Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


PURI SIDIKAN HOMESTAY Harmonisasi Jawa Heritage Yang Modern

    PURI SIDIKAN HOMESTAY Harmonisasi Jawa Heritage Yang Modern
    Kolam ikan dengan desain modern
    Lounge area dengan table set minimalis modern
    Kamar tidur tipe balcony
    Kamar tidur twin bed

    Jogja, kota wisata dengan jutaan cerita dan kenangan menjadi salah satu destinasi utama saat liburan membuat kota ini tak pernah sepi dari kunjungan para wisatawan, baik manca maupun domestik. Ditengah maraknya wisatawan kota Jogja yang semakin hari semakin meningkat, juga dibarengi dengan semakin beragam pilihan penginapannya. Berbagai konsep penginapan disajikan oleh pelaku bisnis, mulai dari konsep hotel berbintang hingga konsep layaknya rumah pribadi.

    Salah satu konsep penginapan yang tengah marak saat ini antara lain adalah homestay maupun guest house. Jenis hospitality tersebut lebih menawarkan pengalaman menginap yang berbeda dari hotel berbintang dan tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
    Salah satu tempat menginap dengan konsep tersebut adalah Puri Sidikan Homestay. Penginapan yang beralamat di Jalan Sidikan, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta tersebut menyuguhkan kenyamanan saat menginap di dalamnya. Ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, setiap tamu dapat menikmati kemudahan akses untuk menjangkau berbagai tempat wisata di Jogja. Kedekatan dengan berbagai lokasi wisata di pusat kota Jogja, dengan suasana kawasan yang cukup tenang meskipun berada di tengah perkampungan kota.

    Nampak sekilas bangunan homestay yang baru beroperasi mulai awal bulan Agustus 2020 tersebut tidak seperti bangunan penginapan pada umumnya, dimana kebanyakan penginapan yang lain lebih menyajikan kemewahan sejak dari luar bangunannya. Puri Sidikan Homestay menampilkan muka bangunan yang tidak jauh berbeda dengan bangunan rumah di sekitarnya. Namun, siapa sangka jika di balik dinding bangunan tersebut terdapat sebuah penginapan dengan konsep tematik yang berkarakter. M. Rizal Pahlevi selaku owner Puri Sidikan Homestay menuturkan bahwa penamaan homestay tersebut memiliki makna dan harapan dari pribadinya. “Untuk penamaannya diambil dari lokasi penginapan yang berada di Jalan Sidikan. Kemudian nama Puri diartikan sebagai rumah seorang bangsawan yang diharapkan tamu yang menginap di sini akan merasakan nuansa heritage dengan kenyamanan layaknya berada di sebuah rumah bangsawan Jawa,” paparnya.

    Fasad bangunan penginapan yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 630 meter persegi tersebut dihiasi dengan sebuah pendopo Joglo bernuansa Jawa yang begitu kental. Pendopo depan tersebut selain difungsikan sebagai lobby area, juga dapat digunakan tamu untuk bersantai sembari menghabiskan waktu berbincang bersama sanak saudara. Diceritakan Rizal, sapaan akrab dari owner Puri Sidikan Homestay, bahwa pendopo tersebut merupakan cikal bakal berdirinya penginapan. “Jadi dulu beli tanah ini sejak tahun 2012 masih berupa lahan kosong dan dijadikan tempat untuk pembuangan sampah warga sekitar. Akhirnya punya pikiran membangun tempat ini untuk tempat nongkrong dan berkumpul bersama teman-teman. Kemudian saya putuskan membangun sebuah Joglo, kebetulan juga dapat bangunan Joglo lawasan ini dari daerah Ponorogo. Baru terpikirkan untuk difungsikan sebagai homestay pun baru-baru ini saja karena mendapat saran dari teman,” imbuhnya.

    Di area pendopo depan homestay yang memiliki total 14 kamar tersebut, aplikasi lantai tegel motif dan furnitur kayu memberikan nuansa heritage yang begitu menentramkan. Beberapa lampu gantung kuno yang diaplikasikan sebagai penerangan semakin memperkuat konsep yang diusung. Sebuah televisi layar datar berukuran besar menjadi fasilitas hiburan pelengkap bagi tamu yang sedang bersantai di area tersebut. Pada sudut area pendopo, terdapat sebuah spot menarik berupa taman berukuran kecil dengan kolam ikan Koi yang terbuat dari kaca bening sehingga nampak jelas ikan-ikan nan cantik tersebut dari sisi samping. Sebuah patung berbentuk burung elang berbahan kayu yang diukir turut menambah cantik dekorasi area pendopo depan.

    Memasuki area kamar-kamar penginapan, terdapat sebuah lorong penghubung dengan pergola berbahan kayu bernuansa alami yang dihasilkan dari taman di sisi kanan kirinya. Sebuah pintu gebyok kayu yang dipadukan dengan dinding batu bata ekspos menjadi pintu masuk utama menuju area kamar. Tepat di tengah bangunan kamar-kamar yang memiliki 2 lantai tersebut, terdapat sebuah lounge area sebagai fasilitas yang disediakan bagi tamu yang menginap. Pada lounge area tersebut terdapat table set bergaya minimalis modern yang tertata sebagai tempat berkumpul. Pada sisi sebelahnya, aplikasi table set kayu memanjang bergaya natural menjadi pelengkap fasilitas yang dapat digunakan sebagai meja makan bagi tamu. “Untuk konsep area pendopo depan dan area kamar-kamar memang sengaja dibuat berbeda, namun sebisa mungkin tetap nampak serasi. Area depan lebih bernuansa klasik dengan Joglo, sementara pada area kamar lebih bergaya kolonial ala rumah lodji jaman dahulu. Menurut saya dengan kombinasi tersebut, bangunan tetap nampak harmonisasinya dan tamu juga tidak merasa bosan dengan nuansa yang itu-itu saja,” papar Rizal.

    Memasuki kamar tidur, dekorasi yang disuguhkan membuat tamu benar-benar merasa seperti berada di kamarnya sendiri. Desain kamar yang simpel dan tidak banyak mengaplikasikan pernak-pernik membuatnya terlihat lebih nyaman dan lega. Sebuah tempat tidur bergaya minimalis modern nampak nyaman dengan paduan bed cover berwarna putih. Dua buah lampu hias yang berada di sisi tempat tidur dapat dijadikan sebagai lampu tidur dengan cahaya yang lebih redup. Fasilitas kamar berupa televisi dan air conditioner semakin menjamin kenyamanan bagi tamu yang menginap.

    Untuk menikmati berbagai fasilitas yang ada di Puri Sidikan Homestay tersebut, harga yang harus dibayarkan terbilang cukup terjangkau. Kamar-kamar tersebut ditawarkan seharga 250 ribu rupiah per malam, kemudian untuk kamar dengan balcony ditawarkan seharga 350 ribu rupiah per malam. Harga tersebut sudah termasuk fasilitas breakfast sesuai kapasitas kamar, air mineral, kopi atau teh gratis, serta wifi.

    Rizal menambahkan bahwa rate room tersebut akan mengalami kenaikan ketika high season atau musim liburan tiba. “Untuk harga kamar di Puri Sidikan Homestay dipatok sama rata, hanya 2 kamar yang memiliki fasilitas balkon saja yang sedikit lebih mahal. Ketika musim libur atau high season, harga kamar juga akan mengalami kenaikan 50-75% tergantung situasi. Kemudian ke depannya juga masih akan ada pengembangan fasilitas di sini. Diantaranya nanti di area pendopo depan akan kami berikan semacam coffee corner juga. Jadi selain fasilitas bagi tamu, namun juga dapat digunakan tamu umum untuk bersantai di sini,” pungkas Rizal mengakhiri perbincangan. Farhan – red

    Puri Sidikan Homestay
    Jalan Sidikan, Pandeyan,
    Umbulharjo, Yogyakarta
    Whatsapp : 0819 884 109

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain