Kalaidoskop Perumahan Jogja 2016 - bagian 2
ROYAL MAGUWO
Kondisi ekonomi yang tidak begitu baik membuat penjualan perumahan Royal Maguwo, garapan PT. Saraswanti Hasil Makmur di tahun 2016 ini tidak pada target yang dicanangkan. Diungkapkan Syah Rena Oktaviani, staff Keuangan dan Marketing PT. Saraswanti Hasil Makmur, banyak faktor yang mempengaruhi, namun lebih banyak dari eksternal, karena secara internal pihaknya terus melakukan pembangunan unit-unit terjual.
“Sampai dengan akhir tahun ini target penjualan belum maksimal, namun kami tetap ada penjualan. Proses pembangunan unit-unit terjual saat ini terus kami bangun. Ada sekitar 17 unit yang sedang dalam tahap pembangunan,” ucapnya semangat.
Dari data yang dimilikinya sebanyak 22 unit ruko sudah terjual 3 unit, dan 89 unit rumah yang disajikan tinggal menyisakan sekitar 20 unit. Sisa unit yang ada tersebut ditargetkannya pada tahun depan sudah habis terjual. Keyakinan tersebut diungkapkan melihat pergerakan sisi konsumen yang sudah mulai berani untuk melakukan pembelian properti.
Hal tersebut disampaikan juga oleh Elly Ariyani, Marketing perumahan tersebut. Konsumen sudah mulai banyak yang bertanya-tanya atau melihat langsung ke lokasi. “Minat konsumen sebenarnya cukup potensial untuk digarap. Di tiga bulan terakhir ini banyak yang datang langsung ke lokasi untuk melihat kawasan dan rumah-rumah terbangun yang kami jual. Banyak yang sedang dalam tahap negosiasi, semoga saja segera memutuskan untuk membeli,” ungkapnya.
Kesiapan kawasan dalam menyambut setiap konsumen yang datang, dikatakan Elly menjadi nilai positif dari pengembang. Fasilitas jalan lingkungan, jaringan listrik dan air, dan taman serta rumah-rumah terbangun memberikan bukti kuat, bahwa pihak pengembang serius dalam membangun kawasan berkualitas.
“Fasilitas club house sedang dalam tahap pembangunan, sudah memasuki tahap finishing, kami targetkan pada awal tahun sudah selesai pembangunannya. Club house tersebut nantinya akan berupa ruang pertemuan warga, ruang gym. Untuk keamanan kami tidak tanggung-tanggung dalam kawasan kami berikan 13 titik CCTV, one gate system dan pos security sudah berjalan,” katanya sambil berpromosi.
Tipe rumah satu lantai dan dua lantai yang ditawarkan Royal Maguwo, yakni mulai dari tipe 56 dengan luas tanah mulai dari 125 m² sampai 130 m², tipe 75 dengan luas tanah 130 m² hingga 150 m², dan tipe 110 dengan luas tanah mulai dari 140 m² hingga 165 m². “Ruko saat ini ditawarkan dikisaran harga 700 Jutaan, sedangkan rumah ditawarkan mulai dari 600 Jutaan hingga 1,2 Miliaran, harga tersebut sudah termasuk PPN, IMB, serta penyambungan Listrik & PDAM,” tambah Rena.
Harga tersebut akan menjadi berbanding lurus dengan lokasi perumahan yang mudah untuk aksesibilitasnya. Kawasan perumahan tersebut dikonsep menjadi kawasan hunian prestisius dan eksklusif yang terkoneksi langsung dengan Jalan Solo serta area pengembangan kawasan hunian sisi Timur kota Jogja. Lokasi perumahan yang beralamat di Dusun Kadirojo II, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta, memiliki kedekatan dengan berbagai fasilitas umum. Fasilitas umum tersebut, antara lain berjarak tempuh 5 menit dari Bandara Adi Sucipto, 15 menit dari Ambarukmo Plaza, 15 menit dari Rumah Sakit “JIH” dan 5 menit dari kawasan wisata Prambanan.
Untuk memudahkan konsumen dalam hal pembiayaan, pihaknya menawarkan proses bayar yang menarik. Cara bayar cash bertahap dapat diangsur (in house) selama 10 kali (bulan) tanpa bunga, cara bayar cash (tunai) dalam 1 bulan dengan cashback sebesar 20 juta, KPR dengan cashback sebesar 15 juta.
THE PARADISE
Semester 2 tahun 2016 ini perumahan The Paradise mendapat respon pasar yang cukup bagus pada penjualan cluster terbarunya. Setelah sukses pada penjualan cluster sebelumnya, perumahan tersebut terus menelurkan cluster-cluster terbarunya. Hadir dengan cluster 3, perumahan tersebut menawarkan 19 unit rumah kepada segmentasi pasar premium. Menurut Anto Pujiatmojo, Marketing, PT. Sarana Anugrah Pratama, semester 2 tahun 2016 pasar kelas premium di penjualannya cukup baik terserap.
"Pasar premium dengan tipe rumah besar ternyata cukup baik penyerapannya. Tipe hook dengan dua muka dan luas tanah lebih menjadi pilihan konsumen," terang Anto. Cluster 3 tersebut dikatakannya sudah terjual 5 unit. Ditargetkan pada bulan Desember ini sudah mulai pembangunan unit-unit terjual. Keunggulan dari cluster tersebut terletak pada lokasinya yang berada di bagian depan perumahan The Paradise, dan dekat dengan sarana rumah ibadah. Konsep bangunan yang diusung pada cluster 3 menurut Anto disajikan dengan nuansa kekinian. Finishing warna pada fasad bangunan bernuansa coklat muda. Warna tersebut diyakini akan memberikan kesan bangunan yang mewah dan kalem.
"Pemilihan warna tersebut akan kami selaraskan dengan finishing warna masjid. Konsepnya lebih kekinian, kami kombinasikan unsur-unsur yang sedang banyak diminati, seperti adanya tiang-tiang penyangga berbentuk bulat. Dari jalan utama setiap rumah berada lebih tinggi sekitar 60 cm sehingga bangunan akan terlihat lebih gagah," terangnya saat ditemui dikantor pemasaran.
Tipe yang ditawarkan pada cluster 3 hanya menyajikan tiga pilihan yakni tipe 105 dan tipe 125 dengan tanah mulai dari 162 meter persegi dan tipe 135 dengan luas tanah 216 meter persegi. Setiap unit tersebut pada masa awal pemasaran ini masih dibuka pada kisaran harga mulai dari 1,6 miliaran hingga paling mahal 2 miliaran.
Bagi konsumen The Paradise yang menginginkan rumah lebih kecil namun memiliki akses lebih dekat dengan fasilitas perumahan, Anto menawarkan cluster 2. Cluster tersebut menawarkan tipe Geneva (100/128). Cluster tersebut dibuka pada kisaran harga mulai dari 1,2 miliaran. Cluster 2 menawarkan 14 unit rumah dan sudah terjual lebih dari 4 unit.
Pembangunan dalam kawasan cluster 2 saat ini sudah masuk pada tahap pembangunan unit-unit terjual. "Cluster 2 pembangunan unit-unitnya terus kami kerjakan, bahkan ada unit yang sudah jadi. Legalitasnya juga sudah oke. Penjualan cluster 2 ini sedikit lambat karena dalam masa pemasaran mengalami ekonomi global yang kurang baik," ujarnya.
Namun demikian, dikatakan Anto, jika progress penjualannya di awal tahun memang terasa sedikit lesu. Konsumen yang datang untuk melihat dan bertanya dikatakannya masih cukup banyak, hanya saja mereka lebih lama untuk memutuskan membeli.
Untuk menarik minat pasar yang masih cukup tinggi, diakhir tahun 2016 pihaknya menawarkan program promo diskon spesial. Selain itu pihaknya juga memberikan keringanan dalam hal cara bayar. Cara bayar bertahap akan mendapatkan keringanan masa bayar selama masa pembangunan rumah atau sebelum serah terima, dan cara bayar cash keras akan mendapatkan potongan harga yang cukup besar.
The Paradise secara nyata mengangkat konsep hunian modern tropis dengan sentuhan zona-zona hijau. Sejalan dengan konsep investasi jangka panjang, The Paradise menjaga harmoni kesesuaian fasad rumah dengan tidak diperbolehkan konsumen mengubah gaya arsitekturnya. Pengubahan hanya boleh dilakukan sebatas tata letak ruang saja.
MUKTI SENDANGADI RESIDENCE
Memasuki akhir semester 2 tahun 2016 ini, perumahan Mukti Sendangadi Residence mengalami respon pasar yang membaik. Menurut Benny Sudteja, Manajer Marketing perumahan tersebut, triwulan terakhir tahun ini ada geliat pasar untuk membeli. Namun karena pasar perumahan Mukti Sendangadi Residence lebih banyak berasal dari luar kota Jogja, maka keputusan untuk membeli sedikit lama.
"Konsumen kami masih didominasi oleh segmentasi konsumen yang membeli untuk menikmati hari tua dan anak yang sedang menuntut ilmu di kota ini. Pasar luar kota kami banyak berasal dari sektor tambang, dengan kondisi ekonomi global termasuk tambang yang melambat, maka mau tidak mau serapan pasar kami juga mendapat pengaruhnya," terangnya semangat.
Sejak dipasarkan kurang lebih satu tahun yang lalu, progress pembangunan dalam kawasan terus dikerjakan. Berbagai sarana pendukung seperti fasum fasos terus digarap berbarengan dengan unit-unit terjual. Unit-unit terjual ditargetkannya pada awal tahun depan sudah dapat dilakukan serah terima kepada konsumen.
"Kami tengah membangun 7 unit rumah yang terdiri dari 4 unit rumah terjual dan 3 unit rumah ready stock. Kami sediakan juga rumah siap huni untuk me-cover kebutuhan konsumen yang ingin segera menempati rumahnya, karena kalau rumah indent harus menunggu paling tidak 12 bulan. Rumah ready stock yang sudah ada tersebut jika konsumen mau melakukan AJB bisa, karena perijinan kami sudah lengkap sampai dengan IMB dan sertipikat per kavling," papar Benny saat di temui di kantornya.
Produk ke tiga untuk segmentasi premium, dari pengembang PT. Mugi Mukti Mulia tersebut hingga akhir tahun ini sudah dipasarkan mulai dari kisaran harga 1,5 Miliaran. Dengan legalitas yang sudah komplit konsumen lebih mudah untuk melakukan proses jual beli. Untuk mempermudah konsumen dalam memiliki hunian di Mukti Sendangadi Residence, pihaknya menawarkan promo program pembayaran yang menarik.
"Di akhir tahun ini kami akan meluncurkan program promo pembiayaan rumah dengan cara KPR yang bekerjasama secara khusus dengan pihak perbankan. Konsumen yang membeli dengan program promo ini akan mendapatkan potongan angsuran dan bonus uang di akhir periode sebesar 100 juta. Selain itu konsumen yang mau pakai cara bayar bertahap juga dapat menikmati jangka waktu pembayaran hingga 12x tanpa bunga," ucap Benny berpromosi.
Harga yang dipatoknya saat ini, diterangkannya masih berbanding seimbang dengan kualitas bangunan yang disajikannya. Desain ruang yang disajikan pada hunian yang sudah terbangun mengadopsi kebutuhan ruang konsumen.
"Pada rumah yang terbangun konsumen akan merasakan betul tata ruang yang nyaman dan fungsional, sirkulasi cahaya dan udara ditata selancar mungkin. Setiap kavling tanah memiliki lebar muka rata-rata 12 meter sehingga bangunan akan terlihat lebih gagah. Carport mampu menampung dua mobil," paparnya.
Diyakinkannya jika kualitas dan spesifikasi bangunan yang disajikan dalam perumahan tersebut memiliki kualitas lebih baik namun dengan harga yang lebih terjangkau, bila di bandingkan dengan perumahan-perumahan yang ada di sekitarnya. "Kualitas dan harga kami berani di adu dengan kompetitor di sekitaran kami," tegasnya.
Untuk menambah kenyamanan dan menunjukan komitmennya dalam menjual perumahan kelas premium, pengembang tersebut telah membangun berbagai sarana penunjang seperti jalan dengan lebar 6-7 meter. Jaringan listrik underground dan air dari PDAM sudah masuk kawasan.
"Dalam waktu dekat kami akan segera menyelesaikan pembangunan fasilitas kami. Kami berharap dengan kawasan yang sudah tertata dan terbangun, konsumen akan lebih senang dan yakin dengan kualitas kami, sehingga kami berharap penjualan akan lebih baik," tegasnya.
Mukti Sendangadi Residence telah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Tipe 102/128 pada awal dibuka pada harga 1,3 Miliaran selang satu tahun sudah dibuka pada kisaran harga 1,5 Miliaran. Menurut Benny dalam setahun ini kenaikan investasi di dalam perumahan tersebut sudah mengalami kenaikan kurang lebih 10%."Kalau kondisi ekonomi baik, kami yakin dalam satu tahun bisa mengalami kenaikan lebih dari 20%," tambahnya tegas. Greg&Dwi-red

















































































