Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Properti Middle Up Jogja Optimis Recovery Dari Pandemi – bagian 1

    Progress pembangunan rumah tipe 50, Paragon Village
    Progress pembangunan rumah tipe 50, Pondok Permai Palagan 4
    Progress pembangunan kawasan Kuantan Regency Kwarasan

    Dampak pandemi saat ini juga membuat banyak transaksi properti tidak sesuai rencana. Ada yang membatalkan, dan tak sedikit yang melakukan penundaan keputusan pembelian rumah hingga situasi lebih kondusif. Momen Ramadan, Idul Fitri, dan Liburan Sekolah yang diharapkan terjadi peningkatan penjualan oleh developer. Respon pasar properti secara umum masih wait and see .

    Namun, masih terdapat fakta yang masih melegakan yakni masih adanya transaksi jual beli properti, disebabkan beberapa faktor, yakni kebutuhan akan rumah tinggal dan konsumen sudah saving dana sebelum masa pandemi. Developer masih menahan harganya. Ini memotivasi konsumen, sebab adanya kemudahan negosiasi serta banyak promo discount.

    Untuk segmen middle up yang kami ulas kali ini, faktor gimmick promosi serta potensi investasi properti yang terbukti mampu bertahan di sebuah kondisi tidak ideal layaknya pandemi ini. Harga aset properti ternyata tidak serta merta jatuh nilainya, hanya bisa dibilang cenderung stagnan, yang artinya tidak merugi. Sikap optimis, yakin, dan percaya diri inilah yang mempercepat kesembuhan bisnis properti.

    Paragon Village menjadi salah satu perumahan yang eksklusif dalam wisata alamdi sisi Utara kota Jogja dengan mengusung konsep hunian minimalis modern tropis di tengah lingkungan yang hijau dan asri dengan nuansa alam yang indah. Komitmen yang kuat dari PT Saribu Mitra Developer atau SMD Group dalam menghadirkan hunian yang berkelas ditunjukkannya di setiap unit rumah yang sudah dibangun. “Calon konsumen bisa melihat secara langsung kondisi terkini di lapangan, bagaimana kami mengelola dan mengemas sebuah kawasan hunian yang nyaman, estetik, dan berkarakter,” terang Annie Sinaga, selaku Direktur Marketing dari SMD Group.

    Paragon Village berada di daerah yang sangat strategis dan bernilai investasi tinggi, yakni berada di Jalan Medari - Cemoro, Kleben, Caturharjo, Sleman yang terhubung poros Jalan Magelang Km. 12, yang merupakan daerah pengembangan kota Sleman. Berjarak tempuh sekitar 5 menit menuju RSUD Sleman, 15 menit ke kampus UTY, Rumah Sakit Akademik UGM, kawasan kantor pemerintahan Sleman serta Sleman City Hall, 20 menit menuju kampus UGM dan pusat kota, 30 menuju Bandara Internasional Adisucipto dan 60 menit menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo.

    Paragon Village mulai di perkenalkan sejak 2018 ini total di tahap 1 menghadirkan 17 unit rumah berkonsep 1 lantai, terbagi dalam 3 tipe rumah, yakni tipe 45, tipe 50, dan tipe 55. Harga yang ditawarkan saat ini sudah mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. “Tahap 1 sudah sold out, hal ini menunjukkan respon masyarakat terhadap investasi properti di daerah kami masih terus tumbuh pesat. Untuk hunian satu lantainya, yakni tipe 45 sudah sold out. Sekarang masih menyisakan unit rumah di pengembangan tahap 2, yakni opsi tipe 50 dan tipe 55 dengan pilihan luas kavling mulai 98 – 134 m², dan untuk kisaran harga yang ditawarkan mulai dari 650 jutaan,” lanjut Annie, panggilan akrabnya.

    Paragon Village sendiri menganut gaya arsitektur kolaborasi minimalis - modern tropis. Kesan minimalis ini dihadirkannya pada bentuk bangunan yang lebih simpel dan garis–garis tegas. Kesan modern dihadirkan pada berbagai material maupun ornamen penggunaan kaca-kaca panjang vertikal minimalis yang estetik pada beberapa sudut fasad bangunan. Serta aksen tropis sangat nampak di wujud atapnya berupa limasan dengan sudut elevasi yang curam serta penggunaan material batu alam yang menghiasi fasad bangunan.

    Konsumen akan menemui sebuah rumah dengan lebar depan 7 meter, yang didesain tata ruangnya yang dinamis dan optimalisasi terhadap kebutuhan ruangnya. Layout standarnya akan menghadirkan ruang tamu yang menyatu dengan ruang makan sekaligus ruang keluarga dengan view backyard yang hijau, 3 kamar tidur, kamar mandi, sebuah dapur bersih, fasilitas carport, dan area taman depan yang tergolong luas.

    “Secara kawasan, Paragon Village menghadirkan fasilitas yang memadai. Dengan konsep one gate system, security 24 jam, dan lebar jalan lingkungan 6 meter,” lanjut Annie Sinaga. Diberikan kemudahan bagi konsumen untuk pembayaran cash keras, cash bertahap, maupun KPR. Untuk KPR, kami juga sudah PKS dengan beberapa perbankan Pemerintah maupun Swasta, baik konvensional atau Syariah,” lanjut Annie.

    SMD Group juga sedang menggarap project kawasan hunian lainnya, yakni Emerald Townhouse di wilayah Berbah serta yang terbaru kami buka kawasan hunian di wilayah Prambanan, yakni Pesona Prambanan Kotesan. Untuk Pesona Prambanan Kotesan kami sediakan 24 unit rumah yang ditawarkan mulai 250 jutaan dengan pilihan tipe 36 dan tipe 40,” tutup Annie Sinaga berpromosi.

    Pondok Permai Palagan 4 menunjukkan progress yang signifikan di area kawasannya. Seluruh infrastruktur dan fasilitas penunjang kawasan 7500 m² ini dengan konsep one gate system, security 24 hours with CCTV, dan garden & playground area ini sudah selesai pembangunannya. Dengan konsep hunian 1 lantai, tipe rumah di Pondok Permai Palagan 4 ini menyajikan desain terbaru yang lebih terkesan tropis dan estetik.

    Pondok Permai Palagan 4 memiliki lokasi strategis dan sangat potensial nilai investasinya. Menawarkan kemudahan dan kenyamanan akses ke segala arah. Terletak di poros Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8 serta Jalan Gito Gati Sleman, terbukti menjadi kawasan premium di sisi Utara kota Jogja, memiliki aksesibilitas tinggi ke seluruh penjuru kota Jogja, berada di antara poros kawasan wisata Jalan Kaliurang serta Jalan Magelang sebagai jalan provinsi, serta tak jauh dari akses Ringroad Utara, hanya 15 menit ke pusat kota dan kampus UGM, serta 10 menit ke Bandara Internasional Adisucipto.

    Progress di lapangan saat ini sedang finishing unit-unit rumah yang sudah terpesan, serta selesainya semua infrastruktur kawasan, mulai dari tembok keliling, maingate, pembagian kavling yang jelas, serta perkerasan mainroad utama maupun jalan lingkungannya dengan paving block selebar 8 – 10 meter. Kami memang sangat serius menggarap cluster ini dari segi peningkatan kualitas demi kenyamanan penghuni. Untuk kawasan, developer selalu mengedepakan konsep green living dengan memberikan penghijauan di tiap kavling, seluruh sudut kawasan, dan sepanjang jalan lingkungan,” papar Maria, SE, Marketing Manager Sumber Baru Land.

    “Di Pondok Permai Palagan 4 ini menghadirkan desain hunian yang modern dan compact, namun tetap menjaga estetika namun optimal dari fungsi utama tiap ruang dalam bangunan,” terang Maria. Ditawarkan sebanyak 18 unit hunian yang hadir dalam nuansa alam nan hijau dan asri ini menawarkan 2 tipe standarnya yakni tipe 50 dan tipe 50-hook. Pilihan luasan kavlingnya variabel, mulai ukuran 126 – 194 m². “Untuk harga, saat pertengahan 2020 ini masih kami tahan di kisaran 1,35 miliaran. Hal ini untuk memberi peluang lebih kepada pasar dan respon pasar cukup antusias dengan kawasan terbaru kami ini, sampai saat ini unit rumah Pondok Permai Palagan 4 sudah terjual 40 %,” lanjut Maria.

    Unit rumah di Pondok Permai Palagan 4 ini, selain disajikan dengan new design juga diperkuat dengan keunggulan material yang terbaru. Mengusung langgam minimalis dengan nuansa tropis yang lebih kuat. Penggunaan atap limasan memberikan sentuhan fasad bangunan menjadi lebih elegan dan eksklusif. Tipe tersebut sudah memaksimalkan penggunaan material berkelas. Kedua tipe terbaru tersebut sudah menggunakan material granit untuk lantai, rangka atap baja ringan, dan juga sudah pekerjaan finishing yang lebih baik. Tipe standar 50 ini memiliki 2 kamar tidur utama, ruang tamu yang terhubung dengan ruang keluarga serta dapur.

    Dikelilingi dengan fasilitas eksklusif menjadikan hunian di Pondok Permai Palagan 4 ini menjadi aset properti komersial bergengsi yang menjanjikan nilai investasi tinggi. “Untuk makin menggenjot penjualan, di masa pandemi covid-19 ini dengan memberikan discount special dan berbagai kemudahan pola pembayaran, baik cash keras, cash bertahap, maupun cara KPR,” terangnya.

    Secara umum, Maria SE menyampaikan penjualan semua produk Pondok Permai di beberapa titik lokasi, khususnya di Jogja masih tergolong stabil. Konsumen yang memang membutuhkan rumah tinggal, tetap percaya diri untuk melakukan negosiasi yang berujung transaksi dalam mengambil unit di beberapa lokasi kami. “Hal ini membuktikan bahwa potensi perumahan masih diminati dan menjadi salah satu upaya menyimpan dana dalam bentuk aset properti. Karena tidak berkurang nilainya, walaupun berada di masa sulit seperti adanya pandemi ini,” pungkasnya.

    Kuantan Regency Kwarasan menunjukkan progress penjualan yang sangat signifikan. Kawasan seluas ± 7.383 m² garapan developer Merapi Arsita Graha berhasil membuktikan bahwa segmen middle up properti Jogjakarta, potensi pasarnya masih sangat potensial. Disampaikan Hary, selaku Marketing Architect-nya, “Pasar properti Jogja masih istimewa, khususnya wilayah Sleman bisa dibilang sangat sexi. Terbukti banyak konsumen, di awal komunikasi selalu menanyakan area lokasinya termasuk wilayah Sleman atau tidak. Khususnya segmen middle up, yang mempunyai visi investasi, faktor lokasi perumahan menjadi alasan terkuat dalam mengambil keputusan membeli. Dan lokasi kami ini berada di area dalam Ringroad, yakni di tepian Jalan Kabupaten yang terhubung dengan salah satu poros jalan legendaris di Jogja, yakni Jalan Godean, tepatnya di Km 3,5 yang sangat dekat dengan wilayah pusat kota Jogja. ”

    Perumahan ini juga sangat dekat dengan fasilitas penunjang seperti berbagai institusi pendidikan dan kampus ternama, misalnya TK/SD Teladan, TK/SD Mutiara Persada, Sekolah Kalam Kudus, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, STPN Yogyakarta, UTY, Universitas Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta, dan UMY. Jarak yang harus ditempuh untuk menuju kawasan pusat kota seperti Tugu Jogja hanya 15 menit, begitu juga dengan berbagai pusat perbelanjaan yang tersebar di kawasan ini seperti Supermarket Mirota Godean, Superindo, dan Pasar Tlogorejo. Tak jauh dari berbagai fasilitas kesehatan, yakni RS Akademi UGM, RS Queen Latifa, dan RS Ludira Husada. Dan tak lama akan semakin terdukung oleh infrastruktur nasional yaitu dekat dengan pintu tol trase Jogja – Bawen, yang menjadi bagian dari Tol Trans Jawa.

    Menyediakan total 40 unit rumah dua lantai dengan pilihan tipe 72, tipe 76, tipe 78, tipe 80 hingga tipe 85 yang memiliki luas kavling variabel mulai dari 105 sampai dengan 177 m². Konsep hunian tanpa pagar dengan langgam minimalis tropis dengan sentuhan Mediterania pada fasad bangunan dipilih untuk memenuhi permintaan pasar akan tersedianya hunian dekat kota yang mengutamakan efisiensi lahan serta layout ruang yang menunjang pencahayaan dan penghawaan yang cukup optimal sesuai dengan iklim tropis. Elevasi bangunan yang didesain setinggi 80 cm dari permukaan jalan membuat bangunan rumah terkesan gagah dan elegan.

    “Konsumen akan diberikan sebuah hunian yang efisien dan seoptimal mungkin mendukung estetika sekaligus fungsional. Seluruh Marketing Architect kami, bisa dipastikan mampu menjadi konsultan tata ruang yang kompeten apabila konsumen ada keinginan merubah layout ruang huniannya, yang selaras dengan fungsi sekaligus tanpa meninggalkan estetika. Kami juga akan berikan bonus berupa Free Canopy untuk carport-nya, khusus pembelian di bulan Juni 2020 ini,” papar Adoram Arthanto, Marketing Manager Merapi Arsita Graha.

    Hary menambahkan bahwa “Untuk fasilitas kawasan, berkonsep one gate system dengan pos satpam dengan keamanan yang dilengkapi CCTV 24 jam. Untuk jalan lingkungannya cukup lebar dan lega, yakni untuk mainroad dengan 8 meter dan jalan lingkungan 6 - 7 meter, di bagian entrance area serta sisi-sisi jalan lingkungan juga akan diberikan vegetasi hijau sebagai pohon perindang. Kami juga hadirkan fasilitas umum berupa Function Hall, yang bisa digunakan seluruh warga perumahan untuk pertemuan maupun sosialisasi lainnya.”

    “Progress penjualan sampai pertengahan 2020 ini, tergolong stabil walaupun masih berada di masa pandemi ini. Ini membuktikan, bahwa kebutuhan akan rumah tinggal memang menjadi salah satu prioritas utama masyarakat. Terlebih konsumen kelas pasar middle up, kami yakini telah mempersiapkan sangat matang perihal anggaran dananya. Unit rumah Kuantan Regency Kwarasan sekarang sudah lebih dari 65 % sold. Saat ini kami tawarkan mulai 1,65 Miliaran include PPN. Untuk asal konsumen sendiri, cukup berimbang antara lokal maupun luar kota. Cukup banyak konsumen mengambil unit hunian kami ini, dengan motivasi kelak bisa digunakan untuk anak-anaknya, khususnya saat mengenyam pendidikan di Jogja, maupun untuk masa pensiun mereka kelak,” lanjut Hary.

    Merapi Arsita Graha menyediakan beberapa pilihan metode pembayaran, yaitu cash bertahap yang dapat diangsur hingga 12 kali tanpa bunga, dengan DP 20 % yang DP-nya bisa diangsur 2 kali. Bagi konsumen yang memilih metode pembayaran dengan fasilitas KPR, kami sudah PKS oleh beberapa bank terkemuka dengan penawaran suku bunga yang lebih menarik. “Konsumen Kuantan Regency Kwarasan ternyata 75 % memakai metode cash bertahap untuk pembayarannya, sisanya cash keras maupun KPR. Saat ini kami juga berikan program promo discount up to 100 juta. Dan yang terpenting faktor legalitas, Merapi Arsita Graha berkomitmen kuat untuk memberikan yang terbaik. “Legalitas perumahan Kuantan Regency Kwarasan kami pastikan terjamin. Seluruh legalitas dan perijinan kami sudah komplit, sertipikat sudah pecah per kavling serta IMB ready,” pungkas Adoram Arthanto. Wahyu Pras & Farhan- red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain