Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Referensi Berbagai Properti, Recovery Jogja Dari Pandemi – bagian 2

    Perspektif tipe 45, Mukti Banguntapan Residence 2
    Kawasan hunian tipe 107, Arsita Regency Titibumi
    Kawasan hunian 2 lantai, Kuantan Townhouse Giwangan
    Model rumah murah bersubsidi tipe 30 Grahatama Hills
    Model rumah murah bersubsidi tipe 30 Prasada Green Village

    Mukti Banguntapan Residence 2 menjadi alternatif kawasan perumahan terbaru yang hadir di sisi Tenggara kota Jogja. Sebuah kawasan hunian yang berdiri di lahan seluas 1 hektar ini akan menghadirkan total 57 unit hunian berkonsep modern tropis dengan menghadirkan konsep hunian 1 lantai. “Kawasan ini menjadi project ke 9 kami di area Bantul ini. Terlebih untuk memenuhi permintaan beberapa calon konsumen kami yang kehabisan unit rumah di Mukti Banguntapan Residence,” papar Benny Sutedja, selaku Marketing Manager PT Mugi Mukti Mulia.

    Melihat lokasi di daerah perumahan yang telah berkembang dan semakin ramai, serta dekat dengan berbagai fasilitas umum, membuat tempat tersebut sangat cocok untuk berinvestasi maupun untuk tempat tinggal. “Mukti Banguntapan Residence 2 menjanjikan sebuah aksesibilitas yang baik untuk menjangkau pusat perkotaan Jogja yang memiliki kelengkapan berbagai fasilitas pemenuhan hidup sehari-hari. Wilayah Banguntapan sendiri dalam 5 tahun terakhir sudah dikenal sebagai area perkembangan perkotaan sisi Tenggara kota Jogjakarta. Berbagai perumahan serta fasilitas penunjang kehidupan semakin masif hadir bermunculan,” papar Benny, panggilan akrabnya.

    Berada di wilayah Jambidan Banguntapan atau persis di tepi Jalan Sitimulyo - Segoroyoso yang terhubung langsung dengan Jalan Raya Pleret dan Jalan Wonosari Km 10 (Kids Fun). Berada tak jauh dengan fasilitas pendidikan seperti Kampus Terpadu UAD Tamanan, STTA Adisutjipto, dan Ponpes Modern STIKES Surya Global. Tak jauh dari wahana wisata air Balong WaterPark, Rumah Sakit Rajawali, Rumah Sakit Permata Husada, dan berbagai swalayan modern maupun pasar tradisional Pleret. Berada di jalur wisata alam Puncak Sosok, Puncak Becici, maupun Hutan Pinus Mangunan, serta wisata religi makam raja mataram Imogiri.

    “Aksesibilitas lokasi kami yang prima serta progress pembangunan infrastruktur kawasan yang sengaja kami cicil kerjakan di awal, jadi sebelum kami pasarkan ke konsumen. Mulai area maingate kawasan, tembok keliling, serta perkerasan jalan kawasan dengan paving block saat ini sudah 80 % rampung. Hal ini kami lakukan supaya konsumen lebih yakin dan nyaman saat datang survei langsung ke lokasi” lanjut Benny.

    Gaya arsitektural Mukti Banguntapan Residence 2 ini mengusung langgam gaya bangunan minimalis tropis dengan beberapa aksen modern untuk memberi elegan. Fasad bangunan yang sudut fasad berornamen dengan sentuhan pemakaian batu alam yang estetik. “Kami juga akan hadirkan unit rumah contoh tipe 45, untuk memberikan gambaran konsep layout ruang serta menunjukkan kualitas bangunan kami sesuai spesifikasi yang berkualitas dan tahan gempa,” imbuhnya.

    “Untuk harga yang ditawarkan di Mukti Banguntapan Residence 2 ini, kami tawarkan spesial harga perdana mulai kisaran 500 jutaan sudah include PPN. Konsumen diberikan 2 opsi rumah 1 lantainya, yakni konsep atap pelana untuk rumah tipe 36 dan konsep atas limasan untuk rumah tipe 45 dan tipe 57, dengan luasan kavling beragam mulai 72 – 163 m²,” terang Benny menjelaskan.

    Untuk fasilitas umum dan sosialnya, kawasan Mukti Banguntapan Residence 2 akan menghadirkan one gate system yang dilengkapi dengan security with CCTV 24 jam. Lebar jalan utama ROW 8 meter dan jalan lingkungannya 6 meter, fasilitas taman kawasan, saluran IPAL komunal, serta dilengkapi pula dengan fasilitas kolam renang dan gasebo.

    Metode pembayaran Mukti Banguntapan Residence 2 terdapat beberapa pilihan, untuk cash tempo, dengan DP 30%, konsumen diberikan kemudahan cicilan relatif panjang tanpa bunga, bahkan DP-nya bisa diangsur. Sedangkan untuk KPR, besaran DP bisa fleksibel sesuai kebijakan perbankan yang dipilih konsumen. “Dan yang tak kalah pentingnya ialah, kelengkapan legalitasnya, Mukti Banguntapan Residence 2 sudah diproses untuk segera pecah sertipikat per kavling serta IMB-nya pun sudah ready,” pungkas Benny Sutedja tegas.

    Arsita Regency Titibumi menjadi alternatif kawasan hunian garapan PT Merapi Arsita Graha yang berkonsep mini cluster. Dikemas dengan mengadopsi landscape kawasan hunian terbatas yang lebih private namun tetap mengedepankan estetika yang selaras dengan konsep green living. Berada di ring 1 perkotaan Jogja, tepatnya sisi Barat kota, berada di Jalan Titi Bumi Timur, Banyuraden, Gamping, Sleman, Jogjakarta, yang terhubung dengan poros Jalan Godean Km. 3, serta sangat dekat menuju pusat kota maupun menuju akses Ringroad Barat.

    “Konsep arsitektur minimalis tropis kami pilih untuk diselaraskan dengan tren permintaan pasar perkotaan, yang mengutamakan efisiensi lahan serta luas bangunan, selaras dengan kebutuhan masyarakat urban modern serta generasi milenial saat ini,” Adoram Arthanto, ST, selaku Marketing Manager-nya.

    Sangat didukung dengan kelengkapan fasilitas penunjang kehidupan seperti berbagai sekolah dan kampus ternama, misalnya Sekolah Teladan Yogyakarta, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, STPN Yogyakarta, Kampus 1 Universitas Jenderal Ahmad Yani, dan Kampus Aisyiyah. Terjangkau menuju berbagai pusat perbelanjaan seperti Mirota Godean, Superindo, serta Pasar Tlogorejo. “Adapun waktu yang harus ditempuh menuju pusat kota seperti Tugu Jogja maupun UGM hanya 15 menit, sangat cocok dengan gaya kaum milenial yang dinamis,” papar Ado, sapaannya.

    “Saat ini Arsita Regency Titibumi menyisakan 3 unit terakhirnya dari total 15 unit, dengan memberikan 2 opsi model bangunan, yakni 1 lantai yakni tipe 47/127, maupun 2 lantai disediakan tipe 107/127. Beberapa contoh rumah 1 lantai dan 2 lantainya sudah di serah terimakan, bahkan banyak yang dihuni, sehingga lingkungan nampak semakin hidup. Saat ini, unit hunian di Arsita Regency Titibumi kami tawarkan mulai kisaran harga 1,4 Miliaran,” paparnya.

    Merapi Arsita Graha juga mempunyai lokasi perumahan lainnya yang berada di area dalam ringroad Jogja yang mengusung konsep hunian townhouse, yakni Kuantan Townhouse Giwangan. Untuk memudahkan calon konsumen yang ingin membeli unit rumah di Kuantan Townhouse Giwangan, Merapi Arsita Graha juga menyediakan beberapa unit rumah ready stock sekaligus sebagai rumah contoh fully furnished. “Dengan adanya rumah contoh tersebut, calon konsumen akan dibantu cara menata interior yang estetik dan fungsional. Secara konsep tata ruang, kami menyajikan sesuatu hal yang berbeda. Konsep residensial akan kami kombinasikan dengan penataan ruang layaknya sebuah apartemen. Penghuni akan mendapatkan fungsi ruang yang simpel namun tetap meng-cover kebutuhannya,” lanjut Ado.

    Kuantan Townhouse Giwangan menawarkan 26 rumah, dengan konsep hunian 2 lantai dengan pilihan tipe 62, tipe 75, tipe 82, dan tipe 96 dengan luas lahan variabel mulai standar 60 m² atau alternatif luasan 120 m². Lebih lanjut, Ado menambahkan jika saat ini, satu unit hunian dengan konsep ala apartemen tersebut ditawarkan pada kisaran harga mulai dari 1,1 Miliaran.

    Harga tersebut semakin menarik dengan aksesibilitas yang ditawarkan perumahan Kuantan Townhouse Giwangan. Lokasinya sangatlah strategis, hanya 15 menit dari pusat kota dan Malioboro, 25 menit menuju kampus UGM, 5 menit menuju Kampus terpadu UAD, dekat dengan terminal Giwangan dan terkoneksi dengan akses Ringroad Selatan. Di support oleh berbagai fasilitas penunjang kehidupan, seperti dekat pasar tradisional giwangan dan kawasan wisata kerajinan perak kotagede, dekat berbagai minimarket, dan fasilitas kesehatan yakni RSUD Wirosaban, RS Hidayatullah dan pusat bisnis baru XT Square. Sebuah penawaran menarik bagi konsumen dari Merapi Arsita Graha yang menginginkan kawasan hunian terbatas dalam cluster eksklusif di dalam wilayah perkotaan Jogja.

    Grahatama Hills menjadi kawasan perumahan yang menghadirkan ketersediaan rumah murah bersubsidi maupun rumah murah komersil terjangkau. Kawasan hunian seluas lebih dari 1 hektar ini dengan target menghadirkan 274 unit rumah ini merupakan garapan PT Devcorena Cipta Grhatama, developer yang memang mempunyai spesialisasi menghadirkan rumah murah di wilayah Jogjakarta.

    Grahatama Hills berada di Bawuran Pleret Bantul, persis di tepi poros Jalan Piyungan – Pleret yang terhubung dengan Jalan Imogiri Timur. Dengan akses relatif dekat dengan pasar tradisonal, Stadion Sultan Agung, wisata kuliner sate klatak Jejeran, 10 menit dari Ringroad selatan, kawasan wisata makam Raja-Raja Imogiri, kawasan wisata alam bukit Mangunan, puncak Becici, 10 menit menuju Pantai Parangtritis, dan terhubung akses jalan menuju Ringroad Selatan Giwangan.

    “Sudah menjadi visi serta komitmen kami untuk menghadirkan pasar rumah murah di Jogjakarta. Untuk mensukseskan program sejuta rumah murah dari pemerintah pusat. Untuk program rumah murah bersubsidi, kami memanfaatkan jatah kuota di berbagai program dari Kemenpera, baik Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan), dan Subsidi Selisih Bunga (SSB). Namun, saat ini kuota rumah murah subsidi di kawasan Grahatama Hills tahap 1 ini sudah habis.
    Namun, kami memberikan alternatif bagi calon konsumen yang menginginkan hunian di Grahatama Hills ini, terdapat program KPR Harapan dari bank BTN. Adapun tujuan KPR Harapan tersebut untuk memberikan solusi untuk pembelian rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga yang relatif terjangkau,” lanjut Tony Andriansah, selaku Marketing Manager-nya.

    “Grahatama Hills sendiri sampai menjelang akhir 2020 ini sudah tercatat laku sekitar 90 unit rumah. Kami saat ini masih menyediakan unit rumah murah komersil dengan harga terjangkau yakni 185 jutaan untuk tipe 30/60 dan 230 jutaan untuk tipe 45/60 (2 lantai),” imbuh Andri, sapaan akrabnya.

    Lebih lanjut Andri menjelaskan, “Bagi yang menginginkan unit rumah murah bersubsidi maupun rumah murah komersial di sisi Barat kota Jogja, pihaknya memberikan alternatif kawasan lainnya, yakni Prasada Green Village yang rencana akan menghadirkan 202 unit dengan site perbukitan Sedayu Bantul. Lokasinya berada di dusun Kepuhan kelurahan Argorejo Sedayu Bantul. Terhubung dengan poros Jalan Raya Wates Km. 11 serta jalur alternatif Sedayu – Srandakan yang masuk rencana pengembangan jalur Bandara Internasional Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo.”

    Prasada Green Village berada di daerah perkembangan perkotaan Bantul, dengan berbagai fasilitas umum serta infrastruktur cukup komplit. Tak jauh dari kawasan industri Pajangan, sentra Batik Gesikan, desa wisata Krebet, serta berbagai wisata alam Curug Pulosari, Kedung Pengilon, Curug Banyu Nibo, dan kuliner ingkung ayam. Tidak jauh dari lokasi ini telah berdiri SD Islam Al-Azhar 38, menyusul akan dibangun Rumah Sakit Akademik UKDW Sedayu, dekat dengan kawasan kampus STIE Hamfara dan ke depan akan hadir Kampus Terpadu UIN.

    “Saat ini kami sediakan tipe standarnya tipe 30/60, menggunakan harga terbaru pemerintah 2020 di angka 150 jutaan. Rumah subsidi menjadi magnet besar karena konsumen akan mendapatkan berbagai keuntungan dan kemudahan, subsidi bunga, DP mulai 8 juta, cara bayar melalui KPR (BTN-red) dengan bunga kredit hanya 5 % atau angsuran 950 ribu per bulan untuk jangka waktu kredit 20 tahun. Adapun sisa kuota untuk program rumah murah subsidi di Prasada Green Village ini, masih menyisakan sekitar 32 unit saja. Total tercatat 50 unit rumah sudah terjual, dan kami juga membuka program rumah murah non subsidi, yakni rumah murah komersil. Kami tawarkan unit rumah murah komersil tersebut di harga 185 jutaan untuk tipe 30/60 dan 230 jutaan untuk tipe 45/60 (2 lantai),” pungkasnya. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain