Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Mencicipi Kombinasi Budaya Lawasan Wedang Kopi Prambanan

    Wedang Kopi Prambanan
    Coffee Bar area
    Entrace area
    Bangunan Joglo
    Aneka menu

    Obyek Wisata Candi Prambanan, siapa lagi yang tak mengenalnya? Candi indah yang berada di Jogja dan merupakan salah satu tujuan destinasi wisata saat di Jogja. Komplek Candi Prambanan ini terletak di kecamatan Prambanan, Sleman dan kecamatan Prambanan, Klaten, kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta. Lokasi obyek wisata Candi Prambanan Yogyakarta ini persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Prambanan sendiri termasuk situs warisan dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara.

    Bagi wisatawan yang ingin berwisata kuliner di seputaran komplek Candi Prambanan, nampaknya Wedang Kopi Prambanan adalah destinasi yang wajib dicoba. Menawarkan kesederhanaan yang menyatu dalam nuansa persawahan, kesejukannya akan menghantarkan Anda bersama keluarga ataupun sahabat dalam obrolan yang mendamaikan sanubari. Menikmati suara daun padi yang tertiup semilir angin semakin menambah nikmatnya bersantap. Semua itu bisa Anda rasakan di Wedang Kopi yang terletak di Jalan Manisrenggo No. 16, Prambanan atau sekitar 1 kilometer sebelah Timur komplek Candi Prambanan.

    Wedang Kopi Prambanan resmi dibuka pada 20 Mei 2017 dengan mengusung konsep perpaduan antara Jawa klasik dan nuansa alam. Menempati lahan yang cukup luas berbentuk memanjang, Wedang Kopi Prambanan ini memiliki keunikan dari sisi arsitekturnya. Sang Pemilik menyuguhkan sebuah konsep tempat makan dengan alam dan karya seni di dalamnya. Tempat makan ini didominasi bangunan bergaya limasan dan Joglo Jawa. Sentuhan karya seni dapat langsung terlihat di bagian depan, sebuah andong dan kentongan berukuran besar terpampang di sisi kanan dan kiri pintu masuk bangunan Pendopo depan yang seakan menyambut setiap tamu yang datang.

    Memasuki area Pendopo depan, nuansa klasik terasa begitu kental dengan dominasi furnitur berbahan kayu layaknya furnitur rumah Jawa jaman dahulu berpadu dengan lantai tegel polos berwarna krem. Pada tengah area Pendopo terdapat sebuah meja dan kursi makan dengan bentuk yang cukup unik berbahan kayu solid. Lampu kuno khas rumah Jawa tergantung di atas meja kayu tersebut, memperkuat nuansa klasik yang diusung. Pada beberapa sisi area Pendopo juga di sediakan meja makan dengan kursi rotan antik yang sangat khas. Iringan musik-musik bertema Jawa semakin menambah syahdu suasana sembari menyantap hidangan yang ada.

    Melangkah lebih ke dalam, sepasang patung wayang dengan sosok dua sejoli Rama dan Shinta akan menyambut pengunjung sebelum menuju area lebih dalam. Sebuah jembatan kayu kecil di atas kolam ikan menjadi jalan menuju Pendopo dua yang juga difungsikan untuk coffee bar dan open kitchen. Sepasang pegangan jembatan menggunakan kayu bekas alat bajak sawah menjadi hal yang cukup unik. Pendopo dua selain digunakan untuk area makan, juga sebagai area fungsional resto. Pada sisi kiri area Pendopo dua terdapat sebuah coffee bar tempat para barista meracik kopi-kopi nikmat yang dipesan para tamu. “Walaupun konsep kami bukan coffee shop, namun kualitas kopi yang kami sajikan di sini berani diadu dengan beberapa coffee shop ternama yang telah ada sebelumnya. Karena kami memakai biji kopi kualitas gold dengan beberapa varian yang cukup lengkap. Didukung dengan alat modern dan barista yang berpengalaman. Tentunya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan coffee shop tersebut,” ungkap Budiawan, Manager Wedang Kopi Prambanan.

    Pada sisi kanan area Pendopo dua, terdapat sebuah meja kayu solid berukuran cukup besar yang di atasnya terdapat beberapa kendil gerabah berisi bermacam jenis sayur dengan konsep prasmanan. Tepat di belakang meja prasmanan terdapat sebuah dapur berkonsep open kitchen. “Untuk dapur kami menerapkan konsep dapur terbuka sehingga tamu yang datang juga dapat melihat langsung proses memasak hidangan di sini. Bahkan tak jarang beberapa tamu juga menyapa dan berbincang dengan chef yang sedang menyiapkan hidangan,” cerita Budi.

    Menuju pendopo selanjutnya, terdapat sebuah area outdoor kecil dengan step stone yang tertata rapi di atas hamparan rumput, menghubungkan antara Pendopo dua dengan Pendopo tiga. Pada area ini juga terdapat sebuah panggung kecil dan beberapa toilet yang berada di sisi lainnya. Setiap weekend panggung kecil tersebut digunakan untuk pertunjukan hiburan berupa live music yang disuguhkan oleh Wedang Kopi untuk memanjakan para pengunjung. Sebuah sepeda tua yang berada di bawah pohon kelapa menjadi spot selfie yang cukup diminati di area ini. Konsep dan tata ruang yang senada dengan Pendopo depan akan ditemui saat pengunjung memasuki area Pendopo tiga. Yang membedakan hanya pada pemilihan warna lantai yang mengaplikasikan tegel polos berwarna abu-abu. Karena letaknya yang lebih jauh dengan jalan raya, suasana di Pendopo tiga tersebut cenderung lebih tenang sehingga pengunjung juga lebih nyaman untuk berbincang sembari menyantap hidangan.

    Melangkah dari Pendopo, akan langsung tersaji nuansa hijau pada area outdoor yang cukup luas. Hamparan rumput hijau dengan step stone yang tertata rapi sebagai jalan untuk pengunjung dan juga beberapa tanaman hias memberikan kesan alami di area ini. Pengunjung dapat menggunakan meja makan yang tersebar di beberapa sudut area outdoor sembari menikmati semilir angin. “Biasanya area outdoor ini akan mulai ramai pada saat menjelang senja karena cuacanya yang sudah tidak begitu panas. Di sini juga menjadi tempat yang cukup favorit bagi pengunjung untuk berfoto karena view yang ada juga cukup indah,” tambah pria yang berlatar belakang pendidikan di bidang pariwisata tersebut. Tepat di tengah taman terdapat sebuah kolam kecil, dengan suara gemericik air mancur yang menenangkan.

    Tepat pada sudut Selatan taman, berdiri dua buah bangunan yang nampak seperti kandang kerbau. Bangunan tersebut tentu saja difungsikan sebagai area makan yang dapat digunakan oleh pengunjung. Dengan latar belakang hamparan persawahan hijau dan pegunungan, area kandang kerbau tersebut cukup menjadi favorit pengunjung yang datang bersama teman maupun keluarga.

    Melangkah lebih ke Barat tepatnya di ujung area Wedang Kopi Prambanan, nampak sebuah bangunan rumah Joglo yang cukup ikonik di tempat ini. Rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari material kayu lawasan tersebut juga disediakan pihak Wedang Kopi Prambanan sebagai tempat makan untuk pengunjung. Namun pada saat-saat tertentu, rumah Joglo tersebut sering di pesan untuk mengadakan meeting. Tak heran karena saat masuk ke dalam banguna tersebut, setting ruangan di dalamnya memang nampak seperti meeting room. Sebuah meja kayu lawas berada tepat di tengah dengan dikelilingi beberapa kursi rotan antik, dipadu dengan nuansa rumah Jawa yang hadir dari dekorasi ruang yang diaplikasikan. “Untuk area rumah Joglo ini memang sering sekali dipesan pengunjung untuk mengadakaan meeting. Namun beberapa kali juga pernah digunakan photo session untuk pre wedding karena bangunannya yang tematik. Dan untuk event-event tersebut, kami dari pihak pengelola tidak membebani pengunjung dengan biaya tambahan, yang penting mereka pesan menu dan makan di sini,” tambah Budi.

    Menu hidangan yang ditawarkan resto yang beroperasi mulai pukul 10.00 – 22.00 tersebut juga terbilang unik. Wedang Kopi menawarkan beberapa menu rumahan tradisional secara prasmanan seperti sayur lodeh, brongkos, pindang cabe hijau, oseng daun pepaya, tahu tempe bacem, ayam goreng sereh, ayam goreng lengkuas lengkap dengan kerupuk dan sambal. Di luar menu tersebut, di sini memberikan pilihan menu ala carte juga, seperti pisang goreng, ketela goreng, mendoan, jamur crispy, aneka kopi dari berbagai jenis di Nusantara dan minuman tradisional lainnya. “Kami sengaja ingin memberikan aneka pilihan hidangan bagi semua segmen. Bagi kakek dan nenek yang kangen dengan menu rumahan jaman dulu, dapat memesan berbagai menu sayur yang kami sediakan. Untuk kalangan muda, dapat memesan aneka hidangan camilan dan beberapa olahan minuman yang bervariasi. Lalu bagi pecinta kopi, kami pun juga menyediakan berbagai macam pilihan kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang tentunya memiliki kualitas terbaik,” tutup Budiawan mengakhiri perbincangan. Farhan-red

    Wedang Kopi Prambanan
    Jl. Manisrenggo No. 16,
    Bugisan, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah
    Telp. 0813-2999-2926
    Instagram : wedangkopiprambanan

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain