Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Nira Camper Village Destinasi Glamping Unik di Bentang Alam Merapi

    Nira Camper Village
    Fasilitas penginapan bernuansa terbuka & menyatu dengan alam sekitar
    Bubble tent sebagai kamar tidur dengan gaya layaknya rumah Joglo
    Area pantry berkonsep semi-outdoor
    Bathroom bergaya natural dengan fasilitas modern

    Baru-baru ini, tren traveling global menjurus pada konsep penginapan dan rekreasi anti-mainstream yang disebut glamping. Glamping merupakan akronim dari kata glamorous camping, sebuah kegiatan berkemah namun tetap glamor. Glamping menawarkan konsep berkemah dan menikmati alam dengan dikelilingi fasilitas nyaman serta mewah, hampir satu level dengan akomodasi hotel. Walaupun tidur di dalam sebuah tenda, kemudahan yang biasa didapat saat menginap di hotel bintang tiga sampai empat seperti kasur, lemari, hingga kamar mandi tetap tersedia. Biasanya, glamping hadir dengan bangunan semi-permanen, mulai dari tenda hingga tenda besar khas suku Indian yang dirangkai sedemikian rupa agar tetap memberikan kenyamanan bagi tamu yang menginap. Di Indonesia sendiri, ada beberapa destinasi glamping yang menawarkan berbagai kemewahan untuk menikmati alam dengan cara yang tidak biasa. Lokasi glamping pun telah tersebar di deretan kawasan nusantara.

    Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri merupakan salah satu kota tujuan wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Hotel berbintang hingga penginapan berkonsep villa dan resort pun semakin menjamur. Di tengah banyaknya tempat menginap tersebut, hadirlah Nira Camper Village sebagai penginapan pertama di Jogja yang mengusung konsep menginap ala glamping menggunakan bubble tent. “Untuk konsep awalnya sendiri memang terinspirasi dari penginapan-penginapan dengan bubble tent yang menjamur di Bali. Saya melihat di Bali, konsep menginap seperti itu sangat diminati oleh wisatawan karena unik dan menghadirkan nuansa berbeda. Kemudian saya berpikir untuk membawa konsep penginapan tersebut ke Jogja, karena Jogja juga merupakan salah satu destinasi wisata dengan bentang alam mirip Bali dan belum ada tempat yang menggunakan bubble tent seperti itu sebagai penginapan,” papar Ahmad Suwandi, owner Nira Camper Village.

    Penginapan yang berlokasi di dusun Surodadi RT 01 RW 47, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta tersebut menghadirkan pengalaman menginap menyatu dengan alam sekitar dengan gaya arsitektur yang unik. Di tempat ini, tamu yang menginap dapat benar-benar merasakan sensasi alaminya karena panorama sekitar didominasi sawah, pepohonan, dan perbukitan, serta terpisah dari pemukiman warga. Suasana pedesaan yang begitu nyaman, asri, dan sejuk membuat Nira Camper Village sangat cocok menjadi pilihan sebagai tempat berbulan madu bagi pasangan baru. “Segmennya memang wisatawan yang sudah bosan menginap di hotel. Di sini mereka akan menginap di dalam bubble, bisa tidur sambil melihat bintang kalau musim kemarau karena langit cerah. Area di sekitar bubble itu benar-benar terbuka. View di depan itu sawah dan 500 meter di sekeliling Nira itu tidak ada rumah warga sama sekali,” lanjut Ahmad.

    Mengenai penamaannya, Nira sendiri diambil dari nama cairan yang diperoleh dari sari bunga kelapa. Nira dari pohon kelapa tersebut juga identik dengan pedesaan di sekeliling lokasi penginapan, dimana banyak pohon kelapa tumbuh subur di tempat ini. Nira tersebut memiliki manfaat yang luar biasa dan biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula merah. Hal tersebut juga yang menjadi harapan dari Nira Camper Village untuk dapat menjadi manfaat bagi sekitarnya, karena penginapan tersebut juga menggandeng warga sekitar dalam hal pengelolaannya.

    Penginapan yang mulai beroperasi sejak 17 Oktober 2019 tersebut memiliki spot untuk bersantai maupun berswafoto, yaitu berupa sebuah gardu dari bambu dimana pada bagian atasnya dilengkapi dengan jaring-jaring tali layaknya sebuah hammock. Spot tersebut dapat dijadikan tempat bersantai sembari menikmati view hijaunya persawahan di sekitar penginapan. Kemudian pada bagian bawahnya dilengkapi dengan sebuah ayunan yang menjadi tempat favorit tamu untuk berswafoto dengan latar belakang pemandangan alam.

    Saat ini, Nira Camper Village memiliki dua area penginapan dengan luas total sekitar 1000 meter persegi. Dalam satu area tersebut, terdapat fasilitas berupa bubble tent, kamar mandi terpisah, living room, pantry, dan kolam renang. Namun karena area tersebut cukup luas, maka tamu juga dapat meminta tambahan extra bed dengan tenda terpisah. Fasilitas dari Nira Camper Village pun tak perlu diragukan lagi. Pada dasarnya, mengusung konsep glamping alias glamour camping, Nira Camper Village punya fasilitas layaknya hotel. Bubble tent yang digunakan memiliki bahan plastik kuat khusus untuk tenda serupa. Selain itu, saat berada di bagian dalamnya pun tidak akan terasa panas. Pasalnya, disediakan portable air conditioner yang akan membuat udara di dalam tenda terasa sejuk. “Untuk tempat dapat disesuaikan, pernah ada juga yang minta untuk 20 orang. Bisa saja, nanti dapat ditambah dengan tenda lain, tergantung jumlah tamunya. Hanya saja kalau paket biasa maksimal empat orang per area. Karena satu bubble tent hanya dapat memuat maksimal empat orang. Ada fasilitas kamar mandi yang standar, air panas dan air dingin dengan shower. Kemudian terdapat juga area pantry khusus dan living room. Konsepnya open dan lesehan, jadi ada fasilitas televisi dan bean bag. Di depan living room juga terdapat plunge pool berukuran kecil,” imbuh pria asli Cangkringan tersebut.

    Untuk tarif menginap, bubble hotel yang bekerja sama dengan Piknik Beda dalam hal management-nya tersebut menetapkan harga yang relatif terjangkau untuk sebuah pengalaman menginap yang menarik. Pada saat weekdays, tarif menginap untuk satu area adalah Rp 750.000 dengan maksimal empat pax. Sementara untuk weekend, tarif yang ditetapkan yaitu Rp 850.000 per malam. Additional charge untuk tamu lebih dari 4 orang dikenakan biaya sebesar Rp 150.000 per pax. Selain paket reguler tersebut, tamu juga bisa mendapatkan paket spesial honeymoon dengan harga Rp 1,4 juta untuk dua orang. Semua paket tersebut sudah termasuk sarapan dan fasilitas full package. Yang membedakan hanya di malam hari terdapat simple barbeque untuk semua paket dan sepeda, namun untuk paket spesial honeymoon akan mendapatkan tambahan beef slice setengah kilogram dan fasilitas movie night. Tak hanya itu, untuk paket honeymoon juga akan mendapatkan tambahan aktivitas berupa Lava Tour daerah Cangkringan. Pada pagi harinya sekitar pukul 07.00, pasangan akan dijemput untuk berwisata Lava Tour khusus. Selain itu, ada juga sesi sarapan spesial di pinggir sungai yang berkonsep layaknya romantic breakfast.

    Untuk akses menuju Nira Camper Village sendiri cukup mudah. Telah terdapat titik tuju di aplikasi Google Maps yang dapat mempermudah tamu untuk mencapai lokasi. Nira Camper Village sendiri lokasinya berada di sekitar kawasan wisata Kaliurang. Belum ada kendaraan umum menuju ke sana, sehingga tamu harus membawa kendaraan pribadi atau dapat menyewa kendaraan. Letaknya tak jauh dari pusat Kota Yogyakarta. Dari Stasiun Tugu Yogyakarta, hanya perlu berkendara sekitar 45 menit. Akses jalannya pun sudah cukup bagus dan dapat dilewati dengan kendaraan apapun. Ahmad menambahkan, minat wisatawan untuk dapat menginap di Nira Camper Village cukup tinggi. “Peminatnya memang cukup tinggi, bahkan untuk bulan ini (Oktober –red) saja sudah full booked setiap hari. Kebanyakan memang tamu dari luar kota yang sudah memesan jauh-jauh hari sebelumnya. Berdasarkan respon pasar yang luar biasa tersebut, nantinya kami juga akan membuka satu area lagi. Hal tersebut demi mengakomodasi minat tamu yang ingin menginap di Nira Camper Village,” pungkas Ahmad. Farhan –red

    Nira Camper Village
    Surodadi RT 01 RW 47, Wukirsari,
    Cangkringan, Sleman, Yogyakarta

    WhatsApp : 0813 2721 7878
    Instagram: niracampervillage

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain