Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Kelegaan Hunian Modern Olah Rasa Toto Birowo

    Toto Birowo dan Sri Lestari bersama kedua puteranya
    Fasad rumah
    Ruang tamu yang luas dengan nuansa minimalis  modern
    Kesan nyaman dan lapang di ruang keluarga & Working space memanfaatkan ruang baw
    Area ruang makan dengan dapur mini bar & Kamar tidur utama bernuansa elegan

    Faktor kenyamanan selalu menjadi prioritas utama dan tentu saja hal terpenting bagi setiap orang di segala segi kehidupan. Semua orang ingin agar dirinya dan keluarganya bisa merasa nyaman, baik di rumah, kantor, ataupun sedang dalam perjalanan. Sudah bukan rahasia lagi jika kenyamanan selalu menjadi parameter utama dalam menentukan atau memilih suatu hal. Seperti kita ketahui, rumah merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan setiap manusia, bukan hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga sebagai tempat dimana sebuah keluarga bisa berinteraksi, tumbuh, dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu faktor kenyamanan dari sebuah rumah pasti akan selalu menjadi perhatian guna mendapatkan ketenangan batin sang penghuni rumah.

    Perkembangan desain-desain rumah tinggal saat ini mau tidak mau harus diakui seperti mengacu pada desain yang simpel dan minimalis. Hal tersebut rupanya yang mendasari pasangan suami istri, Toto Birowo dan Sri Lestari dalam membangun rumah mereka yang berlokasi di Jalan Munggur, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Konsep rumah dua lantai yang berdiri di atas lahan seluas 870 m² tersebut sengaja mengusung desain bergaya simple modern yang kental dengan memaksimalkan pencahayaan dan juga sirkulasi udara yang alami. Mini garden depan rumah dan lantai carport dengan aplikasi batuan alam menghadirkan sentuhan desain bangunan yang tetap mengedepankan kesejukan. Teras depan didesain minimalis namun tetap fungsional dengan penambahan meja kayu berwarna putih bersanding dengan kursi santai rotan. Lantai bermotif klasik menjadi sentuhan pemanis area teras depan. “Secara fasad memang sengaja dibuat lebih simpel dengan tidak banyak ornamen-ornamen di dalamnya. Hanya ada sedikit sentuhan motif etnik pada dinding pagar depan dan blocking wall frame sebagai pemanis,” papar Toto panggilan akrabnya.

    Suasana interior simpel modern sudah terasa sejak di ruang tamu rumah tinggal tersebut. Pemilihan furnitur bergaya simpel modern dengan aksen warna biru tampak serasi dengan dinding wallpaper bermotif warna putih lembut. Pada dinding ditambahkan beberapa hiasan berupa piring-piring keramik dan sebuah foto keluarga yang telah dikaruniai dua putra tersebut. Meskipun ruang tamu terbilang tidak terlalu luas, namun Sri Lestari mencoba membuatnya tampak terlihat menarik dengan penggunaan cabinets table dan meja cermin bergaya klasik di antara dua set sofa ruang tamu. Mirror table tersebut tampil cantik dengan aksen warna putih dengan beberapa hiasan bunga di atasnya. Pada sudut ruang tamu terdapat sebuah cabinets kayu berwarna senada tempat menaruh berbagai pernak-pernik. “Kalau dilihat memang terdapat perbedaan nuansa antara ruang tamu dan ruang utama dengan area ruang makan dan dapur di rumah ini. Ruang tamu dan ruang utama lebih bernuansa sejuk dengan dominasi warna biru dan putih, sedangkan area ruang makan dan dapur lebih didominasi warna kecoklatan yang memberikan nuansa lebih hangat,” tambah Tari.

    Memasuki ruang utama rumah dengan luas bangunan kurang lebih 280 m² tersebut, kesan lega begitu terasa dengan atap yang sengaja didesain terbuka hingga lantai atas. Hal tersebut tentu saja akan menjamin sirkulasi udara yang baik sehingga di dalam ruangan lebih terasa sejuk walaupun tanpa air conditioner. Beberapa sofa ruang tamu bergaya modern nampak tertata rapi mengelilingi sebuah meja kayu minimalis berbahan kayu. Sebuah televisi layar datar terpajang manis di atas sebuah cabinets kayu berkelir putih. Sepasang perangkat audio terpasang pada sebuah wall blocking kayu dengan sentuhan warna coklat yang diletakkan tepat di belakang televisi, menjadi pelengkap entertainment di area ruang keluarga. Pada sisi kanan kiri televisi terdapat sepasang accent cabinets kayu berwarna putih dimana di dalamnya tertata rapi buku-buku koleksi dari keluarga yang sempat tinggal di kota Semarang tersebut. Beberapa foto keluarga nampak menjadi penghias dinding ruang keluarga.

    Nuansa berbeda begitu terasa ketika menginjakkan kaki di ruang makan. Dominasi warna kecoklatan yang diaplikasikan pada dinding dan lantai serta furnitur di area tersebut memberikan kesan hangat saat menyantap hidangan bersama keluarga. Dining set dengan desain modern bernuansa coklat lembut terdapat di tengah ruang makan. Sebuah lukisan berukuran besar nampak menghiasi salah satu sisi dinding area ini. Pada sisi lain ruang makan terdapat sebuah dapur dengan konsep mini bar lengkap dengan beberapa bar stole berbahan kayu yang tertata rapi di depannya. Alas meja bar menggunakan marmer yang semakin menampilkan kesan elegan, lengkap dengan cabinets kaca yang tergantung di atas meja bar tempat menyimpan perabotan dapur. Dekorasi unik ditampilkan pada sisi dinding mini bar yang memanfaatkan potongan-potongan kayu yang ditempelkan satu per satu. “Dekorasi dengan potongan kayu limbah pabrik ini sebenarnya berawal saat keluarga melakukan perjalanan melewati sentra kerajinan kayu di daerah Bojonegoro. Waktu itu saya melihat kok potongan-potongan kayunya berbentuk unik dan nampak seragam satu sama lain. Akhirnya saya bilang ke suami untuk membeli limbah kayu tersebut untuk dijadikan dekorasi di rumah,” cerita Tari.

    Melangkah menuju kamar tidur utama yang terletak di lantai bawah, bersebelahan dengan ruang keluarga. Nuansa elegan begitu mendominasi ruang kamar tidur utama, dengan dominasi warna-warna netral seperti coklat, krem, dan juga putih. Ranjang tidur king size berbahan kayu dengan warna natural kayu, berpadu dengan bed yang nampak begitu nyaman sebagai tempat beristirahat. Latar dinding tempat tidur menggunakan wallpaper dengan motif mozaic serta lampu tidur di sisi kanan kiri ranjang semakin mempercantik tampilan kamar. Furnitur pelengkap ruang kamar seperti almari pakaian, cabinets table, dan meja rias memiliki desain lebih klasik dengan menampilkan warna-warna natural kayu, ditambah lantai bernuansa krem semakin menambah kehangatan kamar tidur utama. Bathroom kamar tidur utama juga mempunyai desain yang tidak kalah elegan. Lengkap dengan bathub dan shower serta aplikasi batu marmer pada meja wastafel.

    Bergeser menuju lantai atas menapaki anak tangga dengan sentuhan motif klasik dan railing bergaya minimalis serta pegangan berbahan kayu, terdapat sepasang kamar tidur anak bernuansa simpel. Kamar tidur anak yang pertama masih dengan dominasi warna biru pada dindingnya. Tempat tidur single berbahan kayu dengan warna natural, dipadukan dengan bed cover warna-warni memberikan kesan yang tidak monotone pada ruangan ini. Meja belajar minimalis pada sudut kamar bersebelahan dengan jendela yang memiliki view alami di luar rumah dimaksudkan agar sang anak tidak merasa bosan saat belajar di tempat tersebut. Kamar tidur anak yang kedua mempunyai dekorasi ruangan yang kurang lebih serupa dengan kamar sebelumnya. Yang membedakan hanya pada warna dinding kamar yang lebih didominasi warna putih dan spring bed yang benuansa biru dengan bed cover dan bantal bermotif bola, menunjukkan hobi dari sang anak.

    Toto menambahkan bahwa area belakang rumah yang mulai dibangun pada Juni 2016 tersebut masih belum dibangun dan berupa lahan terbuka. “Memang untuk area belakang saat ini masih belum ada apa-apa. Tapi saya dan istri sudah mempunyai angan-angan untuk memanfaatkannya sebagai tempat kost mahasiswa nantinya,” pungkas Toto. Farhan-red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain