Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


KPR CIMB NIAGA Akhir 2015 Diprediksi Terserap 165 Milyar

    KPR CIMB  NIAGA
    KPR CIMB  NIAGA
    KPR CIMB  NIAGA

    Hingga memasuki penghujung tahun 2015 ini pergerakan bisnis properti di wilayah Jogja dirasakan masih cukup prospektif. Banyaknya pemain-pemain baru di dunia properti Jogja semakin menambah semarak geliat properti. Tak hanya di sektor landed, vertikal house pun dirasakan oleh banyak kalangan telah terlihat pergerakan pembangunannya.

    “Hingga akhir tahun ini kami rasa bisnis properti Jogja masih pada trend yang baik. Ragam produknya semakin ramai. Bahkan developer-developer kelas nasional mulai memparkirkan produknya, tidak hanya di landed. Tahun depan secara pasar yakin masih cukup bagus,namun juga tergantung instrument pendukungnya”, terang Ikra Niscala, Morgage Regional Business Manager Jateng – INDTIM, PT. Bank CIMB Niaga Tbk.

    Keyakinan tersebut dikatakannya bukan tanpa alasan, adanya kelonggaran atau relaksasi dari Bank Indonesia terkait persyaratan KPR rumah indent akan menggeliatkan kembali bisnis properti. “Adanya relaksasi dari perbankan berkait persyaratan KPR akan membantu penyerapan semakin baik”, ujarnya saat ditemui di kantornya. Diimbuhkannya, sejak triwulan ke tiga tahun ini (2015) penyerapan KPR sudah terasa pergerakan yang baik. “Target serapan sales per bulan 50 M untuk area Jateng hingga kini (November 2015) sudah banyak yang hampir tercapai. Harga dibawah 600 jutaan adalah pasar yang paling banyak di Jogja, sehingga kami terlihat lebih produktif”, imbuhnya.

    “Serapan kami untuk kredit masih sangat baik. Secara nasional kami (Bank CIMB Niaga) masih berada diurutan ke 2. Untuk wilayah Jogja, dari target yang dicanangkan, hingga akhir tahun ini kami prediksi akan menyentuh nominal 165 Milyaran”, ungkapnya. Ditambahkan pria yang juga menangani wilayah Indonesia Timur tersebut “Bahkan ditahun depan, target pasti akan mengalami kenaikan hingga 20%”, tambahnya. Untuk mencapai target yang di pasang, dikatakannya, Bank CIMB Niaga juga tengah menyasar segmentasi secondary market. Segmen pasar ini dirasakannya cukup baik mengingat adanya peraturan BI terkait KPR rumah indent. “Jika di tahun-tahun sebelumnya pasar primary mencapai 70-80% saat ini hanya mencapai 60% saja, sisanya ke secondary”, ucap Ikra.

    Saat ditemui di kantornya yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman No.13 Yogyakarta, pihaknya tengah menawarkan program suku bunga fixed hingga 5 tahun. Program ini berlaku bagi nasabah yang membeli pada developer-developer rekanan. Suku bunga 9,5% fixed 5 tahun, suku bunga 9% fixed 3 tahun, suku bunga 8,88% fixed 2 tahun, dan suku bunga 8,5% fixed 1 tahun menjadi program yang diunggulkan. Program tersebut diberlakukan untuk pembelian rumah baru. Untuk pasar secondary pihaknya memberlakukan suku bunga yang berbeda. “Secondary kami tawarkan suku bunga mulai dari 8,8% fixed satu tahun hingga suku bunga 9,75% untuk fixed 5 tahun”, tegasnya.

    Dipaparkannya lebih lanjut, Bank CIMB Niaga, dalam melakukan kerjasama dengan pihak developer melihat terlebih dahulu track record-nya. Kualitas bangunan, komitmen pembangunan, dan legalitas developer harus tidak bermasalah. Developer bisa kerjasama, belum tentu produk yang ditawarkan bisa di KPR kan. Produk minimal harus berijin, IPT dan bersertipikat induk. “Bagi konsumen yang membeli hunian dengan cara KPR pada developer rekanan kami tentu akan mendapatkan keuntungan dari segi keamanan produk. Kami akan melakukan screaning lebih awal tentang produk tersebut”, terangnya.

    Tak hanya pihak developer yang di lihat track record-nya, dari sisi konsumen atau calon debiturnya pun akan disaring sejak awal. Hal ini dilakukan CIMB Niaga untuk mengurangi resiko kredit bermasalah. “Dengan cara tersebut bukan berarti tidak ada masalah, NPL (non performing loan) atau kredit bermasalah kami, wilayah Jogja terbilang relatif kecil. Hanya dikisaran 1,2%, jauh jika dibandingkan secara nasional yang mencapai 2,2 %”, ujar Ikra.

    Untuk produk KPR yang hingga saat ini masih cukup efektif membantu nasabah dalam memiliki hunian adalah KPR X-tra manfaat. KPR X-Tra Manfaat adalah produk dari CIMB Niaga yang menghubungkan fasilitas plafon pinjaman KPR untuk pembelian rumah, ruko/rukan, apartemen, tanah dan take over dengan rekening tabungan sekeluarga. Keunikan produk ini adalah jumlah tabungan yang dapat dihubungkan bisa mencapai 9 tabungan. Produk KPR X-Tra manfaat ini bunga yang dibayarkan akan semakin ringan dan pokok pinjaman akan berkurang lebih, sehingga KPR bisa lebih cepat lunasnya. Keunggulan lainnya adalah tabungan yang dihubungkan tidak di blokir, sehingga pemilik tetap dapat melakukan transaksi seperti biasa.

    Keuntungan lain dari KPR X-Tra Manfaat CIMB Niaga adalah tidak ada dana tabungan yang ditahan. Jadi, meskipun memiliki pinjaman masih dapat bebas bertransaksi dengan uang yang ada di dalam rekening. Tak hanya itu manfaat lainnya adalah mengurangi jumlah bunga dan memperpendek jangka waktu pinjaman KPR. Jangka waktu pinjaman dapat mencapai hingga 20 tahun dengan besaran pinjaman mulai dari 250 juta rupiah – 25 Milyar rupiah. “Program ini mensubsidi 80 % bunga tabungan untuk me net off kan beban bunga dan pokok pinjaman KPR.

    Tak hanya program tersebut, diungkapkan Ikra lebih lanjut, pihaknya juga tengah meluncurkan produk PKR iB Flexi. Produk ini merupakan pembiayaan rumah dengan cara Syariah. Pembiayaan Kepemilikan Rumah (PKR) ini menggunakan skema Musyarakah Mutanaqisah (MMQ). Keunggulan produk ini berada pada jangka waktu hingga mencapai 20 tahun, dan uang muka ringan mulai dari 15%. “Nasabah yang ingin mendapatkan DP hanya 15% dapat menggunakan produk ini”, pungkasnya. Greg-red

    CIMB NIAGA
    PT. Bank CIMB Niaga Tbk.

    Jl. Jendral Sudirman No 13,
    Yogyakarta 55233
    Telp : 0274 - 565338
    Fax : 0274 – 546714
    www.cimbniaga.co.id

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain