Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Pengalaman Cicipi Hawa Tropis Candu Syahdu Ala Oppio Coffee

    Pengalaman Cicipi Hawa Tropis Candu Syahdu Ala Oppio Coffee
    Lampu gantung hadirkan kesan syahdu di area outdoor
    Area meja kasir dengan aksen dekorasi bernuansa tropis
    Area makan indoor dengan furnitur bergaya klasik
    Aneka Menu Oppio Coffee

    Melihat kota Jogja hari ini adalah melihat kota Jogja yang dipenuhi dengan bangunan-bangunan dengan beraneka bentuk. Jika melihat bagaimana Jogja digambarkan dalam kartu pos maupun foto-foto di instagram, akan seketika timbul perasaan yang seragam dan nostalgis. Selain wisata alam, sejarah, dan budayanya, Jogja juga memiliki wisata kuliner yang tak kalah menariknya. Banyak sekali kafe dan resto yang ada di Jogja. Dari kedai kopi, warung makan tradisional hingga restoran dengan menu western, semuanya ada di kota satu ini.

    Saat ini, akan sangat mudah menemukan kafe di setiap sudut kota Jogja. Masing-masing dari mereka menawarkan citarasa khas dengan cara yang berbeda untuk mengolah bahan hingga cara penyajiannya. Bagi kaum milenial, berkumpul bersama kerabat dan keluarga kerap disandingkan dengan kopi. Untuk kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar tentunya ini menjadi salah satu persaingan yang cukup menarik antar tempat makan. Pasalnya, anak muda jaman sekarang tidak hanya sekedar mencari tempat makan yang enak, namun juga tempat yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka akan foto terbarunya di media sosial. Hal tersebut membuat beberapa tempat makan sendiri sudah mulai menerapkan berbagai desain unik pada konsep bangunannya. Dengan ramainya tempat ngopi yang menarik, Jogja seakan tidak pernah kehabisan tempat untuk bercengkrama.

    Oppio Coffee hadir menjadi salah satu tempat makan dengan konsep yang cukup menarik dan menghadirkan ambience nan nyaman. Mulai beroperasi sejak Januari 2020, Oppio Coffee berusaha menghadirkan bukan hanya sebuah space untuk menikmati sajian makanan dan minuman, namun juga dapat dijadikan sebagai tempat berkumpul bersama orang tersayang dengan nuansa yang berbeda. Mengusung konsep bohemian tropical bak kafe di kawasan Legian, Bali, Oppio Coffee ini cocok bagi pengunjung yang ingin nongkrong bersama teman-teman atau sekedar berburu spot instagramable. Meskipun lokasinya tak jauh dari pusat kota Yogyakarta, suasana Oppio Coffee ini begitu syahdu seakan menyatu dengan kawasan yang terbilang masih cukup asri. Sentuhan anyaman pada interior dan juga kursi kayu membuat Bali vibe di Oppio Coffee semakin terasa.

    Diceritakan Rio Pharaoh, owner dari kafe yang berlokasi di Jalan Bias, Bulusan, Sardonoharjo, Bendolole, Sleman, Yogyakarta tersebut bahwa penamaan Oppio terinspirasi dari tanaman Opium. “Kalau penamaan kafe ini memang terinspirasi dari nama tanaman Opium yang bagi masyarakat mungkin memiliki konotasi yang negatif karena berhubungan dengan narkotika. Namun esensi sesungguhnya yang kami ambil disini bahwa zat tersebut menyebabkan candu. Nah, itu yang sebenarnya menjadi harapan kami. Pengunjung yang datang ke kafe ini akan kecanduan baik sajian menu makanan dan minuman maupun experience yang didapatkan saat menghabiskan waktu di tempat ini, sehingga mereka akan 'kecanduan' dan kembali lagi ke sini. Kemudian sengaja kami sesuaikan menjadi Oppio karena lebih mudah dalam pelafalannya saja,” ungkapnya.

    Awal berdirinya Oppio Coffee dimulai dari owner yang memang sangat menyukai kopi. Dari hal tersebut timbul ide untuk merintis bisnis di bidang minuman kopi dengan berbagai varian yang kekinian. “Jadi memang awalnya karena saya pribadi hobi ngopi dari dulu. Dari situ dapat ide untuk mulai bisnis kopi kemasan botol siap saji dengan beberapa varian. Dulu awalnya kami hanya menjual via online saja, karena belum ada kafe ini (Oppio Coffee –red). Kemudian kami mendapat partner untuk mendirikan Oppio Coffee yang berjalan hingga saat ini,” imbuh Rio.

    Dari area parkirnya yang cukup luas, nampak sebuah bangunan beraksen batu bata ekspos yang begitu menarik dengan bentuk atap yang menjulang tinggi bergaya Eropa klasik. Bangunan utama tersebut menjadi icon bagi Oppio Coffee dimana foto-fotonya telah banyak beredar di lini masa berbagai media sosial dan sedang ramai diperbincangkan meskipun kafe tersebut terbilang belum terlalu lama beroperasi. “Sebenarnya dari bulan Januari sudah mulai beroperasi, namun bulan Maret sampai Juli terpaksa harus tutup dulu karena pandemi ini. Namun saat mulai kembali buka lagi, kami cukup surprise juga karena antusias pengunjung yang datang langsung ramai hingga saat ini,” imbuh Rio.

    Di bagian bawah bangunan utama kafe yang buka setiap hari mulai pukul 15.00 – 22.30 pada hari Senin sampai Jum'at dan pukul 08.00 – 22.30 setiap weekend tersebut, konsep ala tropical café nampak begitu kental dengan aplikasi furnitur kayu dan dekorasi ruangannya. Pada area tersebut, pengunjung akan disuguhkan dengan meja dan kursi kayu bernuansa bohemian. Beberapa aksen anyaman pada dekorasi ruang dan lampu gantung semakin memperkuat konsep yang diusung kafe tersebut. Pada sisi lain ruangan, terdapat sebuah meja ala bar dengan sentuhan atap rumbia yang menghadirkan nuansa tropis nan cantik.

    Beralih menuju outdoor area dari Oppio Coffee, kesan hangat dan santai tersaji lewat meja dan kursi kayu di segala sudut area yang menyatu dengan nuansa asri di kawasan sekitar kafe. Sesuatu yang cukup menarik akan disuguhkan ketika malam hari, dimana pengelola kafe mulai menyalakan api unggun yang diletakkan tepat di tengah outdoor area sehingga pengunjung akan merasakan hangatnya berkumpul bersama sahabat dan orang terkasih. Sebuah mobil Volkswagen berjenis van yang didandani ala campervan membuat nuansa camping di tempat ini semakin kental. Lampu gantung pada outdoor area menjadi pelengkap romantisme malam di Oppio Coffee.

    Seperti namanya, kafe ini menyuguhkan beragam pilihan minuman mulai dari kopi hingga susu yang menyegarkan. Beberapa menu andalan yang dapat dicoba oleh pengunjung di Oppio Coffee adalah Oppio Caramel, Hazelnut, hingga Vanilla. Bagi pengunjung yang tidak begitu suka dengan sajian kopi, kafe ini juga menyediakan beberapa varian minuman non kopi seperti Royal Strawberry, Matcha, Avocado, dan Red Velvet yang tidak kalah menggiurkan. Tidak hanya minuman, Oppio Coffee juga menyediakan beragam makanan ringan sebagai teman ngopi seperti Siomay, Donat Ubi Ungu, dan Pancake Vanilla dengan citarasa yang menggugah selera.

    Sebagai kafe dengan desain bangunan yang menarik, Oppio Coffee juga sering digunakan sebagai lokasi pemotretan seperti prewedding, buku tahunan sekolah, bahkan hingga shooting video klip. “Sejauh ini untuk sisi lantai atas bangunan utama masih belum difungsikan sebagai area kafe. Namun justru lebih banyak digunakan sebagai lokasi pemotretan. Untuk ke depannya juga akan difungsikan sebagai area makan Oppio Coffee, karena kami juga sedang membangun satu bangunan lagi di area depan dengan konsep ala Japanese Style. Pengembangan tersebut kami lakukan tentunya demi kenyamanan dan kepuasan pengunjung yang datang ke Oppio Coffee,” pungkas Rio. Farhan-red

    Oppio C o f f e e
    Jl. Bias, Bulusan, Sardonoharjo, Bendolole,
    Sleman, Yogyakarta

    WhatsApp : 08123 9999 082
    Instagram: oppio.coffee.milk

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain