Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Nuansa Retro Vintage, Warisan Klasik SARASA TEGEL

    Nuansa Retro Vintage, Warisan Klasik SARASA TEGEL
    Contoh warna tegel yang dapat dipilih customer
    Aplikasi tegel motif pada toilet
    Tegel motif perkuat konsep klasik

    Seiring perkembangan dan kebutuhan dalam ruangan rumah, setiap orang pasti memiliki keinginan untuk mempunyai rumah yang nyaman, bersih, dan indah. Setiap sudut rumah akan senantiasa dihias dan dipercantik dengan penambahan pernak-pernik supaya cantik dipandang dan membuat anggota keluarga merasa betah berada di rumah. Namun ada salah satu bagian rumah yang sering terlewatkan dalam hal urusan mempercantik rumah, yaitu lantai. Banyak material penutup lantai yang lazim dijumpai seperti keramik, marmer, dan granit yang mempunyai sifat keras.

    Trend bangunan dan rumah dengan nuansa retro memang sedang diminati masyarakat saat ini, karena selain mempercantik tampilan rumah juga memberikan unik. Konsep dekorasi bangunan yang kembali pada era klasik juga terjadi dalam hal pemasangan lantai. Beberapa orang yang ingin menghadirkan nuansa vintage di ruangan rumahnya memilih untuk mengaplikasikan tegel klasik pada sisi lantainya. Tegel biasanya banyak digunakan untuk berbagai macam lantai bangunan seperti, keraton, rumah adat, padepokan, pendopo, rumah bali, dan rumah mewah. Banyak orang yang ingin menggunakannya karena tegel tidak akan membuat lantai licin, namun tetap mengkilap, kuat, dan indah. Karena keunikan dan motifnya yang yang dimiliki sangat khas, sehingga membuat tegel banyak diminati. Tegel sendiri sudah banyak dijual di beberapa daerah, dan Jogja mempunyai beberapa produsen yang mempunyai pabrik khusus pembuatan tegel motif tersebut. Salah satu pabrik tegel yang masih mempertahankan eksistensinya di Yogyakarta adalah Sarasa Tegel & Antique yang mempunyai showroom di Gang Bima No. 049, Bayaran RT 08 RW 18, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

    Awal mula berdirinya Sarasa Tegel & Antique yaitu ketika Heru Suprihantono yang memiliki usaha di bidang kerajinan kain batik memutuskan untuk menikah dengan Hanai Kobayashi, seorang warga negara Jepang yang datang ke Indonesia untuk belajar kesenian gamelan di Institut Seni Indonesia (ISI) pada tahun 2009. Kemudian mereka ingin hidup dari melakukan pekerjaan yang mereka cintai, yakni tak jauh-jauh dari kebudayaan Indonesia. Tapi sepertinya mereka tak berjodoh dengan batik. Hingga suatu hari, Heru membaca sebuah majalah dan mendapati ulasan panjang tentang tegel bermotif batik. Petualangan dengan tegel dimulai dari YouTube dan Google. Sebab, tak sekalipun Heru maupun Hana pernah berurusan dengan pembuatan tegel dan di tahun tersebut, konten di YouTube masih sangat terbatas. “Dulunya memang sama sekali tidak ada rencana untuk mendirikan pabrik tegel seperti ini. Namun ketika membaca majalah dan searching di Google dan YouTube, tidak sengaja melihat proses pembuatan tegel motif batik dan kemudian tertarik. Untuk penamaan showroom ini juga masih terinspirasi dari batik. Sarasa sendiri adalah kata yang diambil dari bahasa Jepang yang artinya kain yang digambar motif secara manual atau yang di Indonesia disebut sebagai batik,” papar Heru, sapaan akrabnya.

    Memasuki area pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 1400 m² tersebut, kita dapat melihat produksi tegel yang dikerjakan dengan mesin hidrolik sederhana yang diterapkan hanya untuk proses press, jadi untuk proses pembuatannya benar-benar mengandalkan keahlian pembuatnya. Secara umum tahapan yang dilakukan dalam pembuatan tegel adalah proses pengoplosan warna sesuai pesanan dari pelanggan. Proses ini dikerjakan pada ruangan terpisah dan dilakukan oleh beberapa tenaga ahli di bidang perwarnaan. “Untuk material pewarna tegelnya kami, dulu kami import bahan langsung dari Belanda, sehingga untuk kualitasnya terjamin. Namun saat ini material pewarna tersebut sudah memiliki pabrik sendiri di kota Surabaya dengan kualitas yang tetap dipertahankan, jadi lebih mudah dalam memperoleh bahan bakunya,” ungkap Heru.

    Kemudian proses dilanjutkan dengan pengayakan bahan yang bertujuan untuk memisahkan kotoran-kotoran dan material yang berukuran besar sehingga permukaan tegel yang dihasilkan setelah proses press semakin halus dan maksimal. Masuk pada proses selanjutnya yaitu proses pencetakan dan penyablonan. Dalam pembuatan tegel dibuat dalam 4 lapisan yakni matras, kalungan, kancingan dan stempel. Setiap lapisan harus menggunakan formula yang berbeda-beda, bahkan untuk yang bermotif harus membuat pola dari plat kuningan terlebih dahulu. Kemudian ke bagian selanjutnya yakni pengeringan awal setelah proses pencetakan dan pewarnaan. Tegel yang telah dicetak kemudian ditata pada rak pengeringan untuk diangin-anginkan. Di salah satu sisi pabrik terdapat sebuah bak perendaman untuk proses selanjutnya yang berfungsi untuk merapatkan pori pori dan memperkuat struktur agar tegel tidak mudah pecah. Pada proses ini memerlukan waktu kurang lebih 24 jam perendaman. Setelah itu tegel dilakukan pengeringan akhir yang berada di sebelah bak perendaman, pada proses pengeringan akhir ini membutuhkan waktu sekitar 4 - 5 hari. Untuk lama pembuatan tegel dari awal hingga siap dikirim paling cepat yaitu 8 hari.

    Untuk harga tegel yang ditawarkan Sarasa Tegel & Antique terbilang cukup bersaing, yaitu mulai dari harga 195 ribu rupiah/m² untuk tipe tegel polos tanpa motif .Sedangkan untuk tipe tegel bermotif ditawarkan mulai dari harga 330 ribu rupiah/m². Workshop ini menyediakan 3 jenis ukuran tegel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruangan, yaitu 10 cm x 10 cm, 20 cm x 20 cm, dan 30 cm x 30 cm. Saat ini pabrik yang memiliki total karyawan sebanyak 30 orang tersebut mampu memproduksi kurang lebih 800 buah tegel setiap harinya, tergantung dari tingkat kerumitan motif tegel yang dikerjakan. Selain menyediakan beragam motif yang dapat dipilih oleh customer, Sarasa Tegel juga dapat mengakomodasi keinginan pelanggan yang memiliki desain sendiri untuk tegel pesanannya. Tidak ada biaya tambahan untuk custom order tersebut. “Untuk mengakomodasi konsumen yang tidak ingin menunggu lama, kami juga menyediakan produk ready stock yang dapat langsung dibeli sesuai dengan ketersediaan yang ada. Oleh karena itu, pabrik ini setiap harinya pasti melakukan proses produksi untuk menunjang ketersediaan produk ready stock di workshop kami,” pungkas Heru. Farhan-red

    Sarasa Tegel

    Gang Bima No. 049, Bayaran RT 08 RW 18,
    Tamantirto, Kasihan,
    Bantul, Yogyakarta.
    IG : sarasa.tegel.antique
    Whatsapp : 0877 3930 4646 / 0878 3938 5311
    www.sarasategel.com

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain