Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Inspirasi Natural & Artsy Atmosfer Kuliner Pakis Coffee

    Fasad depan kafe bernuansa Jawa Klasik
    Area Outdoor tepi kolam ikan
    Area backyard dengan bangunan mushola yang unik
    Perpaduan bangunan Jawa dengan nuansa natural area outdoor
    Aneka Menu Pakis Cofee

    Bisnis kuliner di kawasan Yogyakarta semakin semarak dengan hadirnya berbagai macam resto maupun kafe yang menawarkan berbagai variasi menu hidangan maupun konsep bangunan yang menarik. Menghadirkan konsep yang berbeda, penataan interior yang nyaman, unik, serta segar untuk dapat diterima oleh berbagai kalangan terutama segmen anak muda yang menjadi salah satu segmentasi pasar paling potensial saat ini.

    Memadukan bangunan tradisional dan suasana alam yang kental, Pakis Coffee dapat dijadikan pilihan untuk ngopi santai sembari berbincang dengan nyaman. Kesan tradisional langsung terasa begitu sampai di kafe yang beralamat di Jalan KH. Muhdi, Gang Komo Jaya No. 53, Corongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta ini. Pakis Coffee hadir dengan mengusung konsep perpaduan antara Jawa klasik dan nuansa alam nan sejuk. Dengan bentuknya yang memanjang, Pakis Coffee memiliki keunikan dari sisi arsitekturnya. Resto ini berusaha menyuguhkan sebuah konsep tempat makan dengan perpaduan alam dan karya seni di dalamnya. Tempat makan ini didominasi bangunan bergaya limasan dan Joglo Jawa. Sentuhan karya seni dapat langsung terlihat di bagian depan, sepasang ornament berbentuk layaknya sebuah batang pohon dengan lekukan nan artsy nampak terpampang di pintu masuk bangunan pendopo depan, seakan menyambut setiap tamu yang datang.

    Diceritakan oleh Dorojatun Ruhudin Fatehan Nabyn selaku head bar dan pengelola Pakis Coffee, bahwa penamaan kafe yang mulai beroperasi sejak Februari 2020 tersebut memang terinspirasi dari kehidupan tumbuhan jenis paku-pakuan bernama pakis. “Tumbuhan pakis tersebut bisa dibilang tahan banting dan tidak mudah mati. Selain dapat hidup di segala kondisi tanah, tumbuhan pakis juga dapat segera tumbuh kembali apabila dipotong atau tumbang. Hal tersebut juga yang menjadi harapan kami kepada kafe ini, agar dapat diterima oleh berbagai kalangan dan juga dapat bertahan diantara persaingan bisnis kuliner di Jogja yang berkembang sangat pesat,” ujar Nabyn, sapaan akrabnya.

    Memasuki area Pendopo depan, pengunjung akan disambut bangunan bergaya Jawa yang luas, dengan perabot kursi yang terbuat dari kayu dan rotan dengan nuansa klasik terasa begitu kental layaknya furnitur rumah Jawa jaman dahulu berpadu dengan lantai tegel polos berwarna krem. Pada tengah area Pendopo terdapat sebuah meja dan kursi makan dengan bentuk yang cukup unik berbahan kayu solid. Lampu kuno khas rumah Jawa tergantung di atas meja kayu tersebut, memperkuat nuansa klasik yang diusung. Pada beberapa sisi area Pendopo juga di sediakan meja makan dengan kursi rotan antik yang sangat khas.

    Melangkah lebih ke dalam area kafe yang beroperasi setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 01.00 tersebut, terdapat sebuah area coffeebar yang terletak di samping meja kasir. Area yang menjadi tempat barista meracik sajian minuman kopi tersebut tampil estetik dengan dekorasi buku-buku bacaan yang tertata rapi pada rak dinding di sisi belakangnya. Pada bagian depan bar, disediakan kursi-kursi yang dapat digunakan untuk pengunjung. Hal tersebut karena kafe ini terbuka bagi pengunjung yang ingin berinteraksi, juga berbincang mengenai coffee. “Walaupun konsep kami bukan sebagai coffeeshop, namun kualitas kopi yang kami sajikan di sini berani diadu dengan beberapa kedai kopi ternama yang telah ada sebelumnya. Karena kami memakai biji kopi kualitas terbaik dengan beberapa varian yang cukup lengkap. Tentunya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan coffeeshop modern yang ada saat ini. Menu-menu kami juga identik dengan menu coffeeshop namun dengan tempat berkonsep heritage. Jadi coffeeshop tidak selalu untuk anak muda, tapi di Pakis Coffee juga bisa membawa serta keluarga,” ungkap Nabyn.

    Beralih menuju area outdoor dari kafe yang berkapasitas hingga 250 pengunjung tersebut, kesan asri dan sejuk begitu terasa dengan banyaknya pepohonan yang tumbuh subur sebagai atap alami bagi pengunjung. Pada sudut area tersebut juga terdapat sebuah kolam ikan lengkap dengan suara gemericik air yang membuat pengunjung yang datang merasa semakin nyaman, selaras dengan konsep tempat tradisional dan alami yang diusung. Tepat di sisi kolam tersebut juga terdapat sebuah panggung hiburan live music yang menjadi fasilitas menarik di Pakis Coffee.

    Pakis Coffee memiliki pilihan ragam menu baik makanan maupun minuman yang tentunya menggugah selera. Untuk makanan, beberapa menu yang patut untuk dicoba salah satunya Rice Bowl Chicken Stroganof. Kemudian ada juga beberapa pilihan menu pizza, salah satunya Smoke Beef Pizza. Lalu untuk menu minuman yang menjadi signature dari kafe ini adalah Es Kopi Pakis, Rachmaninov, dan Shirley Coffee. Es Kopi Pakis merupakan sajian kopi susu dengan resep khusus dari kafe tersebut. Sedangkan Rachmaninov dan Shirley Coffee merupakan kopi yang dipadukan dengan soda. Kedua menu terakhir ini direkomendasikan bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi dengan sensasi yang menyegarkan. Rahmaninov memiliki rasa yang kaya akan rempah, sedangkan Shirley memiliki rasa strawberry. Berbagai menu dengan citarasa nan lezat tersebut dapat dinikmati mulai dari harga Rp 10.000 untuk minuman, sedangkan menu makanan mulai dari Rp 15.000 saja. “Kami sengaja ingin memberikan aneka pilihan hidangan bagi semua segmen pengunjung. Untuk kalangan muda dan keluarga, dapat memesan aneka hidangan dan beberapa olahan minuman yang bervariasi. Lalu bagi pecinta kopi, kami pun juga menyediakan berbagai macam pilihan kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang tentunya memiliki kualitas terbaik,” pungkas Nabyn mengakhiri perbincangan. Farhan – red

    Pakis Coffee
    Jl. KH. Muhdi, Gang Komo Jaya No. 53,
    Corongan, Maguwoharjo, Depok,
    Sleman, Yogyakarta

    WhatsApp : 0813 1653 4349
    Instagram: pakisjogja

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain