Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Cozy Studio Apartment with Merapi View Gaya Maskulin ala Emi Susanta

    Emi Susanta
    Area balkon kamar dengan view alam nan menajubkan
    Tempat tidur yang nyaman
    Area kitchen bergaya modern dengan sentuhan kayu
    Bathroom bernuansa minimalis dengan fasilitas modern

    Kebutuhan akan sebuah hunian di kawasan perkotaan terus meningkat, diiringi dengan berkembangnya jumlah penduduk. Sayangnya hal ini tidak didukung oleh perluasan lahan untuk ketersediaan rumah petak. Untuk itulah apartemen saat ini menjadi salah satu opsi hunian di masa depan yang diminati oleh kaum milenial. Tinggal di apartemen dianggap mendatangkan lebih banyak keuntungan, terutama bagi masyarakat milenial. Tren tinggal di apartemen mulai tumbuh terutama pada kota-kota yang sedang mengembangkan hunian vertikal, tak terkecuali Yogyakarta. Dengan pertimbangan lokasi dan makin sempitnya lahan yang ada di kawasan perkotaan, apartemen jadi solusi tempat tinggal di kota besar.

    Kecenderungan tersebut rupanya juga dibaca oleh seorang Emi Susanta sehingga akhirnya memutuskan untuk memiliki sebuah unit di Patraland Amarta Apartment Yogyakarta. Selain menjadi tempat untuk singgah, faktor investasi juga menjadi alasannya untuk membeli sebuah unit apartemen bertipe studio tersebut. “Jadi sebelumnya memang sudah membeli satu unit apartemen tipe 1 bed room di sini. Ternyata setelah berjalan hampir satu tahun, dari sisi investasi juga cukup menjanjikan karena banyak juga yang menyewa. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli unit studio ini lagi,” ujar Santo, sapaan akrabnya.

    Sisi interior menjadi fokus utama yang benar-benar diperhatikan oleh Santo dari unit apartemen yang dibelinya sejak bulan Juli 2021 tersebut. Nuansa interior modern dengan sentuhan klasik langsung terasa begitu memasuki ruangan apartemen tersebut. Memaksimalkan luasan lahan yang tidak begitu besar, Santo berhasil mendesain penataan ruang yang cantik dan juga fungsional. Pemilihan furnitur dan pernak-pernik dengan dominasi aksen kayu bernuansa monochrome turut menghadirkan sentuhan bergaya klasik pada area ruangan. Begitu memasuki pintu masuk, terdapat sebuah area dapur minimalis dengan fasilitas modern di dalamnya. Kitchen set bernuansa motif kayu dipadukan sentuhan silver nampak bersanding serasi dengan pemilihan warna hitam pada sisi keramiknya, menghasilkan kesan maskulin yang begitu kental. Tidak lupa Santo juga menambahkan beberapa pernak-pernik hiasan agar suasana dapur menjadi lebih hidup. Pada sisi lain area dapur terdapat sebuah bathroom dengan nuansa simpel nan modern, lengkap dengan fasilitas berupa wastafel, hot shower, hingga toilet. Sisi klasik juga turut dihadirkan lewat aplikasi lampu gantung pada sisi depan cermin wastafel.

    Memasuki lebih ke dalam area ruangan apartemen yang beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar KM. 7,5, Mudal, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta tersebut, terdapat sebuah ruang utama yang difungsikan sebagai ruang tidur untuk beristirahat maupun bersantai bagi penghuni. Konsep dekorasi interior yang cukup menarik dihadirkan pada area kamar tidur utama. Desain simpel nan nyaman bergaya maskulin juga diterapkan dalam menata kamar tidur utama. Dominasi unsur kayu pada ranjang tidur minimalis dan lantai berpadu dengan nuansa putih dinding kamar, memberikan kesan hangat pada ruangan tersebut. Sentuhan vintage dihadirkan lewat aplikasi lampu gantung berbahan kuningan pada sisi tempat tidur. Tepat di samping tempat tidur, terdapat sebuah meja dengan pernak-pernik hiasan yang tertata rapi di atasnya. Ruang wardrobe juga didesain dengan memaksimalkan fungsi serta space yang ada pada sudut kamar tidur. Kamar tidur tersebut juga mempunyai akses langsung menuju balkon yang didesain sebagai area bersantai dengan pemandangan Jogja dari lantai atas apartemen.

    Pada sudut lain di ruang utama dari unit apartemen seluas 28 m² tersebut, terdapat sebuah meja kerja minimalis bermaterial batu marmer berpadu dengan aksen kayu bernuansa natural, menghadirkan perpaduan warna yang cantik. Beberapa buku tertata rapi pada sebuah rak kayu bergaya senada yang terletak tepat di samping meja kerja. Sebuah lampu tempel bergaya vintage menjadi pelengkap dekorasi yang semakin mempercantik tampilan ruang kerja. Kamar tidur tersebut juga mempunyai akses langsung menuju balkon yang didesain sebagai area bersantai dengan pemandangan Jogja dari lantai atas apartemen. “Dalam menata interior apartemen ini sebenarnya tidak ada konsep baku, hanya memaksimalkan kebutuhan ruang saja karena memang luasannya terbatas. Namun di beberapa ornamennya saya ingin menghadirkan nuansa maskulin yang identik dengan laki-laki, didominasi dengan aplikasi warna-warna monochrome yang cenderung temaram. Untuk warnanya memang sengaja saya pilih warna-warna netral agar kesannya lebih cozy,” ujar pria lulusan ISI tersebut.

    Santo juga menambahkan bahwa memang alasan utamanya membeli properti apartemen tersebut yaitu sebagai investasi jangka panjang. “Sebenarnya memang untuk tinggal sehari-hari saya tidak di sini, tapi ada rumah di kawasan Bantul. Hanya sesekali saya pakai untuk singgah, dan ketika ada keluarga yang ke Jogja saja. Selebihnya, apartemen ini memang sengaja saya sewakan dan diiklankan lewat AirBnb dan bisa juga dilihat di Instagram @kinasih_suites . Harganya 599 ribu per hari, kalau per bulannya saya banderol 9 juta all in. Ternyata respon pasar sangat besar. Selain daripada kosong tidak dihuni, namun ternyata juga sebagai bentuk investasi untuk menghasilkan passive income yang menjanjikan,” pungkas Santo mengakhiri perbincangan. Farhan-red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain