Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Welcome Home, Venezia Garden Homestay

    Venezia Garden Homestay
    Furnitur bambu mendominasi ruang tamu
    Public area depan dengan dominasi unsur bambu
    Private Room dengan sentuhan unsur entik
    Kamar tipe dormitory dengan ranjang bertingkat

    Jogja, kota wisata dengan jutaan cerita dan kenangan menjadi salah satu destinasi utama saat liburan membuat kota ini tak pernah sepi dari kunjungan para wisatawan, baik manca maupun domestik. Banyaknya orang yang berkunjung ke kota ini, membuat bisnis penginapan mendapat perhatian tersendiri. Guest house dan homestay mulai marak dan bermunculan. Salah satu homestay yang siap menjadi tempat istirahat dan transit bagi Anda yang sedang mengunjungi kota Jogja adalah Venezia Garden Homestay. Penginapan yang terletak di Jalan Surami No. 55, Yogyakarta ini memberikan penawaran tempat beristirahat dengan konsep garden yang nyaman dan tenang.

    Salah satu area favorit wisatawan di Jogja, seperti daerah Prawirotaman, memiliki penginapan-penginapan standar yang ramah di kantong. Prawirotaman sendiri telah dikenal masyarakat luas sebagai suatu daerah yang menjadi tempat berkumpulnya berbagai wisatawan mancanegara di Yogyakarta. Oleh sebab itu nama Prawirotaman pun sudah tersohor ke penjuru dunia. Kampung Prawirotaman atau sering juga disebut kampung turis merupakan sebuah daerah yang terletak kurang lebih lima kilometer dari kota Jogjakarta. Tidak sulit untuk mencapai kampung tersebut. Berbagai moda transportasi dapat mencapainya. Kawasan Prawirotaman menyajikan deretan penginapan dengan ciri khas masing-masing. Posisinya yang berada di tengah kota Yogyakarta memudahkan para wisatawan yang akan mengunjungi berbagai obyek wisata di kota gudeg. Aneka sarana akomodasi tersedia di Prawirotaman, mulai dari penginapan tipe backpacker hingga hotel berbintang. Selain penginapan, di kawasan ini juga terdapat fasilitas wisata lainnya seperti agen tour & travel, artshop, warnet dan wartel, cafe dan resto, hingga bookshop.

    Penamaan Venezia Garden sendiri rupanya disuguhkan dalam arti yang sebenarnya, yaitu konsep penginapan dengan nuansa garden yang begitu menyejukkan. Nuansa hijau tersebut sudah nampak sejak area depan penginapan yang difungsikan sebagai area parkir kendaraan. Sebuah pohon perindang serta berbagai macam jenis tanaman hias tumbuh subur menghiasi area parkir, berpadu dengan bangunan pintu masuk bermaterialkan bambu. Penginapan yang memiliki tagline “Friends like family dan family like friend” tersebut benar-benar menyajikan sebuah konsep penginapan yang tenang dan jauh dari kebisingan, meskipun sebenarnya lokasi penginapan berada di tengah kota Jogja. “Konsep garden yang kami usung dapat bersinergi dengan ketenangan kawasan perkampungan di sini. Jadi tamu yang menginap benar-benar dapat menikmati kenyamanan beristirahat di Venezia Garden Homestay,” ujar Oly Novia Sekar Arum, Operational Manager Venezia Garden Homestay.

    Memasuki pintu utama, terdapat sebuah ruang terbuka yang difungsikan sebagai interaction area. Terdapat sebuah meja resepsionis pada sisi kanan area taman yang menjadi satu dengan mini bar dimana tamu dapat memesan menu makanan atau minuman sebagai teman bersantai. Bukan hanya sebagai fasilitas tamu yang menginap, namun bar tersebut juga melayani tamu dari luar yang sekedar ingin menikmati hidangan yang ada di tempat ini. Bangunan mini bar nampak sederhana bertema tropis dengan material utama berupa bambu yang nampak menyatu dengan konsep taman Venezia Garden. Pada sudut bangunan mini bar nampak beberapa alat musik tertata rapi sebagai tempat live music yang sengaja disediakan pengelola untuk hiburan bagi tamu yang menginap. Tepat pada sisi lain area taman depan, nampak sebuah bangunan gazebo lengkap dengan beberapa lazy bag sebagai fasilitas untuk bersantai. Bangunan area bersantai tersebut juga nampak senada dengan konsep mini bar yang terletak tepat di sebelahnya. “Di penginapan ini memang sengaja area publik dibuat lebih luas dibanding dengan area kamar. Hal tersebut kami lakukan agar tamu yang menginap di sini banyak melakukan aktifitas di luar kamar dan berinteraksi dengan tamu lain, sesuai dengan tagline dari penginapan ini,” papar Oly.

    Tepat di tengah area taman belakang, konsep taman dari penginapan ini benar-benar nampak dengan adanya mini fountain dengan suara gemericik air yang begitu menenangkan. Berpadu dengan tanaman hias yang tumbuh di sekitarnya sehingga nuansa di area ini begitu sejuk, jauh dari kesan bising dan hiruk pikuk perkotaan. Step stone yang berjajar rapi di atas rumput hias pada area taman depan akan mengantarkan tamu memasuki area kamar dari penginapan yang mulai beroperasi sejak tahun 2010 tersebut. Sebuah 'pintu hijau' yang terbentuk dari tanaman hias seakan menyambut tamu yang datang untuk menginap di penginapan tersebut. Tepat di balik pintu masuk bangunan utama homestay, terdapat sebuah ruang tamu bersama yang dapat digunakan para tamu yang menginap sebagai fasilitas umum.

    Venezia Garden Homestay yang mulai tahun 2012 pindah lokasi dari tempat sebelumnya di kawasan Jalan Tirtodipuran tersebut memiliki total 8 kamar, dengan 6 private double room, satu buah dormitory room dengan kapasitas 8 orang, serta satu buah kamar cadangan tipe dormitory room yang difungsikan hanya saat okupansi tamu tinggi dengan kapasitas total 30 orang. “Karena hampir 80% tamu yang menginap di Venezia Garden merupakan tamu mancanegara, jadi sengaja kami menyediakan kamar tipe dormitory room untuk mengakomodasi kebutuhan tamu yang membutuhkan kamar menginap dengan harga murah dan bersifat sharing. Kalau untuk tamu domestik mungkin belum terbiasa ya dengan sharing room, namun untuk tamu dari wisatawan asing sendiri memang sudah terbiasa dengan budaya tersebut,” tambah Oly.

    Kamar tipe private room berada di area belakang penginapan yang mempunyai fasilitas kolam renang tepat di depannya. Kamar tidur tipe private room sendiri terdiri dari 3 bangunan 2 lantai utama dengan dekorasi unsur kayu dan anyaman bambu di dalamnya. Masing-masing kamar mempunyai teras sendiri sebagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan dan privasi tamu yang menginap. Kamar dengan konsep alam yang sengaja dimasukkan sebagai dekorasi tersebut nampak begitu nyaman sebagai tempat beristirahat para tamu. Sisi dinding kamar didominasi oleh anyaman bambu sebagai pengganti wallcovering dengan konsep alami, berpadu dengan lantai kayu semakin memperkuat konsep yang diusung. Begitu pula dengan kamar mandi yang tidak meninggalkan unsur alam dengan aplikasi batuan alam pada dindingnya, namun dengan fasilitas modern demi kenyamanan tamu yang menginap. Fasilitas standar kamar seperti air conditioner, televisi dengan channel berbayar, shower, free wifi, serta kolam renang semakin menjamin kenyamanan menginap di Venezia Garden Homestay.

    Dengan segala fasilitas dan kenyamanan ala garden, harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Mulai dari 90 ribu per orang untuk kamar tipe dormitory room, dan 350 ribu untuk kamar tipe private room untuk per malamnya. Harga-harga tersebut include breakfast dan juga free teh dan kopi yang disediakan pengelola. “Selain fasilitas-fasilitas di dalam penginapan, kami juga menyediakan fasilitas paket city tour bagi tamu yang ingin berwisata di kawasan kota Jogja dan sekitarnya. Jadi tamu tidak perlu repot-repot untuk mencari agen tour & travel keluar lagi, dapat kami bantu dari sini. Semua fasilitas tersebut kami sediakan demi menjamin kenyamanan tamu yang menginap di Venezia Garden,” pungkas Oly. Farhan-red

    Venezia Garden Homestay
    Jl. Surami No. 55, Yogyakarta
    Telp. (0274) 373821
    Ig : veneziagardenhomestay

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain