Ratusan Pilihan Hunian di Bawah 500 Jutaan-bagian 3
PURI PERMATA SEDAYU
Sukses penjualan rumah dengan harga di bawah 500 jutaan juga dirasakan oleh pengembang PT. Prestasi Investa Pratama dalam produknya Puri Permata Sedayu. Puri Permata Sedayu berlokasi di sisi barat kota Jogja, tepatnya Jalan Wates Km. 9,5 Dusun Kaliurang, Desa Argomulyo, Sedayu, Bantul.
Perumahan dengan aksesibilitas yang baik untuk menjangkau berbagai sarana pembangkit lingkungan seperti, SD Budi Mulia, perumahan Ciputra, Universitas Mercubuana Yogyakarta, Universitas Muhamadiyah Yogyakarta, universitas-universitas disepanjang ringroad barat, rumah sakit PKU, dan berbagai swalayan di sepanjang Jalan Wates mendapat respon pasar yang baik. Di tahap pertama Puri Permata Sedayu menawarkan 48 unit rumah yang sudah habis terjual. “ Tahap satu sudah sold out, kini tahap dua sebanyak 18 unit kami tawarkan kembali dengan harga masih dikisaran 200 jutaan”, ungkap Ade, Office Coordinator, PT. Prestasi Investa Pratama.
Selain kemudahan akses, Puri Permata Sedayu Juga menawarkan sebuah konsep kawasan yang tertata apik dengan nuansa alami. Taman-taman diberbagai sudut kawasan dihadirkan untuk menambah kenyamanan penghuninya. Kenyamanan penghuni semakin dirasakan dengan berbagai fasilitas yang dihadirkan perumahan ini seperti, jalan lingkungan yang relatif lebar, jaringan listrik underground, taman, one gate system, pos satpam 24 jam, mushola, dan saluran air dari PDAM. Berbagai fasilitas dan infrastruktur saat ini sedang dalam tahap pembangunan berbarengan dengan pembangunan unit rumah. Dituturkan Ade, sebanyak 50% dari jumlah unit rumah yang sudah terjual ditargetkan Maret 2015 akan dilakukan serah terima kepada konsumen.
Desain bangunan Puri Permata Sedayu mengadopsi sebuah langgam arsitektur bergaya natural minimalis. Garis-garis tegas pada fasad bangunan akan mempertegas kesan minimalis. Sentuhan natural dihadirkannya dalam ornamen-ornamen batu alam dan kaca-kaca besar yang menghiasi fasad bangunan dan taman- taman yang terletak di depan dan belakang rumah. “ Ornamen batu alam dan kaca besar tampak di muka bangunan untuk memaksimalkan kesan naturalnya, terutama kaca tersebut untuk memaksimalkan pencahayaan alami”, terang Ade. Secara denah ruang Puri Permata Sedayu juga mengadopsi desain natural. Setiap ruang terhubung dengan baik dengan meminimalkan pembatas ruang mati. Tinggi plafon rumah yang tinggi berkisar 6 sampai 7 meter akan memperlancar sirkulasi udara dan cahaya.
Perumahan yang berdiri di atas lahan seluas 1,2 Ha lengkap dengan pengembangannya kini masih menawarkan tipe 36 dan 45 sebagai pilihan utamanya. Menurut pengalaman Ade menjual di tahap 1, tipe 36 dan 45 merupakan tipe yang banyak dicari konsumen yang sedang mencari hunian pertama atau bahkan investasi dengan harga masih dibawah 500 jutaan. “ Tipe 36 dan 45 dengan harga berkisar 200 hingga 500 saat ini masih menduduki piramida ekonomi yang luas untuk dipenuhi”, tuturnya. Berbicara soal investasi Puri Permata Sedayu tak kalah menarik. Ditahap pertama tipe 36 dahulu pada awal pemasaran ditawarkan pada kisaran harga 160 jutaan, selang waktu 8 bulan sudah dipasarkan pada kisaran harga 210 jutaan. “ Investasi Puri Permata Sedayu masih dapat berkembang seiring pembangunan kawasan kami yang terus berjalan. Dalam waktu setahun kami berani memprediksi kenaikan harga tersebut dapat mencapai pertumbuhan sebesar 20 – 25 %”, kata Ade semangat.
Melihat potensi pasar perumahan dengan harga di bawah 500 juta yang masih tinggi maka dalam waktu dekat pengembang ini juga akan membuka lahan terbarunya di daerah Jalan Kaliurang. Produk terbaru ini akan memasarkan rumah tipe 45 dan 54 sebagai alternatif pilihannya. Hadir dengan nama Puri Permata Sukoharjo diperkirakan Ade, harga perumahan ini akan berkisar pada harga mulai 365 jutaan.
TYAGA RESIDENCE
Sisi timur kota Jogja tak henti-hentinya menawarkan berbagai pilihan hunian. Di semester 2 tahun 2014 ini sisi timur kini hadir kembali salah satu perumahan dengan nama Tyaga Residence. Perumahan yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 5000 m² ini akan menawarkan hunian dengan kisaran harga mulai di bawah 500 jutaan. Menurut Tri Wahyu Wijayanti, SE, Marketing Tyaga Residence, permintaan pasar di daerah tersebut masih terbilang cukup bagus. “Pasar masih sangat bagus, terutama untuk hunian dengan harga mulai di bawah 500 jutaan, Tyaga ini kami jual mulai dari kisaran harga 400 jutaan”, tutur Wahyu.
Harga yang ditawarkan menjadi berbanding seimbang dengan pertumbuhan alam sekitarnya yang memang sudah terbentuk sebagai kawasan perumahan. “ Kawasan sekitar Tyaga sudah banyak berdiri perumahan, jadi ya memang daerah tersebut cukup nyaman untuk sebuah hunian, maupun investasi”, ucap Wahyu panggilan akrabnya. Berbicara soal pertumbuhan investasi di sekitar perumahan Tyaga Residence, Wahyu mengatakan, jika prospek pertumbuhan akan terus berkembang mengikuti pergerakan pasar. Pasar perumahan di daerah tersebut cukup beragam, konsumen lokal maupun luar dirasakan cukup seimbang. “Konsumen beragam kami prediksi sekitar 50 : 50 antara lokal dan luar. Soal investasi jelas masih dapat tumbuh, pengalaman dari lokasi ini dulu kami beli pada kisaran harga 700 ribuan permeter tahun 2011, kemarin2014 apprasial dari bank sudah di kisaran 1, 6 juta permeter”, kata Wahyu saat dihubungi dikantornya.
Dikatakan Wahyu, lebih lanjut, jaminan investasi Tyaga Residence juga didukung dengan legalitas produk yang sudah komplit. “ Legalitas Tyaga Residence hingga kini sudah komplit, sertipikat dan IMB sudah pecah perkavling”, katanya. Dengan legalitas yang komplit, perumahan yang dipasarkan sejak bulan Juli lalu (2014) hingga kini sudah terjual lebih dari 2 unit.
Guna menggenjot penjualan dan masih dalam tahap awal penjualan Tyaga Residence saat ini tengah menawarkan beberapa promo. Promo potongan harga 10 sampai dengan 15 juta tergantung cara pembayaran yang dilakukan. Undian hadiah mobil setara Agya setelah penjualan unit selesai. Sedangkan cara pembayaran yang ditawarkan Tyaga Residence tak jauh berbeda dengan yang lain, “ Ada pembayaran dengan cara cash keras, bertahap 6 bulan dengan DP 20 %, dan KPR. KPR kami tawarkan bebas kepada konsumen, mau pake bank apa”, terang Wahyu. Tyaga Residence menawarkan jumlah hunian sebanyak 36 unit kepada konsumen. Mengusung bangunan bergaya minimalis tropis, Tyaga Residence cukup menarik dari segi konsep kawasan yang ditawarkan. “ Konsep kawasan kami bersatu dengan alam sekitarnya. Akses jalan kami ada banyak, makanya kami tidak menerapkan pagar keliling kawasan. Namun, setiap rumah akan kami konsep dengan pagar, untuk menjaga keamanan”, terangnya. Masa pembangunan setiap unit rumah berkisar sekitar 4 bulan.
Tyaga Residence menawarkan hunian mulai dari tipe 51 hingga 60. Luas tanah yang ditawarkan pun cukup bervariasi. Konsep minimalis tropis yang diusung dalam setiap hunian diaplikasikan dalam fasad bangunan dan sisa lahan di depan dan belakang rumah yang dapat digunakan sebagai taman. Penataan ruangan setiap unit kavling, dikatakan Wahyu, lebih mengutamakan kenyamanan sirkulasi udara dan cahaya. “ Fungsi kenyamanan penghuni diutamakan dalam setiap desain”, pungkas Wahyu.
PERMATA HARMONI RESIDENCE
Salah satu pengembang yang sukses menawarkan produk perumahan yang mengusung konsep kawasan alami, menyatu dengan alam adalah PT. Reka Harmony Realty. Hadir dengan nama Permata Harmony Residence berlokasi di daerah Bangunjiwo, Kasihan. Konsep kawasan alami ini mengikuti kondisi alam sekitar yang masih hijau. “ Kawasan Perumahan ini akan kami konsep selaras dengan daerah sekitarnya, sudah terbentuk sebagai kawasan perumahan, dan sesuai dengan RTRW Kabupaten Bantul”, Terang Dwi Oentoro Nugroho, Direktur, PT. Reka Harmony Realty. Konsumen akan mendapatkan suasana yang berbeda dengan perumahan lainnya. Jika, perumahan pada umumnya sulit menemukan tumbuhan hijau di sekitarnya, maka Permata Harmony Residence, menawarkan suasana alami yang hijau dengan kesegaran udara yang masih terjaga.
Dengan konsep alami ini Permata Harmony Residence terbukti mendapat respon yang cukup baik dari pasar. Permata Harmony Residence berdiri di atas luas lahan kurang lebih 2100 m². Diungkapkan Dwi, penjualan perumahan ini cukup baik, dari 18 unit rumah yang ditawarkan hingga kini sudah terjual 7 unit. “18 unit kini tinggal 11 unit saja, dalam waktu 7 bulan pemasaran”, ungkapnya. Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa, penjualan Permata Harmony Residence sangatlah baik, namun saat ini pihaknya tengah menunggu legalitas yang sudah sampai tahap pecah IMB perkavling. Penjualan yang baik ini terbukti dengan proses pembangunan kawasan perumahan yang sedang berlangsung. Saat ini sedang dalam proses bangun rumah yang sudah terjual. “Kami sedang menyelesaikan beberapa rumah yang sudah terjual dan sudah ada dua rumah yang sudah jadi dan siap serah terima kepada konsumen”, ucap Dwi.
Permata Harmony Residence menawarkan dua tipe pilihan 36 dan 42. Tipe-tipe tersebut merupakan tipe yang banyak dicari kalangan pasar menengah dengan harga rumah di bawah 500 jutaan. Bagi mereka keluarga muda yang baru pertama kali memiliki rumah, tipe ini dirasa masih cukup meng-cover kebutuhan ruang mereka. Tipe 36 dengan luas tanah 78 m² saat ini sudah ditawarkan pada kisaran harga 225 jutaan dan tipe 42 dengan luas tanah 84 m² dipasarkan pada kisaran harga 270 jutaan.
Dari data yang dimiliki konsumen Permata Harmony Residence cukup beragam. Konsumen dari luar jogja maupun dalam kota Jogja cukup berimbang. “ Mereka konsumen luar Jogja yang membeli biasanya memiliki ikatan batin, atau kenangan dengan kota ini, atau sebenarnya mereka orang Jogja yang kerja di luar”, katanya. Tidak dapat dipungkiri, harganya yang berada di bawah 500 jutaan menjadi daya tarik besar bagi konsumen. Dituturkan Dwi saat di hubungi di proyeknya, harga Permata Harmony Residence yang relatif terjangkau bagi konsumen lokal Jogja, sehingga konsumen lokal masih cukup mendominasi. Konsumen yang masuk di perumahan cukup ramai, konsumen lokal malah mendominasi, kami mengusung konsep rumah bergaya minimalis modern yang simple tanpa pagar, setiap rumah kami naikan sekitar 50 sampai dengan 60 cm dari ketinggian jalan, hal ini untuk menambah kegagahan dan kenyamanan rumah.
Konsep bangunan minimalis modern menjadi konsep standar yang ditawarkan pengembang tersebut. Sentuhan minimalis dengan sentuhan garis-garis tegas pada fasad depan rumah. Penggunaan material modern, seperti penggunaan atap baja ringan, serta sentuhan aksen batu alam menghadirkan keindahan setiap rumah di Permata Harmony Residence. Secara denah ruang, pengembang ini memberikan kebebasan kepada konsumen sesuai kebutuhannya. “Itu semua konsep standar yang kami tawarkan namun pada kenyataannya konsumen kami beri kebebasan untuk mengubah”, pungkas Dwi Oentoro.
KALIRANDU SELARAS
Perumahan Kalirandu Selaras garapan PT. ABC Selaras hadir sebagai salah satu perumahan yang menyasar konsumen dengan segmentasi harga rumah dibawah 500 jutaan. Perputaran uang yang relatif cepat pada pangsa pasar tersebut dibaca baik oleh pengembang ini. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar kelas tersebut, perumahan Kalirandu Selaras menawarkan rumah-rumah tipe satu lantai dengan harga yang relatif terjangkau bagi konsumen lokal. Perumahan Kalirandu Selaras yang sudah berjalan beberapa tahun ini saat ini sudah dipasarkan pada harga mulai dari kisaran 250 jutaan.
Dengan harga yang masih terbilang terjangkau bagi konsumen lokal ternyata membuahkan hasil pada penjualan perumahan Kalirandu Selaras. Awal pemasaran perumahan ini menawarkan 89 unit rumah kepada konsumen, hingga kini tinggal menyisakan sekitar 20 unit rumah saja. Konsumennya pun beragam, keluarga muda yang baru pertama kali memiliki rumah, orang-orang tua yang ingin menikmati masa tua di kota Jogja atau sebagai tempat pensiun, sampai dengan konsumen luar Jogja yang membelikan anaknya yang sedang menempuh pendidikan di kota pelajar, hingga mereka yang membeli untuk sebuah investasi jangka panjang. “Namun jika diprosentase sebagian besar konsumen lokal”, ucap Supono, Marketing PT. ABC Selaras.
Investasi Kalirandu Selaras tergolong memiliki prospek yang masih dapat berkembang. Meski tak secepat perumahan-perumahan yang di tengah kota, namun perumahan Kalirandu Selaras tetap menyimpan potensi yang baik. Sebagai contoh pada awal dipasarkan tipe 45 yang hingga kini masih beberapa unit dipasarkan pada kisaran harga 170 jutaan, kini selang kurang lebih 2 tahun sudah menjadi 270 jutaan.
Konsep kawasan alami berhasil disuguhkan Kalirandu Selaras mengikuti kondisi alam sekitar yang masih hijau. Dengan konsep alami konsumen akan mendapatkan suasana yang berbeda dengan perumahan lainnya. Tak heran jika saat ini kawasan ini sudah ramai sebagai huinan. Konsumen yang sudah serah terima rumah lebih banyak menempatinya. Saat ini Kalirandu Selaras tengah menyelesaikan pembangunan rumah yang sudah terjual. “Target awal tahun sekitar bulan Maret akan serah terima 6 rumah lagi kepada konsumen”, ungkap Pono.
Dari keseluruhan total unit yang ditawarkan saat ini diungkapkan Pono hanya menyisakan 1 unit tipe 36, 4 unit tipe 54 dan sisanya tipe 45. Harga yang ditawarkan saat ini sudah mengalami beberapa kali kenaikan. Satu tipe 36 dipasarkan pada kisaran harga 250 jutaan, tipe 45 dikisaran harga 270 jutaan dan 380 jutaan untuk tipe 54. Luas tanahnya beragam mulai dari luas 88 m² hingga paling luas saat ini 154 m².
Harganya yang masih relatif terjangkau bagi konsumen lokal Jogja, membuat konsumen lokal masih cukup mendominasi perumahan ini. Menurut manajemen Perumahan Kalirandu Selaras, dengan data yang dimiliki, konsumen lokal malah mendominasi merupakan prestasi tersendiri bagi mereka. Keinginan untuk memenuhi pasar kelas menengah bagi masyarakat lokal Jogja dapat terwujud. Kalirandu Selaras mengusung konsep rumah bergaya minimalis yang simpel. Garis-garis tegas pada fasad bangunan menegaskan gaya arsitektur yang diusungnya.
Pada perumahan Kalirandu Selaras ini konsumen dapat menentukan finishing warna cat yang ingin dipakai. Manajemen perumahan Kalirandu Selaras memberi kebebasan konsumen untuk memilih warna rumah. Namun, bentuk fasad harus sama. Keseragaman bentuk fasad rumah pada kontur tanah Kalirandu Selaras yang tidak rata membuat kawasan ini nampak serasi dan alami. Kontur tanah Kalirandu Selaras yang berada pada kemiringan akan memberikan pengalaman ruang kepada setiap konsumen yang membeli di perumahan ini. Greg&Dika –Red

















































































