Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Layanan BNI GRIYA Solusi Miliki Properti di Kala Pandemi

    Layanan BNI GRIYA Solusi Miliki Properti di Kala Pandemi
    Juanda

    PT. Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) masih bisa mencatatkan pertumbuhan penyaluran KPR hingga Juni 2020 meskipun pandemi Covid-19 telah menekan penjualan properti. Perbankan BUMN ini selalu berkomitmen untuk terus produktif dan kreatif dalam rangka pelayanan kepada nasabah yang membutuhkan fasilitas pelayanan kredit pembiayaan properti, yang terwujud dalam program BNI Griya.

    PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Yogyakarta, mencatat berbagai progress program pembiayaan properti yang tetap tumbuh positif sepanjang tahun 2020 ini. Disampaikan Juanda, selaku Head of Consumer Retail Banking PT Bank Negara Indonesia Tbk. Yogyakarta Region Office, bahwa “Untuk penyaluran kredit properti, wilayah kami membawahi tidak hanya DIY, namun sampai area Solo Raya (Surakarta, Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, dan Klaten), area Banyumas, meliputi Purwokerto, Purbalingga, Cilacap, dan Wonosobo.”

    Juanda juga mengakui karena imbas pandemi, beberapa sektor mengalami perlambatan. Namun, BNI masih bisa mencatatkan pertumbuhan. "Minat pasar masih terus ada, mengingat rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok dan utama. Tentunya akan kami pertahankan sampai akhir tahun 2020 nanti, dan kami optimis akan meningkat. Kita terus berupaya memberikan beberapa opsi dan solusi pembiayaan properti di kala pandemi ini," paparnya.

    Untuk mengejar pertumbuhan sampai akhir tahun, BNI melakukan terobosan baru via BNI Griya dengan tagline 'Beli Rumah Sesuai Selera, Pakai Angsuran Suka-Suka'. “Kami menawarkan beragam promo. Ada Program Bunga HUT 74 tahun, yakni program bunga 4,74% fixed 1 tahun serta bunga 6,74% fixed 2 tahun berikutnya, sebagai bagian dari rangkaian HUT BNI yang ke 74 (5 Juli 2020-red) lalu,” lanjut Juanda.

    BNI juga memberikan Program Grace Period, yakni keringanan grace period selama 2 tahun. Artinya, nasabah hanya perlu membayar bunga selama dua tahun pertama tanpa membayar biaya pokok, sedangkan cicilan pokok baru akan dibayarkan dua tahun kemudian. “Kemudian ditahun setelahnya (tahun ketiga) nasabah mendapatkan suku bunga khusus kreditnya 8,5 % untuk fixed 5 tahun. Keringanan ini tentu akan sangat memudahkan masyarakat untuk membeli rumah di tengah pandemi Covid-19 ini,” terangnya.

    “Dan yang terbaru, kami BNI Kantor Wilayah Yogyakarta, mulai 16 - 27 Desember 2020 bekerja sama dengan DPD REI DIY mengadakan Expo atau Pameran Properti di Plaza Ambarukmo, dengan peserta sekitar 24 developer anggotanya. Calon konsumen yang tertarik dengan produk properti peserta pameran, dan memilih BNI sebagai rujukan KPRnya diberikan beberapa bonus, yakni diberikan diskon biaya provisi sebesar 74%, administrasi flat 740 ribu di semua plafon kredit, dan persetujuan KPR dilakukan dengan lebih cepat,” imbuh Rio Niode, selaku Manager Business Management Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia Tbk. Yogyakarta Region Office.

    Adapun untuk syarat pengajuan KPR juga telah mengalami simplifikasi sehingga calon nasabah tidak perlu kesulitan mengurus dokumen. "Cukup siapkan KTP, NPWP, Surat Pemesanan Rumah (SPR), Copy Kartu Keluarga, dan Surat Nikah serta mengisi aplikasi kredit secara lengkap," ujarnya.

    Lebih lanjut Rio Niode menambahkan informasi, bahwa “BNI juga mempunyai Program Khusus Guru dan Tenaga Pendidik Kemendikbud. Program ini merupakan wujud komitmen serta kepedulian kami terhadap para Guru dan tenaga pengajar yang ikut terdampak pandemi ini. Terdapat penawaran yang menarik, yakni suku bunga 6,9 % fixed 1 tahun pertama, kemudian 7,3 % fixed 2 tahun pertama, atau 7,75 % fixed 5 tahun pertama.”

    Selanjutnya diinformasikan bahwa BNI juga masih memiliki kuota untuk pembiayaan rumah murah bersubsidi, dengan skema SSB (Subsidi Selisih Bunga) dan skema BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan). “Harapan kami, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bisa memanfaatkan penyaluran kredit rumah murah subsidi tersebut, baik SSB maupun BP2BT dengan program BNI Griya Subsidi kami,” lanjut Rio Niode.

    Untuk mensiasati kondisi pandemi, BNI juga meluncurkan BNI Griya E-Form. Merupakan aplikasi BNI Griya online berbasis website yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. “Sebagai wujud optimalisasi pelayanan kepada nasabah, kami membuat E-Form ini untuk membantu calon nasabah. Nantinya, pengajuan KPR pun bisa secara online dilakukan lewat E-Form, yang dapat diakses melalui situs resmi BNI www.bni.co.id, mobile banking, melalui media partner BNI, atau dapat mengetik Link -- http://bit.ly/eFormBNIGriya .

    Bahkan saat ini, BNI sudah berhasil membuat terobosan khususnya di bidang digital, dengan membuat event Virtual Property Expo. “Ini merupakan event yang kedua yang sudah kami lakukan. Expo online ini salah satunya merupakan terobosan kami menyasar milenial yang memang jumlahnya terbesar dari demografi penduduk Indonesia. Sebelumnya di medio Juli hingga Agustus 2020, telah dilakukan perhelatan BNI Griya Expo online, dengan menggandeng 59 group developer dengan total 158 proyek perumahan yang tersebar di seluruh Indonesia,” lanjut Juanda.

    Setelah sukses dengan BNI Griya Expo Online pada Juli hingga Agustus 2020 lalu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) kembali mengadakan acara virtual expo. Kali ini BNI menggelar Asia Virtual Property Expo (AVPE) 2020 yang merupakan virtual expo dengan skala Asia akan diadakan dari 11 November hingga 12 Desember 2020 nanti. Menampilkan konsep 3D dan membuat pengunjung seakan akan berada di pameran property offline.

    Expo online ini dikonsep dengan baik sehingga masyarakat benar-benar bisa merasakan seperti pameran biasa. Pameran online ini bisa diakses dengan mengunjungi www.bnigriyaexpo.com, Rio Niode menjelaskan, masyarakat bisa memilih dan mendapatkan informasi hunian yang diinginkan lewat pameran itu. Kemudian, proses permohonan KPR BNI Griya bisa dilakukan dengan melengkapi aplikasi di BNI E-Form.

    Secara virtual dihadiri oleh pengembang dari 10 negara dan menampilkan lebih dari 300 proyek. Asia Virtual Property Expo 2020 tidak hanya diikuti oleh 51 developer Indonesia dengan 116 proyek perumahan, namun juga diikuti oleh developer dari negara Asia seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Filipina, bahkan Britania Raya dan Australia. “Sasaran kami ialah para pekerja Indonesia yang memiliki lokasi kerja di luar negeri tersebut yang ingin mempunyai keinginan membeli properti di beberapa lokasi Indonesia. Pandemi ini telah mengubah mindset kita semua untuk berinovasi, termasuk dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Diharapkan Asia Virtual Property Expo 2020 dapat mendorong pertumbuhan bisnis. Apalagi industri properti memang salah satu penggerak perekonomian Indonesia,” papar Rio, sapaan akrabnya.

    "Jadi ini bisa dipikirkan juga, ini sebuah momentum yang tepat untuk mengambil keputusan memiliki aset properti saat harga sedang melambat, karena saat kondisi normal kembali bisa dipastikan harga properti itu akan terus mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan sehingga tak salah apabila properti selalu menjadi salah satu opsi terbaik berinvestasi,” papar Juanda menutup perbincangan. Wahyu Pras-red

    PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    Kantor Wilayah Yogyakarta
    Jl. Trikora No. 1, Yogyakarta 55122

    Telp.: +62 274 287 2500
    Fax : +62 274 287 2414
    www.bni.co.id

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain