Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Menjaga Ornamen & Langgam Budaya Jawa di Warisan Heritage Resort and Resto Solo

    Warisan heritage resort and resto milik Ir. Sugiarto Gunawan
    Lobby Area Warisan Heritage Resort and Resto
    Kamar tipe Suite Room dan Family Room dengan view kolam renang
    Fasad Ratu Ratih Room dan Ruang kamar tipe Deluxe
    Kamar Kawung dan bathroom tipe Suite Room

    Perkembangan kota Solo sebagai kota tujuan wisata tak pelak menjadi peluang bagi para pelaku wisata untuk mempersiapkan berbagai fasilitas penunjangnya. Salah satu yang terus mengalami perkembangan adalah dari sektor hospitality, yaitu penginapan. Untuk menarik semakin banyak wisatawan baik nusantara maupun mancanegara, diperlukan berbagai terobosan dari para pelaku usaha pariwisata untuk menghadirkan penginapan dengan konsep tradisional yang dapat memberikan kenyamanan tanpa meninggalkan identitas kota Solo sebagai salah satu kota budaya dengan tradisi yang begitu kental di Indonesia.

    Perpaduan antara tradisi dan kemewahan itulah yang ditawarkan oleh Warisan Heritage Resort & Resto kepada tamu yang ingin menikmati suasana yang masih asri di sekitar kota Solo. Kombinasi nuansa alami dan material kayu menjadi unsur yang sangat menonjol serta mendominasi dari penginapan yang beralamat di Jalan Ovensari Raya 17A, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah tersebut. Warisan Heritage Resort & Resto Sukoharjo menawar­kan suasana menginap dengan ciri khas tempo dulu. Konsep resort kental akan filosofi budaya Jawa. Budaya menjadi ciri khas khusus dari tempat menginap sekaligus resto di pinggiran Sukoharjo tersebut. Resort ini dibangun agar pengunjung merasa di kampung halaman mereka dulu. Hal tersebut dapat terlihat dari bangunan berupa limasan dan desain kamar yang didominasi kayu dan batu. Dikatakan oleh Ir. Sugiarto Gunawan selaku owner Warisan Heritage Resort & Resto bahwa nama yang dipakai untuk penginapan tersebut bukanlah kata “warisan” yang berarti peninggalan dari orang tua atau keluarga. “Jadi kata “warisan” di sini yang dimaksud adalah semua adat dan budaya termasuk semua bangunan yang ada di kawasan resort ini merupakan tradisi Jawa yang sudah ada sejak lama. Tradisi budaya tersebut yang ingin saya lestarikan agar tetap dapat dinikmati oleh anak-cucu kita kelak sekaligus menghadirkan suatu nuansa nostalgia di dalamnya,” tuturnya.

    Sejatinya penginapan yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 5000 m² tersebut terbagi dalam 3 zona. Pertama Zona Umum yaitu pada kawasan resto yang berada di depan, Zona Tengah yang meliputi area meeting room serta parkir resort, dan Zona Private yaitu pada area resort yang berada paling belakang. Konsep bangunan bernuansa Jawa yang diusung menjanjikan suasana alami yang sangat kental sebagai identitasnya. Ketika memasuki pintu gerbang, kesan pertama yang terasa adalah nuansa alami nan sejuk. Bangunan tradisional Jawa pada restoran yang dikelilingi berbagai macam pohon perindang menghadirkan kenyamanan tersendiri pada para tamu, baik yang akan menginap maupun hanya sekedar menikmati hidangan di restonya. Sebuah becak kayuh tradisional nampak terpajang di depan pintu restoran seakan menyambut siapa saja yang datang. Dua buah bangunan bekas kandang sapi kuno di area depan resto disulap menjadi area lesehan yang dapat digunakan para tamu untuk bersantai sembari menikmati hidangan.

    Sedikit lebih memasuki area Warisan Heritage Resort & Resto, terdapat sebuah bangunan 2 lantai yang disediakan pengelola sebagai meeting room. Beberapa ruang pertemuan disediakan dengan berbagai macam kapasitas, mulai dari 10 orang hingga lantai atas yang dapat juga digunakan untuk pesta pernikahan maupun ulang tahun yang berkapasitas hingga 200 orang. Uniknya pada ruang tengah diantara meeting room terdapat satu set gamelan Jawa yang cukup ikonik. Bukan hanya untuk memberikan kesan tradisi Jawa, namun set gamelan tersebut terawat dengan baik dan masih dapat digunakan. Beberapa aksen Jawa kuno yang diaplikasikan pada sekeliling bangunan seperti luku atau alat membajak sawah tradisional yang digunakan sebagai pegangan anak tangga semakin menampilkan unsur etnik di dalamnya.

    Melangkah menuju Private Zone yang tidak lain adalah area resort, terdapat sebuah lorong masuk dengan ukuran yang tidak begitu besar untuk menjaga privasi dan ketenangan para tamu yang menginap. Pada sisi lorong masuk terdapat sebuah tempat duduk kuno berbahan kayu berukuran cukup besar dimana terdapat ukiran-ukiran yang cukup unik. Tepat di sampingnya juga terpajang sebuah motor DKW antik berwarna hijau yang merupakan salah satu barang koleksi owner. Tepat berada di sisi kiri lorong masuk adalah lobby area sekaligus receptionist area. Ruangan tersebut lebih terlihat layaknya galeri barang antik. Beberapa benda koleksi sang owner tertata rapi di sisi-sisi ruangan ini. Dengan perpaduan lantai tegel kunci, dekorasi ruang yang didominasi material kayu, dan lampu gantung kuno akan menambah nuansa kehangatan ala rumah Jawa.

    Sebuah pintu kayu kuno yang berasal dari daerah Madura pada ujung lorong masuk seakan menjaga ketenangan dan privasi kamar-kamar resort yang berada dibaliknya. Warisan Heritage Resort & Resto yang mulai beroperasi pada akhir tahun 2016 tersebut memiliki 12 kamar yang terbagi dalam 5 tipe, yaitu tipe Superior Room, tipe Deluxe Room yang berjumlah 6 kamar, tipe Junior Room dan Suite Room yang masing-masing berjumlah 2 kamar, dan tipe Family Room. Masing-masing tipe kamar berada pada beberapa bangunan Limasan yang saling berdekatan layaknya berada dalam satu perkampungan jaman dahulu. “Sebenarnya ada alasan sendiri mengapa bangunan tradisional Jawa yang saya pilih adalah bangunan Limasan. Joglo Limasan cenderung tidak banyak dilirik orang karena kesannya seperti rumah kampung, berbeda dengan bangunan Joglo Pendopo yang lebih gagah dan terkesan mewah. Namun di sisi lain bangunan Limasan lebih cocok apabila digunakan sebagai hunian karena mempunyai kesan lebih nyaman dan hommy, nuansa yang mungkin tidak terdapat pada bangunan Joglo Pendopo. Saya ingin para tamu yang menginap di sini merasakan kenyamanan layaknya berada di rumah sendiri serta menghadirkan kembali nostalgia akan rumah-rumah tradisional Jawa pada jaman dahulu kala,” papar pria kelahiran Madura tersebut.

    Masing-masing bangunan kamar yang ada di Warisan Heritage Resort & Resto mempunyai nama-nama tersendiri. Nama yang diberikan pada tiap kamar diambil dari nama-nama kain Batik seperti Sekar Jagat, Truntum, Sidomukti, Parang Kusumo, Ratu Ratih, dan lain sebagainya. Penamaan tersebut dipilih karena tiap nama kain Batik tersebut mempunyai filosofi arti tersendiri, sekaligus memberikan wawasan kepada tamu untuk lebih mengenal peninggalan budaya tradisional Jawa. Sentuhan nuansa tropis juga terasa dengan adanya teras pada tiap-tiap bangunan rumah. Desain interior pada masing-masing kamar juga berbeda-beda, namun tetap menampilkan sisi tradisional dengan sentuhan material kayu dan batu.

    Tipe kamar yang paling besar adalah tipe Suite Room, dimana dalam satu Limasan terdapat dua bangunan yang simetris dan pada bagian tengahnya terdapat ruang yang bisa digunakan untuk bersantai. Sedangkan masing-masing kamar dapat diisi hingga 4 orang. Untuk kamar mandi yang ada di penginapan ini sudah dilengkapi dengan fasilitas modern seperti bathtub, toilet duduk, dan shower.

    Tipe kamar selanjutnya yaitu tipe Family Room. Kamar yang mempunyai desain cantik, karena ketika masuk seakan berada di bangunan rumah sendiri. Di depan pintu utama terlihat tangga kayu melingkar menuju lantai dua. Untuk lantai satu terdapat satu ranjang kayu berukuran besar, sedangkan di lantai dua disediakan 2 ranjang ukuran single. Jadi untuk kamar tipe ini memungkinkan untuk diisi 4 orang. Sangat cocok untuk orang tua yang mengajak anaknya berlibur.

    Bagi tamu menginap yang pergi berdua atau solo traveling dan tidak terlalu banyak membawa barang, Tipe Superior Room dapat dijadikan pilihan. Untuk tipe kamar ini memang menggunakan kamar mandi dengan shower, akan tapi hal yang menarik pada kamar ini adalah mempunyai balkon untuk duduk santai sembari melihat kolam renang yang ada di bawah. Tempat tidur yang disediakan yaitu satu ranjang dengan ukuran besar. Untuk tamu berdua yang lebih memilih tidur dengan ranjang terpisah, terdapat tipe Deluxe Room karena tipe ini tersedia dalam pilihan satu ranjang besar atau dua ranjang berukuran single. Sedangkan untuk kamar mandinya sudah menggunakan bathtub.

    Tipe kamar terakhir adalah Junior Suite Room. Bangunan dengan balkon di depan dengan kursi santai yang terletak tepat di samping kolam renang. Ukuran kamar sangat luas dengan satu tempat tidur ukuran besar. Tersedia meja kayu yang dapat digunakan untuk bekerja. Pada samping jendela sebelah pintu terdapat kursi sofa menyerupai ranjang yang sangat nyaman untuk melakukan aktifitas seperti membaca atau mendengarkan musik.

    Warisan Heritage Resort & Resto juga menyediakan fasilitas kolam renang, berada di area belakang dan cukup private. Kolam renang dengan ukuran yang besar ini mempunyai keunikan, dimana air yang ada di dalamnya merupakan air garam yang telah diatur dari sisi kesehatan. Hal ini cukup banyak disukai tamu reguler yang beberapa kali menginap di sini, karena diyakini dapat membuat tubuh menjadi lebih fresh setelah berenang.

    Dari fasilitas-fasilitas menarik yang disajikan oleh Warisan Heritage Resort & Resto ini, harga kamar yang ditawarkan terbilang cukup terjangkau. Mulai dari Rp. 600.000 per malam untuk tipe Superior, kemudian tipe Deluxe yang ditawarkan dengan harga Rp. 850.000 per malam, lalu tipe Junior dengan harga Rp 1.050.000 per malam, tipe Suite seharga Rp 1.200.000 per malam, dan tipe Family dengan harga Rp. 1.600.000 per malam termasuk breakfast. Farhan-red

    Warisan Heritage Resort and Resto
    Jln. Ovensari Raya 17A,
    Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah
    Telp. (0271) 621562
    www.warisanresort.com

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain