Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Progress Properti Jogja Dalam Ringroad, Sisi Utara & Barat Kota-bagian 1

    Perspektif rumah tipe 70-hook, Josari Residence
    Perspektif rumah tipe 115-hook, Pondok Permai Palagan 3
    Perspektif new concept 1 lantai tipe 47, Arsita Regency Titibumi
    Kawasan rumah 2 lantai tipe 90 & tipe 100 dalam kawasan pengembangan Grand Tlogo

    Jogjakarta menyimpan fenomena yang luar biasa didunia bisnis properti nusantara, pulau Jawa pada khususnya, bahkan level nasional pada umumnya. Keistimewaan tersebut makin nyata terasa melihat perkembangan yang luar biasa, di seluruh wilayah di lima penjuru kota Jogjakarta.Keberadaan berbagai pembangkit lingkungan utama yang didukung pembangunan infrastruktur yang sangat nyata, membuat kota Jogja makin diminati khalayak, baik para pencari rumah maupun investor yang menyimpan dananya dalam rupa aset properti, baik tanah maupun rumah.

    Magnet utamanya masih didominasi karena keberadaan kampus yang tumbuh subur di Jogjakarta. Pemicu utamanya sebuah daerah berkembang pesat karena keberadaan para pelajar dan mahasiswa yang mengenyam pendidikan. Efek signifikan akan terasa di kiri kanan keberadaan sebuah kampus pendidikan khususnya. Selain UGM dan UNY sebagai kampus favorit negeri di Jogja, keberadaan kampus swasta yang berkelas nasional cukup mendongkrak kebangkitan sebuah nilai investasi di wilayah tersebut. Contohnya disisi Utara kota, bisa dijadikan salah satu parameternya yakni kehadiran kampus terpadu UII di Jalan Kaliurang, kampus USD di wilayah Maguwoharjo, dan beberapa sekolah swasta nasional bertaraf internasionalnya. Sedangkan di sisi Barat, keberadaan Kampus UMY dan pembangunan Bandara Internasional menjadikan wilayah tersebut dibidik para pengembang untuk melebarkan sayap bisnis propertinya.

    Josari Residence menjadi pilihan terbaru kawasan hunian yang dihadirkan developer PT. Jogja Griya Sejahtera. Kawasan perumahan ini berada di wilayah favorit para pencari hunian di Jogja, karena berada di sisi Utara kota, yang mempunyai potensi investasi yang sangat menguntungkan. Seperti disampaikan Ivan Carlos Moreno, selaku General Manager-nya bahwa demand pasar properti wilayah Utara Jogja masih sangat besar. Per Januari 2019 dilakukan soft launching untuk men-supply sebuah kawasan hunian strategis, eksklusif, modern,dan bernilai investasi tinggi yang selaras dan menyatu dengan alam.

    Berlokasi di jalan Kaliurang Km. 13, Besi Jangkang, Sleman, Josari Residence memiliki aksesibilitas yang cukup baik untuk menjangkau beberapa sarana pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Dari segi pendidikan, jalur tersebut memiliki akses yang dekat dengan beberapa Universitas ternama di Jogja seperti kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, dan tidak begitu jauh juga untuk mencapai Universitas Gadjah Mada. Lokasi Josari Residence juga relatif dekat berbagai fasilitas umum misalnya pusat perbelanjaan, toko modern, rumah sakit, kawasan wisata kuliner, dan pastinya berada di jalur menuju kawasan wisata alam Kaliurang beserta Gunung Merapi.

    Selain strategis, kawasan Josari Residence juga dirancang menjadi sebuah kawasan hunian yang mewah dengan penataan landscape yang menawan dengan aksen klasik dengan sentuhan natural di dalamnya. Mengenai konsep bangunan, Carlos mengatakan bahwa Josari Residence memiliki karakter modern tropis yang cukup kuat. “Untuk konsep bangunan sendiri, kami akan hadirkan rumah dengan atap tropis yakni limasan yang berhias aksen berupa wuwungan untuk memberi aksen klasik. Adanya ornamen batu alam yang menjadi penghias fasad depan rumah memperkuat kesan natural dalam bangunan modern,” terang Carlos, sapaan akrabnya.

    Josari Residence akan menghadirkan 11 unit hunian premium dan eksklusif dengan standar rumah berkonsep 1 lantai dikemas tanpa pagar. Dengan pilihan tipe yang cukup beragam, yakni mulai tipe 50, tipe 60, dan tipe 70. Dengan pilihan luasan kavlingnya variabel, mulai 120 sampai kavling terbesarnya dengan luasan 304 m². “Dengan lahan yang lebih dari 100 m² tersebut, konsumen akan mendapatkan hunian yang bisa dikembangkan sesuai konsep rumah tumbuh.

    “Karena kedekatan dengan kampus terpadu UII, potensi unit rumah di Josari Residence untuk difungsikan sebagai kost maupun kontrakan cukup besar. Jadi memang kami sudah menyiapkan beberapa opsi desain layout alternatif apabila konsumen ingin menambah jumlah ruangannya di belakang maupun samping. Bagi konsumen yang mempunyai motivasi investasi, unit rumah di Josari Residence, bisa dikondisikan layaknya mini paviliun, cocok untuk dijadikan kost eksklusif maupun dikontrakan sebagai homestay ataupun guesthouse. Dan bagi yang memfungsikan sebagai rumah tinggal, akan sangat cocok untuk membelikan hunian bagi putra putrinya yang sedang mengenyam pendidikan di Jogja. Dan pastinya percepatan kenaikan investasinya akan naik secara signifikan dan pastinya menguntungkan,” imbuh Carlos.

    Fasilitas umum yang diberikan Josari Residence diantaranya ada taman terbuka, pos satpam dengan CCTV 24 jam dan konsep kawasan dengan one gate system. Harga yang ditawarkan untuk tipe 50 yaitu mulai kisaran 600 jutaan sampai harga 1 miliaran. “Metode pembayarannya kami sediakan metode berupa cash bertahap dengan 12 kali cicilan tanpa bunga dengan DP 20% saja. Bahkan saat ini kami sedang memberikan penawaran menarik promo awal tahun berupa special discount 7 % tanpa syarat dan free BBN (Bea Balik Nama),” pungkasnya berpromosi.

    Pondok Permai Palagan 3 di rancang bagi mereka kaum urban generasi milenial, sesuai tagline “A tropical home with modern design for young & smart people” . Kawasan seluas 4000 m² dengan total kavling mencapai 20 kavling, dengan kondisi lingkungan yang masih asri, udara masih segar, dan bebas polusi, hadir sebagai pilihan hunian yang menyasar segmen kelas premium.

    Berada di area poros Jalan Palagan Tentara Pelajar yang sudah dikenal menjadi area kawasan elit dan papan atas Jogjakarta, tepatnya di sisi Utara persis Hotel Hyatt Regency. Diungkapkan Maria, SE selaku Marketing Manager PT. Sumber Baru Land, penjualan perumahan dengan segmentasi pasar premium masih terbilang on track dan didata penjualan kami menunjukkan grafik pencapaian tergolong signifikan serapannya. Karena pasar premium ini berada di piramid konsumen bagian atas, yang cukup terbatas secara demand-nya.

    “Perilaku konsumen kelas premium, khususnya yang melirik daerah Utara kota Jogja memang tergolong unik. Mereka sebenarnya mempunyai kemampuan finansial, namun keputusan untuk membeli ditentukan banyak faktor. Berbagai isu sensitif, misalnya kebijakan perpajakan, iklim perekonomian nasional, inflasi, maupun suhu politik dan keamanan menjadi pertimbangan. Bisa dimaklumi, karena konsumen kelas premium memang didominasi pengusaha dan pekerja level manager maupun para pekerja profesi, misalnya dosen, dokter dan para pekerja dari sektor pertambangan,” ungkapnya.

    Maria menerangkan bahwa, kawasan di Pondok Permai Palagan 3, saat ini progress-nya sudah nampak di lapangan. “Kami sudah selesaikan seluruh infrastruktur pendukung kawasan. Mulai dari maingate, pos security, jalan lingkungan, tembok keliling, dan fasilitas taman lingkungan sudah selesai kami kerjakan. Beberapa rumah pesanan konsumen sedang dalam pengerjaan dan kami targetkan pertengahan tahun 2019 ini sudah ada beberapa unit rumah yang segera kita serah terimakan. Kami pastikan kehadirkan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dalam kawasan serta optimalisasi greenbelt di sepanjang mainroad kawasan,” paparnya.

    Secara lokasi, kawasan Pondok Permai Palagan 3 memiliki keunggulan dari akses beberapa jalan, yakni terkoneksi dengan jalan Damai dan Jalan Kapten Haryadi. Yang terhubung langsung dengan jalan provinsi, yakni jalan Kaliurang dan Jalan Palagan Tentara Pelajar, atau yang dulu lebih dikenal Jalan Monjali. Dari kedekatan dengan sarana pendidikan, tak jauh dari beberapa kampus ternama di Jogjakarta, misalnya Universitas Islam Indonesia, UGM, Kampus UTY, pusat perbelanjaan seperti Jogja City Mall, Sleman City Hall, serta 15 menit menuju Bandara Internasional Adi Sucipto.

    Progress penjualan, sampai akhir tahun 2018 kemarin, sudah terjual 50%. Untuk unit yang tersisa, kami masih menyediakan rumah tipe standar 115 dengan luas tanahnya variabel mulai luas 126 m² – 130 m² ditawarkan dengan harga mulai 1,9 miliaran,” terang Maria. Untuk berkas legalitasnya, Maria mengungkapkan tidak akan ada masalah, karena sertipikat sudah pecah per kavling dan IMB sudah ready.

    Dengan pengalaman Sumber Baru Land menghadirkan perumahan terdahulunya di area poros jalan Palagan maupun jalan Kaliurang, ikut membantu meyakinkan calon konsumen untuk berinvestasi properti di lingkungan kawasan hunian elit Sleman. “Terdapat beberapa konsumen lama kami yang repeat order unit rumah di Pondok Permai Palagan 3 ini. Konsumen masih didominasi masyarakat dari luar Jogja, walaupun tercatat ada konsumen lokal mampu menyerap pasar premium kami, khususnya yang berada di sisi Utara,” tutup Maria.

    Arsita Regency Titibumi menjadi salah satu andalan developer Merapi Arsita Graha dalam memberikan alternatif hunian, khususnya yang berada di dalam Ringroad. Dikatakan Adoram Arthanto, ST, Marketing Manager-nya, meskipun masuk dalam administratif Kabupaten Sleman, namun lokasi tersebut tergolong lebih dekat menuju pusat kota. Berada di Jalan Titi Bumi Timur, Banyuraden, Gamping, Sleman, Jogjakarta, yang terhubung dengan poros Jalan Godean Km. 3, serta sangat dekat menuju pusat kota serta 900 meter menuju akses Ringroad Barat.

    Didukung fasilitas penunjang seperti berbagai kampus ternama, misalnya Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, STPN Yogyakarta, Universitas PGRI Yogyakarta, dan UMY. Jarak dan waktu yang harus ditempuh untuk menuju kawasan pusat kota seperti Tugu Jogja hanya 15 menit, begitu juga dengan berbagai pusat perbelanjaan yang tersebar di kawasan ini seperti Giant, Mirota Godean, Superindo, dan Pasar Tlogorejo,” papar Ado.

    Konsep minimalis tropis dipilih untuk memenuhi permintaan pasar akan tersedianya rumah dekat kota yang mengutamakan efisiensi lahan serta bangunan. Desain fasadnya pun sangat artistik, proporsi keseimbangan bidang vertikal dan bidang horisontal pada dindingnya. Untuk menguatkan desain minimalis, ditambahkan batu amanjiwo dan bata ekspos teraccotta sebagai aksen, finishing dinding pada bagian tangga menggunakan pecok Bali bertekstur dan topi-topi beton untuk membuat kesan bangunan menjadi gagah.

    “Saat ini progress di lapangan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Seluruh infrastruktur pendukung kawasan sudah selesai dibangun. Mulai dari maingate, pos keamanan, jalan lingkungan 7 meter, maupun area garden. Untuk unit rumahnya, saat ini sudah terjual 50 % dari total 15 unit rumah tinggal. Beberapa rumah standar 2 lantai sudah selesai dibangun dan telah serah terima, bahkan sudah ada yang ditinggali.

    “Lahan kami memang tidak terlalu luas, yakni ± 3.200 m² namun secara landscape kawasan kami tata senyaman mungkin. Unit rumah standar 2 lantai kami mempunyai tipe 107 yang memiliki luas tanah mulai dari 126 m² - 145 m². Memasuki tahun pemasaran di 2019 ini, pihak developer memberikan alternatif di Arsita Regency Titibumi, yakni opsi konsep rumah 1 lantai, yakni tipe 47 dengan luasan kavling 126 m². Dengan opsi tersebut, konsumen akan memiliki ruang kavling yang lebih luas. Ke depan bisa dikembangkan sendiri oleh konsumen sesuai konsep rumah tumbuh. Atau bisa dimanfaatkan untuk menghadirkan taman, kolam ikan, maupun gasebo di sisi belakang rumah. Opsi rumah tinggal 1 lantai di Arsita Regency Titibumi ini cocok bagi keluarga muda yang belum memiliki anak dan budget terbatas. Relevan juga bagi keluarga yang memasuki masa pensiun, yang hanya tinggal berdua dengan pasangannya, karena anak-anaknya sudah berkeluarga. Bagi mereka yang sudah sepuh, opsi rumah 1 lantai dominan lebih diminati,” imbuh Ado.

    “Dengan segmentasi lebih mengarah pada kalangan menengah ke atas, harga yang kami tawarkan mulai kisaran 1,3 miliaran. Kami juga memberikan opsi untuk kemudahan pembayarannya. Mulai dari cash bertahap hingga 12 kali cicilan tanpa bunga dengan uang muka 30%. Bagi konsumen yang memilih opsi pembayaran dengan KPR, bisa mengambil unit rumah kami dengan minimal uang muka hingga 20%,” pungkas Ado tegas.

    Grand Tlogoadi merupakan wujud komitmen developer PT. Karya Sehati Utama dalam menghadirkan hunian kelas premium. “Calon konsumen bisa melihat secara langsung kondisi nyata di lapangan khususnya di tahap 1, bagaimana kami mengelola dan mengemas sebuah kawasan hunian yang rapi, teratur, dan berkarakter. Awal pemasaran kami hanya menunjukkan gambar, kini kondisi kawasan sudah tersaji rapi dan tak jauh beda dengan gambar konsep yang kami tawarkan. Ini sebagai salah satu bukti komitmen kami dalam memberi pelayanan yang baik kepada konsumen,” terang Andi Dwi Wahyudi, selaku Marketing Manager-nya.

    Grand Tlogoadi berada di daerah yang sangat strategis dan bernilai investasi tinggi karena berada di tepi Jalan Kebon Agung Tlogoadi Mlati Sleman. Semua pembangkit lingkungan berada dalam jangkauan yang tidak terlalu jauh karena terkoneksi dengan akses menuju ringroad Utara dan ringroad Barat. Berjarak tempuh sekitar 5 menit menuju dari pusat perbelanjaan dan hiburan terbaru di Sleman, yakni Sleman City Hall. Mempunyai waktu tempuh 20 menit dari kampus UGM dan Malioboro, 10 menit ke kampus UTY, Rumah Sakit Akademik UGM dan Jogja City Mall, 15 menit menuju kampus terpadu UMY, dan 30 menit menuju Bandara Internasional Adisucipto.

    Berdiri di lahan seluas kurang lebih total 4,5 hektar, dalam pengembangannya menghadirkan 40 unit rumah. Terbagi dalam 2 tipe saja, yakni tipe 90 dan tipe 100 (hook). Untuk harga yang ditawarkan saat ini sudah mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. “Hal ini menunjukkan tingkat kenaikan investasi properti di daerah kami masih terus tumbuh pesat,” lanjut Andi menjelaskan. Untuk hunian dua lantai saat ini sudah ditawarkan pada kisaran harga mulai dari 1,5 Miliaran untuk bangunan tipe 90 luas tanah mulai dari 130 m². Untuk tipe 100 dengan luas tanah mulai dari 160 m² ditawarkan pada kisaran harga 1,8 miliaran. Secara prosentase, kenaikan investasinya per tahun berada di kisaran 20 – 25 % per tahun, sebuah fakta yang menggembirakan bagi pemilik properti di Grand Tlogoadi.

    “Saat ini kawasan pengembangan Grand Tlogoadi ini sudah terjual 21 unit. Fakta ini merupakan sebuah respon yang sangat positif dari pasar properti kelas premium, yang masih menunjukkan gairah yang lebih baik daripada tahun 2016/2017 yang lalu. Di awal tahun 2019 ini, kami masih mempunyai 6 calon konsumen di Grand Tlogoadi yang masih sebatas booking kavling, besar harapan kami mereka segera merealisasikan transaksi jual beli dengan kami,” lanjut Andi. Ada fenomena baru untuk kelas properti segmen papan atas, sebenarnya banyak yang tertarik mengambil unit rumah, namun masih sebatas mem-booking kavling, belum realisasi ke transaksi. Mereka masih wait and see melihat perkembangan ekonomi secara makro. Tak dipungkiri, banyak dari calon konsumen adalah para pengusaha yang lebih sensitif terhadap isu-isu nasional dan regional, karena cashflow perusahaan yang mereka miliki menjadi prioritas utama bagi mereka.

    “Faktor kepercayaan terhadap kami menjadi faktor utama yang mendongkrak penjualan. Harga yang ditawarkan saat ini sebanding dengan kondisi kawasan yang sudah jadi, tentunya tak lepas dari sisi spesifikasi teknis standar minimal yang kami gunakan. Selain itu, faktor lokasi Grand Tlogoadi yang berada di wilayah favorit dan sangat strategis menjadikan pilihan terbaik bagi keluarga serta sarana yang tepat untuk berinvestasi”, papar Andi.

    Berbagai fasilitas yang dihadirkan oleh pengembang ini seperti, Bale Adi Club House, swimming pool, gazebo, sitting group + jogging track, play ground, security 24 hours, shop & parking area untuk ruko, dan sistem jaringan underground electrical. “Ke depan kami juga akan menambah sebuah fasilitas umum berupa Pendopo Balai Warga, serta saat ini sudah dibuka akses langsung dengan kawasan terdahulu yang berada di sisi depan blok area Romantic Cluster yang kawasan rumah 2 lantai, dan diberikan akses tambahan sebagai side entrance warga penghuni Grand Tlogoadi,” lanjut Andi. Terbukti bahwa nilai investasi sebuah kawasan hunian akan semakin meningkat karena dukungan ketersediaan berbagai fasilitas yang mampu dihadirkan dan bisa digunakan oleh seluruh penghuni.

    Grand Tlogoadi sendiri menganut gaya arsitektur modern kontemporer. Kesan kontemporer ini dihadirkan pada berbagai ornamen yang menghiasi fasad bangunan. Unsur modern juga dihadirkannya pada bentuk bangunan yang lebih simpel dan garis–garis tegas. Selain itu, penggunaan kaca-kaca panjang vertikal + kaca sudut yang estetik pada beberapa sudut fasad bangunan akan lebih membuat bangunan ini menyatu dengan konsep alam. Contohnya di rumah tipe 100 (hook). Di lantai 1 akan ditemui ruang tamu yang menyatu dengan ruang makan sekaligus ruang keluarga dengan view backyard yang hijau, kamar mandi publik, sebuah dapur bersih serta keberadaan master bedroom dengan kamar mandi dalam dan fasilitas carport yang mampu menampung 2 mobil dan area taman depan yang cukup luas. Untuk lantai 2 nya, akan diberikan 2 kamar tidur dengan view taman depan dan samping, kamar mandi serta ruang santai keluarga. Konsumen akan menemui sebuah rumah yang didesain tata ruangnya yang dinamis dan optimalisasi terhadap kebutuhan ruangnya.

    Untuk lebih menarik konsumen segera merealisasikan transaksi pembelian rumah, Karya Sehati Utama memberikan beberapa penawaran menarik. Untuk cara bayar cash bertahap, diberikan kemudahan mengangsur 24 X tanpa bunga dengan DP standar 30 %. “Untuk promo KPR, kami akan gandeng perbankan yang sudah PKS untuk segera memberikan promo yang menarik untuk meringankan calon konsumen,” pungkas Andi. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain