Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Kental Nuansa Tropis Tiap Sudut Hunian dr. Setya Dian Kartika, SpOG

    Dr. Setya Dian Kartika
    Ruang tamu dengan desain simpel nan fungsional
    Area dapur dengan konsep minibar
    Desain kamar anak dengan balutan warna biru
    Area outdoor belakang rumah

    Rumah merupakan tempat layaknya surga bagi setiap penghuninya. Di dalam rumah, seseorang dapat melakukan berbagai aktifitas demi menghilangkan kepenatan karena berbagai hal setelah seharian bergelut dengan dunia kerja yang tentu saja menyita waktu, tenaga, maupun pikiran. Hal tersebut tentu saja dapat diwujudkan apabila rumah mampu menghadirkan suasana yang nyaman dan tentram. Membawa suasana alam ke dalam area rumah dapat menjadi solusi demi memberikan nuansa yang nyaman, hal tersebut tentu yang selalu diupayakan setiap orang sejak lama. Suasana alam dengan sentuhan tropis diyakini memiliki daya tarik tersendiri. Selain itu, suasana natural diklaim mampu memberikan rasa tenang, damai, dan kesejukan di dalam area rumah.

    Rupanya hal tersebut juga menjadi impian dari dr. Setya Dian Kartika, SpOG. untuk menghadirkan nuansa alam di area rumahnya yang berlokasi di kawasan perumahan Puri Langen Estate. Pada tahun 2008, Dian bersama keluarga memutuskan untuk memiliki hunian di kawasan perumahan yang berlokasi di Jalan Moh. Besar, Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Purwokerto tersebut. Dengan bantuan saudara yang kebetulan ahli di bidang arsitektur, Ika mulai mewujudkan rumah impiannya di atas lahan seluas kurang lebih 400 m². Beruntung baginya karena Ia mendapatkan lahan di kawasan yang sesuai dengan konsep rumah tropis yang diinginkannya, yaitu tepat di ujung dan berada di tepi sebuah sungai dengan aliran air yang cukup deras. “Dulunya memilih untuk membeli tanah kavlingnya saja, walaupun awalnya agak sulit untuk membujuk pihak developer supaya diberikan ijin membangun rumah dengan konsep sendiri. Hati saya semakin mantap saat ditawari lokasi oleh pihak pengembang yang letaknya tepat di tepi sungai ini, karena dari awal saya ingin membangun rumah tropis dengan sentuhan nuansa alami,” cerita wanita yang berprofesi sebagai dokter spesialis kandungan tersebut.

    Konsep rumah dengan sentuhan natural sudah begitu nampak sejak dari area depan bangunan rumah dua lantai seluas 265 m² tersebut. Berbagai tanaman hijau menghiasi sudut-sudut area halaman depan rumah, ditambah sebuah kolam ikan Koi berukuran tidak begitu besar, lengkap dengan suara gemericik air yang dihasilkan dari mini fountain sehingga menghadirkan nuansa alami yang menyejukkan. Desain arsitektur rumah bergaya tropis modern terlihat begitu serasi dengan konsep awal yang diusung oleh owner. Bagian pilar dan anak tangga depan mengaplikasikan unsur batuan alam bermotif khas yang didominasi warna alami, berpadu dengan beberapa tumbuhan bonsai sebagai tanaman hias semakin memperkuat sisi natural di dalamnya. “Sebenarnya untuk arsitektur bangunannya sendiri tidak ada desain khusus. Pokoknya saya hanya minta desain rumah yang nyaman untuk ditinggali dan memiliki penghawaan serta pencahayaan yang baik, hingga akhirnya terwujudlah dalam bentuk bangunan rumah seperti ini dan saya sangat menyukainya,” ungkap Ika.

    Sebelum memasuki area dalam bangunan rumah, terdapat sebuah teras depan berukuran kecil yang cukup fungsional dengan beberapa kursi dan meja vintage. Pada sudut dinding teras terdapat sebuah hiasan unik yang dapat digunakan sebagai spot foto, berbentuk seperti sayap malaikat tertempel pada sebuah kayu bergaya rustic. Apabila kita berdiri di depannya maka sayap tersebut seolah-olah menjadi bagian dari tubuh layaknya seorang malaikat. Masuk menuju ruang dalam rumah, kita akan menemukan ruang tamu dengan konsep minimalis yang tetap fungsional. Sofa set dengan meja kaca menjadi fasilitas yang ada pada ruang tamu rumah ini. Sebuah cabinets dengan pernak-pernik serta beberapa piala hasil kejuaraan dari dua putra Ika yang sekaligus menjadi sekat ruangan, sehingga area dalam rumah yang lebih private tidak langsung nampak oleh tamu yang datang. Beranjak dari ruang tamu, kita akan melalui sebuah lorong dengan dinding bermotif yang dipenuhi berbagai hiasan dinding berupa cermin berukuran cukup besar berbentuk matahari serta beberapa hasil foto dari suami yang kebetulan seorang penghobi fotografi. “Semua foto-foto yang terpajang di rumah ini adalah hasil jepretan suami. Beliau memang sangat hobi dengan dunia fotografi. Bahkan sampai sekarang, sudah ada belasan kamera analog koleksi milik suami,” ungkap istri dari Andre Mirza Zuardi, SE., MM.

    Ruang keluarga berada tepat di tengah bangunan rumah, sebuah ruangan berukuran tidak terlalu luas namun terkesan hangat dengan dinding berwarna putih. Sepasang sofa bergaya modern dan sebuah meja kayu minimalis yang terkesan simpel namun tetap nyaman untuk bersantai bersama keluarga. Beberapa foto keluarga yang terbingkai rapi juga terlihat menghiasi dinding ruangan tersebut. Sebuah piano bergaya klasik menjadi pelengkap dekorasi ruang keluarga. Pada salah satu sudut ruang keluarga, terdapat sebuah ruang yang difungsikan sebagai ruang kerja yang dilengkapi dengan seperangkat komputer. Berkas-berkas tertata rapi pada sebuah rak tempel yang ditempatkan pada dinding ruang kerja. “Untuk ruang rumah memang sengaja meminimalkan adanya sekat permanen. Sekat hanya mengaplikasikan beberapa furnitur seperti cabinets dan juga almari. Hal tersebut demi memaksimalkan sirkulasi udara yang masuk ke dalam rumah. Jadi di dalam rumah kesannya lebih sejuk,” papar wanita penghobi traveling tersebut.

    Area dapur dan ruang makan terletak tidak jauh dari ruang keluarga. Konsep mini bar yang diaplikasikan pada dapur semakin mempercantik interior rumah yang mulai di tempati sejak tahun 2009 tersebut. Kitchen set minimalis berbahan kayu menjadi pelengkap dekorasi area dapur, berpadu dengan dinding bermotif dan sepasang bar stole pada sisi depan bar. Tepat di sebelah dapur, terdapat sebuah area makan yang juga dapat digunakan sebagai tempat bersantai sembari menikmati suasana hijau yang tersaji pada backyard. Sebuah meja kayu solid dengan desain alami berukuran cukup besar berada tepat di tengah ruangan yang digunakan sebagai meja makan. Tiga buah lampu gantung dengan cahaya kekuningan memberikan kesan hangat di area meja makan. Di sekeliling area makan, nampak spot-spot unik bergaya vintage yang cukup menarik dipadukan dengan dinding rustic berkat aplikasi wallpaper bermotif dinding ekspos. Benda-benda souvenir hasil berburu saat traveling ke berbagai negara menjadi penghias area tersebut. Pada salah satu sisi dinding lain pada area tersebut terdapat sebuah spot yang juga cukup menarik sebagai background berfoto. Dinding bermotif dengan aplikasi wallpaper berpadu dengan pernak-pernik dan table set bergaya vintage semakin mempercantik interior area tersebut.

    Beralih menuju area paling favorit bagi Dian dan keluarga yang justru terletak di taman belakang rumah. Sebuah area yang menjadi favorit pemilik rumah yaitu pada area halaman belakang yang berbatasan langsung dengan tepi sungai. Konsep kebun dengan beberapa tanaman hias dan pepohonan buah yang rindang menjadikan area ini begitu sejuk dan asri. Satu set meja dan kursi santai berbahan kayu bergaya minimalis ditempatkan tepat di tengah area taman yang rindang sebagai tempat bersantai maupun menerima tamu sembari menikmati suasana. Suara gemericik air yang dihasilkan dari aliran sungai semakin membuat siapa saja betah berlama-lama duduk bersantai di sini. Lagi-lagi sebuah spot foto yang cukup unik dapat dijumpai di sini. Sebuah dinding bergaya rustic dengan hiasan berupa pintu lawasan berwarna merah yang terpasang menjadi latar belakang yang cukup unik. “Ya bisa dibilang di sinilah area favorit saya dan keluarga, bahkan jika ada rekan dan saudara yang datang, mereka lebih memilih duduk di sini dibandingkan di dalam rumah. Kalau untuk spot pintu yang sering disebut Pintu Doraemon itu merupakan ide dari suami. Beliau dapat inspirasi ketika mengunjungi negara Maroko, dimana terdapat sebuah perkampungan di sana yang warna dinding serta pintu rumahnya mirip seperti itu,” pungkas Ika mengakhiri perbincangan. Farhan-red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain