Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Dapur

Pengejawantahan Goresan Karya Ardhyasa Fabrian Gusma, ST. M.sc

Pengejawantahan Goresan Karya Ardhyasa Fabrian Gusma, ST. M.sc#1
Pengejawantahan Goresan Karya Ardhyasa Fabrian Gusma, ST. M.sc#2
Pengejawantahan Goresan Karya Ardhyasa Fabrian Gusma, ST. M.sc#3
Pengejawantahan Goresan Karya Ardhyasa Fabrian Gusma, ST. M.sc#4
Pengejawantahan Goresan Karya Ardhyasa Fabrian Gusma, ST. M.sc#5
[block:views=similarterms-block_1]

Jasa konsultan perencanaan dan desain arsitektur akan selalu dibutuhkan terutama di daerah perkotaan yang cukup besar. Bisa dikatakan pendirian bangunan baik untuk rumah tinggal, perkantoran ataupun gedung lainnya hampir setiap hari ada yang baru. Memang pembangunan seperti itu tidak dapat dipungkiri sebagai dampak dari kemajuan zaman dan modernisasi saat ini.

Di tahun 2014, Ardhyasa Fabrian Gusma, ST. M.sc. bersama kedua rekannya mulai merintis sebuah bisnis di bidang architect & urban design studio bernama A+A Studio. Di awal kemunculannya, A+A Studio merupakan studio desain arsitektur pribadi milik pria lulusan Universitas Gadjah Mada tersebut yang menangani proyek-proyek dengan skala kecil saja. Bisnis tersebut pun dijalankan Gusma sembari menyelesaikan pendidikan S2. Kemudian bisnis tersebut mulai berkembang dengan rajin mengikuti berbagai sayembara desain proyek-proyek pemerintahan.

Inspirasi Pra Desain, Cokro Office Bangunjiwo

Inspirasi Pra Desain, Cokro Office Bangunjiwo#1
Inspirasi Pra Desain, Cokro Office Bangunjiwo#2
Inspirasi Pra Desain, Cokro Office Bangunjiwo#3
Inspirasi Pra Desain, Cokro Office Bangunjiwo#4
Inspirasi Pra Desain, Cokro Office Bangunjiwo#4
[block:views=similarterms-block_1]

Cokro Office terletak di sebuah pedesaan yang saat ini mulai berkembang menuju perkotaan, tepatnya di Kecamatan Bangunjiwo, Kabupaten Bantul. Kondisi tapak berada dekat dengan bangunan perumahan dan komersial, tentu saja hal ini menuntut desain yang dapat terintegrasi dengan lingkungan sekitar. Baik itu dalam hal merespon lokalitas, iklim, serta memiliki karakter arsitektur yang kuat.

NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal

NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#1
NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#2
NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#3
NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#4
NN-House Strategi Merencanakan Hunian di Era New Normal#5
[block:views=similarterms-block_1]

Dampak pandemi Covid-19 telah dirasakan dalam berbagai bidang kehidupan dan menyebabkan adanya pergeseran tren dan konsep baru beberapa waktu ke depan. Prinsip dasar yang dibutuhkan pengguna dalam hal apapun ke depannya adalah clean health safety, yaitu jaminan kebersihan atau higienis, jaminan kondisi lingkungan yang sehat, jaminan keamanan, dan jaminan convenience. Pergeseran tren dan konsep ini juga berpengaruh dalam sektor hunian. Hunian ke depannya perlu mewadahi kegiatan-kegiatan penghuni rumah dalam keadaan kenormalan yang baru, atau yang lebih dikenal dengan new normal. Kecenderungan perilaku penghuni rumah dalam new normal ini mengubah layout dan ambience rumah pada umumnya.

Dekorasi yang Bikin Betah Beraktivitas di Rumah

Dekorasi yang Bikin Betah Beraktivitas di Rumah
Dekorasi yang Bikin Betah Beraktivitas di Rumah#2
Dekorasi yang Bikin Betah Beraktivitas di Rumah#3
Dekorasi yang Bikin Betah Beraktivitas di Rumah#4
Dekorasi yang Bikin Betah Beraktivitas di Rumah#5
[block:views=similarterms-block_1]

Aktivitas masyarakat di tengah masa pandemi CoVid-19 telah mengalami pergeseran, dari yang semula dihabiskan di luar ruangan, kini mau tak mau harus tetap tinggal di rumah saja. Bukan hanya aktivitas bersekolah atau bekerja yang dilakukan di rumah, namun juga aktivitas lain yang dapat dilakukan secara daring, misalnya rapat, konferensi, atau webinar.

Dukungan teknologi dari berbagai platform memfasilitasi masyarakat untuk dapat melakukan pertemuan tatap muka jarak jauh tanpa harus keluar rumah. Hal ini tentunya memudahkan masyarakat dalam mengatasi berbagai tuntutan di kala pandemi.

Memaksimalkan Pencahayaan Alami, Ciptakan Ruang Sehat Yang Menenangkan

Bukaan pada Fasad Timur
Pencahayaan alami pada ruangan
Aplikasi Shading Pada Fasad
Kaca Es pada Jendela Kamar Mandi
Skylight pada tangga
[block:views=similarterms-block_1]

Apakah yang akan terjadi apabila rumah Anda kurang terpapar cahaya alami ? Rumah Anda pasti akan terasa pengap dan lembab karena banyak jamur yang tumbuh, dan bisa dipastikan rumah Anda tidak sehat. Sebuah jurnal ilmiah dari University of European Centre Exeter Medical School menyebutkan bahwa jika kita memiliki rumah yang penuh kelembaban, maka kita lebih mungkin terserang penyakit pernapasan 72% lebih banyak. Bahkan menurut Kemenkes salah satu rumah yang sehat juga harus memiliki potensi untuk cahaya dan udara alami masuk kedalam rumah, hal ini mengapa cahaya alami sangat penting bagi rumah tinggal Anda.

Net House, Strategi Membangun Rumah di Lahan Sempit bagi Keluarga Milenial – 2

Net House, Strategi Membangun Rumah di Lahan Sempit bagi Keluarga Milenial – 2
Ilustrasi Konsep Split Level dalam hubungannya dengan Kontrol View
Ilustrasi Konsep Multi-use space pada Net House
Penggunaan area tangga dengan menempatkan rak buku yang didesain khusus
Eksplorasi bentuk bangunan
[block:views=similarterms-block_1]

Multi-use Space
Persepsi keluarga milenial dalam melihat fungsi rumah tinggal saat ini harus mengandung unsur flekibilitas yang tinggi, artinya dalam menggunakan ruangan tidak lagi terbatas pada fungsi tunggal. Seperti dalam mendesain ruang makan dan dapur menjadi satu kesatuan dan terhubung dengan ruang keluarga, dimana aktivitas memasak, makan dan bersantai dapat terjadi bersamaan pada ruang yang sama. Strategi multi-use space juga diolah dengan prinsip borderless atau tanpa dinding penyekat yakni dengan hanya memanfaatkan level lantai sebagai pemisah ruangan juga bertujuan agar pemilik rumah dapat dengan leluasa menseting ruangan berdasarkan jenis aktivitasnya. Seperti contoh; penggunaan ruang makan, dapur dan ruang keluarga dapat digunakan untuk aktivitas lain berupa pengajian atau presentasi.

Net House, Strategi Membangun Rumah di Lahan Sempit bagi Keluarga Milenial

Net House, Strategi Membangun Rumah di Lahan Sempit bagi Keluarga Milenial
Area taman belakang yang berhubungan dengan view dari dapur dan ruang makan
Suasana Ruang Komunal (Keterhubungan antara Ruang Keluarga, Ruang makan dan Dapu
Suasana Ruang Kerja yang terbuka namun tetap privat dan nyaman
Suasana kamar tidur yang memiliki jendela lebar
[block:views=similarterms-block_1]

Keputusan membeli tanah berukuran sempit menjadi salah satu pilihan bagi keluarga milenial saat ini dalam mencari alternatif lokasi hunian. Sulitnya memperoleh luas lahan yang ideal diperkotaan serta tingginya harga beli tanah menjadi kekhawatiran tersendiri. Meskipun demikian, fenomena ini tetap tidak dapat dihindari sehingga yang diperlukan adalah bagaimana mengatur strategi desain rumah agar tetap nyaman untuk ditempati walaupun berada di lahan yang sempit. Seperti halnya pada desain rancangan rumah dilahan sempit yakni Net House yang berlokasi di Jalan Nangka VII Kota Yogyakarta. Rumah tiga lantai dengan luas site 72 meter persegi ini dirancang dengan prissip liveable housing yang bertujuan membuat penghuni merasa nyaman menempati rumah di lahan sempit.

Desain Arsitektur Gedung Kantor Pusat PT. Bank Aceh Syariah

Desain Arsitektur Gedung Kantor Pusat PT. Bank Aceh Syariah#1
Desain Arsitektur Gedung Kantor Pusat PT. Bank Aceh Syariah#2
Desain Arsitektur Gedung Kantor Pusat PT. Bank Aceh Syariah#3
Desain Arsitektur Gedung Kantor Pusat PT. Bank Aceh Syariah#4
Desain Arsitektur Gedung Kantor Pusat PT. Bank Aceh Syariah#5
[block:views=similarterms-block_1]

PT. Bank Aceh Syariah sebagai Bank milik Pemerintah Daerah di Aceh, yang dalam perkembangannya sejak pertama kali digagas di tahun 1957 hingga lahir menjadi Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh di tahun 1973. Kondisi tapak Kantor Pusat PT. Bank Aceh Syariah berada dekat dengan bangunan perumahan, komersial maupun perkantoran lainnya, hal ini menuntut perlakuan terhadap suatu desain yang dapat terintegrasi dengan lingkungan sekitar dalam merespon budaya, lokalitas, religi maupun iklim, serta memiliki ekspresi karakter arsitektur yang kuat (well-designed), khas mengedepankan corporate identity, mengingat obyek tersebut diharapkan juga menjadi Land Mark baru untuk Provinsi Aceh tanpa berbenturan dengan nilai-nilai budaya masyarakat.

Bhumi Kerta Negara Merangkul Nusa Memeluk Asa

Bhumi Kerta Negara Merangkul Nusa Memeluk Asa
Bhumi Kerta Negara Merangkul Nusa Memeluk Asa#2
Bhumi Kerta Negara Merangkul Nusa Memeluk Asa#3
Bhumi Kerta Negara Merangkul Nusa Memeluk Asa#4
Bhumi Kerta Negara Merangkul Nusa Memeluk Asa#4
[block:views=similarterms-block_1]

Bhumi berasal dari bahasa Sansekerta, yang berarti tanah. Kata karta diambil dari bahasa Sanskerta kita dan artinya secara harafiah adalah "pekerjaan yang telah dicapai" dari akar kata yang juga menghasilkan kata "karya" dalam Bahasa Indonesia. Namun dalam bahasa Jawa Kuno ada pergeseran semantik dan artinya menjadi "makmur, maju, sedang berkembang, ulung, sempurna". Negara adalah sekumpulan orang yang menempati wilayah tertentu dan diorganisasi oleh pemerintah negara yang sah, yang umumnya memiliki kedaulatan.

Penataan Wisma Bina Cinta Alam Toraut Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Penataan Wisma Bina Cinta Alam Toraut Taman Nasional Bogani Nani Wartabone#1
Penataan Wisma Bina Cinta Alam Toraut Taman Nasional Bogani Nani Wartabone#2
Penataan Wisma Bina Cinta Alam Toraut Taman Nasional Bogani Nani Wartabone#3
Penataan Wisma Bina Cinta Alam Toraut Taman Nasional Bogani Nani Wartabone#4
Penataan Wisma Bina Cinta Alam Toraut Taman Nasional Bogani Nani Wartabone#5
[block:views=similarterms-block_1]

Kompleks Wisma Bina Cinta Alam (BCA) Toraut terletak di kawasan Pusat Pendidikan Konservasi Alam Toraut (PPKAT) yang berada di zona pemanfaatan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Sulawesi Utara. Areal hutan PPKAT menjadi tujuan bagi wisatawan manca negara, wisatawan nusantara, termasuk juga para peneliti dan akademisi. Kawasan Kompleks wisma BCA merupakan peninggalan proyek Wallacea yang mempunyai potensi sumber daya dan sarana-prasarana yang dapat dikembangkan sebagai objek wisata. Namun, beberapa diantara sarana prasarana tersebut kondisisnya kurang terawat dan rusak sehingga perlu penataan ulang. Kompleks wisma BCA sering dikunjungi oleh wisatawan nusantara, khususnya pada akhir pekan. Meningkatnya penggunaan sosial media, menyebabkan wisatawan yang berkunjung ke kawasan hutan PPKAT akan menyempatkan diri mengunjungi wisma BCA, maupun di areal sekitar wisma, serta di persemaian BPDAS atau di padang rumput yang terletak tidak jauh dari wisma BCA, yang menyajikan pemandangan yang cukup indah dengan latar kebun kelapa dan hutan pegunungan, untuk melakukan foto selfie, sebagai bukti bahwa mereka telah berwisata di kawasan hutan PPKAT.

PARTNER
Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain