Net House, Strategi Membangun Rumah di Lahan Sempit bagi Keluarga Milenial – 2
Multi-use Space
Persepsi keluarga milenial dalam melihat fungsi rumah tinggal saat ini harus mengandung unsur flekibilitas yang tinggi, artinya dalam menggunakan ruangan tidak lagi terbatas pada fungsi tunggal. Seperti dalam mendesain ruang makan dan dapur menjadi satu kesatuan dan terhubung dengan ruang keluarga, dimana aktivitas memasak, makan dan bersantai dapat terjadi bersamaan pada ruang yang sama. Strategi multi-use space juga diolah dengan prinsip borderless atau tanpa dinding penyekat yakni dengan hanya memanfaatkan level lantai sebagai pemisah ruangan juga bertujuan agar pemilik rumah dapat dengan leluasa menseting ruangan berdasarkan jenis aktivitasnya. Seperti contoh; penggunaan ruang makan, dapur dan ruang keluarga dapat digunakan untuk aktivitas lain berupa pengajian atau presentasi.
Split Level
Strategi mengolah variasi ketinggian lantai sangat dibutuhkan dalam merancang dilahan sempit yakni dengan menyiasati ketinggian lantai tiap ruangan secara berbeda untuk memperoleh kesan lapang. Dalam aplikasinya, strategi ini mengkoneksikan view penghuni ke seluruh area hunian sehingga kontrol terhadap aktivitas keluarga menjadi maksimal terutama bagi orang tua dalam mengawasi kegiatan anak-anak didalam rumah.
Efisiensi Penggunaan Furniture
Ketepatan memilih dan menata perabot sangat dibutuhkan untuk menghindari kesan penuh pada ruangan. Net House mendesain lantai dack yang didesain fit dan compact dengan ukuran ruangan, selain berfungsi sebagai lantai di ruang keluarga, juga berfungsi sebagai tempat penyimpan aksesoris lain seperti untuk menyimpan sofa lipat yang dapat digunakan dan disimpan kembali, serta terdapat 3 buah laci untuk menyimpan mainan anak dan rak sepatu. Hal ini juga menolong para ibu milenial yang serba praktis dalam membersihkan dan merapikan ruangan.
Selain itu dengan memanfaatkan ruang sisa dibawah tangga sebagai rak buku yang didesain mengikuti bentuk tangga menjadi solusi untuk menghemat penggunaan perabot.
Warna dan Material
Net Hosue menggunakan warna-warna cerah seperti dominasi warna putih pada dinding memberikan kesan ruang yang bersih dan luas. Sifat dari warna putih yang dapat memantulkan cahaya menjadikan ruangan lebih terang dan jauh dari kesan sempit. Warna putih juga sangat mudah untuk dikombinasikan dengan warna perabot seperti penggunaan warna cokelat dari lantai parket untuk menghasilkan suasana interior yang tropis dan nyaman. Selain itu, material tangga yang terkesan berat dapat disiasati dengan penggunaan material expanded metal pada railing dan lantai tangga untuk memberikan kesan ringan.
Eksplorasi Desain Bangunan
Net house menggunakan eksplorasi studi bentuk dalam menemukan bentuk bangunan yang disesuaikan dengan gaya milenieal yang cenderung simpel and clean. Unsur tersebut diwujudkan pada permainan bentuk geometri dengan garis-garis yang tegas hingga menghasilkan bentuk yang sesuai. Tahapannya adalah sebagai berikut (1) sitting, menempatkan masa pada site (2) breaking, memisahkan bangunan menjadi lebih ramping (3) parting, membagi masa berdasarkan fungsi (4) leveling, mengatur jumlah lantai bangunan (5) Urban context, menghubungkan bangunan dengan urban konteks serta (6) Iklim lingkungan, mengolah bentuk massa dengan pendekatan respon mikro seperti bukaan untuk angin, cahaya alami dan penataan vegetasi. Ferdy Sabono (Dosen Arsitektur UKDW)
Tim Arsitektur & Desain UKDW
Penulis : Ferdy Sabono - Dosen Arsitektur
Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta
ferdy_sabono@staff.ukdw.ac.id
WA : 0822 2104 6088

















































































