Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Cempoko Mulyo Homestay Langgam Lawasan Yang Kekinian

    Cempoko Mulyo Homestay
    Cempoko Mulyo Homestay
    Cempoko Mulyo Homestay
    Cempoko Mulyo Homestay
    Cempoko Mulyo Homestay

    Yogyakarta, kota wisata dengan jutaan cerita dan kenangan menjadi salah satu destinasi utama saat liburan yang membuat kota ini tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan, baik manca maupun domestik. Berbagai konsep penginapan disajikan oleh pelaku bisnis, mulai dari konsep hotel berbintang hingga konsep menginap layaknya di rumah pribadi.

    Salah satu konsep penginapan yang tengah marak saat ini adalah homestay maupun guest house. Jenis hospitality tersebut lebih menawarkan pengalaman menginap yang berbeda dari hotel berbintang dan tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Salah satu tempat menginap dengan konsep tersebut adalah Cempoko Mulyo Homestay. Penginapan yang beralamat di Jalan Sumberan No. 23, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta tersebut menyuguhkan kenyamanan saat menginap di dalamnya. Ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, setiap tamu dapat menikmati kemudahan akses untuk menjangkau berbagai tempat wisata di Jogja.

    Nampak sekilas bangunan homestay yang baru beroperasi mulai bulan Januari 2021 tersebut tidak seperti bangunan penginapan pada umumnya, dimana kebanyakan penginapan yang lain lebih menyajikan kemewahan sejak dari luar bangunannya. Cempoko Mulyo Homestay menampilkan muka bangunan yang tidak jauh berbeda dengan bangunan rumah di sekitarnya dengan konsep rumah Jawa nan klasik. Namun, siapa sangka jika di balik dinding bangunan tersebut terdapat sebuah penginapan dengan konsep tematik yang cukup berkarakter. “Dari dulu memang saya sangat menyukai barang-barang lawasan yang berbau klasik. Jadi sempat punya keinginan untuk mempunyai properti dengan langgam khas Jawa yang akhirnya dapat terwujud menjadi Cempoko Mulyo Homestay ini,” ujar Heru Susanto, owner Cempoko Mulyo Homestay.

    Fasad bangunan penginapan yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1680 m² tersebut dihiasi dengan sebuah pendopo Joglo bernuansa Jawa yang begitu kental. Pendopo depan tersebut selain difungsikan sebagai lobby area, juga dapat digunakan tamu untuk bersantai sembari menikmati suasana pedesaan yang masih cukup asri. Diceritakan Heru, sapaan akrab dari owner Cempoko Mulyo Homestay, bahwa pendopo tersebut merupakan cikal bakal berdirinya penginapan. “Jadi dulu awalnya yang dibangun adalah pendopo depan karena rencananya hanya ingin buka warung makan kecil-kecilan saja. Namun melihat bisnis penginapan di Jogja yang semakin banyak peminatnya dan kebetulan tanah di area belakang juga masih luas, akhirnya sekitar bulan April 2019 mulai dibangun homestay ini,” imbuhnya.

    Memasuki area penginapan yang memiliki total 13 kamar tersebut, nampak sebuah area yang cukup luas berbentuk memanjang dengan bangunan-bangunan bergaya klasik pada sisi kanan kirinya. Bangunan tersebut difungsikan sebagai kamar bagi tamu yang menginap di homestay tersebut. Terbagi menjadi 2 tipe kamar yaitu deluxe room dan suite room, dimana terdapat 4 kamar dengan tipe suite room terletak pada sisi depan menggunakan bangunan bergaya Limasan. Memasuki kamar tidurnya, dekorasi yang disuguhkan membuat tamu benar-benar merasa seperti berada di kamarnya sendiri. Desain kamar yang simpel dan tidak banyak mengaplikasikan pernak-pernik membuatnya terlihat lebih nyaman dan lega. Sebuah tempat tidur bergaya minimalis dengan sentuhan unsur kayu nan klasik nampak nyaman dibalut bed cover berwarna putih. Sebuah lampu hias yang berada di sisi tempat tidur dapat dijadikan sebagai lampu tidur dengan cahaya yang lebih redup. Fasilitas kamar berupa televisi dan air conditioner semakin menjamin kenyamanan bagi tamu yang menginap.

    Tepat berada di sebelah bangunan Limasan suite room, terdapat sebuah bangunan rumah panggung klasik dengan bentuk yang cukup menarik. Bangunan tersebut didominasi oleh material kayu lawasan dengan ukiran-ukiran bernuansa klasik nan kental. Pada sisi bawah rumah panggung tersebut terdapat sebuah kolam berisi ikan-ikan peliharaan milik owner. Rupanya bangunan kayu yang berasal dari daerah Kudus tersebut merupakan tempat tinggal Heru dan keluarganya ketika berada di Cempoko Mulyo Homestay. “Memang sebenarnya kami mempunyai total 13 kamar, namun satu kamar yaitu rumah panggung ini memang tidak disewakan untuk tamu yang menginap. Kamar tersebut sengaja saya persiapkan ketika saya atau anggota keluarga ada yang menginap di penginapan ini. Kebetulan rumah tinggal saya juga tidak terlalu jauh dari sini, jadi saya juga sering menginap di sini juga,” papar pria penghobi ayam ketawa tersebut.

    Beralih menuju lebih ke dalam area penginapan, terdapat sebuah bangunan kecil yang mempunyai bentuk menarik. Bangunan tersebut merupakan sebuah rumah Gladak yang difungsikan sebagai fasilitas mushola bagi tamu homestay. Sama seperti bangunan rumah panggung sebelumnya, rumah Gladak tersebut juga merupakan bangunan lawas yang direstorasi hingga menjadi sebuah bangunan dengan nilai estetik nan tinggi.

    Pada sisi area bagian belakang, terdapat beberapa bangunan dengan fasad lebih minimalis yang merupakan kamar-kamar tipe deluxe room. Bangunan dengan bentuk Limasan tersebut nampak semakin klasik dengan aplikasi bata ekspos pada sisi dinding luarnya. Sentuhan unsur natural ditampilkan pada taman-taman yang berada pada sisi depan hingga samping bangunan, memberikan nuansa hijau nan asri. Pada sisi interiornya, kamar tipe deluxe room tersebut memiliki dekorasi yang cukup senada dengan tipe suite room. Hal yang membedakan Antara keduanya hanya terletak pada luasan kamarnya.

    Untuk menikmati berbagai fasilitas yang ada di Cempoko Mulyo Homestay tersebut, harga yang harus dibayarkan terbilang cukup terjangkau. Kamar-kamar tipe deluxe room ditawarkan seharga 140 ribu rupiah per malam, kemudian untuk kamar tipe suite room ditawarkan seharga 200 ribu rupiah per malam. Harga tersebut sudah termasuk fasilitas breakfast sesuai kapasitas kamar, air mineral, kopi atau teh gratis, serta wifi. Heru menambahkan bahwa rate room tersebut akan mengalami kenaikan ketika high season atau musim liburan tiba. “Ketika musim libur atau high season, harga kamar juga akan mengalami kenaikan 50-75% tergantung situasi. Kemudian ke depannya juga masih akan ada pengembangan fasilitas di sini. Diantaranya nanti mungkin di area pendopo depan akan kami sediakan semacam resto atau kafe kecil juga. Jadi selain fasilitas bagi tamu homestay, namun juga dapat digunakan tamu umum untuk datang bersantai di sini,” pungkas Heru mengakhiri perbincangan. Farhan-red

    Cempoko Mulyo Homestay
    Jl. Sumberan No. 23, Ngestiharjo,
    Kasihan, Bantul, Yogyakarta

    WhatsApp : 081328828968
    Instagram: cempokomulyo.syariah

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain