Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Kembali Tumbuhnya Jogja Selatan - Barat Daya-bagian 2

    Perspektif kawasan hunian tipe 37 cluster Ruby, Permata Bangunjiwo Regency
    Perspektif fasilitas playground Permata Bangunjiwo Regency
    Perspektif rumah tipe 50, Pesona Bunga Kasongan
    Perspektif rumah tipe 85, Pesona Bunga Kasongan
    Perspektif rumah tipe 45, Green Tasneem Bangunjiwo

    PERMATA BANGUNJIWO REGENCY
    Permata Bangunjiwo Regency hadir menjadi salah satu kawasan hunian terbaru di area Selatan - Barat Daya kota Jogjakarta. Konsep yang diusung adalah kawasan real estate. Merupakan tahap awal dari konsep keseluruhan kawasan di luasan 3,8 hektar. “Project Permata Bangunjiwo Regency ini kami buka secara bertahap. Di tahun 2017 ini, momentum HUT Kemerdekaan RI, yakni 17 Agustus 2017, kami perkenalkan produk Permata Bangunjiwo Regency ini,” papar Lusiana Prayogo, Sales & Promotion Manager Pasma Realty Group.

    Prospek investasi pada kawasan Permata Bangunjiwo Regency saat ini sangat bagus. Di sekitar lokasi telah tumbuh menjadi kawasan dengan tingkat keramaian yang tinggi. Akses jalan menuju lokasi pun sudah terbangun dengan baik. “Kawasan di sekitar lokasi sudah ramai dan seluruh pengembang baik besar maupun kecil membangun proyek di Bangunjiwo. Persaingan antar pengembang menjadi kompetitif dan masing-masing sudah memiliki segmen pasar tersendiri”, tandas Lusi, panggilan akrabnya.

    Berada di tepi jalan raya Bibis (akses Bangunjiwo – Pajangan), yang merupakan akses alternatif menuju kota Bantul maupun arah kabupaten Kulon Progo yang ke depannya akan terkoneksi jalur menuju Bandara Internasional New Yogyakarta Airport. “Secara lokasi, Permata Bangunjiwo Regency berada di lokasi yang strategis karena berada di kawasan pengembangan perumahan yang sedang berkembang pesat di Kabupaten Bantul. Kedekatan dengan pusat pendidikan menjadi salah satu daya tarik bagi sebuah lokasi perumahan.

    Daerah ringroad selatan, kini marak dengan beragam sentra pendidikan yang berimbas pada munculnya suatu segmen pasar yaitu dari kalangan akademisi. Kedekatan akses lokasi perumahan dengan pusat pendidikan seperti kampus UMY, Stikes Alma Ata, Stikes Ahmad Yani, dan kampus Bina Sarana Informatika serta dekat dengan area pengembangan kampus terpadu UIN. Terkoneksi dengan berbagai jalur transportasi yang memadai dan secara jarak tempuh tidak terlalu jauh yakni sekitar 5 menit dengan pusat kota Jogja, 10 menit menuju pusat kota Bantul, dan 5 menit menuju sentra industri Kasongan, menjadi salah satu keunggulan yang kami miliki”, jelas Lusi. Selain memiliki kedekatan dengan pusat-pusat pendidikan, kawasan perumahan Permata Bangunjiwo Regency juga tidak terlalu jauh dengan fasilitas publik seperti fasilitas SPBU,Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, dan pasar induk Gamping.

    Secara bertahap ke depan, pihak developer akan memperkenalkan 6 cluster di Permata Bangunjiwo Regency ini. Untuk tahap awal ini, sebagai cluster pertamanya, pihak developer akan memperkenalkan produk hunian berkonsep 1 lantai dengan tipe 37. “Cluster pertama kami, yang beri nama cluster Ruby memiliki lahan seluas 5361 m², menawarkan 36 unit rumah tinggal dengan tiap kavling memiliki luasan tanah 96 m² dan kavling hook 112,3 m² dengan lebar depan rata-rata 6 meter. Kami sengaja menghadirkan wujud rumah tinggal yang modern dan sangat cocok bagi keluarga muda yang dinamis. Dari respon masyarakat yang datang ke pameran kami di Ramai Mall Malioboro dan lokasi proyek mengatakan suka dengan bangunan rumah modern minimalis dengan luas tanah yang cukup besar sehingga masih bisa pengembangan ke depannya, sesuai konsep rumah tumbuh, “ lanjut Lusi.

    Setiap tipe terdiri dari 2 kamar tidur dan dilengkapi dengan ruang tamu, ruang keluarga, dapur, carport, dan sebuah kamar mandi. Setiap unit didesain tanpa pagar dengan model atap limasan yang memberikan aksen tropis. Selain desain rumah yang menganut konsep minimalis modern, Permata Bangunjiwo Regency dilengkapi dengan beragam fasilitas. Untuk cluster pertama ini, kami mencoba mengakomodasi perkembangan kebutuhan para konsumen perumahan pada saat sekarang. Fasilitas-fasilitas tersebut diantaranya adalah one gate system dengan security 24 jam, jalan utama selebar 7 meter, dan playground,” imbuh Lusi. Perumahan Permata Bangunjiwo Regency saat ini dalam progres pengerjaan fasilitas pendukung berupa rumah contoh dan infrastruktur jalan lingkungan dan pagar keliling setinggi 2 meter sudah selesai pembangunannya. Secara keseluruhan ke depan akan diberikan fasilitas lainnya berupa tempat ibadah (Masjid) serta lapangan olahraga di cluster selanjutnya.

    Permata Bangunjiwo Regency dipasarkan mulai 450 jutaan rupiah. Seluruh harga tersebut sudah termasuk biaya PPN. “Untuk saat ini kami berikan program promo berupa Diskon perdana 10%, cicilan 10 x tanpa DP dan tanpa bunga, untuk cash keras kami berikan tambahan diskon 5 % lagi. Untuk kelengkapan legalitasnya, Permata Bangunjiwo Regency sudah lengkap dan komplit, sertipikat induk SHGB siap pecah dan IMB sudah ready.

    PESONA BUNGA KASONGAN
    Pesona Bunga Kasongan memasuki pertengahan semester kedua tahun 2017 ini mengalami respon pasar yang membaik. Menurut Eko Nur Wibowo, Staff Marketing perumahan tersebut, pertengahan tahun ini ada geliat pasar untuk membeli. Namun karena pasar perumahan Pesona Bunga Kasongan lebih banyak berasal dari luar kota Jogja, maka keputusan untuk membeli sedikit lama. “Hingga saat ini konsumen kami masih didominasi oleh segmentasi konsumen yang membeli properti untuk menikmati hari tua dan anak yang sedang menuntut ilmu di kota ini. Beberapa konsumen diketahui ada yang berasal dari Bandung dan juga kota lain, pembeli dari kota Jogja justru hanya sedikit”, terangnya.

    Sejak dipasarkan sejak awal tahun 2016 lalu, progress pembangunan dalam kawasan masih terus dikerjakan. Berbagai sarana pendukung seperti fasum dan fasos terus digarap berbarengan dengan unit-unit yang telah terjual. Untuk unit-unit terjual ditargetkan pada awal tahun depan sudah dapat dilakukan serah terima kepada konsumen. “Dari total 13 unit rumah dan 2 unit ruko, 5 unit diantaranya sudah terjual yang terdiri dari 4 unit rumah dan 1 unit ruko booked. Untuk unit rumah yang terjual saat ini sedang dalam proses pembangunan. Proses pembangunan sendiri kami mematok waktu ± 6 bulan, sehingga paling tidak awal tahun depan sudah ada unit rumah yang diserah terimakan kepada konsumen”, papar Eko saat ditemui di kantor pemasaran Pesona Bunga Kasongan yang beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar No. 128B Yogyakarta.

    Produk ke sembilan untuk segmen konsumen menengah dari pengembang Graha Property tersebut hingga bulan Oktober ini sudah dipasarkan mulai dari kisaran harga 390 jutaan. Dengan legalitas yang sudah siap, konsumen lebih mudah untuk melakukan proses jual-beli. Penjualan yang cukup bagus tersebut dikatakan Eko tak lepas dari kejelian pihak pengembang dalam memberikan kemudahan yang menarik minat konsumen. Untuk mempermudah konsumen dalam memiliki hunian di Pesona Bunga Kasongan, pihak developer menawarkan pilihan pembayaran yang cukup menarik. “Kami menawarkan beberapa pilihan metode pembayaran kepada konsumen. Mulai dari DP hingga 10% untuk pembeli rumah pertamanya yang memilih pembiayaan dengan KPR. Lalu untuk metode pembayaran dengan cara cash bertahap yang dapat diangsur hingga 6 kali tanpa bunga dengan uang muka 40%”, ucap Eko berpromosi.

    Harga yang dipatok saat ini diterangkannya masih berbanding seimbang dengan kualitas bangunan yang diberikan pihak developer. Desain ruang yang disajikan mengadopsi kebutuhan ruang bagi konsumen. Pengembang meyakinkan jika kualitas dan spesifikasi bangunan yang disajikan dalam perumahan tersebut memiliki kualitas yang berani diadu, namun dengan harga yang relatif lebih terjangkau bila dibandingkan dengan perumahan-perumahan yang ada disekitarnya.

    Perumahan yang berlokasi di Jalan Kasongan-Bangunjiwo, Karangjati, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul tersebut menawarkan tipe rumah mulai dari tipe 50 satu lantai dengan luas tanah mulai dari 100 m² hingga 122 m² yang terbagi menjadi Blok B dan Blok C sejumlah 10 unit, tipe 85 dua lantai dengan lahan seluas 100 m² sampai dengan 102 m² sejumlah 3 unit yang berada di Blok A, dan ruko dua lantai dengan luas bangunan 100 m² yang berdiri diatas lahan seluas 60 m². “Rumah satu lantai saat ini ditawarkan dikisaran harga 390 hingga 447 jutaan. Untuk rumah dua lantai dikisaran harga 600 jutaan, sedangkan ruko mulai dari harga 630 jutaan.

    Perumahan yang memiliki luas lahan ± 2200 m² tersebut terletak di daerah yang memiliki kemudahan dan kedekatan dengan berbagai kawasan pembangkit ekonomi seperti Pabrik Gula Madukismo, pusat kerajinan gerabah Kasongan, dan akses yang cukup dekat dengan Ring Road Selatan. Selain itu Pesona Bunga Kasongan juga dekat dengan beberapa universitas ternama seperti UMY, STIKES A. Yani, dan STIKES Alma Ata. Sisi selatan Jogja semakin menjadi magnet besar untuk pasar properti, karena pertumbuhan ekonomi dan berbagai sarana pemenuhan hidup yang cukup pesat dan komplit. “Lokasi Pesona Bunga Kasongan cukup strategis dan masih asri sehingga kami yakin penjualannya akan terus meningkat hingga akhir tahun ini”, pungkas Eko.

    GREEN TASNEEM BANGUNJIWO
    Green Tasneem Bangunjiwo hadir di geografis Jogja Selatan dengan konsep kawasan hunian yang mengusung tema perumahan muslim. Daerah selatan Yogyakarta menjadi incaran banyak pengembang perumahan baik pengembang nasional maupun lokal. Magnet kampus UMY Terpadu dan kampus terpadu UIN yang akan dibangun di daerah Pajangan, semakin menambah daya tarik tersendiri bagi pasar properti sisi Selatan – Barat Daya Jogjakarta. Dari sekian banyak kawasan yang menjadi pilihan pembangunan maupun pengembangan proyek perumahan, salah satunya adalah kawasan Desa Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Bantul. Salah satu pengembang yang tengah memasarkan produknya adalah PT. Falah Radians, yang sebelumnya merintis di bisnis mini cluster atau kavlingan.

    Seperti diungkapkan Bambang Trianto, Direktur PT. Falah Radians, bahwa lokasi kami ini sudah mulai dirintis semenjak akhir 2015 lalu. “Awalnya kami ingin segera memasarkan kawasan ini di awal tahun 2016, namun terpaksa mandeg, karena terkena dampak Moratorium Ijin Perumahan di Kabupaten Bantul, yang muncul menjelang akhir tahun 2015. Alhasil memasuki tahun 2017 ini, tepatnya Maret 2017, kami mulai kembali menawarkan produk Green Tasneem Bangunjiwo ini. Secara resmi kami me-launching saat bulan Ramadhan (Juni 2017-red) dengan mengedepankan atmosfer Islami di kawasan rumah tinggalnya.”

    Selanjutnya Bambang Rianto mengungkapkan bahwa produknya berada pada lokasi yang tengah tumbuh pesat sebagai area perumahan, khususnya di kabupaten Bantul. “Sekitar Green Tasneem Bangunjiwo sudah banyak berkembang sebagai kawasan hunian mulai dari kelas menengah hingga kelas premium,” ucapnya. Secara lokasi pihaknya menilai bahwa daerah tersebut sangat nyaman untuk sebuah tempat tinggal. Sirkulasi udara yang masih sejuk dan asri menjadi kenyamanan saat tinggal. “Konsumen kami yang sudah mengambil unit, banyak beralasan sebagai rumah tinggal, investasi jangka panjang, atau sebagai rumah transit sekaligus menjadi rumah di hari tua besok,” paparnya.
    Green Tasneem Bangunjiwo berada di tepian poros jalan Raya Bibis – Bangunjiwo yang terkoneksi dengan ringroad Selatan. Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 6256 m² dan menawarkan jumlah hunian sebanyak 42 unit rumah tinggal, dan terbagi dengan tipe 36 dan tipe 45. Green Tasneem Bangunjiwo cukup mendapat respon baik. “Sejak Juni 2017 sampai hari ini (September 2017-red), Green Tasneem Bangunjiwo sudah terjual 12 unit. Dengan kisaran harga mulai 340 jutaan sampai 490 jutaan dengan luasan kavling mulai 83 m² sampai yang terbesar diluasan 127 m².

    Secara kawasan, kawasan rumah tinggal di Green Tasneem Bangunjiwo berkonsep rumah tanpa pagar. Dan didukung dengan one gate system, dan security 24 jam akan tetap menjaga kenyamanan konsumen saat tinggal di dalamnya. Lingkungan Green Tasneem Bangunjiwo akan didukung infrastruktur berupa jalan utama 8 meter dan jalan lingkungan dengan lebar 7 meter, disediakan pula jogging track, open space berupa taman lingkungan, fasilitas beribadah berupa Masjid dan sistem sanitasi yang tertutup. Kenyamanan tersebut pastinya juga didukung dengan legalitas perumahan. “Legalitas, sertifikat dan IMB kami pastikan komplit,” ucap Anto panggilan akrabnya.

    Dengan mengusung tema perumahan Muslim, Green Tasneem Bangunjiwo dihadirkan dengan langgam arsitektur minimalis tropis dengan aksen bergaya timur tengah yang dibalut dengan batu alam pada dinding, layaknya bangunan bernuansa Islami. Untuk tipe 36, konsumen akan mendapatkan rumah dengan lebar depan 7 meter yang memiliki standar denah layout ruangnya 2 kamar tidur, 1 ruang tamu dan keluarga, dapur, kamar mandi, carport, dan taman.

    Untuk pembayaran, developer memberikan beberapa alternatif. Untuk cash keras, saat ini akan diberikan special diskon, untuk cash bertahap bisa dilakukan 5 x tanpa bunga dengan DP 30%. “Sedangkan untuk KPR, kami sudah PKS dengan Bank BNI Syariah dan bisa hanya dengan membayar DP 10% saja,” lanjut Anto. Untuk semakin menarik minat konsumen, developer juga memberikan bonus lainnya berupa free kitchen set + AC. “Yang tak kalah pentingnya, bahwa harga di Green Tasneem Bangunjiwo ini sudah termasuk PPN, IMB, BBN, BPHTB, dan biaya KPR,” pungkasnya. Wahyu Pras&Farhan-red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain