Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Prospek Menawan Perumahan Jogja Selatan 2021-bagian 1

    Hunian 2 lantai tipe 85 Villa Gardenia
    Perspektif kawasan hunian tipe 36 dan tipe 46, Royal Tamansari
    Progress rumah tipe 36, Mukti Banguntapan 2 Residence

    Perkembangan kota yang semakin pesat pada akhirnya memang mempengaruhi pola perkembangan properti di wilayah Jogja. Bahkan kini Jogja kian maju dan banyak pengembang yang mulai membangun unit-unit properti baru. Tentu saja tidak hanya di kawasan Kotamadya Jogja dan Kabupaten Sleman saja, namun bergeser juga ke daerah Bantul, perkembangan pembangunan rumah tampak kembali bergairah dan tetap berpotensi tumbuh terus dan semakin menjanjikan untuk dijadikan investasi properti.

    Beberapa kecamatan di wilayah Jogja Selatan mulai menunjukkan percepatan yang signifikan perihal munculnya beberapa titik-titik baru kawasan hunian. Desa-desa di Kabupaten Bantul dibagi berdasarkan statusnya, yaitu desa pedesaan (rural area) dan desa perkotaan (urban area). Wilayah perkotaan di Kabupaten Bantul mencapai 41 desa dengan 34 desa lainnya termasuk dalam kawasan perdesaan. Beberapa kelurahan di beberapa kecamatan yang terus tumbuh menjadi sasaran perkembangan perkotaan. Kelurahan Bangunjiwo, kelurahan Wirokerten, kelurahan Jambidan, kelurahan Guwosari, bahkan kelurahan Selorejo Pundong Bantul.

    Untuk segmen pasar yang di sasar sangatlah beragam, mulai kelas middle up, kelas menengah, bahkan sampai kelas rumah murah komersil maupun rumah subsidi. Untuk range harga yang terangkum di pasar mulai range 150 – 800 jutaan. Memasuki semester 2 tahun 2021 ini, diberikan informasi utama perihal sampel perumahan di Jogja Selatan.

    Villa Gardenia semakin menjelma menjadi kawasan hunian yang signifikan pertumbuhannya, khususnya di sisi Selatan kota Jogja. Progress pembangunan dan penjualan unit-unit perumahan yang terus berjalan dirasakan oleh pengembang PT Karya Sehati Utama (KSU). “Secara progress penjualan, sampai pertengahan 2021 ini, kami sudah mencapai ± 65 % sold, dari rencana total 266 unit hunian yang terangkum di atas lahan seluas total 6,7 hektar ini,” papar Andy D Wahyudi, Marketing Manager KSU.

    Villa Gardenia semakin hidup lingkungannya sebagai wujud pengejawantahan sebuah kawasan hunian bernuansa villa di sisi Selatan Jogja. Secara lokasi, Villa Gardenia merupakan salah satu kawasan terbesar yang paling dekat dengan pusat kota. Dengan lokasi yang berjarak 1 km di selatan Ringroad Selatan, atau 10 menit dari Malioboro serta hanya 5 menit dari Kampus Terpadu UMY.

    Beberapa calon konsumen yang sudah berkunjung ke lokasi untuk melakukan survey langsung, sekilas memang dominasi progress pembangunan unit rumahnya banyak di satu lantai. Namun tidak sedikit pula yang mengalihkan pilihannya untuk akhirnya mengambil unit hunian 2 lantainya. Secara global, sekilas dan banyak anggapan dari khalayak, Villa Gardenia hanya menyediakan unit rumah 1 lantai.

    Memasuki awal 2020 ini, pihak Karya Sehati Utama selaku developernya kembali menggenjot penjualan, khususnya pilihan unit rumah 2 lantainya. “Faktor utamanya karena letak blok siteplan-nya yang berada di area kontur tertingginya, sehingga memperoleh keunggulan geografis lebih dari sisi view alam perbukitan Sempu yang masih sangat asri dan alami yang bisa mereka nikmati dengan 2 opsi arah mata angin, yakni menghadap Selatan dan menghadap Timur. Rencananya akan kami hadirkan 40 unit sendiri kami setting menjadi blok kawasan hunian 2 lantai dengan tipe Kamboja dengan standar luas bangunan 85 m² dengan luas kavlingnya variabel mulai 135 – 255 m². Untuk rumah 2 lantainya, sampai Juni 2021 ini, kami sudah berhasil menjual lebih dari 10 unit. Bahkan ada beberapa konsumen yang langsung mengambil sekaligus 2 unit dan bahkan 3 unit rumahnya,” papar Andy.

    Mulai pertengahan Juni 2021, kami berikan program promo bagi konsumen yang berminat mengambil unit rumah 2 lantai (tipe Kamboja) dengan kisaran harga mulai 1 miliaran, akan mendapatkan special discount 100 juta apapun cara bayarnya, cash, installment, maupun KPR. Program ini diharapkan mampu men-trigger penjualan kavling rumah 2 lantai yang menghadap view Selatan (kavling 19 – 28) atau sejajar dengan fasilitas umum berupa Masjid 'Cahyaning Ati' yang sudah hampir selesai dibangun,” lanjut Andy semangat.

    Saat ini untuk pilihan hunian 1 lantai yang masih tersisa, di tawarkan mulai kisaran 500 jutaan dengan luas kavling yang relatif luas dengan variabel mulai 108 – 237 m². Untuk tipe 36 (Anyelir) sudah sold out, sedangkan untuk tipe 45 (Camelia) masih menyisakan 4 unit terakhirnya saja. Masih ditawarkan opsi pilihan untuk rumah 1 lantainya, yakni tipe 54 (Tulip), tipe 63 (Iris), dan tipe 70 (Eidelweis).

    Progress infrastruktur pendukung kawasan sudah selesai dikerjakan, mulai maingate yang megah dan estetik. Mainroad dengan lebar 7,5 meter dan jalan lingkungan dengan kekuatan cor dengan finishing paving block motif selebar 6 meter sudah selesai pembangunannya. “Selanjutnya di 2021 mendatang secara bertahap, kawasan kami akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum dan sosial kawasannya. Antara lain swimming pool beserta playground dan Pendopo berkonsep Joglo yang berfungsi sebagai balai warga,” tutup Andy Dwi Wahyudi.

    Royal Tamansari merupakan salah satu alternatif kawasan perumahan pilihan di Jogja Selatan. Kawasan yang berada di Bungsing Guwosari Pajangan Bantul ini merupakan project ke 4 dari developer Saraswanti Hasil Makmur (SHM). Disampaikan Hery Saksono selaku General Manager SHM, “Royal Tamansari berada di area yang diyakini akan sangat berkembang di Bantul Barat. Secara lokasi tergolong strategis, karena di tepi jalan aspal yakni Jalan Sekaran Watugedug yang terhubung dengan berbagai poros jalan utama di Bantul, seperti Jalan Guwosari Raya, Jalan Krebet, dan Jalan Gua Selarong. Hanya 5 menit dari desa wisata Krebet dan sentra wisata kuliner Ingkung, berwaktu tempuh 10 menit menuju Alun-Alun Paseban Bantul, kurang dari 30 menit menuju Malioboro sebagai pusat kota Jogja, serta 50 menit menuju Bandara YIA Kulon Progo. Terlebih lagi lokasi kami, ke depan akan sangat dekat dengan area pengembangan Kampus Terpadu UIN Pajangan.”

    Kawasan hunian seluas total 8864 m² ini akan menghadirkan total 64 unit rumah berkonsep 1 lantai ini dikemas dengan mengedepankan konsep green living. “Kami akan hadirkan hunian dengan 2 tipe standar, yakni tipe 36 dan tipe 46. Dengan rumah lebar depan mulai 7 meter ini diberikan beberapa variabel luasan kavlingnya, mulai dari 82 – 113 m². Untuk harga, saat pertengahan 2021 kami berikan mulai kisaran 375 jutaan. Sasaran utama kami ialah segmen keluarga muda, para pensiunan, maupun beberapa investor properti. Respon pasar saat ini sudah kembali bergairah, setelah mengalami perlambatan akibat imbas dari pandemi. Kami optimis, pasar properti Jogja akan kembali dan terus membaik,” lanjut Hery, sapaan akrabnya.

    Untuk menambah kenyamanan penghuni perumahan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dalam kawasan tersebut dihadirkan berbagai fasilitas seperti one gate system, security 24 hours with cctv, lebar jalan utama 7 meter, taman bermain, sanitasi komunal, serta balai warga. “Progress saat ini, kami sedang mengerjakan beberapa unit unit terpesan, pembangunan rumah contoh tipe 36 dan tipe 46, perkerasan jalan lingkungan, area maingate kawasan, secara paralel sedang dalam proses pembangunan,” tambah Hery.

    Untuk legalitasnya, kami jamin dan pastikan aman. Sertipikat sudah pecah per kavling serta IMB nya pun sudah ready. Sebagai pra syarat kelengkapan legalitas perumahan di kabupaten Bantul, kami juga sudah siapkan pemakaman untuk warga penghuni Royal Tamansari yang berada tak jauh dari lokasi perumahan,” papar Hery tegas.

    Saraswanti Hasil Makmur sebagai developernya memberikan kemudahan pembayaran yang fleksibel. “Untuk cash keras, konsumen diberikan opsi 2 – 3 kali pembayaran, sedangkan metode cash bertahap diberikan metode dengan menyediakan DP 20 %, sisa pembayarannya dapat dicicil 12 kali. Untuk metode KPR, kami juga sudah PKS dengan beberapa perbankan yakni BTN, BNI, Mandiri, dan BSI. Untuk lebih menggenjot penjualan diberikan program promo menarik. Konsumen akan mendapatkan bonus AC dan diberikan special discount up to 20 juta,” pungkasnya.

    Mukti Banguntapan 2 Residence menunjukkan progress penjualan yang semakin positif, serta progress signifikan dalam upaya pembangunan kawasannya. Kawasan hunian yang berdiri di atas seluas 1 hektar ini akan menghadirkan total 57 unit hunian berkonsep modern tropis. Pembangunan seluruh infrastruktur kawasan saat ini sudah 100 % selesai, sengaja kami kerjakan di awal sebelum kami mulai tawarkan ke khalayak. Mulai area maingate kawasan, tembok keliling, serta perkerasan jalan kawasan dengan paving block saat ini sudah rampung. Calon konsumen akan lebih nyaman dan leluasa dalam survey, sehingga menambah keyakinan mereka untuk menentukan huniannya di lokasi terbaru kami ini,” terang Benny Sutedja, selaku Marketing Manager-nya.

    “Aksesibilitas lokasi kami yang prima memberikan dampak terhadap antusiasme serta respon positif dari masyarakat lokal maupun konsumen luar kota Jogja. Persis di tepi Jalan Sitimulyo – Segoroyoso, Jambidan Banguntapan yang terhubung langsung dengan Jalan Raya Pleret maupun menuju akses Jalan Wonosari Km 10 (Kids Fun). Tak jauh dengan fasilitas pendidikan seperti Kampus Terpadu UAD Tamanan, STTA Adisutjipto, dan Ponpes Modern STIKES Surya Global. Dekat dengan fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Rajawali, Rumah Sakit Permata Husada, dan berbagai swalayan modern maupun pasar tradisional Pleret, serta berada di jalur wisata alam seperti Puncak Sosok, Puncak Becici, Hutan Pinus Mangunan, serta wisata religi makam Raja Mataram Imogiri,” lanjut Benny, sapaan akrabnya.

    Sampai pertengahan 2021 ini, Mukti Banguntapan 2 Residence sudah berhasil laku sejumlah 8 unit rumah, dan 5 unit rumahnya sudah proses bangun. Bahkan kami di bulan Juli 2021 ini, sudah siap serah terima unit rumah ke konsumen perdana kami. Secara data, kebanyakan konsumen kami didominasi masyarakat asli lokal, yang bekerja di luar kota. Faktor kedekatan history dengan tanah kelahiran mereka menjadi salah satu alasan utamanya serta pertimbangan investasi properti yang masih prospektif di kawasan sisi Tenggara kota Jogja.

    Konsumen diberikan 2 opsi rumah 1 lantainya, yakni konsep atap pelana untuk rumah tipe 36 dan konsep atas limasan untuk rumah tipe 45 dan tipe 57, dengan luasan kavling beragam mulai 72 – 163 m². Bahwa rumah tipe 36 menjadi tipe paling laris di tahun 2021 ini. Kami juga akan sediakan unit rumah contoh, untuk membantu calon konsumen merasakan atmosfer asri yang bisa dinikmati sekaligus melihat langsung kualitas material yang sesuai standar spesifikasi teknis, serta opsi alternatif ke calon konsumen yang menginginkan rumah untuk segera dihuni,” terangnya.

    Kawasan ini akan menghadirkan one gate system yang dilengkapi dengan security with CCTV 24 jam. Dengan lebar mainroad 8 meter dan jalan lingkungannya 6 meter, fasilitas taman kawasan, saluran IPAL komunal, serta dilengkapi pula dengan fasilitas kolam renang dan gasebo.

    Developer PT Mugi Mukti Mulia memberikan berbagai opsi maupun metode pembayaran. Untuk cash tempo, dengan DP 20%, konsumen diberikan kemudahan pembayaran sisanya dengan masa cicilan relatif panjang yakni 12 kali tanpa bunga. “Sedangkan untuk KPR, besaran DP bisa fleksibel sesuai kebijakan perbankan yang dipilih konsumen. Kami sudah PKS dengan seluruh perbankan nasional, Bank Syariah Indonesia (BSI), BTN Syariah, serta PermataBank. Perihal kelengkapan legalitasnya, masih dalam proses pecah sertipikat per kavling serta IMB-nya pun sudah ready,” pungkas Benny Sutedja. Wahyu Pras-red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain