Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal

    NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#1
    NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#2
    NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#3
    NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#4
    NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#5

    Dampak pandemi Covid-19 telah dirasakan dalam berbagai bidang kehidupan dan menyebabkan adanya pergeseran tren dan konsep baru beberapa waktu ke depan. Prinsip dasar yang dibutuhkan pengguna dalam hal apapun ke depannya adalah clean health safety, yaitu jaminan kebersihan atau higienis, jaminan kondisi lingkungan yang sehat, jaminan keamanan, dan jaminan convenience. Pergeseran tren dan konsep ini juga berpengaruh dalam sektor hunian. Hunian ke depannya perlu mewadahi kegiatan-kegiatan penghuni rumah dalam keadaan kenormalan yang baru, atau yang lebih dikenal dengan new normal. Kecenderungan perilaku penghuni rumah dalam new normal ini mengubah layout dan ambience rumah pada umumnya.

    Begitu juga dengan NN-House, yang merupakan rumah milik klien kami Pak Eko Nugroho. Pak Eko yang bekerja di kantor swasta ini menginginkan rumah hunian yang comfy, healthy, dan achieavable tentunya. Pak Eko bersama istri dan satu orang anaknya sangat siap dengan new normal lifestyle, hal itu dimulai dengan rumah hunian NN-House (New Normal- House) ini. Desain ini memiliki konsep alami atau yang dikenal dengan konsep biophilic design, dengan udara alami dan pencahayaan yang cukup di dalam bangunan menjadikan rumah ini sehat dan begitu juga dengan penghuni di dalamnya. Selain itu, desain ini memiliki konsep urban farming.

    Prinsip new normal saat ini hingga ke depannya ialah meminimalkan kegiatan di luar rumah dan memaksimalkan kegiatan di dalam rumah. Salah satunya untuk memenuhi kebutuhan primer yaitu pangan, yang mengharuskan kita untuk membeli kebutuhan tersebut ke pasar tradisional ataupun swalayan. Untuk merespon hal tersebut, perlu menerapkan urban farming menjadi tren gaya hidup. Urban farming yang berarti bercocok tanam di lingkungan rumah perkotaan dianggap beriringan dengan keinginan masyarakat kota untuk menjalani gaya hidup sehat. Hasil panen dari urban farming lebih menyehatkan lantaran sepenuhnya menerapkan sistem penanaman organik, yang tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida sintesis.

    Konsep ini dapat ditemukan dalam desain NN-House. Area halaman depan difungsikan sebagai area tanam pepohonan yang berbuah, yaitu pohon mangga, pohon jeruk nipis dan pohon jambu. Pada dinding pagar juga dijadikan alas media tanam vertical farming. Lalu, pada halaman dalam rumah dijadikan area tanam tanaman palawija seperti wortel, singkong, tomat, mentimun, kentang serta kacang kacangan. Selain itu, juga ditanam tanaman bumbu dapur sehari-hari seperti bawang, cabai, daun pandan, serai, jahe, kunyit dan daun salam. Media tanam dapat berupa polybag, tanah asli, ataupun vertical farming pada dinding untuk mengatasi masalah lahan terbatas. Selain tanaman-tanaman tersebut, tersedia juga sumber protein dan lemak hewani yang berasal dari ikan. Di area halaman belakang terdapat kolam ikan yang bersekat memisahkan bibit ikan yang sedang tumbuh dan ikan yang sudah cukup besar. Tidak berhenti disitu, dari kolam ikan lele ini dimanfaatkan dengan sistem aquaponik. Sistem ini merupakan penggabungan antara hidroponik dengan ilmu perikanan. Supply nutrisi untuk penyiraman tanaman berasal dari kotoran ikan yang dipelihara di dalam kolam, dan tanaman bertindak sebagai bio-filter agar air kembali ke kolam ikan dalam keadaan bersih.

    NN-House ini memiliki layout yang telah diadaptasi dari perilaku baru penghuni rumah. Untuk layout rumah 2 lantai ini dapat dilihat di gambar denah. Rumah yang berdiri di tanah seluas 120 m² mempunyai desain fasad yang clean dan miinimalis, sangat cocok untuk persona milenial masa kini khususnya Pak Eko dan keluarga kecilnya. Area depan rumah dibatasi pagar yang ramah tetangga karena berada di lingkungan perumahan yang tetangganya saling menyapa. Tempat sampah yang menyatu dengan pagar ini didesain tertutup agar tidak basah terkena hujan yang dapat menyebabkan penyakit dan polusi bau. Tempat sampah ini memiliki tutup di luar pintu pagar, sehingga memudahkan petugas kebersihan untuk mengambil sampah ini. Carport di area depan cukup untuk 1 kendaraan mobil dan 2 kendaraan sepeda motor. Kemudian terdapat area steril yaitu area cuci tangan di teras area sebelum masuk ke rumah, diperuntukkan untuk penghuni rumah atau tamu yang datang berkunjung dari luar.. Terdapat dua akses dalam desain ini, yaitu akses masuk dan akses keluar yang bertujuan agar menjaga kesterilan dalam rumah.Ruang tamu berada di luar rumah dengan konsep terbuka dengan view area cocok tanam di halaman depan. Konsep ruang tamu di luar ini untuk meminimalkan interaksi penghuni dan tamu di dalam rumah.

    Hal pertama yang dilakukan setelah datang sampai rumah ialah membersihkan seluruh tubuh dengan mandi. Disediakan ruang shower yang dilengkapi dengan toilet jongkok di area pintu masuk. Kesan hangat, clean dan light tertuang dalam interior NN-House. Pemilihan material berupa motif kayu berwarna medium menyumbangkan kesan hangat sangat cocok untuk keluarga kecil. Motif kayu ini sangat cocok dipadu-padankan dengan warna cerah seperti putih untuk menambah kesan clean dan light.

    Interior lantai satu menerapkan konsep open space menerus tanpa sekat, bukaan yang lebar untuk memaksimalkan cahaya dan cross sirculation sebagai salah satu syarat rumah sehat. Bukaan partisi jendela sekaligus pintu kaca yang dapat dilipat sesuai keperluan menghadap langsung ke inner court berisi tanaman-tanaman pangan. Ukuran dapur yang luas dibutuhkan untuk kenyamanan penghuni memasak di rumah dilengkapi dengan kitchen set yang lengkap dan exhaust untuk membuang asap masakan keluar rumah. Dapur yang nyaman dapat membawa suasana semangat sang ibu untuk menyiapkan dan memenuhi kebutuhan perut keluarga kecilnya. Meja makan didesain menyatu dengan sofa ruang keluarga sebagai functional space dan tidak berdiri sendiri-sendiri. Area bawah tangga difungsikan menjadi area baca untuk mendukung hobi Pak Eko dalam membaca dan mengoleksi buku bacaan dan komik. Pada area belakang terdapat area cuci baju dengan memanfaatkan space bawah tangga, area jemur baju dengan atap transparan, dan gudang di sudut lahan yang atapnya dijadikan sebagai tempat menyimpan tandon air bersih.

    Tangga ke lantai dua di desain simple dan terkesan ringan. Cahaya matahari dapat menembus masuk ke dalam bangunan dengan konsep skylight. Pencahayaan alami ini sampai ke lantai satu karena adanya desain void yang menghubungkan antara lantai 1 dan lantai 2. Di lantai dua terdapat satu kamar utama untuk Pak Eko beserta istri dan satu kamar anak. Dalam kamar utama ini terdapat kamar mandi yang dilengkapi dengan toilet duduk dan shower, mudroom, dan area tempat tidur yang dilengkapi dengan kasur berukuran king bed, sofa, dan televisi. Sedangkan kamar anak terdapat area meja belajar si anak dan area tidur. Untuk konsep bukaan kamar menggunakan kaca nako. Hal unik disini ialah arah bukaan kamar, yaitu bukaan kamar orang tua menghadap kamar anak dan dapat mengawasi kamar anak.

    Kemudian, di lantai dua terdapat workspace dengan view keluar dan menghadap langsung ke area tanaman, diperuntukkan untuk Pak Eko agar dapat bekerja dirumah dengan nyaman dan konsentrasi. Selain dapat bekerja dengan nyaman, untuk menjaga stamina dan kebugaran jasmani penghuni rumah, tersedia area olahraga indoor yang cukup mungil. Area olahraga ini dapat diisi dengan treadmill dan juga olahraga senam lantai , yoga, maupun pilates dengan alas matras yang moveable untuk Sang istri. Dengan adanya area olahraga ini dapat memenuhi kebutuhan jasmani dan tidak harus pergi ke gym untuk berolahraga.

    Siap atau tidak siap kita semua akan mengalami new normal akibat dari dampak pandemic Covid-19 ini. Maka dari itu, alih-alih mengeluh dan sibuk membaca cerita kospirasi pandemi, alangkah lebih baiknya menyiapkan diri untuk kenormalan yang baru ini. Seperti langkah tepat yang dilakukan Pak Eko dengan rumah NN-Housenya. Prinsipal Arsitek : Ardhyasa Fabrian Gusma, ST. Msc | Design Layout & interior : dea cahya nabila, S.ars |Design fasade : orien umbu, S.ars | Visualisasi : Azis Septian, S.ars

    A+A Studio, Yogyakarta, Indonesia
    Architects, Interior & Urban Design
    Phone : 0856 4002 5773
    Email: aa.studio.indonesia@gmail.com

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain