Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Alternatif Hunian Pilihan Timur-Tenggara-Selatan-bagian 2

    Deretan rumah 1 lantai tipe 47 (Pearl) Grand Permata Residence
    Rumah 2 lantai tipe 103 (Emerald) dan tipe 130 (Diamond-hook) Grand Permata Resi
    Model rumah tipe 40 (1 lantai) dan tipe 70 (2 lantai) Symphony Banguntapan
    Kawasan hunian 1 lantai Griya Mutiara Pendowaharjo

    GRAND PERMATA RESIDENCE
    Grand Permata Residence tahun 2017 ini sudah menjelma menjadi sebuah kawasan perumahan yang cukup representatif dari sudut pilihan rumah maupun kelengkapan fasilitasnya. Seperti dikatakan Direktur PT. Dwi Mitra Intitama, Nur Amalia di kantornya, perumahan kami menjadi salah satu dari kawasan hunian yang menyediakan pilihan hunian 1 lantai maupun 2 lantai dengan fasilitas yang cukup komplit, khususnya di sisi Selatan Kota Jogjakarta. Pembangunan unit-unit terjual perumahan Grand Permata Residence terus menunjukkan progress yang sangat signifikan, serta on track mencapai target terjual semua unit di tahap satu.

    “Berbagai fasilitas tersebut sudah kami bangun secara bertahap. Beberapa infrastruktur seperti jalan lingkungan sudah kami conblock semua, gerbang perumahan yang megah juga telah selesai, jaringan listrik underground serta saluran air dari PDAM juga sudah siap digunakan. Kami juga sudah melakukan serah terima kepada beberapa konsumen awal kami. Di lokasi kami saat ini sudah membangun sekitar 30 unit lebih rumah. Ada rumah satu lantai, ada yang dua lantai. Sisanya masih dalam proses pembangunan,” katanya semangat. Untuk Grand Permata Residence ditahap pertamanya ini, total telah dibuka 104 unit hunian dengan rincian 71 unit 1 lantai, serta 33 unit rumah 2 lantai. “Saat ini penjualan tahap 1 kami sudah mencapai 85%. Untuk hunian 1 lantai tinggal menyisakan blok belakang,” imbuh Lia, panggilan akrabnya.

    Secara prosentase, Grand Permata Residence mengalami penjualan yang cukup signifikan untuk hunian 2 lantai ditahun 2017 ini. “Banyak konsumen kami memilih unit rumah 2 lantai, cukup unik memang, banyak faktor yang mempengaruhinya, misalnya harga yang masih terjangkau untuk hunian 2 lantainya daripada mengambil unit tipe yang sama di lokasi lain, khususnya di sisi Utara Jogja, kabupaten Sleman. Untuk konsumen dilokasi kami ini, antara lokal dan konsumen luar Jogja bisa dikatakan seimbang kuantitasnya”, paparnya.

    Grand Permata Residence yang berlokasi di tepi Jalan Raya Imogiri Barat Km.8, Desa Sudimoro, Bantul, Jogjakarta mempunyai lokasi yang strategis dan bernilai investasi tinggi, sekaligus cocok untuk hunian. Grand Permata Residence secara kawasan keseluruhan memiliki luas lahan sekitar 3 hektar. Menawarkan fasilitas seperti swimming pool, playground, club house, jaringan listrik underground, one gate system, exclusive main gate with 24 hours security system, serta CCTV cluster. Lokasi perumahan sendiri tergolong ke dalam lingkup ramai dan dekat dengan berbagai fasilitas penunjang kehidupan. Hanya 15 menit ke Malioboro, 10 menit dari terminal Bus Giwangan, 20 menit ke Bandara Internasional Adisucipto, dan 15 menit ke Ambarukmo Plaza melalui akses jalur ringroad.

    Berdasarkan data dari pihak pengembang, rata-rata konsumen yang membeli murni sebagai tempat tinggal, namun ada beberapa yang menjadikannya sebagai lahan investasi. Dengan harga yang dibandrol saat ini, Lia menuturkan bahwa pihaknya sudah mengalami kenaikan harga sebanyak 4 kali atau sudah mengalami kenaikan sebesar 40% dari harga awal di akhir tahun 2015 yang lalu. “Harga di awal pemasaran dulu sekitar 390 jutaan, sekarang sudah mendekati 577 jutaan, untuk tipe yang sama (tipe 47-Pearl). Bagi konsumen yang tertarik mengambil unit rumah kami, diharapkan segera melakukan booking fee, karena Juni 2017 nanti akan ada kenaikan harga, berbarengan dengan pembukaan tahap 2 kami,” tegasnya.

    “Kami mentargetkan pada pertengahan tahun 2017 ini, sekitar bulan Juni kami akan launching tahap 2. Semua unit yang kami tawarkan di pengembangan tahap 2 tersebut adalah model hunian 2 lantai. Ada sekitar 63 unit rumah dan 5 unit ruko yang akan kami hadirkan. Dan sekarang kami sedang mengerjakan pembangunan infrastruktur fasilitas Club House seluas 800 m2 lengkap dengan swimming pool, yang berada di antara blok tahap 1 dan blok tahap 2.

    Untuk memberikan pilihan kepada konsumen, tipe rumah yang masih ditawarkan ditahap 1 ini cukup bervariatif, mulai dari tipe 47 dengan luas tanah 84 m² - 99 m², tipe 56 dengan luas tanah 107 m², tipe 87 dengan luas tanah 93 m2 - 94,5 m², tipe 103 dengan luas tanah 107 m². Dengan spesifikasi hunian yang terbilang mewah, harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, yakni dikisaran 577 juta sampai dengan 1 Miliaran.

    Ditengah kondisi serapan pasar yang semakin baik di tahun 2017 ini, pihak pengembang mencoba menarik minat konsumen dengan menawarkan promo-promo menarik. “ Di pertengahan tahun ini kami masih tawarkan promo potongan harga yang cukup besar. Cara bayar juga mendapatkan potongan hanya saja tidak sebesar cash keras, jangka waktu pembayaran 8 sampai 12 kali dengan DP 10% dan 20%. Untuk rumah 1 lantai bisa dengan DP 10% dan rumah 2 lantai bisa dengan DP 20%,” ujar Lia. Selain dari promo harga yang ditawarkan, ditambahkan Lia, pihaknya juga menjamin keamanan produk dengan menyertakan legalitas dan perijinan produk yang sudah komplit. “Soal legalitas konsumen kami tidak perlu khawatir, karena legalitas dan perijinan kami sudah sampai dengan pecah sertipikat dan IMB per kavling. Salah satu buktinya, kami sudah PKS dengan perbankan untuk KPRnya, antara lain bank CIMB Niaga dan bank BTN,” tegas Lia.

    SYMPHONY BANGUNTAPAN
    Symphony Banguntapan menjadi salah satu pilihan hunian di Tenggara Kota Jogjakarta. Hadir dengan luasan lahan hampir 1 hektar ini terletak di tepi Jalan Raya Pleret yang terbukti menjadi salah satu basis pertumbuhan perumahan di Kabupaten Bantul. Lokasi perumahan ini memiliki kedekatan dengan terminal Giwangan, Bandara Internasional Adi Sucipto, Ambarukkmo Plaza karena didukung akses Ringroad Timur dan selatan Jogjakarta. Fasilitas umum seperti SPBU, swalayan, pasar tradisional, rumah sakit, perbankan, dan wisata Balong Waterpark cukup dekat dengan lokasi perumahan ini.

    Dituturkan Carlos Ivan Moreno, Marketing Manager PT. Jogja Griya Sejahtera, nama Simphony Banguntapan memiliki harapan yang besar untuk menciptakan sebuah kawasan hunian yang memiliki keharmonisan. “Symphony identik dengan keharmonisan, kami berharap dengan nama tersebut, mampu diciptakan harmonisasi dari aspek fisik dan sosialnya”, tuturnya. Dengan berbagai pertumbuhan ekonomi dan kawasan hunian menjadi daya tarik besar bagi para pelaku bisnis perumahan. Menurut Carlos, panggilan akrabnya, pertumbuhan perumahan di sekitar daerah tersebut memang tergolong cukup pesat. “Harga yang kami tawarkan masih relatif terjangkau, pertumbuhan invetasinya juga masih baik, maupun sebagai rumah tinggal”, ucapnya.

    Lebih lanjut pihaknya, akan menghadirkan harmonisasi fisik tersebut pada konsep bangunan dan kawasan yang bersinergi. Kawasan perumahan akan di settingnya sebuah kawasan yang hijau dengan konsep bangunan mengusung gaya minimalis modern. “Fasilitas untuk memenuhi kenyamanan penghuni perumahan akan kami berikan dengan konsep one gate system, kolam renang, playground & taman, tempat ibadah, dan pos keamanan 24 jam dengan kamera CCTV”, terang Carlos.

    Keharmonisan sosial diungkapkannya, akan dihadirkan dengan menggandeng masyarakat sekitar sejak masa pembangunan hingga pasca. “Untuk estate management kami akan memberdayakan masyarakat sekitar, dan nantinya perumahan ini akan menyatu dengan lingkungan sekitar”, ungkapnya semangat. Menurutnya, Symphony Banguntapan yang di tahap 1 ini menawarkan 61 unit rumah tinggal yang menyisakan 17 unit rumah dengan 3 pilihan tipe rumah. Dikatakan Carlos, perumahan ini memang lebih banyak menjual tipe rumah satu lantai karena pasar di Banguntapan tipe inilah yang dicari konsumen. “Konsumen menengah menjadi sasaran kami, tipe yang kami tawarkan saat ini tinggal tipe 40 dengan pilihan luasan tanahnya 71 m² atau 80 m² dengan kisaran harga mulai 447 jutaan sampai 457 jutaan. Untuk tipe 50 kami berikan luas lahan 92 m² dengan harga 542 jutaan. Untuk yang menginginkan rumah 2 lantai kami hadirkan tipe 70 dengan luasan lahan 110 m² yang berada di blok kawasan paling depan, kami jual dikisaran 722 jutaan. Kami juga berikan garansi 100 hari setelah serah terima rumah ke konsumen, “ terangnya lagi.

    Ke depan kami juga akan mengembangkan kawasan dengan membuka tahap 2, dengan model dan konsep fasad rumah yang baru yang dihadirkan dalam tipe 50 dan tipe 60. “Kami yakin dengan konsep bangunan yang baru tersebut serta harga yang kami tawarkan konsumen lokal akan diberikan alternatif pilihan”, katanya yakin.

    Untuk pola pembayaran, konsumen diberikan kemudahan dengan membayar DP 20% dengan fasilitas KPR. Untuk pembayaran cash keras kami berikan diskon sampai 20 juta, sedangkan untuk cash bertahap kami berikan diskon 10 juta, serta pembayaran dibayar bertahap selama 9 X tanpa bunga. Kami juga berikan bonus tambahan bagi semua pembeli, berupa kitchen set. Bahkan khusus pembeli tipe 50 dan tipe 70 diberikan tambahan bonus Liburan ke Luar Negeri (Singapura, Malaysaia, Thailand) plus uang saku yang berlaku hanya sampai Mei 2017,” imbuh Carlos berpromosi.

    GRIYA MUTIARA PENDOWOHARJO
    Griya Mutiara Pendowoharjo menjadi salah satu pilihan perumahan baru di Jogja Selatan. Berlokasi di daerah Pendowoharjo Sewon Bantul ini menghadirkan 14 unit hunian dengan model rumah 1 lantai dan 2 lantai. “Kawasan hunian kami ini, kami pasarkan sejak awal tahun 2017 ini berada di lahan seluas 1700 m2, “ terang Naba'a Nuchin, Marketing PT. Mutiara Khatulistiwa Jaya. Griya Mutiara Pendowoharjo ini secara lokasi, cukup strategis dan sudah berada di lingkungan yang sudah jadi. “Alasan kami memilih lokasi di Pendowaharjo, karena perumahan kami hanya 1 km dari akses Jalan Bantul. Untuk ke Kota Jogja hanya perlu waktu 15 menit, tak jauh dari Kampus ISI dan didukung dengan keberadaan fasilitas umum lainnya, seperti puskesmas, sekolah, tempat ibadah, serta pusat wisata kerajinan gerabah Kasongan”, lanjut Nuchin, panggilan akrabnya.

    “Secara pengalaman dan data kami menunjukkan, bahwa untuk kelas rumah harga 300 jutaan konsumen kebanyakan berasal dari kalangan lokal, namun bekerja di luar Jogjakarta. Faktor pendidikan juga masih menjadi pertimbangan konsumen mengambil rumah, misalnya membelikan rumah anaknya daripada kost. Secara investasi jelas lebih menguntungkan, karena saat rumah tersebut dijual kembali harganya sudah meningkat tajam, “ terang Nuchin.

    Lebih lanjut Nuchin menerangkan, sejak mulai dipasarkan akhir bulan Januari 2017 lalu, perumahan ini sudah laku 3 unit rumahnya, dan sudah siap diserah terimakan ke konsumen. Untuk unit rumahnya, kami sediakan 2 tipe, yakni tipe 48 untuk rumah 1 lantainya, serta tipe 80 untuk rumah 2 lantainya. Luasan tanahnya pun bervariasi, mulai yang terkecil yakni 90 m2 sampai kavling tanah terbesarnya dengan 163,5 m2. Untuk tipe 48, konsumen akan mendapatkan hunian dengan denah 3 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dan carport. “Tipe rumah ini kami tawarkan dengan harga 339 jutaan sedangkan untuk tipe 80 kami tawarkan dikisaran harga 664 jutaan. Untuk tipe 48 ini, kami juga akomodasi apabila konsumen, hanya ingin memiliki 2 kamar tidur saja, namun tidak mengurangi luasan bangunan standarnya. Bahkan untuk upgrade luasan bangunan, bisa dilayani dengan addendum dengan harga 3 juta sampai 3,5 juta per meternya dengan spesifikasi standar,” ungkapnya.

    Untuk progress di lokasi, kami sedang kerjakan infrastruktur pendukung kawasan, berupa jalan lingkungan conblock 5 meter serta pekerjaan finishing bangunan rumah yang sudah terbeli. “Untuk konsumen yang ingin mengambil rumah di perumahan kami ini, baik KPR maupun cash, cukup dengan booking fee 5 juta, biaya uang muka sebesar 10% saja. Bahkan untuk cash keras, bisa diangsur 4 kali tanpa bunga, seiring dengan pembangunan unit rumahnya. Saat ini kami berikan bonus berupa free canopy dan kitchen set di semua tipe bangunan, “ terang Nuchin.

    Dari sisi legalitas rumah di Griya Mutiara Pendowoharjo, kami pastikan semua sudah lengkap, sertipikat sudah pecah per kavling dan IMB sudah siap. “Kami juga memberikan alternatif lokasi lainnya, yakni di sisi Barat Kota Jogja, yakni perumahan Griya Mutiara Godean di kisaran harga 454 jutaan dengan tipe 60 dan lokasi lainnya di Sedayu Bantul, yakni Griya Mutiara Residence 2 dikisaran harga 270 jutaan mulai tipe rumah 38,“ pungkas Nuchin berpromosi. Pras-red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain