Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Konsep Vintage & Antique Dari Jawa Classic

    Jawa Clasic
    Rustic Bottle Holder
    Aneka produk Jawa Clasic#2
    Aneka produk Jawa Clasic
    Astriyani Priyo Owner Jawa Classic

    Kebutuhan dekorasi dan material penunjang rumah dan bangunan semakin berkembang dengan berbagai alternatif pemanfaatan berbagai material. Berbagai material baik itu logam, produk kayu, dan juga turunannya tentu memiliki keunggulannya masing-masing. Diperlukan berbagai inovasi dan ide-ide kreatif dengan memanfaatkan material yang sudah tidak terpakai menjadi produk baru yang memiliki value lebih tinggi.

    Sektor industri kreatif khususnya bidang furnitur di wilayah Yogyakarta cukup bergairah seiring semakin banyaknya wisatawan luar daerah dan mancanegara yang berkunjung ke kota ini. Siapa sangka produk furnitur dari Yogyakarta, khususnya olahan dari bahan bekas ternyata juga mampu menembus pasar mancanegara. Adalah Jawa Classic, sebuah workshop yang berdiri sejak tahun 1998 dengan fokus produksi furnitur antik, handicraft, dan home decor dari bahan kayu-kayu lawas. “Dulu awalnya merintis usaha ini memang hanya sebagai produsen mebel rumahan yang suplai produk ke vendor dengan kapasitas produksi kecil, bahkan karena belum ada karyawan jadi ya mulai dari proses produksi hingga pemasaran masih dikerjakan sendiri. Baru setelah mulai menggunakan bendera Jawa Classic mulai menerima order secara rutin pada tahun 2014,” ujar Astriyani Priyo, owner Jawa Classic.

    Dibalik bencana gempa bumi dahsyat yang mengguncang Yogyakarta pada tahun 2006 silam, rupanya tersimpan sebuah hikmah bagi usaha yang digeluti Astri di bidang mebel. Banyaknya reruntuhan kayu bekas rumah-rumah yang rusak akibat gempa tersebut memunculkan sebuah ide untuk mengumpulkan dan membelinya sebagai bahan baku. Kemudian dengan berbekal wawasan dan bantuan internet, Astri mulai membuat desain-desain produk yang unik dan antik. Selain itu, karena tragedi gempa tersebut membuat banyak relawan-relawan dari berbagai daerah datang ke kota Jogja, tidak terkecuali warga asing yang pada saat itu juga banyak mengunjungi workshop Jawa Classic yang berlokasi di Jalan Bantul Km. 4 Dongkelan, Panggungharjo, Sewon, Bantul tersebut. Hal itu tentu saja menjadi ajang promosi yang baik untuk produk-produk Jawa Classic.

    Dari segi konsep desainnya, Jawa Classic lebih berfokus ke konsep desain vintage dan antique. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa produk yang terpajang di showroom Jawa Classic yang letaknya bersebelahan dengan workshop. Namun tidak menutup kemungkinan apabila dari konsumen memiliki desain sendiri, maka workshop ini akan mengerjakannya dengan baik sesuai dengan permintaan. “Kalau untuk desain memang kebanyakan dari kita (Jawa Classic –red), namun ada juga beberapa konsumen yang mempunyai desainnya sendiri tentu saja akan kita akomodasi permintaannya,” papar Astri.

    Untuk memenuhi kapasitas produksinya, saat ini bahan baku kayu bekas yang digunakan Jawa Classic sendiri banyak didapatkan dari sekitar pulau Jawa dan juga Sumatra dengan berbagai macam jenis kayu bekas. Bahan baku kayu bekas tersebut bukan hanya diperoleh dari bongkaran-bongkaran rumah, akan tetapi juga dari bekas kapal-kapal nelayan dan juga bekas bantalan rel kereta. Dengan pengalaman owner di bidang material kayu bekas, bahan baku dipilih dan hanya yang berkualitas yang akan dipakai pada produk Jawa Classic. Selain bahan baku yang berkualitas, produk-produk Jawa Classic juga dikerjakan oleh tenaga produksi yang telah berpengalaman di bidangnya. Hal tersebut tentu saja untuk menjamin kepuasan setiap konsumennya.

    Beberapa produk furnitur yang ditawarkan oleh Jawa Classic ini diantaranya seperti tray, stole dengan berbagai macam desain, dinning set, kaca dinding, tempat tanaman, rustic bottle holder, hingga boat wine & book rack yang dapat menjadi aksesoris pelengkap interior rumah yang unik dan cantik. Harga yang ditawarkan untuk setiap produk Jawa Classic terbilang cukup sebanding dengan nilai estetika dan kualitasnya. Untuk produk aksesoris berukuran kecil seperti tray dan tempat buah dibanderol mulai dari harga 200-350 ribu. Kemudian untuk furnitur seperti stole di kisaran harga mulai 500 ribuan, tempat tanaman mulai dari harga 650 ribuan, dinning chair mulai dari harga 750 ribuan, dinning table dengan kisaran harga 2,5 jutaan, hingga rumah yang mencapai harga 300 jutaan.

    Dengan kualitas dan juga nilai seni produknya yang tinggi, maka tak heran apabila pasar ekspor menjadi pasar utama bagi Jawa Classic. Beberapa negara di Eropa dan Amerika seperti Jerman, Belanda, Finlandia, Texas, hingga California merupakan konsumen regular dari produk buatan workshop ini. Tercatat tidak kurang sebanyak 3 kontainer produk Jawa Classic diekspor ke negara-negara tersebut tiap bulannya. “Memang untuk serapan pasar kami sendiri hampir semua ke luar negeri. Kalau ada konsumen lokal biasanya hanya untuk kebutuhan pribadi saja, tidak banyak. Kami juga rutin mengikuti pameran-pameran bertaraf nasional maupun internasional dengan harapan untuk memperkenalkan produk dari Jawa Classic agar lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas,” pungkas Astri. Farhan-red

    JAWA CLASSIC
    Jl. Bantul Km. 4, Dongkelan, Panggungharjo,
    Sewon, Bantul, Yogyakarta

    Telp. 0813 2835 9395
    0877 3875 9333
    Email : jawa_classic@yahoo.com

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah