Piguno Furniture Simple, Elegan dan Ramah Lingkungan
Kebutuhan furnitur lokal saat ini terus mengalami peningkatan seiring dengan banyaknya dibangun produk-produk perumahan dan jenis properti lainnya. Maraknya importir furnitur-furnitur dari asia yang menyasar pasar lokal, menjadi salah satu alasan PT. Wisanka Indonesia yang telah puluhan tahun berkiprah di dunia ekspor furnitur, untuk melahirkan brand furnitur bagi konsumen lokal. Piguno dipilih sebagai merk dagang furnitur bagi kelas lokal. J. Purnomo Djati, Direktur PT. Wisanka, mengungkapkan pemilihan nama Piguno berdasar dari kata Jawa. “Piguno kami ambil dari bahasa Jawa 'Migunani” yang berarti memberikan manfaat kehidupan. Piguno diharapkan memberikan nilai-nilai dan manfaat dengan produk-produk berkualitas dan berkelanjutan”, ungkap Purnomo.
Dalam rangka usaha migunani bagi kehidupan orang lain, Piguno furnitur menerapkan ekonomi kemitraan. Piguno menggandeng perajin-perajin furnitur kecil untuk memproduksi produk. “Proses kemitraan ini berimbas pada penyerapan tenaga kerja yang cukup banyak. Ada sekitar 300 pengrajin yang kami rangkul, sehingga dapat menyerap kurang lebih 4000 tenaga kerja”, ucapnya tegas.
Untuk kualitas, Piguno furnitur menerapkan pengawasan ketat kepada setiap produksi. Piguno bekerjasama dengan daerah sentral produksi furnitur sehingga sumber daya manusianya akan selalu ada. “Kami bermitra dengan perajin kecil di daerah seperti di Sukoharjo, Klaten, Jepara, dan Cirebon untuk menghasilkan produk sesuai kualitas yang kami standarkan. Finishing langsung dibawah pengawasan perusahaan, sehingga kualitas akan tetap terjamin”. Ujarnya.
Perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1993 tersebut melihat sejak tahun 2013 pasar lokal memiliki potensi pasar yang cukup besar untuk digarap. “Sejak tahun 2013 kami melihat pasar lokal berkembang pesat, baik di pasar retail, korporasi maupun pemerintah. Selain itu kami menyiapkan menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) agar produk lokal berani bersaing, karena kualitas berani diadu. Sehingga kami selalu menghadirkan produk-produk inovatif”, terang Purnomo.
Ditambahkan Purnomo, untuk menghasilkan produk-produk inovatif dan berkarakter Piguno furnitur menerapkan sistem Penelitian dan Pengembangan. Menggabungkan desain yang baik, estetika dan ergonomi sempurna, menjadi selling point yang akan selalu ditawarkan Piguno furnitur. “Melalui proses R&D kami menyajikan kualitas produk yang baik dengan desain-desain menarik. Kami mengusung tema furnitur simpel, elegan, minimalis, modern, dan berbahan natural”, tambahnya.
Saat ditemui di kantor Piguno Furnitur, yang beralamat di Jalan Solo - Yogya Km. 26 Penggung, Ceper, Klaten, Purnomo menuturkan jika material ramah lingkungan yang dipakainya adalah dari kayu-kayu dari sumber legal, dan resmi mengikuti SVLK (Sistem Verifikasi dan Legalitas kayu). Keunggulan alam Indonesia sebagai salah satu penghasil kayu berkualitas menjadikan produk Piguno pantas dijadikan sebagai salah satu pilihan furnitur pengisi ruang rumah.
“Kami menawarkan berbagai produk pengisi rumah dari pernik-pernik, dining set, living set, bedroom set dan panel-panel pengisi ruang. Kami berharap ke depan dapat menjadi one stop shopping furnitur. Namun, tetap bisa custom meski retail. Selain itu kami juga menawarkan desain interior. Sistem produksi sendiri memungkinkan custom sebuah produk juga kami terapkan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen”, ucap Purnomo.
Beberapa produk yang telah dihasilkan Piguno Furnitur dengan karateristik unik antara lain Basco Series, Toppe Series, Erja Series, Josela Series, Donuts Series, Renatha, Adelle, Vema, Beina, Naomi, Luisa, Tuxedo, Thalia, dan Lea. Basco Series adalah produk Piguno Furnitur yang memiliki ciri khas berlubang panjang pada sandaran, merupakan perpaduan antara nilai fungsional dan estetika. Kayu solid yang kokoh dipadu padankan dengan sentuhan memanjang, pada lubang memanjang tersebut yang bukan hanya sekedar ornamen, namun juga memiliki fungsi untuk memudahkan saat mengangkat. Desain ini diyakini tidak akan lekang oleh waktu. Konsumen yang senang dengan konsep perpaduan kekuatan dan keharmonisan antara manusia dan alam, dapat memilih jenis Toppe Series. Jenis ini menonjolkan serat kayu alami dengan finishing unik, memberikan nuansa alam lebih terasa. Desain ini cukup fleksibel untuk diterapkan dalam berbagai tema interior ruangan. Ada juga produk Erja Series yang menampilkan kesan furnitur modern yang memiliki kesan ringan, nyaman dan multi guna. Karakter rangka yang kokoh dan ergonomis dapat memberikan rasa nyaman dan kesan eksklusif.
Soal harga yang ditawarkan Piguno relatif terjangkau bagi masyarakat lokal. Sebagai contoh untuk penjualan retail living set dipasarkan pada kisaran harga 5 – 15 juta, dan untuk dining set dikisaran 3,5 – 8 juta, serta untuk desain interior ditawarkan pada kisaran paling murah 1 juta per meter. Harga tersebut tergantung pada ukuran dan kerumitan pembuatan jika konsumen custom produk. waktu pengerjaannya pun cukup cepat. “Untuk konsumen yang menginginkan desain interior satu rumah tipe 45, kami membutuhkan waktu pengerjaan setelah desain disetujui dan tidak ada perubahan sekitar 2 bulan saja”, pungkasnya. Greg-red
PIGUNO
Furnishing Your Life
Jl. Solo-Yogya Km. 26, Penggung
Ceper, Klaten, 57465
Jawa Tengah - Indonesia
Telp (0272) 555 777
Fax (0272) 555 888
www.pigunofurniture.com

















































































