yang masuk area perumahan serta seluruh tamu maupun penghuni diwajibkan menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Kami juga rutin melakukan penyemprotan desinfektan di pintu masuk maupun area publik dalam perumahan. Alasan lainnya, Formula Land selama ini bisa melayani perubahan denah rumah yang disesuaikan pemilik, konsumen bisa berkonsultasi dengan arsitek inhouse Formula Land untuk mempersiapkan alur aman masuk rumah dalam masa pandemi covid-19 ini,” papar Susan, sapaan akrabnya.

    Bale Mulia Residence tahap 3 sendiri hadir dengan ragam 4 tipe rumah yang ekslusif dan elegan yaitu tipe rumah Kirana (ukuran kavling 12 x 21 meter), tipe Kencana (14 x 22), tipe Swarna (15 x 22-hook), dan tipe Dewana (18 x 22-hook) juga ada Tipe Special Design yang memberi opsi tipe lainnya untuk upgrade luasan kavling serta meningkatkan kualitas material dari sisi spesifikasi teknis dalam tiap unit bangunannya. “Luasan kavling di Bale Mulia tahap 3 lebih besar daripada tahap sebelumnya, sebelumnya rata-rata lebar depannya 10 meter, maka di Bale Mulia tahap 3 ini dihadirkan unit rumah premium dengan lebar depan hunian mulai 12 meter sampai 17 meter (hook),” lanjut Susan.

    Menyikapi masa pandemi, tentunya menjadi pelajaran bagi developer untuk menghadirkan konsep desain pandemi. Aditya Wijaya, ST., perwakilan tim Arsitek Formula Land memaparkan bahwa secara desain arsitektur, produk Bale Mulia sudah memenuhi syarat sebagai rumah yang sehat, selaras dengan semangat gaya hidup yang lebih sehat di masa pandemic covid-19 ini. “Di masa adaptasi peradaban baru karena pandemi ini, dipastikan akan muncul desain seperti zoning ruang, yang diharapkan menjadi ruang filter sekaligus sterilisasi penghuni sebelum memasuki rumahnya. Misalnya penempatan wastafel, penambahan kran air, penambahan koridor terbuka, maupun penempatan kamar mandi.”

    Penggunaan material kaca juga mempunyai tujuan untuk memaksimalkan pencahayaan terutama di siang hari, terlihat jelas di fasad rumah, yakni di dominasi bukaan kaca area master bedroom di lantai 2 serta balkon dengan railing kaca transparan. Penggunaan material alam yakni aksen batu alam serta bentuk atap limasan untuk memperkuat kesan tropis. Dengan desain canopy di carport menyatu dengan bangunan untuk menambah rapi estetika fasad rumahnya dan dengan dihadirkannya balkon.“Desain layout antar ruangnya memang dikonsep sedemikian rupa sehingga lantai 1 bersifat sebagai public area sekaligus ruang service dan lantai 2 nya bersifat ke private area. Area service, disetting secara terpisah supaya tidak mengganggu aktivitas pribadi seluruh penghuninya. Menyisakan ruang terbuka untuk dipergunakan sebagai taman belakang atau bisa dikembangkan sesuai request konsumen, bisa di buat untuk penambahan kamar, pembuatan kolam renang, maupun di jadikan sebagai fungsi teras belakang,” imbuh Aditya Wijaya.

    Bale Mulia tahap 3 juga memberikan konsep rumah sehat dan go green dengan mengaplikasikan vegetasi barrier. Merupakan konsep pemanfaatan tanaman sebagai pembatas hunian dengan area umum (jalan lingkungan). Dengan optimalisasi permainan kontur tanah di area taman hunian, selain sebagai memberikan estetika juga berfungsi mengurangi polusi udara maupun suara. “Kami juga mengadaptasi penggunaan sky light untuk kecukupan cahaya, sehingga akan menghemat penggunaan listrik dan menghindarkan dari kelembaban sebuah ruang. Kalau sirkulasi udara baik, cahaya baik, tentu bakteri atau virus tidak bisa bertahan hidup lama. Area rawan kelembaban biasanya dapur dan kamar mandi. Supaya ruang tersebut mendapat sirkulasi udara yang bagus, cahaya yang bagus, efisien juga, sebaiknya berada pada sisi yang mendapatkan cahaya dan udara secara langsung dari luar. Karena kamar mandi dan dapur itulah tempat banyak terdapat bakteri dan virus pun juga nyaman di situ karena biasanya lembab. Untuk menghindari kelembaban yang tinggi itu bisa dikendalikan dengan pencahayaan matahari yang secara langsung dan cukup,” lanjut Aditya.

    Saat ini progress dilapangan, pembangunan infrastruktur sudah rampung 100% dan banyak unit residensialnya yang sudah dihuni dan unit-unit terpesan masih dalam proses pembangunan. “Kami juga berikan layanan garansi bangunan 3 bulan atau 100 hari setelah serah terima dan atau melewati 1 kali musim penghujan. Kami tes kebocoran atap serta jaringan instalasi air sampai 3 kali sebagai bagian dari quality controll service kami. “Kawasan ini menyediakan fasilitas terbaik dan eksklusif bagi penghuninya. Di Bale Mulia tahap 3 ini, kami juga sediakan fasilitas tambahan clubhouse yang dilengkapi fitness club dan playground sebagai fasilitas berolahraga sekaligus pusat kegiatan dan berinteraksi bagi seluruh penghuni Bale Mulia Residence keseluruhan,” imbuh Susan.

    Bale Mulia tahap 3 dikonsep menyatu dan terkoneksi dengan fasilitas kawasan (Clubhouse with swimming pool and function hall) yang hadir sebelumnya, dengan sistem keamanan modern yang dilengkapi pass card bagi setiap penghuninya ditambah cctv 24 hours, sehingga akan selalu terkontrol keamanannya untuk menunjang privasi warga penghuninya serta penggunaan kabel fiber optic yang menjamin konsistensi akses komunikasi dan informasi internet di setiap unit rumahnya sesuai konsep smart home saat ini. “Dengan segala keunggulannya, nilai investasi properti di kawasan kami ini tumbuh 10 % per tahun kenaikannya. Kesimpulannya, Bale Mulia Residence merupakan manifestasi terwujudnya sebuah mimpi,” pungkas Susan Wijaya berpromosi.

    Green Hills Residence menunjukkan progress penjualan yang sangat signifikan. Damai Putra Group lewat kawasan perumahannya di Jogjakarta, Green Hills Residence, membuka cluster baru yaitu Abelia. kawasan perumahan Green Hills Residence sangatlah strategis, karena berada di kawasan premium perumahan Sleman, yakni berada di poros Jalan Kapten Haryadi yang terkoneksi dengan Jalan Palagan Tentara Pelajar dan Jalan Kaliurang.

    Merupakan cluster eksklusif dan premium yang terletak di Jogja Utara yang dibangun di lahan seluas 1 hektar dengan total 36 unit hunian. Memasuki pertengahan 2020 ini cluster yang berada di area terdepan kawasan Green Hills Residence, sudah masuk tahap pembangunan finishing beberapa unit rumah terpesan maupun rumah untuk show unit, serta rumah ready stock.

    Green Hills Residence begitu strategis, kawasannya pun masih asri dan menyatu dengan alam membuat Green Hills Residence bisa memberikan suasana yang nyaman dan aman untuk ditinggali. Hunian di cluster Abelia diberi nama tipe Derry yang memiliki dua tipe, yaitu standard dan extension. Tipe standard memiliki luas bangunan 135 m² dan tipe extension memiliki luas bangunan 160 m². Keduanya memiliki luas kavling yang beragam, variabel mulai 144 – 251 m².

    Hunian di cluster Abelia juga memadukan fasad bergaya modern tropis di mana marmer dan bebatuan alam dihadirkan sebagai aksen bangunan. Aksen marmer dan bebatuan alam ini membuat fasad rumah tampak begitu kekinian dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Cluster Abelia juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas premium. Sebut saja terletak di bagian depan kawasan, akses jalan yang lebar dengan jogging track, dekat dari Club House yang dilengkapi fitness center, swimming pool dan indoor badminton.

    Denah ruang yang ditawarkan pun terbilang cukup mengakomodir kebutuhan ruang bagi penghuninya. Sebagai contoh untuk hunian tipe standarnya, disajikan denah ruang berupa carport yang mampu menampung 2 mobil, ruang tamu, ruang keluarga yang terkoneksi dengan ruang makan dengan view taman belakang, kamar tidur utama dengan kamar mandi dalam, dan dapur bersih + kamar mandi di lantai satu, sedangkan di lantai dua akan menjumpai denah ruang berupa ruang keluarga, dua kamar tidur, serta terdapat void yang digunakan untuk optimalisasi sirkulasi udara sekaligus pencahayaan alami dan membuat pandangan semakin lega.

    Walaupun situasi perekonomian masih di masa pandemi-covid19 seperti sekarang ini, namun respon pasar ternyata masih ada, terbukti masih terjadi transaksi pembeli unit properti di Green Hills Residence. Secara keseluruhan, cluster Abelia ini sudah terjual lebih dari 65 %,” terang Adi Krisnawan selaku Marketing Manager Damai Putra Group Region Yogyakarta.

    Untuk menggenjot penjualan masuk di semester 2 tahun 2020 ini, pihak Damai Putra Group memberikan beberapa program promo New Normal di Green Hills Residence dan semua project perumahannya di Jogja maupun Magelang. “Terdapat promo menarik bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di kawasan Jogja Utara yang masih asri dan memiliki reputasi sebagai premium class di kalangan bisnis properti nasional. Promo “New Normal” yakni Beli Sekarang Lebih Murah, dapatkan Subsidi dari kami Up to 250 juta. Kami berikan tambahan bonus free Solar Water Heater, dan calon konsumen cukup menyediakan 10 juta saja untuk booking kavling,” pungkas Adi Krisnawan menutup perbincangan. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain