Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Potensi Investasi Properti Jogja & Solo, Makin Menjadi – bagian 2

    Grand Intan Regency
    Griya Kuantan Gonilan
    Taman Kuantan Singopuran
    Tirtamaya Residence tahap 3A
    Pondok Permai Kertonatan

    GRAND INTAN REGENCY tahap 2 - JOGJAKARTA
    Serapan pasar properti kelas menengah Jogja yang baik dirasakan betul oleh pengembang PT. Goldenindo Lestari. Setelah sukses dengan produk Grand Intan tahap 1, saat ini di lokasi yang sama pengembang tersebut tengah membuka lahan tahap duanya. Dikatakan Ifandy, Manajer Marketing PT. Goldenindo Lestari, penjualan Grand Intan tahap satu sudah terjual 90% nya dari total sekitar 101 unit. Potensi pasar kelas tersebut masih cukup tinggi, masih sangat menggairahkan. “Tahap satu kemarin dalam kurun waktu satu tahun sudah tinggal 10 % saja, hanya beberapa unit saja tersisa. 2014 lalu menjadi tahun baik bagi penjualan kami, pasar lokal paling banyak terserap. Makanya di awal tahun ini kami buka kembali tahap dua, untuk memenuhi pasar yang masih banyak”, ujarnya.

    Grand Intan Regency tahap 2 hadir dengan 90 unit pilihan bagi konsumen. Sejak di launching pada awal April lalu respon pasar terbukti menggairahkan. Sudah terjual lebih dari 8 unit. Harga yang ditawarkan pun sudah mengalami kenaikan jika dibanding dengan awal tahap 1. Lebih lanjut dijelaskannya, kenaikan harga tersebut adalah hal yang wajar karena pembangunan kawasan terus dikejar. Kenaikan harga ini menjadi bukti Grand Intan Regency selain nyaman untuk sebuah hunian juga memiliki nilai investasi yang cukup baik. Untuk mendukung kenyamanan konsumen kawasan perumahan ini akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti, tempat ibadah, taman bermain, jalan lingkungan 7 meter, dan security dengan sistem keamanan CCTV 24 jam.

    “ Jika dilihat dari harga, saat ini sudah jauh berbeda jika dibandingkan dengan tahap 1, dulu tahap 1 ditawarkan pada kisaran mulai dari 200 jutaan, maka di tahap 2 ini sudah ditawarkan mulai dari kisaran 300 jutaan. Kalau dilihat dari investasinya jelas sudah mengalami kenaikan”, ungkap Andy, panggilan akrabnya. Mengenai konsep bangunan yang diusungnya, pihaknya mengutarakan bahwa tidak banyak berubah dari tahap sebelumnya. Mengenai konsep bangunan yang diusungnya Andy memaparkan bahwa Grand Intan Regency tahap 2 ini menawarkan sebuah hunian berlanggam arsitektur minimalis modern. “Modern kita hadirkan pada penggunaan materialnya, sedangkan minimalis kita beri sentuhan pada garis tegas rumah, sehingga rumah akan menampilkan keindahan, dengan demikian tentu nilai jual rumah tersebut akan semakin tinggi”, paparnya semangat. Di tahap 2 ini Grand Intan Regency masih dalam tahap pengolahan lahan dan sedang mempersiapkan infrastruktur kawasan.

    Pengembang yang berkantor pusat di Ring Road Barat Km. 5,5 No 99, Dowangan, Banyuraden, Gamping ini juga tengah memasarkan lokasi lainnya dengan nama Emerald Garden Regency. Perumahan yang memiliki luas area 2 hektar ini, dari data penjualan yang dimiliki menunjukkan progress yang cukup baik. Penjualan Emerald Garden Regency cukup menggembirakan. Dari total sekitar 90 unit hunian yang ditawarkan hingga kini sudah berhasil terjual lebih dari 56 unit. “ Penjualan akhir tahun lalu cukup ramai, mungkin harga yang kami tawarkan masih harga promo”, terang Andy.

    Lebih lanjut dipapar Andy, saat ini tipe yang masih adalah tipe 40 dengan luas tanah mulai dari 79 m2 dipasarkan mulai dari kisaran harga 300 jutaan. Tipe 42, tipe 45, dan tipe 50 dengan luas tanah mulai dari 83 m2 hingga 102 m2 saat ini sudah dipasarkan pada kisaran harga mulai dari 400 jutaan. Tipe 60 dipasarkan pada kisaran harga 500 jutaan dan tipe 80 dengan luas tanah 112 m2 dipasarkan pada kisaran harga 700 jutaan. Jika dilihat di lokasi, Emerald Garden Regency saat ini sedang dalam tahap pembangunan beberapa unit terjual. “Pembangunan unit rumah terjual saat ini sudah banyak yang sedang dalam proses bangun. Ada sekitar 35 unit yang Ssudah dalam proses bangun. Melihat potensi pasar yang cukup baik kami menargetkan di produk ini pada Agustus 2015 ini akan habis terserap pasar”, pungkas Andy menutup pembicaraan.

    GRIYA KUANTAN GONILAN - SOLO
    Infrastruktur jalan yang sudah dibangun serta beberapa unit rumah yang sedang dalam proses bangun menjadi bukti nyata keseriusan pengembang PT. Merapi Arsita Graha dalam menyuguhkan produk Griya Kuantan Gonilan. Beberapa rumah terbangun merupakan unit-unit yang sudah terjual. Diutarakan Iman Sulistyo, ST, Branch Manager PT. Merapi Arsita Graha, meski penjulan tidak sekencang produk sebelumnya, namun secara penjualan masih dalam kondisi yang aman. Sejak dipasarkan dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun, dari total 56 unit, hingga kini sudah terjual kurang lebih 30 %.

    Menyasar segmentasi menengah kota Solo, Griya Kuantan Gonilan sudah dipasarkan pada kisaran harga mulai dari 500 jutaan. “Harga yang kami tawarkan pada perumahan ini saat ini sudah dikisaran harga mulai dari 500 jutaan. Dengan harga tersebut konsumen akan mendapatkan penataan kawasan yang hijau, dengan kualitas bangunan yang prima”, ujar Iman. Konsep green living yang sudah menjadi trademark PT. Merapi Arsita Graha dalam perumahan Griya Kuantan Gonilan diaplikasikan ke dalam kawasan dan bangunan rumah.

    “Untuk kawasan kami desain dengan banyaknya tumbuhan hijau pada kawasan, material perumahan menggunakan batuan granit pada dinding luar dan lantai”, ucapnya. Selain itu lokasi perumahan Griya Kuantan Gonilan juga berada pada kawasan yang nyaman dan asri dengan banyaknya taman pada sudut-sudut komplek perumahan. Konsep green living Griya Kuantan Gonilan dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti jalan lingkungan selebar 7 meter dan one gate security system. Kawasan Griya Kuantan Gonilan diklaim pihak pengembang sebagai kawasan bebas polusi dan bebas banjir.

    Dikatakan Iman lebih lanjut, untuk memberikan jaminan nilai investasi yang terus berkembang, pihaknya hingga kini telah 3 kali menaikan harga. Kenaikan harga tersebut bukan tanpa alasan. Kenaikan harga material, kawasan yang sudah terbentuk, dan harga dasar tanah sekitar lokasi yang telah mengalami kenaikan menjadi beberapa faktor pengaruhnya. “Dengan banyaknya perumahan di daerah Gonilan ini berpengaruh pada kecepatan kenaikan harga dasar tanah. Dulu pada awal pembebasan lahan, untuk lahan yang berada di tepi jalan masih dikasaran satu jutaan, kini sudah cukup tinggi dengan lokasi yang mirip, sudah ditawarkan pada kisaran harga mulai dari 2,5 jutaan”, tuturnya.

    Penjualan unit Griya Kuantan Gonilan tahun 2015 diharapkan dapat berjalan sesuai dengan target. Untuk meningkatkan angka penjualan pihak developer aktif melakukan kegiatan promosi seperti mengikuti even pameran, beriklan di media cetak maupun online dan flyerring (penyebaran flyer). Harga yang ditawarkan untuk setiap tipe perumahan berada pada kisaran 480 jutaan untuk tipe 40/89 sampai dengan 800 jutaan untuk tipe yang terbesar yaitu 61/152. Tipe 48/109 ditawarkan pada kisaran 590 jutaan. Tipe 52/112 dipasarkan mulai pada kisaran 600 jutaan. “Harga yang kami tawarkan tersebut sudah termasuk dengan PPN”, ucap Iman.

    Kenaikan nilai investasi tersebut juga didukung dengan letak lokasi yang memiliki akses baik untuk menjangkau berbagai sarana pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Aksesibilitas Griya Kuantan Gonilan mudah dijangkau. Untuk sampai ke kampus UMS hanya membutuhkan waktu 5 menit. Dengan pusat perbelanjaan seperti Carefour dan Solo Square dapat dicapai dalam waktu kurang dari 20 menit. Lokasi Griya Kuantan Gonilan cukup strategis karena berada pada poros jalan menuju bandara Adi Sumarmo. Dengan sarana kesehatan Rumah Sakit Yarsis maupun Rumah Sakit Ortopedi Dr. Soeharso, dapat ditempuh dalam waktu 10 menit dari lokasi Griya Kuantan Gonilan. Keunggulan aksesibilitas Griya Kuantan Gonilan didukung dengan sisi legalitas perumahan Griya Kuantan sudah lengkap. “Legal sudah lengkap. IPT juga sudah didapat dan sudah pecah sertifikat”, jelas Iman.

    TAMAN KUANTAN SINGOPURAN - SOLO
    Untuk memberikan pilihan kepada konsumen kelas menengah, PT. Merapi Arsita Graha kembali menelurkan produk terbarunya dengan nama Taman Kuantan Singopuran. Lokasi perumahan ini berada pada kawasan yang sudah terbentuk sebagai kawasan perumahan, sehingga ke depannya dapat dipastikan pertumbuhan ekonomi daerah tersebut akan mengalami kenaikan yang cukup pesat. Secara lokasi, Taman Kuantan Singopuran berada pada aksesbilitas yang yang baik untuk menjangkau berbagai sarana kebutuhan hidup.

    Dipaparkan Iman, Taman Kuantan Singopuran ini terletak di pertengahan pusat-pusat perbelanjaan dan Mall seperti Solo Square, Luwes Kartasura, pasar Tradisional Kartasura, dekat dengan bandara Adi Sumarmo dan terminal bus Kartasura, dekat dengan pusat pendidikan seperti Kampus Universitas Muhammadiyah (UMS), serta Pondok Modern Assalam. “Lokasi Singopuran relatif lebih menarik, harga yang ditawarkannya pun lebih terjangkau”, jelasnya. Dibangun di atas lahan seluas 8000 m2 Taman Kuantan Singopuran menyajikan hunian sebanyak 61 unit kepada pasar menengah Solo. Tipe rumah yang ditawarkan pada perumahan ini mulai dari tipe 34, tipe 40, tipe 45, dan tipe 62 dengan luas tanah mulai dari 62 m2 hingga paling luas 126 m2.

    Tipe-tipe rumah tersebut dibandrol pada kisaran harga mulai dari 300 jutaan hingga paling mahal saat ini di harga mulai dari 600 jutaan. “Di daerah tersebut kami melihatnya harga paling pas, atau titik temu antara penjual dan pembeli di kisaran harga mulai dari 300 jutaan. Jadi dengan harga yang kami tawarkan, dan animo pasar yang baik, kami prediksi penjualan akan semakin cepat”, terang Iman.

    Harga jual perumahan Taman Kuantan Singopuran akan semakin seimbang dengan berbagai fasilitas yang dihadirkan dalam kawasan. Beberapa fasilitas tersebut adalah, jalan lingkungan perumahan dengan lebar 6 meter dan 8 meter. Jalan lingkungan perumahan tersebut saat ini sudah terbangun sehingga akan memudahkan konsumen yang ingin melihat lokasi kawasan. Selain itu juga terdapat fasilitas lapangan olah raga bulutangkis, dan di dukung dengan konsep rumah taman di mana bagian depan kavling diperuntukkan sebagai taman, sehingga kawasan perumahan tersebut akan kelihatan asri dan lapang.

    Saat ini di dalam kawasan tersebut sedang dalam proses bangun 2 unit. Menurut prediksi Iman, sejak dilaunching pada awal tahun 2015 ini akan mendapat respon pasar yang menggembirakan. “Kami yakin pada produk Taman Kuantan Singopuran akan semakin baik, konsep bangunan kami tetap mengusung konsep minimalis. Melihat potensi pasar daerah Singopuran yang juga masuk sebagai daerah yang kelas menengah atas, kami berencana akan meluncurkan produk terbaru kami dengan luas area 1,1 Hektar dan akan kami setting sebagai kawasan premium”, terang Iman di akhir perbincangan.

    TIRTAMAYA RESIDENCE - SOLO
    Seperti halnya pasar properti di berbagai daerah, pasar dari kelas middle hingga high pasti menyimpan potensi yang bagus untuk digarap. PT. Gading Graha Tama sebagai salah satu pengembang di kawasan Solo Raya, merupakan salah satu pengembang yang fokus membangun kawasan premium. Hadir dengan nama produk TirtaMaya Residence, pengembang ini telah berhasil menyajikan kawasan hunian premium di wilayah Gentan.

    Dikatakan Direktur Utama, PT. Gading Graha Tama, Narayana Soedewo, pasar properti kelas premium Solo masih menyimpan potensi yang cukup bagus. Kemampuan beli masyarakat Solo untuk hunian kelas premium cukup besar. “Potensi pasar premium Solo sangat bagus, 70% konsumen kami di TirtaMaya Residence Cluster 1, 2 dan 3 adalah konsumen lokal. Dan kebanyakan, hampir 60% dari konsumen melakukan cara bayar cash bertahap, ini bukti kemampuan beli masyarakat Solo cukup kuat. Cash bertahap kami bisa sampai 12 kali angsuran. Mereka membeli untuk tempat tinggal dan juga investasi”.

    Sukses dengan pemasaran cluster 1, 2 dan 3, di awal bulan Februari lalu, TirtaMaya Residence kembali menawarkan cluster 3A dengan penataan kawasan yang lebih eksklusif. Di cluster 3A, TirtaMaya Residence, akan menawarkan 12 unit kavling tanah dan 46 unit kavling hunian. Diterangkan Nono, panggilan akrabnya, di cluster 3A, pihaknya akan menawarkan new design. “Cluster 3A ini kami tawarkan new design, tetapi tetap mengusung gaya bangunan minimalis tropis. Konsep kawasan ini terasa lebih eksklusif. Landscape kawasan yang hijau dan jalan lingkungan dengan lebar 20 meter menjadi jaminan kawasan cluster 3A ini sangat nyaman dan aman untuk sebuah hunian”, terang Nono semangat.

    Diungkapkannya lebih lanjut, desain baru ini diluncurkan untuk mengakomodasi permintaan pasar yang masih cukup tinggi. Pertumbuhan nilai investasi dalam kawasan yang cukup cepat menjadi daya tarik konsumen untuk membeli. “Hingga kini respon pasar sangat baik, dari awal dipasarkan cluster 3A ini sudah laku lebih dari 3 unit. Kepercayaan konsumen ini menjadi kunci kami dalam memasarkan produk. Kawasan yang kami tawarkan selalu mengusung konsep green living, a home not a house, kami membangun sebuah hunian tak sekedar rumah, kenyamanan penghuni saat menempati menjadi kunci desain ruang kami. Eksekutif livestyle, kualitas dan kemewahan dalam kawasan dan hunian selalu kami hadirkan sebagai jaminan investasi dan high capital gain kami hadirkan karena konsumen kelas premium membutuhkan kenaikan yang tinggi”, ungkapnya.

    Dipaparkannya, konsep green living ini sudah terasa pada cluster -cluster sebelumnya. Landscape kawasan hijau dengan pohon-pohon perindang di tepi jalan menjadi bukti. Selain itu pemanfaatan lebih dari 40 % sebagai fasum dan fasos adalah bukti komitmen pengembang yang berkantor di Perum TirtaMaya Residence MPV2, Jalan Mangesti Raya, Gentan. “Gate yang kami bangun memikirkan kelayakan dan keamanan jika terjadi kebakaran. Gate ini memperhitungkan jika mobil pemadam melewatinya. Selain itu, High Capital Gain yang ditawarkan TirtaMaya Residence saat ini sudah dapat dinikmati konsumen yang telah membeli di tahap-tahap awal. “Pengalaman dari konsumen yang membeli di awal mereka sudah dapat menikmati high capital gain tersebut. Kami memprediksi dengan kawasan kami yang sudah terbentuk sebagai kawasan hunian, dalam waktu satu atau dua tahun apabila konsumen akan menjualnya akan mengalami kenaikan hingga 100%. Jika dikontrakan harga yang pas kami prediksi dalam satu tahun sebesar 5% dari harga beli”, ungkapnya.

    TirtaMaya Residence 3A yang dikembangkan di atas lahan 2 Hektar ini menawarkan beberapa pilihan tipe dengan kisaran harga mulai dari 900 jutaan. Tipe Executive A dengan luas bangunan 124 dengan luas tanah 153 m² dan 189 m² dipasarkan mulai dari kisaran harga 1 Milyaran, tipe Executive B dengan luas bangunan 111 luas tanah 136 m², 144 m², dan 156 m² dipasarkan pada kisaran harga mulai dari 900 jutaan. Tipe Grand Executive A dan B dengan luas bangunan 153 dan 173 dengan luas tanah mulai 170 m² hingga paling luas 204 m² ditawarkan pada kisaran harga mulai dari 1,1 Milyaran. Dan tipe yang menjadi andalan di cluster 3A adalah tipe Boulevard dengan luas bangunan 215 dan luas tanah 312 m² saat ini masih ditawarkan pada kisaran harga 2,1 milyaran. Tipe Boulevard menjadi tipe paling mahal dengan lebar jalan depan rumah 20 meter. Penghuni akan mendapatkan kenyamanan saat memarkirkan mobil mereka.

    Dengan harga kelas premium yang ditawarkan, pihaknya menjaga kenyamanan konsumen. Untuk kenyamanan konsumen PT. Gading Graha Tama memiliki small team yang bertugas unuk menjaga lingkungan perumahan. “Kami ada small team yang bertugas menjaga kebersihan lingkungan perumahan, mereka juga yang akan mengontrol jika ada konsumen yang ingin melakukan renovasi, material-material atau puing-puing renovasi tidak boleh mengotori lingkungan, demi kenyamanan bersama”, tutur Nono. Soal legalitas produk yang ditawarkan Nono menjamin jika saat penjualan berlangsung legalitas unit yang ditawarkan saat ini sudah sampai dengan pecah sertipikat dan IMB perkavling.

    PONDOK PERMAI KERTONATAN - SOLO
    Lokasi yang strategis didukung dengan pembangunan kawasan secara nyata sesuai dengan progres penjualan di tampilkan pada perumahan Pondok Permai Kertonatan. Secara lokasi perumahan yang tengah menawarkan 55 unit hunian satu lantai ini memiliki aksesibilitas yang baik. Pondok Permai Kertonatan berada pada lokasi strategis di daerah Solo Barat. Tepatnya di jalan Solo – Semarang yang memiliki akses strategis menuju ke jalan tol Solo – Kertosono dan dekat dengan Bandara Adi Sumarmo. “Pondok Permai Kertonatan memiliki letak yang strategis yakni berada di pusat kota Kartasura dan merupakan lokasi perumahan terbesar yang ada di Kertonatan”, ucap Lukman Hakim, Manager Marketing & Assistant General Manager PT. Sumber Baru Land.

    Konsep kawasan perumahan yang sejak awal mengusung hunian eksklusif satu lantai ini, kini sudah mulai terbentuk. Jika memasuki area Pondok Permai Kertonatan proses pembangunan unit-unit rumah yang telah terjual terus dikejar. Dipaparkan Lukman, saat ini proses bangun unit rumah sedang di kejar dan ditargetkan pada bulan April sudah banyak yang diserahterimakan kepada konsumen. “Saat ini dari total unit yang ditawarkan sudah terjual kurang lebih 27 unit dan 18 unit sedang dalam proses bangun. Harga yang ditawarkan saat ini sudah mengalami beberapa kali kenaikan”, terangnya.

    Dengan lokasi yang ditawarkan, pihaknya mencatat konsumen yang sudah membeli di Pondok Permai Kertonatan banyak yang menggunakannya sebagai investasi. Konsumen yang berasal dari luar kota Solo banyak menjadikan hunian di perumahan ini sebagai rumah singgah atau disewakan. “Dari hasil pengamatannya, jika hunian dalam kawasan Pondok Permai Kertonatan menyimpan nilai investasi yang menggiurkan. Jika dikontrakan saja, dalam waktu satu tahun, harga sewanya bisa sampai di kisaran harga 25-30 juta”, terangnya.

    Perumahan yang lebih banyak menyerap pasar dari luar kota Solo ini sudah mengalami kenaikan harga 4 kali. Kenaikan harga tersebut dikatakan Lukman sebagai salah satu bukti kenaikan nilai investasi yang terus berkembang. Diprediksikan, pihaknya tetap yakin dengan pertumbuhan nilai investasi yang ada, karena harga dasar tanah daerah tersebut telah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. “Dalam kurun waktu penjualan kurang lebih 9 bulan harga unit rumah telah banyak berkembang, dulu pada awal pemasaran dengan tipe 45 ditawarkan pada kisaran harga 300 jutaan, kini sudah kami tawarkan mulai dari kisaran harga 400 jutaan”, terangnya semangat.

    Harga yang ditawarkan pada Pondok Permai Kertonatan berbanding lurus dengan fasilitas dan kualitas yang diberikan. Tipe 45/104 dipasarkan pada kisaran harga 420 jutaan rupiah, tipe 50/110 ditawarkan dengan harga 450 jutaan. Untuk Tipe 55 tersedia dua pilihan yaitu 55/108 (470 jutaan) dan 55/112 (480 jutaan). Tipe 65/136 dijual di kisaran harga 600 jutaan. “Untuk rumah tipe 65 tersedia tipe hook dan pool view pada beberapa unit. Kami memperkirakan harga dapat terus berkembang seiring dengan progress pembangunan. Kami memprediksi dalam satu tahun harga jual akan naik sekitar 20 % sampai bangunan jadi”, papar Lukman.

    Sedangkan fasilitas yang dihadirkan untuk mendukung kawasan yang premium, Pondok Permai Kertonatan dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti club house maupun swimming pool didesain dengan serius untuk menghadirkan kenyamanan bagi para penghuni. “Fasilitas club house sudah selesai kami bangun, dan akan kami aktifkan apabila sudah banyak penghuni perumahannya”, ujar Lukman. Dari data yang dimiliki Lukman, pihaknya mencatat tipe 50 menjadi tipe yang banyak terserap pasar. Greg-red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain