Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Transformasi Pelayanan Bank BTN

    Transformasi Pelayanan Bank BTN
    Transformasi Pelayanan Bank BTN
    Jajaran Direksi dan Staf PT. BTN, cab. Yogyakarta
    Ahmad Fatoni

    Kebutuhan papan/rumah dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, berbanding lurus dengan pertumbuhan masyarakatnya. Beralaskan hal tersebut maka tak heran jika para pelaku bisnis properti menyimpan keoptimisan yang tinggi tentang prospek dunia perumahan. PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, sebagai bank penyedia jasa pembiayaan perumahan terus meramaikan pasar dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan bagi nasabahnya dalam membeli rumah.

    Dituturkan Ahmad Fatoni, Branch Manager, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, kantor cabang Yogyakarta, pasar properti secara global masih sangat potensial. Kebutuhan dasar manusia adalah pangan, sandang, papan, jadi tiap tahun pasti ada permintaan. Ditambah ketidakseimbangan antara supply and demand menjadi penyebabnya. “Backlog perumahan secara nasional hingga kini diperkirakan sudah mencapai kurang lebih 15 juta per tahun. Pasokan rumah tiap tahun yang dapat disajikan oleh pelaku bisnis tersebut hanya berkisar sekitar kurang lebih 800 ribu per tahunnya”, tuturnya.

    Dengan backlog yang cukup tinggi tersebut mengisyaratkan dalam waktu ke depan masih cukup baik untuk pergerakan pasar properti. Namun, diakui Toni, saat ini pertumbuhan properti secara nasional maupun khususnya Jogja memang mengalami perlambatan. “ Ada perlambatan, tetapi juga karena regulasi, kemarin ada peraturan LTV, jelas ini akan memperlambat pertumbuhan kredit”, ucapnya. Dengan SEBI dari BI tentang LTV tersebut jelas untuk membatasi pertumbuhan kredit hanya boleh dikisaran 17 %. “Pertumbuhan kami (Bank BTN) sebenarnya cukup bagus, sebelum adanya LTV kami bisa tumbuh hingga 30 %, tetapi dengan adanya peraturan tersebut kami juga harus mematuhinya. Saat ini (semester 2 tahun 2014-red) pertumbuhan kredit kami masih dikisaran 12 – 13 %”, imbuhnya.

    Permintaan pasar kelas menengah saat ini menjadi ceruk pasar yang cukup besar. Dikatakannya lebih lanjut saat di kantornya yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman No. 71 Yogyakarta, “Pasar properti kelas menengah saat ini sangat baik, bonus demografi, di mana penduduk dengan usia produktif semakin besar membuat permintaan rumah akan terus ada, ditambah tingkat konsumsi masyarakat Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan sekitar 4 %, ini menjadi beberapa keyakinan kami untuk terus menjadi penyedia jasa pembiayaan di bidang perumahan”, kata Toni, yakin.

    Keyakinan tersebut juga disesuaikan visi Bank BTN, 'Menjadi bank yang terkemuka dalam pembiayaan perumahan'. Berbagai produk pembiayaan perumahan diluncurkan untuk meraih pasar dan mempermudah nasabahnya dalam memiliki rumah. “ Semua segmentasi pasar kami siap membantu dan sudah ada fasilitasnya”, ucap Toni. Lebih dalam dijelaskan Toni, beberapa program pembiayan rumah yang dapat dipakai nasabah Bank BTN adalah, KPR BTN Platinum dengan jangka waktu kredit hingga 25 tahun dan harga menengah atas. Fasilitas ini dapat digunakan untuk membeli rumah baru atau lama, dalam proses pembangunan maupun memindahkan pembiayaan dari lembaga pembiayaan lain (take over).

    Bank BTN juga menyalurkan fasilitas pinjaman dari pemerintah melalui program Fasilitas Likuiditas pembiayaan Perumahan (FLPP). “ Kita (Bank BTN-Red) masih konsisten sebagai bank penyalur FLPP. Dari data yang masuk secara nasional hampir 97 % dari target penyaluran FLPP masuk ke kami”, terang Toni. Lebih lanjut diterangkan Toni, progam dengan FLPP di Bank BTN ada tiga macam, KPR BTN Sejahtera FLPP, yang didukung oleh program pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan suku bunga rendah. PUMP Kerjasama Bank dan KPR BTN Sejahtera FLPP, adalah fasilitas Pinjaman Uang Muka Perumahan dengan BPJS Ketenagakerjaan yang diperuntukan bagi seluruh peserta Program jaminan Sosial Ketenagakerjaan. TBUM BAPERTARUM – PNS dan KPR BTN Sejahtera FLPP, merupakan Tambahan Bantuan Uang Muka Perumahan bagi PNS aktif Golongan I, II, dan III dengan masa kerja minimal 5 tahun.

    Tak hanya itu saja masih ada program lain yang ditawarkan Bank BTN seperti Kredit Pemilikan Ruko, KPR BTN Digital, Kring BTN Pensiunan, KPA BTN, dan Kredit Bangun Rumah. “Kredit Bangun Rumah ini juga cukup menarik, bagi nasabah yang sudah memiliki tanah dan hendak membangun rumah dapat memakai fasilitas ini. Kami dapat menyalurkan sekitar 70 % biaya dari RAB. KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) juga kami tawarkan di tengah pertumbuhan pasar properti Jogja. KPA ini sama dengan program KPR kami dapat menyalurkan kredit apabila legalitas apartemen tersebut sudah beres sampai dengan diterbitkannya strata title”, terangnya.

    Dengan berbagai program yang ditawarkan tak heran jika market share Bank BTN masih sangat baik dan menduduki peringkat atas. “Market Share kami rata-rata 24% bisa lebih, ini masih di atas perbankan lainnya. Dan di Jogja sendiri kami merasakan supply untuk pasar menengah atas yang terbatas karena keterbatasan lahan, membuat pasar kami mulai merangkak naik, hingga kini hampir lebih dari 60% nasabah pembiayaan rumah berasal dari segmen menengah atas”, terang Toni. Untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal, dikatakan Toni lebih lanjut, Bank BTN baru saja melakukan transformasi melalui budaya organisasi yang baru melalui budaya kerja. “Mulai saat ini kami melakukan transformasi pelayanan yang lebih baik dengan mewujudkan perbankan dengan jatidiri yang jelas, memberikan pelayanan secara profesional, memberikan pelayanan yang unggul dengan integritas yang tinggi, pelayanan yang efisien, menjadi perbankan yang Good Corporate Governance, dan yang utama menjadi yang terdepan dalam hal Housing Loans”, katanya semangat.

    Dalam rangka menjadi good corporate governance, saat ini Bank BTN lebih ketat dalam memberikan pembiayaan perumahan. Dari nasabah sampai dengan pihak developer akan dilihat secara lebih teliti. Menurut Pria yang sudah malang melintang di dunia perbankan ini, “ Kami saat ini lebih ketat berkaitan dengan legalitas produk yang dijaminkan. Sebagai contoh jika perumahan tersebut berada dalam daerah jalur hijau, atau pertanian, kami tidak bisa membiayainya. BTN tetap mengusung dan mendukung go green”, pungkasnya. Greg-Red

    Bank BTN
    Kantor Cabang Yogyakarta
    Jl. Jend. Sudirman No. 71
    Yogyakarta 55223
    Telp : (0274) 589 898
    Fax : (0274) 561 289
    HP. : 0813 8892 5904
    Email : kc.yogyakarta@btn.co.id
    Website : www.btn.co.id

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain