Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Produk

Konsep Vintage & Antique Dari Jawa Classic

Jawa Clasic
Rustic Bottle Holder
Aneka produk Jawa Clasic#2
Aneka produk Jawa Clasic
Astriyani Priyo Owner Jawa Classic
[block:views=similarterms-block_1]

Kebutuhan dekorasi dan material penunjang rumah dan bangunan semakin berkembang dengan berbagai alternatif pemanfaatan berbagai material. Berbagai material baik itu logam, produk kayu, dan juga turunannya tentu memiliki keunggulannya masing-masing. Diperlukan berbagai inovasi dan ide-ide kreatif dengan memanfaatkan material yang sudah tidak terpakai menjadi produk baru yang memiliki value lebih tinggi.

Seni Ekplorasi Woodcraft Garapan 189 Craft

189 Craft
Aneka Produk 189 Craft
Aneka Produk 189 Craft_2
Proses pengukuran & pemotongan pola
[block:views=similarterms-block_1]

Kerajinan dari kayu di Indonesia sudah ada sejak jaman dahulu. Hal itu dapat dilihat dari berbagai peninggalan purbakala yang terbuat dari kayu. Perkembangan kerajinan kayu di Indonesia juga sangat pesat, terbukti dengan berbagai jenis kerajinan telah di hasilkan. Karena di Indonesia sangat melimpah ketersediaan bahan baku kayu, di setiap daerah mempunyai kayu-kayu yang khas dan bisa diolah menjadi barang kerajinan dengan kualitas baik. Secara umum kayu yang digunakan untuk membuat suatu kerajinan adalah kayu mahoni, kayu jati, kayu pinus, dan banyak jenis kayu yang lain. Ada juga pengrajin yang menggunakan kayu bekas atau kayu sisa yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan berbagai produk kerajinan. Dalam membuat kerajinan tangan dari kayu diperlukan skill dan juga ketrampilan untuk mengolah bahan baku tersebut, terutama ketrampilan untuk menggunakan alat-alat pendukung yang berhubungan dengan peralatan gergaji dan ukir. Dengan menguasai ketrampilan tersebut, siapapun dapat menciptakan berbagai kerajinan dari kayu seperti hiasan dinding, miniatur, tempat tisu, lukisan, dan berbagai kerajinan lain. Sedangkan saat ini kerajinan yang diminati oleh pasar mancanegara seperti kerajinan ornamen atau patung, anyaman dan juga kerajinan kayu seperti berbagai furnitur rumah tangga.

Kreatifitas dari Barang Bekas T Vintage & Recycled Iron

James Silalahi, Owner T Vintage and Recycle Iron
Berbagai produk T Vintage yang bernilai seni tinggi
Table set ruang tamu
Produk unik T Vintage
Pengerjaan produk secara handmade
[block:views=similarterms-block_1]

Di tangan-tangan orang kreatif, barang bekas yang selama ini menjadi limbah yang merusak pemandangan, mampu menjelma menjadi barang-barang indah yang mempercantik pemandangan. Tidak hanya itu, barang-barang indah yang dihasilkan pun memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan. Proses kreatif yang menghasilkan barang indah dan bernilai ekonomi menjanjikan itu, dilakoni James Silalahi dengan brand T Vintage and Recycled Iron sejak tahun 2011 yang lalu.

Di tangan pria asli Batak ini drum-drum bekas wadah oli dan pelumas yang selama ini hanya menjadi sampah dan tidak dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat, disulap menjadi sejumlah perangkat furnitur indah dan memiliki nilai ekonomi serta art yang tinggi. Pria yang akrab disapa James itu mengatakan, usahanya saat ini berawal dari keprihatinannya melihat limbah drum-drum bekas yang hanya menumpuk dan kurang dimanfaatkan. "Semula hanya kepikiran untuk memanfaatkan drum-drum bekas limbah dari pabrik-pabrik di daerahnya yang banyak dan kurang dimanfaatkan oleh warga, biasanya hanya dijual kiloan saja ke pengepul. Saya pun berselancar di dunia maya untuk mencari ide memanfaatkan drum bekas, dan kemudian mendapati ada banyak kreasi yang bisa dihasilkan, diantaranya furnitur. Saya kemudian coba-coba membuat satu set kursi untuk dipakai sendiri. Ternyata saat melihat hasilnya, banyak teman dan kerabat yang tertarik dan minta dibuatkan," ujar pria yang sudah cukup lama tinggal di Jogja tersebut.

Anyaman Kualitas Kreasi Rotan Kita

Rak Kombinasi Minimalis & Sofa Tamu Set Rotan
Buffet Rotan Pastel & Bench Single Rotan vintage dengan laci
Buffet Rotan Minimalis & Buffet mahoni dengan laci rotan
Dinning Set Vintage Mahoni
Proses Pengerjaan
[block:views=similarterms-block_1]

Di negara tropis seperti Indonesia, bersantai di teras atau taman adalah salah satu cara menyenangkan untuk melewatkan sore yang cerah. Menikmati teh hangat serta cemilan di atas kursi rotan sambil menikmati hijaunya taman rumah Anda pasti membantu Anda melupakan segala stres yang Anda rasakan. Salah satu bahan yang populer digunakan untuk furnitur di teras atau taman tentu saja adalah rotan selain material kayu dari pohon Jati. Bahan ini tidak hanya kuat, tapi juga ramah lingkungan. Rotan juga begitu multifungsi, karena dapat digunakan sebagai hiasan rumah seperti anyaman, kegiatan ritual adat serta keagamaan, dan yang lainnya.

Dengan segala kelebihannya tersebut, maka tidak heran apabila rotan cukup populer sebagai bahan baku untuk furnitur, baik furnitur di dalam maupun di luar ruangan. Indonesia sendiri sebenarnya mempunyai potensi untuk memajukan industri rotan dalam negeri. Rotan tumbuh dengan mudah di Indonesia, dan di negara ini tidak pernah kekurangan pengerajin yang mahir membuat furnitur berkualitas dari rotan. Sayangnya, pasar produk rotan alam sempat hancur karena dominasi produk rotan sintetis di dunia. Padahal menurut data pada tahun 2011, sekitar 85% dari populasi rotan dunia berada di Indonesia. Sedangkan potensi produksi lestari rotan Indonesia mencapai 247 ribu ton per tahun. Sayangnya, pemakaian industri mebel dalam negeri tidak mencapai 20 ribu ton per tahun. Jelas potensi industri rotan Indonesia masih jauh dari maksimal.

Lampu Unik Ala Sonja lamp Pendukung Konsep Vintage

Sonja Lamp Decorative & Unique
Light Box
Lampu unik karya Sonja Lamp
Telephone Box Lamp
Aditya Hasfar Surya Pradana
[block:views=similarterms-block_1]

Beberapa orang menyukai gaya rumah yang bermacam-macam, mulai dari gaya minimalis, shabby chic, kontemporer, tradisional, vintage, dan sebagainya. Akhir-akhir ini, sebagian besar orang mulai mengikuti gaya rumah vintage yang teduh dan nyaman. Selain itu, rumah bergaya vintage juga membawa kita untuk mengingat keadaan masa lalu yang damai dan membekas di hati.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghadirkan nuansa vintage ke dalam rumah yaitu dengan mengaplikasikan pernak-pernik yang unik dan lain dari yang lain. Bagaimana dengan sebuah kaleng kerupuk? Jangan bersalah sangka dulu, kaleng kerupuk ini bukan kaleng kerupuk biasa. Sonja Lamp, adalah nama sebuah brand yang memproduksi unique lamp, dimulai sekitar tahun 2014 oleh Aditya Hasfar Surya Pradana. Lampu yang diproduksi oleh Sonja Lamp ini cukup berbeda dari lampu hias lainnya, karena berbahan dasar dari kaleng kerupuk. Pada awalnya sang owner suka mengoleksi barang-barang jadul, dan salah satu koleksinya adalah kaleng kerupuk. Kemudian sang owner berpikir untuk bisa memanfaatkan barang tersebut. Pada akhirnya sang owner pun mengutak-atik kaleng kerupuk tersebut, dan mengalami banyak hambatan. “Saat itu entah kenapa jadi tertarik saat melihat kaleng kerupuk dan pop up. Awalnya hanya berfikir bagaimana caranya pop up art bisa masuk ke dalam kaleng kerupuk. Nah, saat mengotak-atik lagi kok malah nemu ide unik untuk nambahin lampu di dalamnya,” kenang Adit.

Kreatif, Ekonomis & Inspiratif Olahan Jati Belanda

Jual Jati Belanda
Produk Olahan Jual Jati Belanda
Produk Olahan Jual Jati Belanda
Ribut Santoso Moklis
Jual Jati Belanda
[block:views=similarterms-block_1]

Saat ini isu green building telah menjadi topik utama di bidang arsitektur. Hal ini tidak lepas dari semangat bersama untuk menyelamatkan bumi. Kerusakan lingkungan terutama banyaknya pohon-pohon hutan yang ditebang menyebabkan ketidak seimbangan ekosistem dan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Dan ini telah menjadi permasalahan dunia yang harus segera ditangani oleh seluruh umat manusia di bumi. Di lain sisi, kebutuhan terhadap kayu sebagai bahan baku utama dari segala produk juga masih sangat tinggi. Sebagai contoh permintaan produk kayu untuk material bangunan seperti kusen, dinding, plafon, dan yang lainnya masih menjadi primadona bagi kalangan konstruksi.

Memanfaatkan material bekas sebagai bahan bangunan merupakan alternatif yang baik. Dengan eksplorasi yang mendalam terhadap material bekas setidaknya akan menjawab permasalahan konsumtif kayu sebagai material bangunan, baik itu penggunaan untuk eksterior maupun interior. Konsep 3R (reduce, reuse, and recycle) sesungguhnya dapat diaplikasikan pada perancangan sebuah bangunan maupun perabot rumah tangga. Dalam hal ini, pilihan material kayu palet (jati belanda) atau kayu bekas peti kemas dapat menjadi pilihan tepat.

Empuk, Nyaman, & Ekonomis Custom Design ala Rumah Sofa

Rumah Sofa
Sofa Bed Scandinavian
Aneka macam produk Rumah Sofa
Proses Pembuatan Sofa
Novika Dinaningsih
[block:views=similarterms-block_1]

Kenyamanan di dalam sebuah rumah adalah hal terpenting yang dibutuhkan oleh setiap pemilik rumah. Keadaan rumah baik dari segi eksterior maupun interiornya perlu ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah kenyamanan bagi penghuninya. Mempunyai rumah yang nyaman tidak harus dengan menggunakan furnitur interior ataupun eksterior yang mewah dan mahal. Kenyamanan penataan ruang akan terwujud jika Sang pemilik rumah mampu menyeimbangkan komponen-komponen di dalam rumah sesuai fungsi dan estetikanya.

Salah satu destinasi penyedia bahan furnitur terutama interior rumah yang mampu mewujudkan keinginan Anda dalam memilih bahan furnitur rumah yang terbaik, khususnya sofa set adalah Rumah Sofa. Rumah Sofa merupakan salah satu produsen penyedia furnitur rumah berupa sofa berbahan kulit sintetis maupun kain yang memiliki banyak keunggulan dan berkarakter. Rumah Sofa hadir di salah satu daerah yang terkenal akan masakan Gudeg ini alias di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jogja yang kini menjadi daerah maju dengan banyaknya penduduk asli maupun pendatang, membuat sejumlah orang memulai berbagai usaha salah satunya seperti Rumah Sofa. Sejak mulai beroperasi pada sekitar tahun 2007 yang lalu, Rumah Sofa berhasil masuk ke pasar mebel Jogja maupun luar kota. Beberapa perusahaan kecil maupun besar yang menggunakan produk dari Rumah Sofa, seperti salah satu tempat karaoke keluarga yang ada di Hartono Mall, Generalli Insurance, Fave Hotel, dan masih banyak lagi.

Estetika Ragam Batu Alam dari Yuka Stone Art

Stone Art
batu fosil
Wood Stone
Art Stone
Galery
[block:views=similarterms-block_1]

Tren “Back to Nature” dalam arsitektur, interior, dan pendukung-pendukungnya masih digemari oleh sebagian besar masyarakat hingga saat ini. Hal tersebut terwujud dari pengaplikasian material alam berupa batu alam pada sebuah hunian. Dengan berbagai jenis dan karakter, batu alam mampu beradaptasi sehingga selaras dengan berbagai gaya desain arsitektur suatu bangunan. Karena batu alam dapat memberi kesan hangat dan tidak kaku terhadap hunian tersebut. Pemilihan material ini disebabkan sifatnya yang tidak menyerap panas dan menyejukan sekaligus mendinginkan udara di dalam ruangan. Selain untuk memperindah ruangan, batu alam banyak digunakan karena kesan alami, nyaman, tenang, kokoh yang terpancar dari penampilannya. Penggunaan batu alam berfungsi juga sebagai penyeimbang komposisi bangunan agar tidak monoton dan membuat suasana sejuk, sehingga kesan alami dan sejuk yang dipancarkan batu alam dapat mengurangi tingkat stres penghuni rumah. Material ini biasanya digunakan sebagai dinding aksen, eksterior maupun interior. Namun seiring waktu, batu alam mulai digunakan sebagai aksesoris di dalam rumah, mulai dari kamar mandi hingga kitchenware.

Perkuat Identitas Tropis dengan Gasebo

trendy,gazebo
gazebo
iswanto
gazebo
gazebo
[block:views=similarterms-block_1]

Memiliki halaman rumah yang lumayan luas tentu akan menjadi keuntungan sendiri bagi pemilik rumah. Dan bagi Anda yang memiliki halaman belakang rumah yang lumayan luas, bisa dimanfaatkan dengan membuat sebuah kolam renang untuk keluarga. Tapi, apakah halaman belakang hanya bisa dibuat menjadi kolam renang keluarga saja? Tentu saja tidak! Selain kolam renang, memanfaatkan halaman belakang menjadi taman rumah adalah salah satu ide yang cemerlang. Karena pertama, saat ini cukup sulit menemukan taman kota yang bersih dan sejuk terutama bila Anda tinggal di kota besar. Kedua, keberadaan taman belakang rumah pun bisa membuat udara di rumah menjadi sejuk. Dan yang ketiga, keberadaan taman rumah pun bisa mempercantik rumah. Anda bisa menghias taman belakang dengan berbagai tanaman yang bermanfaat atau bisa menanam bunga-bunga cantik beraneka warna sehingga dapat memberikan kesan cerah dan ceria di rumah.

Olah Seni Dalam Wujud Custom Furniture

Table Set Munggur
Papan kayu yang siap masuk proses pra finishing
Proses pemotongan kayu sesuai ukuran dan Perataan permukaan papan kayu
Proses penghalusan meja dan Agus Aniam
Potongan kayu yang siap dirakit dan Produk yang sudah siap difinishing
[block:views=similarterms-block_1]

Daerah Istimewa Yogyakarta bukan hanya dikenal sebagai Kota Pelajar, namun kota ini juga merupakan basis dari seni dan budaya Indonesia. Banyak maestro-maestro seni dan budaya lahir dari kota ini. Namun sayangnya para seniman Jogja kurang mendapat tempat yang semestinya, mereka harus berjuang sendiri demi mewujudkan impiannya agar hasil karya seni ciptaannya dapat dinikmati dan dilihat masyarakat luas. Karena sejatinya seni merupakan panggilan jiwa yang mana para pelaku seni akan mengerjakan idenya dengan segenap jiwa, tapi karena kondisi dan kebutuhan yang menghimpit maka hasil olah pikir dan laku mereka hanya dihargai sekenanya saja.

Dengan latar belakang itulah, Ania Karyatama mempunyai keinginan untuk menghadirkan karya seni di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Ania Karyatama adalah perusahaan trading dan service yang bergerak di bidang interior design, furniture, craft, dan jasa finishing. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2004 ini awalnya lebih banyak memproduksi furnitur antik dan handicraft yang berbahan baku limbah kayu Jati dan bambu dan telah mengekspor produknya ke berbagai negara dan Amerika. Namun untuk saat ini, perusahaan yang mempunyai workshop di Jalan Rutan, Guwosari, Pajangan, Bantul tersebut lebih banyak mengerjakan furnitur dan craft menggunakan material dari kayu Munggur, Trembesi, dan Jati / Teak. Bahan baku tersebut dipilih karena biasanya furniture yang terbuat dari Munggur dan Trembesi ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu lebih menonjolkan kesan kokoh pada desainnya. Produk yang terbuat dari kayu-kayu tersebut sebagian besar komponennya dibuat sangat tebal, jarang yang dibuat dengan ukuran tipis. Untuk top table, ketebalan kayu yang biasa digunakan mencapai 4 hingga 15 cm.

PARTNER
Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain    Holcim Solusi Rumah