Perkuat Identitas Tropis dengan Gasebo
Memiliki halaman rumah yang lumayan luas tentu akan menjadi keuntungan sendiri bagi pemilik rumah. Dan bagi Anda yang memiliki halaman belakang rumah yang lumayan luas, bisa dimanfaatkan dengan membuat sebuah kolam renang untuk keluarga. Tapi, apakah halaman belakang hanya bisa dibuat menjadi kolam renang keluarga saja? Tentu saja tidak! Selain kolam renang, memanfaatkan halaman belakang menjadi taman rumah adalah salah satu ide yang cemerlang. Karena pertama, saat ini cukup sulit menemukan taman kota yang bersih dan sejuk terutama bila Anda tinggal di kota besar. Kedua, keberadaan taman belakang rumah pun bisa membuat udara di rumah menjadi sejuk. Dan yang ketiga, keberadaan taman rumah pun bisa mempercantik rumah. Anda bisa menghias taman belakang dengan berbagai tanaman yang bermanfaat atau bisa menanam bunga-bunga cantik beraneka warna sehingga dapat memberikan kesan cerah dan ceria di rumah.
Selain beraneka bunga, ada banyak cara yang bisa digunakan untuk membuat taman kelihatan cantik, salah satunya adalah dengan menambahkan gasebo di taman rumah. Gasebo sendiri adalah suatu bangunan yang biasanya ada di taman, dan biasanya setiap sisinya terbuka atau tidak memiliki dinding. Dengan sisi yang terbuka, penghuni bisa duduk di dalamnya dan menikmati pemandangan taman dengan lebih bebas tanpa terhalang penutup. Dengan adanya gasebo, taman sekitar hunian bisa kelihatan lebih natural dan bisa lebih nyaman dalam menikmati suasana taman yang asri.
Salah satu produsen gasebo kayu yang berada di area Yogyakarta yaitu Trendy Gazebo. Mempunyai workshop yang terletak di Jalan Solo Km. 12, Cupuwatu (pertigaan RSIY PDHI), Trendy Gazebo memilih fokus untuk mengerjakan bangunan gasebo berbahan kayu Glugu yang langsung didatangkan dari Sulawesi. “Memang kami (Trendy Gazebo –red) sengaja mendatangkan langsung bahan kayu glugunya dari Sulawesi demi menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Karena jika dibandingkan dengan material kayu Glugu lokal, kualitasnya terpaut cukup jauh”, ungkap Iswanto, owner Trendy Gazebo. Tren yang berkembang saat ini menunjukkan bahwa minat masyarakat lebih banyak kepada gasebo berbahan kayu Glugu dibandingkan kayu Jati. Faktor harga kayu Jati yang jauh di atas kayu Glugu, namun dengan kualitas yang tidak berbeda jauh tentu saja menjadi alasan masyarakat mulai beralih menggunakan kayu Glugu. Selain itu, kayu Glugu memiliki serat yang cukup unik dan lain daripada yang lain sehingga akan menambah estetika gasebo itu sendiri.
Trendy Gazebo selalu menggunakan bahan baku yang terbaik dalam proses produksinya, selain itu workshop ini juga didukung oleh tenaga produksi yang terampil sehingga produk yang dihasilkan mempunyai kualitas yang bernilai tinggi. Untuk tenaga pengrajin gasebo sendiri, perusahaan yang telah berdiri selama kurang lebih satu tahun ini memiliki 4 pekerja ahli yang didatangkan langsung dari Jepara, khusus mengerjakan pembentukan hingga perakitan gasebo. Sedangkan untuk proses finishing dikerjakan oleh 2 orang pekerja yang tentunya sudah berpengalaman di bidangnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas produk gasebo yang dihasilkan nantinya.
Untuk proses pengerjaan gasebo, workshop tersebut memerlukan waktu kurang lebih 10 hari untuk satu bangunan gasebo ukuran standar. Proses pengerjaan diawali dari pemotongan batang-batang kayu Glugu menjadi potongan lebih kecil yang nantinya digunakan sebagai rangka alas maupun rangka atap bangunan gasebo. Namun untuk pilar utama gasebo tetap menggunakan batang kayu Glugu utuh yang telah dibersihkan dari kulit kayu luarnya. Setelah melalui proses pemotongan, selanjutnya bahan baku kayu akan dikeringkan dengan cara dijemur di bawah panas matahari langsung untuk mengurangi kandungan air yang terdapat di dalam kayu, sehingga nantinya kayu akan lebih awet dan bebas dari jamur.
“Untuk bahan baku sendiri kami menjamin untuk ketersediannya, karena setiap hari workshop kami melakukan proses pemotongan dan penjemuran bahan baku. Jadi ketika ada order bisa langsung menggunakan stock kayu yang sudah siap rakit, tidak perlu menunggu proses pengeringan yang memakan waktu hingga satu minggu”, tandas Iswanto. Setelah itu bahan baku kayu akan dipotong dan dibentuk sesuai desain dan ukuran gasebo yang dipesan oleh konsumen. Untuk ukuran standar yang ditawarkan oleh Trendy Gazebo yaitu 2,5 x 2,5 meter, namun tidak menutup kemungkinan bagi konsumen yang ingin memesan ukuran sesuai dengan yang dikehendaki. Dimulai dari pembentukan dan perakitan rangka atap gasebo, dilanjutkan dengan pemasangan pilar-pilar utama, lalu kemudian perakitan alas gasebo.
Proses selanjutnya setelah terbentuk rangka gasebo yaitu pemasangan genteng dan juga proses finishing. Genteng yang dipakai mempunyai desain yang cukup unik, berbentuk persegi lima dan berukuran cukup kecil dibanding genteng rumah pada umumnya. “Memang untuk gentengnya ini diproduksi untuk penggunaan pada gasebo yang kami pesan langsung dari Jepara karena di Jogja belum ada produsennya. Namun untuk bagian mahkota dan genteng pojok atau sering disebut wuwungan, kami pesan dari produsen di daerah Kasongan”, imbuhnya. Untuk polesan akhir finishing menggunakan Aqua Plitur yang menjadikan gasebo semakin cantik dan awet.
Selain mengerjakan gasebo Glugu, Trendy Gazebo juga mengerjakan berbagai macam pekerjaan berbahan baku kayu, seperti rumah kayu. Mengenai desain, ukuran, serta bahan yang digunakan dapat disesuaikan dengan keinginan dan budget dari konsumen. Untuk harga yang ditawarkan yaitu mulai dari 2 juta rupiah /m² untuk bangunan gazebo, serta 3,5 juta rupiah /m² untuk bangunan rumah kayu. Harga tersebut include pemasangan di lokasi dan finishing ulang setelah pemasangan. “Pasar produk kami selama ini kebanyakan konsumen lokal dari Jogja maupun Jawa Tengah, mulai dari pengerjaan untuk rumah pribadi dan juga untuk perumahan hingga real estate”, pungkas Iswanto. Farhan – red
UD TReNDY GAZeBO
Jl. Solo Km.12 - Pertigaan RSIY PDHI
Cupuwatu/Ngebrak Kalasan Sleman
Hotline : 0815 7875 8150 - 0812 1511 1717

















































































